Home » Info Sehat » Preeklampsia; Waspadai Ketika Anda Mengalami Hipertensi dan Kaki Bengkak Selama Hamil!

Preeklampsia; Waspadai Ketika Anda Mengalami Hipertensi dan Kaki Bengkak Selama Hamil!

hamilPembengkakan kaki yang dialami ibu hamil, menjelang kelahiran, sudah biasa. Namun jika kondisi tersebut disertai pusing atau sakit kepala, mual, muntah dan nyeri di perut, sebaiknya segera waspada. Periksa kondisi ini ke dokter, karena siapa tahu Anda mengidap preeklampsia.

Preeklampsia adalah keracunan kehamilan. Hal seperti ini juga disebut sebagai toxemia atau pregnancy induced hypertension (PIH), dimana tekanan darah meningkat selama masa kehamilan.  Bila tekanan darah Anda meningkat, tubuh anda menahan air, dan protein bisa ditemukan dalam urin Anda.   Preeklampsia cenderung terjadi pada trimester ketiga kehamilan atau  bisa juga muncul pada trimester kedua. Setiap ibu hamil memiliki kemungkinan untuk mengalami preeklampsia.

Preeklampsia yang berat bisa menimbulkan eklampsia. Eklampsia merupakan kondisi lanjutan dari preeklampsia yang tidak teratasi dengan baik. Selain mengalami gejala preeklampsia, pada wanita yang terkena eklampsia juga sering mengalami kejang-kejang. Eklampsia dapat menyebabkan koma atau bahkan kematian baik sebelum, saat, atau setelah melahirkan.

Kematian karana eklampsia meningkat dengan tajam dibandingkan dengan tingkat preeklampsia berat. Oleh karena itu diagnosa dini preeklampsia dan mencegah agar jangan berlanjut menjadi eklampsia merupakan tujuan pengobatan. Istilah “eklampsia” berasal dari Bahasa Yunani yang berarti “halilintar” karena gejala eklampsia datang dengan mendadak dan menyebabkan suasana gawat dalam kebidanan.

Ada beberapa kondisi yang meningkatkan risiko preeklampsia, yaitu kehamilan pertama, kehamilan bayi kembar, ibu hamil pengidap diabetes, memiliki riwayat hipertensi, memiliki masalah ginjal, dan hamil pertama di bawah usia 20 tahun atau di atas 35 tahun. Risiko preeklampsia juga meningkat jika pada kehamilan sebelumnya si ibu mengalami preeklampsia.

Preeklampsia dapat membuat plasenta tidak mendapatkan darah dalam jumlah yang cukup.  Bila plasenta tidak mendapatkan cukup darah, maka bayi anda tidak akan mendapatkan cukup oksigen dan makanan.  Ini dapat mengakibatkan kelahiran dengan berat badan rendah.

Kebanyakan ibu hamil yang menderita preeklampsia dapat melahirkan bayi yang sehat bila preeklampsia dapat dideteksi secara dini dan ditangani dengan perawatan teratur sebelum kelahiran.

Penyebab pasti terjadinya kasus preeklampsia tidak diketahui secara jelas. Namun jika tidak ditangani secara tepat dan cepat, preeklampsia akan segera berubah menjadi eklampsia yang berakibat fatal pada bayi dan ibu, yaitu infeksi dan perdarahan yang menyebabkan kematian.

Apakah gejala-gejala preeklampsia?

Secara klinis, gejala-gejala preeklampsia adalah:

Preeklampsia Ringan

-       Tekanan darah yang tinggi (melebihi 130/90 mmHg).

-       Terjadi pembengkakan di daerah kaki dan tungkai.

-       Retensi air.

-       Kadar protein tinggi dalam urin karena gangguan ginjal. Gejala preeklampsia ringan menunjukkan angka kadar protein urin yang tinggi, yaitu lebih dari 500 mg per 24 jam.

Preeklampsia Berat

-       Pembengkakan di seluruh tubuh. Pembengkakan ini terjadi akibat pembuluh kapiler bocor, sehingga air yang merupakan bagian sel merembes dan masuk ke dalam jaringan tubuh dan tertimbun di bagian tertentu.

-       Kenaikan berat badan lebih dari 1,36 kg setiap minggu selama trimester kedua, dan lebih dari 0,45 kg setiap minggu pada trimester ketiga.

