Home » Customer Alert » Sisi Negatif Kedelai yang Tidak Diketahui Banyak Orang

Sisi Negatif Kedelai yang Tidak Diketahui Banyak Orang

200px-SoybeanvarietiesRatusan uji ilmiah telah menghubungkan kedelai dengan malnutrisi, gangguan pencernaan, gangguan tiroid, penurunan fungsi otak, gangguan reproduksi, mental, sistem imun, asma, diabetes, penyakit jantung dan kanker. Berlawanan dengan kepercayaan umum jaman sekarang bahwa kedelai adalah makanan yang menyehatkan, banyak bukti ilmiah telah memperlihatkan sisi negatif dari kedelai.

Note: Untuk mencegah kesalahpahaman dari pembaca, penulis menekankan kunci artikel ini:

  1. Jangan dikonsumsi BERLEBIHAN, karena segala sesuatu yang sehat jika dikonsumsi berlebih akan membahayakan kesehatan.
  2. Konsumsi yang ORGANIK, karena yang hibrida/GMO adalah kedelai mutasi yang tidak baik untuk kesehatan.
  3. Konsumsi yang tanpa bahan pengawet dan perasa tambahan yang berlebih.
  4. Kenali batas tolerir konsumsi Anda karena tiap manusia memiliki metabolisme yang berbeda-beda.
  5. Jangan dikonsumsi RUTIN karena kita TIDAK TAHU susu kedelai yang dikonsumsi tersebut organik atau tidak, dan mengandung zat aditif atau tidak, KECUALI ada jaminan klaim dari produsen bahwa produk yang diproduksi adalah organik, tanpa bahan pengawet, dan ada anjuran konsumsi aman yang jelas. Tapi ingat juga dengan poin kunci 4.
  6. Artikel ditulis bukan untuk menjelek-jelekan tapi untuk supaya kita bijak dalam mengonsumsi sesuatu (jangan hanya tahu baiknya saja, tapi juga tahu sisi negatifnya juga jika kita salah mengonsumsi).

.

Beresiko Memperparah Kanker

Sering diberitakan bahwa kedelai sangat bermanfaat untuk memerangi kanker. Kebenaran akan berita ini adalah ya dan tidak. “YA” MEMANG BERMANFAAT JIKA PRODUK KEDELAI TELAH TERFERMENTASI, “TIDAK” BERMANFAAT JIKA PRODUK TERSEBUT ADALAH NON-FERMENTASI.

Para pasien kanker telah diperingatkan oleh Cancer Council NSW untuk menghindari makanan yang berbahan dasar kedelai karena kedelai non-fermentasi akan mempercepat pertumbuhan kanker.

Hasil suatu penelitian di tahun 1996, melaporkan bahwa wanita yang rutin mengonsumsi kedelai mengalami epithelial hyperplasia, yaitu suatu kondisi yang menandai kanker. Penelitian lanjutan yang dilakukan setahun kemudian, membuktikan bahwa genistein (salah satu jenis isoflavon) terbukti dapat menstimulasi kanker payudara. Karena itu, wanita yang berisiko dan pernah menderita kanker payudara sebaiknya waspada bila ingin mengonsumsi produk kedelai. Pilihan yang tepat adalah produk kedelai terfermentasi.

.

Mengganggu Hormon, Menyebabkan Ketidakstabilan Emosi dan Alergi

Sudah umum diketahui bahwa kedelai mengandung komponen “serupa” estrogen (hormon wanita). Banyak wanita yang mengalami pasca menopause menggunakan produk kedelai untuk membantu masalah kewanitaan mereka karena ketidakseimbangan hormon mereka. Kedelai sangat efektif dalam mensuplai hormone-hormon yang diperlukan.

Tapi yang perlu kita pertanyakan adalah jika kedelai dapat menyediakan hormon yang cukup untuk wanita paruh baya, apa jadinya jika RUTIN DIBERIKAN KEPADA BAYI? Apa jadinya jika kedelai yang dipenuhi hormon “serupa” hormon wanita ini RUTIN DIBERIKAN KE PRIA? Begitu juga apa jadinya jika RUTIN DIBERIKAN kepada para wanita muda yang MASIH CUKUP hormon estrogennya?

Penelitian mengenai dampak produk-produk kedelai bagi manusia telah berkembang selama lebih dari 40 tahun (penelitian dimulai tahun 60-an). Selama beberapa dekade ini, telah dilakukan banyak penelitian dari dampaknya terhadap serangga, tikus, burung, sampai dengan manusia. Dari penelitian-penelitian tersebut, didapati banyak efek negatif dari kedelai non-fermentasi.

Burung yang diberi makan kedelai memperlihatkan “PENDEWASAAN DINI” di usia 2 bulan, dimana seharusnya mulai dewasa di usia 18 bulan. Ini mengakibatkan burung-burung ini menua terlalu dini dan dengan demikian cepat mati di usia muda. Tapi bukan hanya itu saja, pada burung-burung ini juga menunjukkan adanya masalah tiroid, kemandulan, dan pertumbuhan tumor.

Phytoestrogen (komponen yang dikandung kedelai) dalam banyak penelitian TELAH KUAT DISIMPULKAN beresiko mengakibatkan  gangguan tiroid, gangguan sikap dan kanker. Theodore Kay dari Kyoto University Faculty of Medicine menekankan di tahun 1988 bahwa “pembesaran tiroid pada tikus dan manusia, terutama anak-anak, yang rutin diberikan kedelai telah diketahui selama setengah abad.”

Dua peneliti dari FDA (BPOM-nya Amerika), yaitu Daniel Doerge dan Daniel Sheehan, memprotes kebijakan FDA  itu sendiri yang mengijinkan klaim aman kedelai bagi kesehatan jantung. Dalam surat protesnya, mereka mengkhawatirkan akan keselamatan publik dimana komponen kedelai yang dipakai sebagai estrogenik (terapi hormon) dan obat-obatan goitrogenik (pengobatan untuk tiroid) diberikan label peringatan untuk berhati-hati bila memakainya, tapi kenapa produk-produk kedelai lainnya tidak.

