Home » Laboratorium » Hitung Darah Lengkap

Hitung Darah Lengkap

Tes laboratorium yang paling umum adalah hitung darah lengkap (HDL) atau complete blood count (CBC). Tes ini memeriksa jenis sel dalam darah, termasuk sel darah merah, sel darah putih dan trombosit (platelet). Hasil tes menyebutkan jumlahnya dalam darah (misalnya jumlah sel per milimeter kubik) atau persentasenya.

Semua sel darah dibuat di sumsum tulang. Beberapa obat dan penyakit dapat merusak sumsum tulang sehingga menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah dan putih.

Setiap laboratorium mempunyai ‘nilai rujukan’ untuk semua hasil tes. Biasanya, tes laboratorium akan memperlihatkan hasil tes yang berada di luar nilai normal.

Laporan hasil sering sulit ditafsirkan. Beberapa angka dilaporkan dengan satuan ‘x10.e3’ atau ‘x103’. Ini berarti jumlah yang dicatat harus dikalikan 1.000. Contohnya, bila hasil adalah 8,77 dengan unit ‘x10.e3’, jumlah sebenarnya adalah 8.770.

.

Tes Sel Darah Merah

Sel darah merah, yang juga disebut sebagai eritrosit, bertugas mengangkut oksigen dari paru ke seluruh tubuh. Fungsi ini dapat diukur melalui tiga macam tes. Hitung Sel Darah Merah (red blood cell count/RBC) yang menghitung jumlah total sel darah merah; hemoglobin (Hb) yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen dari paru ke bagian tubuh lainnya; dan hematokrit (Ht atau HCT) yang mengukur persentase sel darah merah dalam seluruh volume darah.

Orang yang tinggal di dataran tinggi umumnya mempunyai lebih banyak sel darah merah. Ini merupakan upaya tubuh mengatasi kekurangan oksigen.

Eritrosit, Hb dan Ht yang sangat rendah menunjukkan adanya anemia, yaitu sel tidak mendapat cukup oksigen untuk berfungsi secara normal. Jika kita anemia, kita sering merasa lelah dan terlihat pucat.

Volume Eritrosit Rata-Rata (VER) atau mean corpuscular volume (MCV) mengukur besar rata-rata sel darah merah. MCV yang kecil berarti ukuran sel darah merahnya lebih kecil dari ukuran normal. Biasanya hal ini disebabkan oleh kekurangan zat besi atau penyakit kronis. MCV yang besar dapat disebabkan oleh obat HIV, terutama AZT dan d4T. Ini tidak berbahaya. MCV yang besar menunjukkan adanya anemia megaloblastik, dengan sel darah merahnya besar dan berwarna muda. Biasanya hal ini disebabkan oleh kekurangan asam folat.

Red Blood Cell Distribution Width (RDW) mengukur lebar sel darah merah. Hasil tes ini dapat membantu mendiagnosis jenis anemia dan kekurangan beberapa vitamin.

Hemoglobin Eritrosit Rata-Rata (HER) atau mean corpuscular hemoglobin (MCH) dan Konsentrasi Hemoglobin Eritrosit Rata-Rata (KHER) atau mean corpuscular hemoglobin concentration (MCHC atau CHCM) masing-masing mengukur jumlah dan kepekatan hemoglobin. MCH dihitung dengan membagi hemoglobin total dengan jumlah sel darah merah total.

Trombosit atau platelet (PT atau PLT) berfungsi membantu menghentikan perdarahan dengan membentuk gumpalan dan keropeng. Jika trombosit kita kurang, kita mudah mengalami perdarahan atau memar. Orang HIV-positif kadang trombositnya rendah (disebut trombositopenia). Obat HIV dapat mengatasi keadaan ini. Trombosit tinggi biasanya tidak punya pengaruh besar pada kesehatan.

.

Tes Sel Darah Putih

Sel darah putih (disebut juga leukosit) membantu melawan infeksi dalam tubuh kita.

Hitung Sel Darah Putih (white blood cell count/WBC) adalah jumlah total sel darah putih. Leukosit tinggi (hitung sel darah putih yang tinggi) artinya tubuh kita sedang melawan infeksi. Leukosit rendah artinya ada masalah dengan sumsum tulang. Leukosit rendah disebut leukopenia atau sitopenia yang berarti tubuh kurang mampu melawan infeksi.