-       Sakit kepala.

-       Pandangan kabur.

-       Tidak dapat melihat cahaya yang terang.

-       Kelelahan.

-       Mual/muntah.

-       Sedikit buang air kecil (BAK).

-       Sakit di perut bagian kanan atas.

-       Napas pendek dan cenderung mudah cedera.

Segera hubungi dokter Anda bila Anda mengalami pandangan kabur, sakit kepala yang parah, sakit di bagian perut, dan/atau jarang sekali BAK.

Bagaimana cara mengetahui apakah saya mengidap preeklampsia?

Pada pemeriksaan sebelum kelahiran dokter Anda akan memeriksa tekanan darah, jumlah urin dan mungkin meminta Anda untuk menjalani tes darah yang bisa menunjukkan bila Anda mengidap preeklampsia.

Dokter Anda juga dapat melakukan beberapa tes, termasuk diantaranya: pemeriksaan ginjal, fungsi pembekuan darah; pemeriksaan dengan USG untuk melihat pertumbuhan janin Anda; dan pemindaian dengan alat Doppler untuk mengukur efisiensi aliran darah ke plasenta.

Bagaimana mencegah dan mengatasi preeklampsia?

Secara Medis Konvensional

Pengobatan yang dilakukan tergantung pada seberapa dekat tanggal perkiraan kelahiran anda.  Bila anda sudah dekat dengan tanggal perkiraan kelahiran, dan bayi anda sudah dianggap sudah cukup berkembang, maka dokter anda mungkin akan menyarankan untuk mengeluarkan bayi anda sesegera mungkin.

Bila Anda mengidap preeklampsia sedang dan bayi Anda belum berkembang secara penuh, dokter Anda mungkin akan merekomendasikan agar Anda melakukan hal-hal berikut ini:

  • Istirahat, berbaring pada sisi kiri tubuh agar janin Anda tidak menindih urat darah.
  • Sering melakukan pemeriksaan sebelum kelahiran.
  • Mengurangi makan garam.
  • Minum 8 gelas air per hari.

Bila Anda mengidap preeklampsia berat, dokter Anda mungkin akan mengobatinya dengan memberikan obat-obat untuk menekan tekanan darah sampai perkembangan bayi Anda cukup untuk dapat dilahirkan dengan selamat.

Secara Holistik Modern

Praktisi atau dokter holistic modern akan menyarankan Anda mengambil tindakan preventif dan perawatan berikut ini:

  • Hindari stress, karena stress mengacaukan metabolism tubuh, menurunkan system imun, dan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.
  • Perbanyak mengonsumsi  sayur berdaun hijau, brokoli, wortel, kacang-kacangan, dan juga buah-buahan. Carilah yang organik dan usahakan Anda mengonsumsinya secara mentah atau dimasak dengan cara direbus atau dikukus (tapi jangan dimasak terlalu lama). Yang Anda cari dari makanan ini adalah enzim,serat, mineral, dan vitamin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi “dua tubuh”.
  • Minum air murni minimal 8 gelas per hari.
  • Hindari susu, kafein, soft drink dan junk food.
  • Konsumsi suplemen minyak ikan, VCO (Virgin Coconut Oil), dan madu murni yang mengandung bee pollen. Seringkali, kita susah untuk bisa mendapatkan makanan yang organic dan bernutrisi tinggi di jaman sekarang. Oleh karena itulah Anda memerlukan suplemen untuk memenuhi kebutuhan nutrisi baik bagi Anda maupun janin.
  • Ganti garam meja Anda dengan garam laut asli. Garam meja yang kita pakai untuk memasak pada umumnya hanya memiliki 2 atau 3 elemen mineral. Air laut memiliki 84 elemen mineral. Untuk supaya tubuh kita tetap sehat, kita memerlukan semua elemen tersebut. Ketika kita mengkonsumsi garam meja, kita kekurangan 81 elemen yang berarti akan membuat kita makin lama makin lemah, tidak seimbang dan mudah sakit. Anda bisa mendapatkan garam laut ini di pasar-pasar tradisional. Garam meja akan menyebabkan Anda menderita hipertensi, sedangkan garam laut asli akan menyehatkan Anda dan janin. Itulah sebabnya ikan laut dalam akuarium akan mati jika kita beri garam meja dalam air akuarium, namun tidak jika kita beri garam laut tradisional asli yang proses pengerjaannya hanya lewat proses penjemuran.
  • Istirahat, berbaring pada sisi kiri tubuh agar janin Anda tidak menindih urat darah.