Bukan sekedar permasalahan hormon saja, telah ditemukan adanya hubungan antara masalah perilaku anak-anak dengan produk kedelai. Produk kedelai yang diformulasikan bagi anak-anak mengandung tingkat mangan 50 kali lebih tinggi dibandingkan ASI. Dari sini menunjukkan bahwa tingkat mangan yang terlalu tinggi dalam susu formula kedelai adalah beracun bagi otak bayi. Penelitian ini menjawab salah satu kemungkinan dari naiknya tingkat penderita ADHD dan perilaku kasar yang ada selama ini. Mangan merupakan mineral dasar yang dibutuhkan oleh tubuh kita, tapi jika berlebihan akan mengakibatkan “sindrom keracuan mangan”.

Alergi juga menjadi kekhawatiran berikutnya. Kedelai adalah salah satu makanan penyebab alergi terkuat di jaman modern ini. Dari beberapa penelitian melaporkan bahwa kedelai mengandung setidaknya 30 protein penyebab alergi. Apakah anak Anda menderita asma? Jika “Ya”, mungkin inilah saatnya Anda mengevaluasi kembali pola makan anak Anda.

.

Kandungan Berbahaya pada Produk Kedelai Non-Fermentasi

Produk kedelai terbagi menjadi 2 jenis, yaitu produk yang terfermentasi dan yang non-fermentasi. Produk terfermentasi adalah produk kedelai yang aman dan sangat baik buat kesehatan. Diantaranya adalah tempe, kecap, miso, natto dan kecambah kedelai. Tapi lain halnya dengan produk NON-FERMENTASI seperti misalnya tahu dan susu kedelai, karena produk ini masih banyak memiliki kandungan zat-zat berbahaya seperti:

A) Goitrogen– Ini adalah komponen yang mengganggu fungsi tiroid, dengan demikian menyebabkan hypotiroid pada individu yang sensitif dan juga beresiko menyebabkan kanker tiroid.

Ketika kita mengkonsumsi produk kedelai non-fermentasi sekali-dua kali, belum tentu langsung mengalami efeknya. Ada takaran tertentu baru kita akan terpengaruh. Berapakah takaran yang membahayakan kesehatan? Ini tergantung usia.

Berdasarkan Soy Online Service, bayi seharusnya tidak mengonsumsi kedelai sama sekali. Bagi orang dewasa, hanya dengan 30 mg isoflavone (termasuk komponen goitrogen) per hari cukup mengganggu fungsi tiroid. Takaran isoflavon yang perlu diwaspadai ini ada pada 5-8 ons susu kedelai.

B) Asam Phytic– Kedelai mengandung asam Phytic, yaitu asam yang dapat menghalangi penyerapan mineral seperti misalnya zat besi, kalsium, tembaga, dan terutama seng dalam saluran pencernaan.

Seng dibutuhkan untuk perkembangan dan berfungsinya otak serta sistem syaraf. Ia berperan penting dalam mengendalikan mekanisme kadar gula darah dan dengan demikian melindungi dari diabetes. Ia juga diperlukan untuk menjaga kesuburan.

Seng adalah komponen kunci dalam berbagai enzim vital dan berperan banyak dalam sistem imun. Asam Phytic dalam kedelai tidaklah banyak dan bagi pria terkadang dibutuhkan. Jadi kandungan asam ini tidak perlu dikhawatirkan, kecuali bagi wanita yang sedang menstruasi dan juga bagi anak-anak.

Pada proses fermentasi kandungan asam phytic ini jauh berkurang sampai pada level aman untuk segala umur.

C) Penghambat Trypsin– Komponen negatif ini mengurangi kemampuan Anda mencerna protein. Memberi bayi dan anak Anda produk kedelai yang non-fermentasi secara teratur akan mengganggu pertumbuhannya. Kacang-kacangan lain yang memiliki kandungan penghambat trypsin yang tinggi adalah kacang lima.

D) Nitrat – Adalah komponen yang bersifat karsinogen (penyebab kanker), terbentuk pada saat pengeringan, dan zat beracun lysinoalanin terbentuk selama proses alkalin. Berbagai macam zat aditif buatan, terutama MSG (zat aditif yang merusak sel syaraf) telah ditambahkan pada produk kedelai untuk menyamarkan “aroma kacang”nya yang kuat dan memberikan rasa mirip daging.

E) Phytoestrogen– Biasanya dipakai untuk membantu mengurangi efek produksi estrogen yang rendah dalam tubuh, kini ditemukan sebagai faktor penyebab kanker payudara dan leukemia pada anak.

F) Aluminum– Dari beberapa penelitian telah diketahui adanya hubungan antara keberadaan aluminium dengan penyakit Alzheimer. Tapi tahukah Anda bahwa susu kedelai mengandung aluminium 11 kali (1100 persen) lebih banyak dibandingkan susu formula biasa?!

G) Mangan– Produk formulakedelaimemiliki kandungan mangan berlebih bagi tubuh kita. Mangan dalam tingkat kecil sangat kita butuhkan untuk membantu sel tubuh kita mengumpulkan energi. Tapi jika berlebih, mangan bisa menyebabkan kerusakan otak seperti pada penyakit Parkinson.  Tingkat kandungan mangan di tiap susu bayi berbeda-beda, yaitu:

  • ASI mengandung 4-6 mcg/L.
  • Susu formula bayi biasa (dari sapi) mengandung 30-50 mcg/L.
  • Susu formula kedelai mengandung 200-300 mcg/L!!!

H) Terlalu Banyak Omega-6. Produk kedelai non-fermentasi mengandung kandungan Omega-6 yang lebih banyak dibandingkan Omega-3. Ketidakseimbangan rasio antara Omega-3 dengan Omega-6 akan membuat kita rentan terkena penyakit kanker, diabetes, penyakit jantung, arthritis, asma, hiperaktif, dan depresi.