Neutrofil berfungsi melawan infeksi bakteri, dan dilaporkan sebagai persentase leukosit atau %NEUT. Biasa jumlahnya 55-70 persen. Jika neutrofil kita rendah (disebut neutropenia), kita lebih mudah terkena infeksi bakteri. Penyakit HIV lanjut, obat HIV seperti gansiklovir dan AZT (obat antiretroviral) dapat menyebabkan neutropenia.

Ada dua jenis utama limfosit: sel‑B untuk membuat antibodi, protein khusus yang menyerang kuman; dan sel‑T untuk menyerang dan membunuh kuman, serta membantu mengatur sistem kekebalan tubuh. Salah satu jenis sel‑T adalah sel CD4, yang diinfeksi dan dibunuh oleh HIV. Jumlah limfosit umumnya 20-40 persen leukosit. Hitung darah lengkap biasanya tidak termasuk tes CD4. Tes CD4 ini harus diminta sebagai tambahan. Hasil hitung darah lengkap tetap dibutuhkan untuk menghitung jumlah CD4, sehingga dua tes ini umumnya dilakukan sekaligus.

Monosit atau makrofag diukur sebagai persentase leukosit (%MONO) dan biasanya 2-8 persen. Sel ini melawan infeksi dengan ‘memakan’ kuman dan memberi tahu sistem kekebalan tubuh mengenai kuman apa yang ditemukan. Monosit beredar dalam darah. Bila monosit ada di jaringan tubuh, mereka disebut makrofag. Jumlah monosit yang tinggi menunjukkan adanya infeksi bakteri.

Eosinofil (%EOS) biasanya 1-3 persen leukosit. Sel ini terlibat dengan alergi dan tanggapan terhadap parasit. Kadang kala penyakit HIV dapat menyebabkan jumlah eosinofil yang tinggi. Jumlah meningkat terutama jika kita diare, kentut, atau perut kembung. Hal ini menandai adanya parasit.

Fungsi basofil (%BASO) tidak begitu dipahami, namun sel ini terlibat dalam reaksi alergi jangka panjang, misalnya asma atau alergi kulit. Sel ini jumlahnya kurang dari 1 persen leukosit.

Persentase limfosit (%LYMP) mengukur lima jenis sel darah putih: neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil dan basofil, dalam bentuk persentase leukosit. Untuk memperoleh limfosit total, nilai ini dikalikan dengan leukosit. Misalnya, bila limfosit 30,2 persen dan leukosit 8.770, limfosit totalnya adalah 0,302 x 8.770 = 2.648.

Link referensi: http://www.mentorhealthcare.com/news.php?nID=42&action=detail

.

2920 Total Views 24 Views Today

25 Comments

  1. maghfiroh says:

    saya mau tanya dok…
    apa bahayanya kalo jumlah leukosit hanya 1900?
    pencegahan atau makanan apa yang bisa menaikkan kadar leukositnya?

  2. Awan says:

    Saudara/I Maghfiroh,

    Jk luekosit hanya 1900 itu artinya menderita leucopenia dimana penderita sangat rentan terkena berbagai infeksi virus, bakteri, candida dan benda asing lainnya. Leukosit berfungsi melawan infeksi dan benda2 asing berbahaya. Jika kurang itu mengakibatkan kita jadi mudah diserang dan sakit.

    Pencegahan dan makanan yg baik utk menormalkan leukosit adl RUTIN mengkonsumsi:
    – Sayuran berdaun hijau.
    – Chlorophyll atau spirulina.
    – Madu murni.
    – Hindari manis2 kecuali manis dari madu, stevia, dan gula merah.

    Gabungan dari keempatnya akn menyehatkan darah kita secara keseluruhan, bukan hanya leukositnya saja.

  3. Yulia susanti,s.pd. says:

    Yth.
    Sy br sj mnerima hsil tes lab sbb: hb 16,5; leukosit 9.100; lj endp drh 11/26; hematokrit 46,1; trmbosit 379.000; sgot(asat)45,3; sgpt(alat)38,7, kira2 kesimpulannya apa?mohon jwbannya segera

  4. Yulia susanti,s.pd. says:

    Yth.
    Sy br sj mnerima hsil tes lab sbb: hb 16,5; leukosit 9.100; lj endp drh 11/26; hematokrit 46,1; trmbosit 379.000; sgot(asat)45,3; sgpt(alat)38,7, kira2 kesimpulannya apa?mohon jwbannya segera terimakasih.

