Home » Customer Alert » Bahaya Tersembunyi Dibalik Berenang di Kolam Renang

Bahaya Tersembunyi Dibalik Berenang di Kolam Renang

618-baby-in-poolSuatu penelitian baru yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Pediatrics menemukan bahwa balita yang menghabiskan banyak waktunya di kolam renang dalam ruangan tertutup ternyata lebih cenderung memiliki asma, bronchitis, dan masalah pernafasan lainnya dalam pertumbuhan mereka, dibandingkan balita lainnya.

Para peneliti yakin bahwa gas yang terjebak di ruang tertutup dari kolam renang berklorin adalah penyebab permasalahan ini. Gas berbahaya trichloramine, atau nitrogen triklorida, tercipta pada saat klorin bereaksi dengan amonia, yang ada pada keringat dan urin para perenang.

Inilah yang juga menjadi penyebab para instruktur renang beresiko lebih dari dua kali menderita sinusitis atau radang tenggorokan, bahkan tiga kali beresiko menderita flu kronis. Disamping itu, pegawai kolam renang juga 40% beresiko menderita sesak nafas.

Masalah yang ditimbulkan oleh klorin ternyata lebih dari itu. Wanita hamil yang sering berada di kolam renang berklorin akan beresiko mengalami kematian janin, keguguran saat melahirkan, atau melahirkan bayi yang cacat.

Air berklorin juga meningkatkan resiko Anda menderita kanker kantung kemih.

Berenang merupakan olah raga yang baik dan keahlian penting dalam penyelamatan diri dari bencana yang berhubungan dengan air. Tapi berhatilah-hatilah jika Anda memilih berenang di kolam renang, baik itu di luar maupun di dalam ruangan, karena tubuh Anda akan menyerap lebih banyak klorin dibandingkan meminum air keran (yang juga mengandung klorin) dalam seminggu.  Jika Anda tidak memiliki akses ke danau, laut, atau sungai bersih untuk berenang, pilihan terakhir yang aman adalah kolam renang.

 

Link referensi:

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/sites/entrez?Db=PubMed&Cmd=ShowDetailView&TermToSearch=17545376&ordinalpos=1&itool=EntrezSystem2.PEntrez.Pubmed.Pubmed_ResultsPanel.Pubmed_RVDocSum

http://articles.mercola.com/sites/vitalvotes/archive/2007/06/15/hidden-danger-of-swimming-pools.aspx

 

65 Total Views 1 Views Today

7 Comments

  1. rony says:

    WAKTU RENANG UNTUK USIA 2 TAHUN…BOLE GAK ?

  2. Awan says:

    Boleh yg penting tidak berenang di kolam renang yg mengandung klorin. Balita sistem imunnya masih lemah utk mengatasi klorin. Jadi paling baik kalau bisa berenang di danau, sungai, atau pantai yg bersih dan aman. Jika Anda punya kolam renang plastik atau karet yg kecil, itu juga bagus.

  3. KY0KH0 REZZY says:

    jd b9i+U YA.,! thnk’z inf0x….!

  4. eli says:

    kalo untuk orang dewasa, standar untuk berada di kolam renang berapa menit pak?? saya hobi renang, minim 1x seminggu dan hanya max 60 menit. apa itu jg ada bahayanya?? apa klorin itu kapurit??

  5. Awan says:

    Menurut sy kalau seminggu sekali 60 menit itu masih aman2 saja. Yg beresiko adl yg melakukannya setiap hari 60 menit. Iya betul, klorin itu sama dg kaporit.

  6. Dian Aziza says:

    Seberapa besar pengaruhnya untuk terken penyakit kanker kantung kemih atau penyakit kewanitaan yg lainnya? karena saya rutin berenang 1 minggu 1 x.. tapi belakangan ini orang tua melarang saya karena takut terkena penyakit2.. mohon penjelasannya, terimakasih.

  7. Awan says:

    @ Sdri Dian Aziza: Seberapa besar pengaruhnya blm bs dikalkulasi. Tapi memang klorin tdk baik jika sering terkena daerah sensitif wanita. Bs meningkatkan keasaman dan iritasi. Kalau Anda rutin seminggu sekali utk beberapa jam di kolam renang, sy rasa masih tdk masalah. Kecuali Anda perhatikan ada rasa gatal didaerah sensitif seiring Anda makin sering berenang di kolam renang.

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Tips Menghindari Malpraktek

Arsip Artikel