.

Dampak Bagi Anak Laki-Laki

“Pubertas dini (yang disebabkan oleh produk kedelai) bisa meningkatkan resiko anak laki-laki menderita kanker testicular di saat menjelang dewasa, karena telah terpapar berbagai hormone seks terus menerus,” ujar Marcia Herman-Giddens , peneliti dari  University of North Carolina.  Ketidaknormalan pada saluran kencing mereka juga ditemukan dan beberapa penelitian akhir-akhir ini telah menemukan adanya beberapa cacat lahir lahir pada ibu-ibu vegetarian yang sering mengonsumsi kedelai.

Bagi orang dewasa, tubuh telah diperlengkapi dengan sempurna untuk menetralisir efek negatif kedelai non-fermentasi. Tapi lain halnya dengan bayi yang sistem endokrinnya masih belum sempurna. Suatu penelitian menyebutkan bahwa ketika Anda memberi produk kedelai non-fermentasi pada bayi tiap harinya, itu sama saja memberikannya sesuatu yang SETARA DENGAN 5 KALI PIL KB DALAM SEHARI (BAGI ORANG DEWASA)!

Sistem endokrin bayi belum mampu mengatasi kandungan isoflavon berlebih yang ada pada produk kedelai non-fermentasi. Kandungan berlebih isoflavon memiliki sifat feminisasi, yang akan MENGAKIBATKAN UKURAN KELAMIN BAYI LAKI-LAKI JADI LEBIH KECIL DAN KECENDERUNGAN GENETIKA YANG MENGARAH KE HOMOSEKSUALITAS. Beberapa ahli mempersalahkan pengkonsumsian susu formula bayi sebagai salah satu faktor kecenderungan genetika anak laki-laki menjadi seperti perempuan. Anda tentu tidak ingin anak Anda memiliki kelainan yang satu ini bukan?

.

Dampak Bagi Anak Perempuan

Produk formula kedelai mengandung tingkat hormon sebanyak 240 kali lebih tinggi diandingkan ASI!

Para endokrinologis anak-anak di tahun 1982 telah melaporkan hasil penelitian mereka yang mendapati adanya perkembangan payudara pada anak-anak perempuan dibawah delapan tahun. Dalam penelitian pertama yang melibatkan 130 anak perempuan, 68% menunjukkan  adanya perkembangan payudara sebelum mereka berusia 18 bulan! Para peneliti mendapatkan adanya hubungan antara ketidaknormalan ini dengan konsumsi produk-produk kedelai.

Anak-anak perempuan yang memasuki masa pubertas akan beresiko besar menderita kanker payudara dan juga kista rahim jika mengalami gangguan tiroid karena rutin mengonsumsi produk kedelai non-fermentasi.

.

Dampak Bagi Wanita Muda

Mungkin Anda terkejut jika saya mengatakan bahwa komponen phytoestrogen pada kedelai bisa meningkatkan resiko kanker payudara. Dr. Claude Hughes, direktur dari Women’s Health Center di Cedar-Sinai Medical Center, Los Angeles mengemukakan pendapat tentang komponen kimiawi pada kedelai,”Ia (phytoestrogen) dapat  mempercepat pembelahan sel-sel yang sudah menjadi kanker dari mengandalkan estrogen untuk pertumbuhan mereka (sel-sel kanker).”

Chanfeng Wang dan Mindy S. Kurzer, yang menulis “Phytoestrogen Concentration Determines Effects of DNA Synthesis in Human Breast Cancer Cells” mengatakan, “Data kami memperlihatkan adanya kemungkinan bahwa dalam kadar tertentu pada manusia, phytoestrogen, flavonoid dan lignan justru menstimulasi, bukannya menghambat, pertumbuhan tumor-tumor yang mengandalkan estrogen.”

Disamping itu juga didapati bahwa dua gelas susu kedelai sehari dalam satu bulan penuh, mengandung cukup komponen kimiawi yang dapat mengganggu siklus menstruasi wanita. Umum diketahui bahwa para wanita yang memakai pil-pil kontrasepsi lebih sering mudah marah-marah seiring adanya gangguan hormonal. Hanya dengan 100 gr dari produk kedelai, mengandung komponen estrogenik yang sama dengan satu pil kontrasepsi.

.

Dampak Bagi Pria Dewasa

Apa dampak phytoestrogen bagi pria? Para peneliti percaya bahwa kecenderungan menurunnya kesuburan pria bisa jadi dikarenakan adanya pemberian estrogen dari luar, termasuk phytoestrogen kedelai.  Terdapat bukti kuat yang menunjukkan bahwa phytoestrogen kedelai menghambat enzim yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan hormone testoteron (hormone pria).

Penelitian terhadap pejantan hewan-hewan juga telah banyak dilakukan, baik dari belalang sampai dengan cheetah. Dari penelitian-penelitian tersebut didapati bahwa kedelai mengakibatkan para pejantan ini kurang percaya diri, kurang agresif, hasrat seksual menurun, dan jumlah sperma  pun berkurang.

Dampaknya pada manusia terlihat lebih lambat daripada pada hewan. Tapi tetap saja berdampak negatif jika kedelai secara rutin diberikan pada pria.

Penelitian terlama akan dampak produk kedelai  dimulai di tahun 1965 dengan partisipan 8.006 pria Jepang-Amerika. Dalam penelitian ini mempertanyakan tentang 27 makanan dan minuman mereka. Setelah dimonitor dan diteliti bertahun-tahun lamanya, studi/penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pemberian tahu dengan “penuaan otak dini”, bahkan berhubungan dengan penyakit Alzheimer. Dr. Lon White, peneliti dalam Honolulu Heart Program ini mengungkapkan bahwa dari 27 makanan yang diteliti, tahu-lah yang menunjukkan hasil konsisten berdampak negatif bagi otak pria-pria ini.