  5. hinda says:

    leucosit saya 9000 dan trombosit 324000, diberi tanda oleh bag. lab, trus apa yg harus saya cegah, makanan apa pantangannya, mengingat usia saya 41 th

  6. Awan says:

    Bu Hinda!

    Jika leucosit 9000 dan trombosit 324000 itu masih normal Bu. Info ttg batas kenormalan ini bs Ibu klik di:

    http://healindonesia.wordpress.com/2008/08/09/medical-check-up/

    Jika Ibu membutuhkan pengetahuan kesehatan yg praktis, mudah dimengerti dalam wkt singkat, saya sarankan Ibu membaca buku “The Miracle of Enzime” karya dr. Hiromi Shinya. Bukunya enak dibaca dan mudah dicerna buat org awam. Termasuk best seller lho. Buku ini bs Ibu beli di Gramedia atau Toko Toga Mas. Saya percaya Ibu akan bnyk mendapatkan jawaban mengenai permasalahan keshtn Bu Lusi selama ini lewat buku ini.

    Jika Ibu membutuhkan konsultasi kesehatan lainnya, silahkan melengkapi form (supaya sy bisa mendpt data lengkap utk mendiagnosa dg tepat) dan berkonsultasi lewat link:

    https://spreadsheets.google.com/viewform?formkey=cFVRZHo2UFBWSkM1TnNuaGxjb3RlZnc6MA..

  7. Veronika T.S says:

    ibu hinda yth,

    hasil cek darah dan urine:

    MCH 31.3+
    RDW-SD 48.8+
    RDW-CV 14.6+
    Mono% 19+
    mono# 1.34+

    UBG:2+
    Bil 1+
    Ery 4+
    Erytrosit 0-1
    leucosit 0-1
    epitel 3-4
    Kristal Caoxalat ++
    Silinder granular +

    Mohon penjelasan ibu..

  8. lini septiana says:

    selamat sore dokter,
    saya seorang perempuan berusia 27 tahun, sudah menikah ±1,4 bulan. pada tanggal 12 Oktober 2009 saya melakukan medical check up kemudian setelah saya baca hasilnya ternyata leukosit saya jumlahnya diatas ambang rata-rata yaitu 12.100. Untuk dokter ketahui bahwa sebelumnya saya sempat menderita radang di amandel saya.
    yang ingin saya tanyakan, apakah tingginya leukosit saya tersebut dikarenakan amandel saya yang sedang terinfeksi (radang)?
    mohon penjelasan dari dokter.
    terima kasih.

  9. Awan says:

    Pagi Mbak Lini,

    Memang benar tingginya leukosit bs dikarenakan amandelnya yg meradang. Tubuh sengaja menambah leukositnya utk mencegah infeksi makin keras. Tapi jmlh leukosit naik juga bs diakibatkan krn pola makan yg TERLALU bnyk mengandung zat aditif atau trans fat spt misalnya gorengan, mie ayam, bakso, dll. Jika kebiasaan makan yg salah ini diteruskan, bisa menyebabkan lymphadenitis. Info ttg lymphadenitis bs di klik di:

    http://healindonesia.wordpress.com/2009/04/09/lymphadenitis-dikala-benjolan-di-leher-ketiak-dan-pangkal-paha-terasa-sakit/

  10. fitria says:

    selamat sore dok, saya mau tanya hasil tes darah berikut ini:
    Hb 13,9
    hematokrit 43,3
    eritrosit 43,3 (H)
    MCV 76,4 (L)
    MCH 24,5 (L)
    MCHC 32,1
    Leukosit 7,77
    eosinofil 0,8 (L)
    basofil 0,1
    trombosit 236

    mohon penjelasannya, kesimpulannya apa? terima kasih

  11. Awan says:

    @ fitria: angka mcv, mch, dan eosinofil Anda kecil, sptnya Anda mudah terinfeksi oleh mikroba (mudah sakit). Apa ada masalah kesehatan yg skrng ini Anda alami? Gejalanya apa saja?

  12. saya mengkonsumsi obat untuk menurunkan jumlah trombosit. tetapi leukosit jg ikut turun jumlahnya. makanan apa yg dapat menaikkan leukosit ya? Saya mohon jawaban dari anda secepat-cepatnya.