Link:

http://www.sehatgroup.web.id/artikel/1222.asp?FNM=1222

http://www.herbs2000.com/disorders/pre-eclampsia.htm

http://www.raysahelian.com/preeclampsia.html

824 Total Views 10 Views Today

12 Comments

  1. jumariah says:

    sy ucapin makasih atas info penting mengenai preeklamsia…
    saya mau mananya ni…
    1 tahun yg lalu pd kehamilan pertama saya mengidap preeklamsia hampir seluruh badan sy bengkak, sy sudah konsul sama doktor kandungan tempat sy rutin periksa katanya sih saya tidak mengidap preeklamsia karena hasil tensi saya selama hamil selalu normal, sy sering pusing tapi sy pikir itu karena faktor pekerjaan dikantor yg memang buat pusing. pada usia kandungan 9 bulan berat bayi sy cuma 1,8 kg. ktnya sy mesti menambah berat badan byi tsb. seminggu kemudian sy pendarahan tensi sy tinggi smpe g bisa bangun n brat byi sy udah cukup 2 kg ktnya besok pagi mesti disecar tapi pada subuh jam 5 byi sy udah meninggal ktnya ari2 udah putus. dan sy diklaim mengidap preeklamsia.

    sekarang saya hamil 2 bulan sy kawatir sy bakalan mengidap preeklamsia lagi. mumpung masih 2 bulan apa yg harus sy lakukan untuk mencegah preeklamsia yg katanya akan muncul diusia kandungan 5 bulan nanti …. karena didaerah saya tidak ada doktor spesialis kandungan..

    maksih atas bantuannya…

  2. Awan says:

    Pagi Bu Ria,

    Supaya tdk terkena preeclampsia, saran saya sama dg artikel:
    – Hindari stress, karena stress mengacaukan metabolism tubuh, menurunkan system imun, dan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.

    – Perbanyak mengonsumsi sayur berdaun hijau, brokoli, wortel, kacang-kacangan, dan juga buah-buahan. Carilah yang organik dan usahakan Anda mengonsumsinya secara mentah atau dimasak dengan cara direbus atau dikukus (tapi jangan dimasak terlalu lama). Yang Anda cari dari makanan ini adalah enzim,serat, mineral, dan vitamin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi “dua tubuh”.

    – Minum air murni minimal 8 gelas per hari.

    – Hindari susu, kafein, soft drink dan junk food. Info:

    http://healindonesia.wordpress.com/2008/11/22/hati-hati-susu-olahan-tidak-baik-untuk-kesehatan/

    http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/susu-olahan-menyebabkan-asma-peradangan-dan-osteoporosis/

    http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/21/awas-“diet-soda”-lebih-merusak-dibanding-yang-reguler/

    – Konsumsi suplemen minyak ikan, VCO (Virgin Coconut Oil), dan madu murni yang mengandung bee pollen. Seringkali, kita susah untuk bisa mendapatkan makanan yang organic dan bernutrisi tinggi di jaman sekarang. Oleh karena itulah Anda memerlukan suplemen untuk memenuhi kebutuhan nutrisi baik bagi Anda maupun janin.
    – Ganti garam meja Anda dengan garam laut asli. Garam meja yang kita pakai untuk memasak pada umumnya hanya memiliki 2 atau 3 elemen mineral. Air laut memiliki 84 elemen mineral. Untuk supaya tubuh kita tetap sehat, kita memerlukan semua elemen tersebut. Ketika kita mengkonsumsi garam meja, kita kekurangan 81 elemen yang berarti akan membuat kita makin lama makin lemah, tidak seimbang dan mudah sakit. Anda bisa mendapatkan garam laut ini di pasar-pasar tradisional. Garam meja akan menyebabkan Anda menderita hipertensi, sedangkan garam laut asli akan menyehatkan Anda dan janin. Itulah sebabnya ikan laut dalam akuarium akan mati jika kita beri garam meja dalam air akuarium, namun tidak jika kita beri garam laut tradisional asli yang proses pengerjaannya hanya lewat proses penjemuran.