Lon White, akhirnya menyatakan, “Yang perlu ditekankan adalah ini semua (phytoestrogen ) bukanlah nutrisi. Mereka semua tergolong obat. Mereka memiliki beberapa manfaat dan juga beberapa kerugian.”

.

Bukankah Sejarah Asia Membuktikan Kedelai Baik untuk Kesehatan?

Pernyataan ini sebagian ada benarnya juga karena kedelai memang memiliki kandungan nutrisi yang banyak dan baik untuk kesehatan. Tapi ingat bahwa produk-produk kedelai baru bisa dikatakan 100% aman jika diproses secara fermentasi.

Terus apa yang salah? Untuk mengetahuinya, mari simak penjelasan berikut.

Informasi yang mempromosikan produk kedelai selalu diarahkan pada kebiasaan makan orang Asia dan catatan sejarah kesehatan kita (orang Asia). Namun sayangnya, informasi ini kurang kritis dalam memberikan detail informasi akan kondisi bagaimana kedelai ditanam, karena hal ini mempengaruhi struktur kimia kedelai yang cenderung bertindak sebagai antiestrogen. Tekanan lingkungan, jamur, dan faktor lingkungan kedelai lainnya (termasuk fermentasi atau non-fermentasi) sangat mempengaruhi kandungan phytokimia kedelai yang berdampak pada kesehatan.

Detail bagaimana orang Asia menggunakan atau mengonsumsi kedelai kurang diperjelas. Normalnya, jauh sebelum masa-masa kedelai digombor-gemborkan sebagai produk yang sehat, pengkonsumsian kedelai bagi orang Asia masih tergolong sedikit dan biasanya dikombinasikan dengan sumber protein lain seperti daging sapi, babi, ayam, ikan, susu, dan telur. Gabungan dari protein hewan ini mempengaruhi struktur kimiawi makanan lain di dalam pencernaan kita.

Disamping itu, banyak produk-produk kedelai sebelum era modernisasi dikonsumsi dalam bentuk terfermentasi seperti misalnya tempe, kecap, dan kecambah. Proses fermentasi ini mengubah struktur kimia berbahaya kedelai menjadi hilang atau berkurang drastis.

Tapi jika dilihat dalam jaman sekarang, didapati bahwa tingkat penyakit Alzheimer lebih tinggi di orang-orang Asia dibandingkan di masyarakat negara lain.  Perlu diingat juga bahwa dulu (mungkin juga sampai sekarang) kita sebagai orang Asia menganggap tempe-tahu adalah makanan murahan dan tidak mengonsumsinya sebagai menu utama kita. Kita dulu lebih banyak mengonsumsi nasi, sayur, telur dan daging daripada produk-produk kedelai.

Seberapa banyakkah kedelai dikonsumsi oleh orang Asia SEBELUM MASA MODERNISASI? Sebenarnya tidak banyak, berbeda dengan klaim yang perusahaan sering nyatakan, kedelai sebenarnya tidak begitu banyak dikonsumsi oleh orang Asia SEBELUM MASA MODERNISASI. Studi historis menunjukkan bahwa orang Asia mengonsumsi kedelai ketika ada masalah finansial atau ketika adanya kekurangan sumber makanan lain. Dan disamping itu, banyak dari kedelai yang ada diproses secara fermentasi untuk menghilangkan efek racun kedelai.

Lain halnya dengan jaman sekarang, pemanfaatan kedelai lebih dipengaruhi oleh karena faktor keuntungan ekonomi dibandingkan karena faktor kesehatan. Amerika, Jepang, Indonesia, dan negara lainnya telah “membombardir” masyarakat dengan produk-produk kedelai. Tapi lain halnya dengan Switzerland, Inggris, Australia dan New Zealand, peringatan publik yang tegas telah diberikan kepada masyarakatnya untuk secara medis mewaspadai dan memonitor penggunaan kedelai bagi bayi dan wanita hamil.

Banyak dari para vegetarian di Amerika, Eropa, dan Australia mengonsumsi sekitar 220 gram tahu dan beberapa gelas susu kedelai per hari, dua atau tiga kali dalam seminggu. Tapi porsi ini sebenarnya berlebihan dibandingkan konsumsi orang Asia sebelum masa modernisasi. Orang Asia jaman dulu biasanya mengonsumsi kedelai dalam porsi kecil menyertai makanan lainnya. Kedelai juga bukan sumber protein utama orang Asia jaman dulu, termasuk susu kedelai.

Berdasarkan penelitian KC Chang, editor dari Food in Chinese Culture, total konsumsi kalori dari kedelai bagi orang Cina di tahun 1930 hanya 1,5%, jauh lebih sedikit dibandingkan dengan konsumsi daging babi sebanyak 65%.

Pernah mendengar promosi bahwa susu formula kedelai adalah aman karena bayi-bayi orang Asia telah mengonsumsinya selama berabad-abad? Pernyataan promosi ini juga salah, apalagi klaim bahwa susu kedelai lebih baik dibandingkan ASI. Yang benar adalah sejarah orang Asia JAMAN DULU menunjukkan bahwa bayi-bayi mereka sangat jarang diberikan susu kedelai.

Ernest Tso dalam tulisannya di Chinese Journal of Physiology tahun 1928, mengungkapkan bahwa susu kedelai dibeberapa daerah merupakan minuman penduduk asli di pagi hari, tapi sangat sedikit digunakan sebagai bagian dari menu utama bagi anak-anak.

Dalam tulisannya di tahun 1930, Dr RA Guy dari Department of Public Health di Peiping Union Medical College menyatakan bahwa susu kedelai tidak pernah secara umum diberikan kepada anak-anak mereka di Peiping. Minuman ini juga tidak dibuat sendiri di tiap rumah, melainkan dijual oleh pedagang keliling, dalam bentuk tidak kental dan panas, tapi diminum oleh orang-orang tua sebagai pengganti teh. Sebaliknya, susu kedelai pada masa itu dianggap tidak praktis dan susah untuk dipersiapkan bagi bayi-bayi mereka. Jadi, praktek pemberian susu kedelai bagi bayi-bayi orang Asia di jaman dulu adalah tidak umum. (Guy RA. Chinese Med J. 1936; 50:434-442).