  13. Dt Awan says:

    Sdri Sri Yuningsih: Kalau mau MENORMALKAN trombosit dan leukosit, bisa memakai herbal Maca atau resep Coklat Dach.

    Info herbal Maca: http://healindonesia.wordpress.com/ruang-belanja/bae-maca-max-keajaiban-herbal-plus-bio-activated-energy-dari-peru/

    Info coklat Dach: http://www.coklatdach.co.nr

  14. kartika says:

    dok,anak sy leukosit 27.700.artinya apa ya dok?terimaksh

  15. kartika says:

    apakah angka 27.700 td sdh tgolong leukimia?trmksh dok

  16. endang widyastutyi says:

    dok, kalau hasil hitung jenis darah N.Batang 0 padahal normalnya 2-6 %, dan Hdl clolesterol 66.2 seperti ini kesimpulannya bag dok? makasih berat

  17. Dt Awan says:

    @ Bu Kartika: memang nilai leukositnya tinggi sekali diatas normal (5000-10.000). Tapi bukan berarti menderita leukemia krn penyakit lain jg bs punya gejala spt ini misal ketika terkena infeksi virus, limpadenitis, dll. Jadi pengecekan tdk hanya dilihat leukositnya, tp jg yg lain spt misalnya test urin, feses, dan kondisi fisik.

  18. Dt Awan says:

    @ Bu endang widyastutyi: Perlu dilihat faktor lain spt misalnya gejala fisik, test urin, feses dan lainnya utk bs menilai Anda sakit apa. Thx

  19. ali says:

    maaf pak mau tanya,
    saya medical cek up untuk masuk perusahaan tapi ada penyakit eosinofil 43 sehingga saya tidak di terima. mohon pencerahannya ntuk tindak lanjut selanjutnya.

  20. Dt Awan says:

    @ Sdr/i Ali: eosinofil tinggi itu bukan penyakit tapi merupakan tanda tubuh sedang melawan infeksi. Jadi yg harus dibereskan adl infeksi tsb. Silahkan konsultasi di link http://healindonesia.wordpress.com/ruang-konsultasi-2/

    Thx

  21. oktaviana says:

    sya sering sekali pusing dan Leukosit hanya 2.2 pada 2 minggu lalu, apa penyebabnya, karena dokter jg belum mengetahuinya. Tapi sekarang sdh mulai meningkat, hamya pusingnya kadang hilang kadang muncul

  22. A.S.KOBALEN says:

    Yth, Bapak Dokter yang mengelolah topik ini.

    situs ini sngt baik.

    kalau boleh saya, bertanya , saya baru saja menerima hasil test darah saya di lemhannas. hasilnya adalah , Lekosit – 12.480. dan trombosit – 481.000, mohon arahan , dari bapak dokter.

    A.S,Kobalen

  23. Agustia says:

    Saya cek darah hasilnya eosinofil 8%,tp untk yg lain dlm btas normal,dlu saya pernh terkena TBC kelenjar,tp udh dikatakn dokter bakteri ny udah hilang..yg ingn saya tanyakn apakh eosinofil yg tinggi krn msh ada bkteri dr TBC y dok?

  24. Dt Awan says:

    @ oktaviana: sy perlu data lbh lengkap lg dari Anda utk membantu mendiagnosanya. Supaya bs mendapatkan solusinya, Silahkan lengkapi form di link:

    https://spreadsheets.google.com/viewform?formkey=cFVRZHo2UFBWSkM1TnNuaGxjb3RlZnc6MA..

    Thx

  25. Dt Awan says:

    @ Sdri Agustia: Kl ada eosinofil yg lbh tinggi dari seharusnya itu bs terjadi krn adanya bakteri atau parasit lainnya. Utk hal ini tdk perlu dikhawatirkan krn blm tentu krn bakteri TBC nya masih ada :)
    Yg penting adl miliki pola makan dan hidup yg sehat. Utk bs tahu bagaimana punya pola makan yg sehat, silahkan baca buku yg judulnya THE MIRACLE OF ENZYME karya Dr Hiromi Shinya. Bs dibeli di toko buku terdekat :)

Comments are closed.

Tips Menghindari Malpraktek

Arsip Artikel