    Disamping itu, ada bbrp hal lain yg perlu Bu Ria perhatikan:

    – Sumber AIR utk memasak yg baik adl air suling atau mineral. Air PAM hanya baik utk mencuci bahan makanan saja, tdk utk memasaknya krn air PAM mengandung chlorine & bhn kimia lain yg tdk akan hilang ketika dipanaskan. Justru makin dipanaskan, bahan2 kimia tsb makin aktif. Jadi sy anjurkan utk keluarga memakai air suling atau mineral utk memasak. Apalagi utk minum, air PAM harus dihindari. Klorin dan zat kimia dari Air PAM jika rutin dikonsumsi akan menumpuk di dlm tubuh Ibu dan menyebabkan lympadenitis, allergy, dan paling parah…kanker. Jika selama kehamilan Anda memakai air PAM utk memasak palagi utk minum, ini akan membahayakan Anda dan janin.

    – Hindari dulu manis2. Manis yg baik adl dari madu asli atau dari gula jawa. Suka mengonsumsi manis2 yg SERING dan BERLEBIH, akan mengganggu kesehatan. Info:

    http://healindonesia.wordpress.com/2008/08/07/76-cara-gula-dapat-merusak-kesehatan-anda/

    http://healindonesia.wordpress.com/2008/10/04/bahaya-pemanis-buatan-aspartame-tak-kalah-dengan-formalin/

    Saya sarankan Anda juga membaca buku “The Miracle of Enzime” karya dr. Hiromi Shinya utk mengatasi semua permasalahan kesehatan Anda. Bukunya enak dibaca dan mudah dicerna buat org awam. Buku ini bs Ibu beli di Gramedia atau Toko Toga Mas.

    Saya membuka sekolah holistic modern online supaya orang awam bisa belajar ilmu pengobatan dengan gampang. Bu Ria juga bisa mendaftar shg jangan sampai kasus2 malpraktek di TV spt Bu Prita dan Bu Juliana Anda alami karena ketidaktahuan. Info ttg sekolah holistic online bs Anda klik di: http://hios.co.nr

    Itu saja dari saya, semoga bisa membantu. Jika ada hal lainnya yg perlu Ibu Ria tanyakan, jangan sungkan2 utk email saya. Thx

  3. Mayya says:

    Saya baru saja melahirkan bayi meninggal dlm perut. Karena pengaruh klamsia. Bru 2bulan setelah saya melahirkan, kmudian saya hamil lagi, saya takut pengalaman kehamilan saya yg pertama trjadi pada khamilan saya yg ke dua ini, mengingat jarak antara khamilan prtama dan yg keDua sgt dkt.. MOhoN koNfirmasinya. Trims

  4. Awan says:

    Bu Maya, sy perlu data2 lbh lengkap lagi dari Anda utk membantu sy mendiagnosa dan memberikan solusi yg tepat. Mohon bantuannya utk melengkapi Formulir Data PAsien di link:

    https://spreadsheets.google.com/viewform?formkey=cFVRZHo2UFBWSkM1TnNuaGxjb3RlZnc6MA..

    Terima kasih

  5. ida says:

    16 hari yang lalu bayi saya meninggal dalam kandungan karena Eklamsia Berat. 5 hari sebelumnya saya kontrol ke dokter kandungan saya dan dokter sudah mengatakan saya memiliki gejala Preeklamsia dengan berat badab yang naik 7 kg dlm 1 bln, kaki bengkak dan tensi 140/90.

    Dokter saya memberikan pengantar untuk cek darah dan meminta untuk kontrol 2 minggu berikutnya. saya pun cuti dari pekerjaan saya karena dokter menharapkan saya beristirahat, namun dihari ke 5 saya merasa gerakan bayi saya berkurang. Atas saran dokter saya ke UGD dan disana dinyatakan bayi saya telah meninggal

    apa yg harus saya lakukan bila terjadi kejadian yg sama nanti?

  6. Awan says:

    @Sdri Ida: Yg harus dilakukan adl sama dg yg tertulis diartikel ini, selain itu bs jg lihat jawaban saya akan pertanyaan Bu Jumariah (lihat comment).