.


Pengaruh Kedelai Buatan (GMO) Bagi Kualitas Kedelai

Lebih jauh lagi, kebanyakan kedelai jaman sekarang ditanam di lahan pertanian yang penuh dengan pestisida dan herbisida, dan banyak juga merupakan kedelai buatan (Genetically Modified). Menimbang faktor kedelai buatan, apakah ini berarti kedelai lokal aman dan tidak mengandung komponen kimia yang berbahaya buat kesehatan? Tidak juga. Kedelai asli maupun buatan (GMO) juga memiliki komponen kimia berbahaya jika tidak difermentasi, tapi GMO makin memperparah kondisi yang ada.

Ada yang berpendapat bahwa penelitian-penelitian yang menunjukkan hasil negatif kedelai adalah karena penelitian tersebut lebih banyak meneliti kedelai-kedelai buatan, bukannya kedelai asli seperti kebanyakan di Asia atau Indonesia. Tapi ini juga salah karena penelitian ilmiah mengenai dampak kedelai bagi kesehatan, telah dilakukan di TAHUN 60-AN DI BERBAGAI NEGARA EROPA DAN ASIA. Penelitian-penelitian ini juga menunjukkan dampak negatif kedelai yang pada masa itu masih alami, bukan GMO. Kedelai buatan atau GMO, baru ada di tahun 1995, diperkenalkan pertama kali oleh Perusahaan Monsanto.  Selain itu, di tahun 1997, hanya ada sekitar 8% kedelai buatan diproduksi di Amerika Serikat, tapi menjadi meningkat tajam di tahun 2006, yaitu 89%.

.

Apakah Tahu Aman?

Ada yang berpendapat bahwa tahu merupakan produk yang aman. Untuk hal ini saya berpendapat bisa “Ya”, bisa juga “Tidak”. “Ya” – aman, jika Anda tidak berlebihan atau RUTIN mengonsumsinya. “Tidak” aman, jika Anda melakukan sebaliknya. Kenapa demikian? Karena sepengetahuan saya, tahu merupakan produk kedelai non-fermentasi. Itu berarti tahu juga memiliki komponen kimia berbahaya (aluminium, mangan, phytoestrogen, dll) yang masih banyak. Begitu juga dengan susu kedelai.Tapi jika ada yang tahu bagaimana membuat tahu dan susu kedelai secara fermentasi, ini adalah kabar gembira dan saya harap Anda bisa membagikan rahasianya kepada saya.

.

Tapi Saya Merasakan Manfaat Kedelai Bagi Kesehatan Saya

Iya memang benar tidak bisa dipungkiri bahwa produk kedelai, termasuk yang non-fermentasi, bisa membawa dampak positif bagi beberapa orang. Tapi yang perlu dipertimbangkan adalah kedelai non-fermentasi (termasuk susu kedelai), jika RUTIN Anda konsumsi, SUATU HARI nanti akan membawa efek negatif bagi kesehatan Anda. Sesuai dengan yang dijelaskan di atas, kedelai non-fermentasi lebih cocok dikatakan sebagai obat serupa herbal dan bukan sebagai sumber nutrisi dalam keseharian kita. Anda harus bijaksana memanfaatkan produk-produk kedelai dilihat dari kebutuhan, proses, frekuensi, dan porsinya bagi Anda.

Hanya karena sebuah komponen yang ditemukan dalam makanan membantu satu bagian tubuh berfungsi dengan baik, tidak berarti bahwa komponen tersebut baik bagi seluruh tubuh. Saat memilih makanan dan minuman, pertimbangkanlah semuanya secara keseluruhan. ANDA TIDAK DAPAT MEMUTUSKAN APAKAH SUATU MAKANAN BAIK ATAU BURUK HANYA DENGAN MELIHAT DARI SATU BAHAN YANG TERKANDUNG DALAM MAKANAN TERSEBUT. Contoh: susu sapi mengandung kalsium yang cukup tinggi, tapi ternyata susu sapi lebih cocok untuk anak sapi bukannya manusia dan LEBIH BANYAK membahayakan kesehatan dibandingkan manfaatnya.

Hukum yang sama juga berlaku yaitu ANDA TIDAK DAPAT MEMUTUSKAN APAKAH SUATU MAKANAN BAIK ATAU BURUK HANYA DENGAN MELIHAT DARI SATU MANFAAT YANG DIMILIKI MAKANAN TERSEBUT. Contoh: kopi baik untuk menghilangkan rasa kantuk dan menenangkan pikiran, tapi jika dikonsumsi cukup banyak dan rutin, kopi bisa membawa kerugian yang menghambat produksi melatonin, mengganggu pertumbuhan janin, memperburuk kondisi diabetes, dan meningkatkan resiko serangan jantung.

Di jaman sekarang, tidak ada makanan yang 100% sempurna. Semuanya memiliki kelebihan dan kelemahan. Tapi sebagai bahan pertimbangan, nilailah prosentase baik dan buruk dari apa yang Anda konsumsi. Jika suatu makanan lebih banyak membawa kerugian dibandingkan keuntungan, adalah bijaksana jika Anda tidak mengonsumsinya (atau mengurangi pengkonsumsiannya).

Dari semua informasi yang ada mengenai manfaat kedelai, FAKTOR UANG SANGAT MENENTUKAN DI SINI, BUKAN FAKTOR KESEHATAN. Produk-produk kedelai jaman sekarang lebih tepatnya bersifat sebagai obat, sama seperti herbal, dan bukan sebagai sumber nutrisi makanan keseharian kita.

Mungkin Anda tidak setuju dengan tulisan saya, tapi daripada bertanya dan berdebat panjang lebar dengan saya, saya sarankan Anda untuk melakukan penyelidikan sendiri. Jangan percaya begitu saja terhadap informasi yang pro maupun kontra terhadap produk-produk kedelai. Cari tahu dan selidikilah kebenarannya sendiri.

Dalam penyelidikan mengenai dampak kedelai, saya mendapati LEBIH BANYAK hasil uji ilmiah yang kontra-kedelai dibandingkan yang pro-kedelai. Dan uji ilmiah ini adalah FAKTA DAN PENELITIAN ILMIAH YANG TIDAK DIMANIPULASI. Lagipula, para peneliti yang kontra-kedelai toh TIDAK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN MATERI dari penelitian-penelitian mereka yang “melawan arus”. Jadi pertimbangan akan “conflict of interest” adalah tidak mungkin dalam kasus kontra-kedelai yang selalu memberitakan fakta-fakta negatif dari produk kedelai.

Informasi-informasi kontra-kedelai ini akan banyak Anda temui secara INTERNATIONAL, bukan nasional. Manfaatkan fasilitas internet dan Anda akan mendapati bahwa informasi kontra-kedelai jumlahnya sangat banyak dan mudah ditemukan.

Di sini saya tidak melarang Anda untuk mengonsumsi kedelai… Tidak. Saya hanya memperingatkan Anda terhadap PENGKONSUMSIAN PRODUK KEDELAI YANG TIDAK TEPAT. Pilihlah produk kedelai yang terfermentasi seperti misalnya tempe, kecap, miso, natto dan kecambah kedelai. Mereka adalah produk-produk kedelai terfermentasi yang baik untuk kesehatan.

Namun Anda bisa juga mengonsumsi yang tidak terfermentasi asal mengikuti anjuran kunci yang telah saya sebutkan di atas, yaitu:

  1. Jangan dikonsumsi BERLEBIHAN, karena segala sesuatu yang sehat jika dikonsumsi berlebih akan membahayakan kesehatan.
  2. Konsumsi yang ORGANIK, karena yang hibrida/GMO adalah kedelai mutasi yang tidak baik untuk kesehatan.
  3. Konsumsi yang tanpa bahan pengawet dan perasa tambahan yang berlebih.
  4. Kenali batas tolerir konsumsi Anda karena tiap manusia memiliki metabolisme yang berbeda-beda.
  5. Jangan dikonsumsi RUTIN karena kita TIDAK TAHU susu kedelai yang dikonsumsi tersebut organik atau tidak, dan mengandung zat aditif atau tidak, KECUALI ada jaminan klaim dari produsen bahwa produk yang diproduksi adalah organik, tanpa bahan pengawet, dan ada anjuran konsumsi aman yang jelas. Tapi ingat juga dengan poin kunci 4.
  6. Artikel ditulis bukan untuk menjelek-jelekan tapi untuk supaya kita bijak dalam mengonsumsi sesuatu (jangan hanya tahu baiknya saja, tapi juga tahu sisi negatifnya juga jika kita salah mengonsumsi).

.

Healindonesia, Dt Awan (Andreas Hermawan)

.

Referensi:

http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2004/01/21/soy-part-eight.aspx?aid=CD12

http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/01/09/truth-about-soy.aspx

http://en.wikipedia.org/wiki/Soybean

http://reliableanswers.com/med/soy.asp

http://www.shirleys-wellness-cafe.com/soy.htm

http://www.worldnetdaily.com/news/article.asp?ARTICLE_ID=53327

.

Artikel Terkait:

Bahaya Susu Formula Kedelai Bagi Anak Anda

Berat badan turun, maag sembuh, kolesterol membaik, kadar gula normal, dan asam urat hilang dengan ngemil camilan coklat!

“Berat badan saya turun 10 kg dalam 2 bulan, kolesterol membaik, dan asam urat sembuh berkat ngemil Coklat Dach – Slimcho secara rutin. Saya konsumsi Slimcho 6 butir sehari (pagi, siang dan malam 30 menit sebelum makan). Maag akut saya sembuh, kadar gula juga turun (normal) karena ada turunan diabet dari keluarga. Dulu saya susah mengendalikan nafsu makan, sehari bisa 5 kali, sekarang bisa sehari 2 kali.”

>> Klik utk detail info <<

.

Ebook “Keajaiban Berpikir Medis Holistik”

Buku bertemakan berpikir positif akan membantu Anda menjadi seseorang yang selalu berpikir positif. Buku kesehatan bertemakan metode pengobatan dan nutrisi akan membantu Anda menjadi praktisi kesehatan yang baik. Nah, ebook “Keajaiban Berpikir Medis Holistik” akan membantu Anda memahami sains medis secara praktis dan cepat, merubah pola pikir Anda dalam pengobatan sehingga lebih positif dan holistik (menyeluruh), serta membantu Anda menjadi Master Medis Holistik sejati.

Ebook ini merupakan kumpulan artikel serial Healindonesia yaitu “Seri Berpikir Holistik”. Namun ebook ini juga memuat beberapa  pemikiran holistik yang tidak akan Anda dapatkan di weblog Healindonesia. Pemikiran-pemikiran yang tertuang dalam ebook ini sangat cocok bagi:

  • Pasien yang ingin jadi dokter/penyembuh.
  • Dokter, bidan, perawat, dan praktisi kesehatan lainnya yang ingin meningkatkan skill pengobatannya.
  • Orang awam (tanpa latar belakang kesehatan) yang tertarik menguasai sains medis holistik secara cepat, cerdik, efektif, dan praktis.
  • Pasien, dokter, dan siapapun yang menemui “Jalan Buntu” karena menghadapi penyakit-penyakit “tak tersembuhkan”.
  • Semua orang yang ingin menjadi Master Medis Holistik sejati.

>> Baca Selengkapnya <<

10290 Total Views 89 Views Today

117 Comments

  1. Ario Wibowo says:

    Menjawab Pertanyaan

    Apakah Tahu Aman?