  7. tami says:

    6 hari yang lalu saya melahirkan dalam kondisi sesak napas berat dan tekanan darah tinggi (selalu diatas 150/90mmHg). Sejak hamil 5 bulan sampai melahirkan saya mengalami pembengkakan estrim dari telapak kaki hingga pinggul dan seminggu sebelum melahirkan saya mengalami beberapa kali sesak napas berat. 2 hari sebelum melahirkan saya baru tahu bahwa ternyata pembengkakan itu telah menyebabkan paru-paru saya terendam cairan yang menyebabkan sesak napas. Akhirnya saya melahirkan secara normal dalam kondisi sesak napas berat.
    Setalah melahirkan saya dirawat di ICU karena tekanan darah tinggi dan kelainan jantung. Saya juga diminta untuk mengurangi konsumsi cairan dalam jumlah besar. Saya dirawat intensif selama 3 hari dan sekarang sudah kembali ke rumah.
    Namun masalah belum selesai, karena selama 2 hari terakhir ini saya kembali mengalami sesak napas, walaupun tidak seberat pada saat hamil, tetapi sangat mengganggu, karena saya jadi tidak dapat beraktifitas normal, padahal saya harus merawat bayi.

    Apa yang harus dilakukan selain mengkonsumsi obat dokter dan pembatasan konsumsi air agar saya terhindar dari sesak napas? Thanks.

  8. Dt Awan says:

    @ Bu Tami: yg diperlukan sebenarnya bukanlah mengurangi konsumsi air, tapi menurunkan berat badan serta menghindari manis2 dan karbohidrat tinggi.

    karbohidrat tinggi akn memicu produksi lendir berlebih di paru2. Untuk membantu menurunkan berat badan, menormalkan tensi, dan menormalkan fungsi paru2, Bu Tami bs memakai produk yg bernama Organic Green. Detail infonya bs di lihat di http://healindonesia.wordpress.com/ruang-belanja/organik-green-makanan-organik-untuk-tubuh-ideal-dan-sehat/

    Itu saja dari saya. Jika ada hal lainnya yg ingin ditanyakan, silahkan kontak sy di 08174745269. Thx

  9. phapud says:

    Beberapa hari belakangan ini istri saya sering mengalami sakit kepala/pusing2 berat, dan terjadi pembengkakan d tubuh nya. setelah saya periksakan ke dokter, ternyata istri saya mengidap preeklampsia berat. dokter telah memberikan obat untuk menekan darah tinggi nya. perlu di ketahui juga bahwa umur kandungan istri saya telah mencapai 8 bulan 19 hari. yang ingin saya tanyakan adalah, bagaimana cara mengurangi rasa sakit atau mual karena pengaruh eklampsia ini. kemudian apa saja pantangan atau makanan yang tidak boleh di makan selama kehamilan nya yang mengidap preeklampsia ini. umur istri saya saat ini 18 tahun.

  10. Dt Awan says:

    @ Sdr phapud: Utk pengobatan preeklampsia plus pelengkap nutrisi selama hamil bs dengan memakai produk propolis dan madu gurun asli. Detail info produk bs dilihat di:

    http://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdbeepropolis

    http://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdcloverhoney

    pantangan atau makanan yang tidak boleh di makan selama kehamilan spt tertulis di artikel ini.

  11. anny irhamy says:

    juni 2009 saya melahirkan anak ke2 secara sesar di usia kandungan 30 minggu anak saya lahir selamat dengan berat badan 1,3 kg. saat ini dia sehat, saat itu saya didiagnosa mengalami preklamsia dimana tek darah 190/100. sampai sekarang tekanan darah saya belum stabil rata2 130/90 apakah saya ada kemungkinan jika saya hamil lagi akan terkena preklamsia kembali?? apa yang harus saya lakukan? saat ini saya tidak mengkomsumsi obat hipertensi. terimakasih

  12. Dt Awan says:

    @ Bu anny irhamy: Maaf br sempat bs jawab. Iya kemungkinan bsr Ibu akn mengalami preeklampsia lg ketika hamil. Solusi alami tnp efek samping utk hipertensi adl dengan mengenakan SE Pendant dan setiap hari minum air berenergi dari SE Pendant tsb. Detail infonya bs dilihat di link: http://www.sependant.co.nr

    Itu saja dari saya, semoga bermanfaat. Jika ada hal2 lainnya yg ngin ditanyakan, silahkan telp sy langsung di 08174745269. Thx

Comments are closed.

Tips Menghindari Malpraktek

Arsip Artikel