    “Tapi jika ada yang tahu bagaimana membuat tahu dan susu kedelai secara fermentasi, ini adalah kabar gembira dan saya harap Anda bisa membagikan rahasianya kepada saya.”

    Saya adalah salah seorang pengusaha tahu yang telah dikelola dengan mesin secara modern.
    Saya ingin memberitahukan bahwa tahu di Indonesia terdiri dari berbagai jenis. ada yang dikenal dengan Tahu bungkus (tahu cina), tahu potong, tahu bandung (berwarna kuning), dll…
    Kesemua jenis tahu itu dalam pembuatannya harus melalui proses fermentasi untuk mengendapkan (mengentalkan) sari kedelai (kedelai yang telah digiling, disaring dan dimatangkan) untuk kemudian dapat dibentuk jadi tahu. karena tanpa adanya proses fermentasi, sari kedelai akan tetap berbentuk cair dan tidak dapat dibuat menjadi tahu.
    Jadi tahu adalah salah satu jenis makanan yang telah melaui proses fermentasi.

    Jika ada yang ingin melihat proses produksinya secara langsung dapat mengirimkan email di ar1o-pls@plasa.com

    Terima Kasih

  2. Awan says:

    Pak Ario,

    Saya senang dapat komen positif dari Bapak, mengetahui bahwa Bapak memproduksi tahu dg proses fermentasi. Saya jadi tertarik sekali utk mengetahui:
    1. Proses pembuatan tahu yang terfermentasi.
    2. Bahan dasar dlm proses fermentasi tersebut.

    Mohon kesediaan Bapak utk berbagi informasi kepada saya. Dengan informasi tsb, sy jadi punya sesuatu yg berharga utk bisa dishare-kan ke masy Indo bhw ada tahu yg bisa 100% aman dan bagaimana membedakan tahu yg terfermentasi dan mana yg tdk.

    Jika memang tahu Bapak benar2 100% aman (dilihat dari proses fermentasinya), saya akan dg senang hati mempromosikan usaha Bapak di web Healindonesia GRATIS. Saya bisa infokan di artikel ini & artikel lainnya yg membahas mengenai kedelai, usaha Tahu Bapak yg baik tsb.

    Terima kasih

  3. Theresia says:

    Saya ingin tanya, banyak yang mengatakan bahwa mengkonsumki susu kedelai saat hamil bisa membuat kulit bayi lebih putih. Apakah ini benar? Dan apakah akibatnya jika seorang ibu yang sedang hamil rutin mengkonsumsi susu kedelai selama kehamilannya? (Karena bahaya susu kedelai untuk ibu hamil tidak disebutkan pada artikel bapak). Kebetulan banyak teman kantor saya yg minum susu kedelai saat hamil. Terima kasih sebelumnya.

  4. Awan says:

    Dear Bu Theresia,

    Maaf br skrg bs jwb konsultasi Ibu krn akhir2 ini sy masih sibuk utk mempersiapkan Sekolah Holistik online dan Khursus Kilatnya.

    Saya tdk yakin kalau mengonsumi susu kedelai saat hamil bisa membuat kulit bayi lebih putih. Justru saya yakin malah akan membahayakan kesehtn janin spt tertulis di artikel saya ini. Yang terjadi jika seorang ibu yang sedang hamil rutin mengkonsumsi susu kedelai selama kehamilannya adl gangguan pada tiroidnya. Dan saya rasa resiko gangguan keshtnnya lbh besar ketimbang tdk hamil krn pada saat hamil, sang Ibu berbagi gizi dengan janinnya. Jadi perlindungannya terbagi dua, utk Ibu dan janin.

    Thx

  5. lia says:

    Pak, awan saya mau tanya bagaimana memenuhi kalsium untuk orang yang sudah berusia 50 tahun ke atas dan memiliki kolesterol dan asam urat yang tinggi. Saya baca di beberapa artikel kesehatan susu kedelai itu baik dikonsumsi orang tua. Terima kasih

  6. Awan says:

    Saudari Lia, utk menjawab pertanyaan Anda, silahkan baca artikel di link: http://healindonesia.wordpress.com/2009/01/18/osteoporosis-bukanlah-penyakit-kekurangan-kalsium/

    Artikel tsb berlaku juga utk orang yang sudah berusia 50 tahun ke atas dan memiliki kolesterol dan asam urat yang tinggi.

    Seperti yg tertulis di artikel sy “Sisi Negatif Kedelai yang Tidak Diketahui Banyak Orang”, susu kedelai memang memiliki kandungan nutrisi yg bnyk, tapi syng juga mengandung komponen beracun yg BANYAK juga. Hanya proses fermentasi yg bisa menghilangkan komponen beracun ini.

  7. nimo says:

    saya mau tanya. kbetulan saya krja di gym. rajin fitns. apakah benar susu kedelai bisa menambah massa otot? karena hampir tiap hari saya mengkonsumsi susu kedelai, seperti anjuran senior2 saya.

    trimakasih

  8. Awan says:

    Iya benar menambah massa otot. Itu karena proteinnya.

  9. Jojo says:

    Pak Awan, bagaimana dengan produk mirip susu berbahan dasar kedelai (produk penurunan berat badan) dimana mereka klaim kalo tidak berbahaya karena sudah melalui proses menghilangkan PURIN-nya?
    Dimana produk tsb sangat terkenal & mendunia serta saya juga mengkonsumsinya…

    Thanks

  10. Awan says:

    @Jojo: jika susu kedelai tersebut diproses secara fermentasi, sy percaya unsur negatifnya sdh hilang. Tapi diliuar fermentasi, sy tdk tahu apakah cukup aman jika dikonsumsi dlm jangka panjang. Nah utk produk yg Anda konsumsi tsb sy tdk tahu bagaimana pemrosesannya, jadi sy tdk berani menilainya.

  11. Rahma says:

    Hallo pak awan,

    Setelah membaca tulisan anda, saya ingin bertanya, bagaimana dengan kedelai organic bintang 5. apakah bapak sudah melakukan penelitian dengan kedelai tersebut ? jika iya apakah kandungannya sama dengan kedelai2 non organic ? jika susu sapi dan susu kedelai tidak baik bagi tubuh manusia, lalu susu apa dong yang cocok bagi kita ?

    Thanks

  12. Awan says:

    @Saudari Rahma: Maaf utk kedelai organic bintang 5 sy tdk berani memberikan penilaian krn blm meneliti ttg produk tsb. Tapi jika memang merek tsb memakai proses fermentasi dlm produksinya, itu berarti kedelai organic bintang 5 tergolong aman dan sngt baik utk kesehatan.

    Susu yg cocok dan baik utk kita adl ASI, susu sapi mentah yg terjamin kebersihannya, susu kefir, dan susu lainnya yg diproses secara fermentasi.

    Tapi perlu Anda ketahui bahwa manusia di tas 2 tahun sdh tdk perlu susu lagi utk menjaga kesehatannya. Jadi susu bukanlah makanan pokok yg diwajibkan.

  13. [...]Pregnancy Eating Plan – Pregnancy is one happiest moment in our life. At that time, we have our baby grow in our womb. Not only physical closeness, pregnancy is also giving us emotional closeness with our baby[...]

  14. nur says:

    maaf pak, ini saya ada cara/ proses pembuatan tahu…..apakah yg seperti ini dapat dikatakan dibuat secara fermentasi????
    http://www.facebook.com/note.php?note_id=172626889318

    saya juga telah membaca artikel bapak dan tertarik dg isi yg bapak bawakan berlawanan dg artikel yg pernah saya baca yaitu di :
    http://wwwsusukedelebubuk.com/…/

    jika orang membaca kedua artikel yg bertolak belakang, maka mungkin mereka akan bingung…..dan cenderung akan lari dari mengkonsumsi tahu ataupun susu kedelai yg dibuatnya tiap hari

    saya ingin menanyakan….
    Saya melihat masyarakat indonesia (khususnya orang jawa) pada umumnya setiap hari mengkonsumsi tahu..
    dan mereka tak mengeluhkan apapun….bisakah bapak menjelaskan hal ini?
    terimakasih sebelumnya atas penjelasan Bapak Awan

  15. Awan says:

    @Saudri Nur: Thx utk komen-nya. Sy sdh baca link di fb yg Anda kasih. Utk tahu sutera adl jenis tahu fermentasi jadi baik utk kesehatan. Saya anjurkan kita semua mengonsumsinya. Tapi utk yg memakai garam kalsium sy masih meragukan apakah cukup mengurangi kandungan zat berbahaya di kedelai. Terus utk susu kedelai di link http://susukedelebubuk.com/ sy tdk tahu apa terbuat dari proses fermentasi atau proses lain yg telah berhasil mengurangi kadar zat berbahaya di kedelai. Tapi sejauh ini tdk ada gugatan dari ilmuwan mengenai produk ini, jd silahkan mengonsumsinya.

    Lain halnya dg yg sy tulis di artikel ini, banyak ilmuwan sdh mengkoreksi bbrp hal yg org banyak tdk ketahui. Jadi kt perlu waspada supaya bs lbh bijak memilih suatu produk.

  16. dian says:

    saya adalah srg ibu yg sedang menyusui, usia bayi saya sekarang 1,5bln waktu hamil saya mengkonsumsi susu kedelai karena kalau minum susu ibu hamil rasanya eneg.
    susu kedelai saya buat sendiri dg cara 2 genggam kedelai direndam air, esok paginya diblender, saring dan rebus.
    setelah melahirkan, karena tidak sempat membuat susu sendiri, saya memakai susu kedelai merek m******a.
    membaca artikel bapak dan komen bahwa susu kedelai berbahaya bg ibu terutama janin/bayi, saya jd cemas, mungkinkah bayi saya menderita kelainan yg tidak saya ketahui?? lalu apa yang bisa sy lakukan untuk memperbaiki hal ini? vitamin apa yg bisa sy konsumsi untuk meminimalisir efek dari kedelai yg sudah sy konsumsi selama ini?
    terimakasih..

  17. Awan says:

    @ Bu Dian: Susu kedelai ada jg yg bs diproses secara fermentasi, tapi sy tdk tahu pasti produk mana yg memakai proses tersebut. Utk menetralisir efek dari kedelai, Bu Dian bisa rutin memberikan minyak ikan & minyak kelapa murni ke anaknya. Keduanya bisa dicampur ke makanan dia shg rasanya tersamar. Dosis kedua-duanya adl minimal 3 sendok teh dalam sehari. Kedua jenis minyak ini akan membantu detoksifikasi (menetralkan dg mengeluarkan racun), regenerasi, pelengkap nutrisi, serta sebagai antivirus dan antibakteri alami bagi buah hatinya.

    Tambahkan juga madu asli utk memperlancar fungsi pencernaannya. Dosis minimal 1 sdm perhari. Info ttg madu asli berkualitas tinggi bs di klik di:

    http://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdcloverhoney

    Dengan memberikan minyak ikan, minyak kelapa murni (VCO), dan madu asli, Bu Dian tdk perlu memberikan susu formula ataupun susu kedelai. Dari segi kesehatan sdh lengkap, di segi keuangan juga lebih murah.

  18. dian says:

    kalau minyak ikan sebaiknya merek apa, karena pernah jg sy baca bahwa produk2 suplemen termasuk minyak ikan menggunakan zat2 aditif yg krg baik bg kesehatan, selama ini sy mengkonsumsi minyak ikan ‘omega 3 fish oil”, “omega H3″, “squamega” semuanya berbentuk soft kapsul, apa ada minyak ikan yg dikemas dalam botol?
    terimakasih..

  19. Awan says:

    Maaf utk merek kapsul minyak ikan saya tidak bs merekomendasikan mana yg 100% tdk ada zat aditifnya. Minyak ikan yg dikemas dalam botol banyak, bisa dicari di Apotek atau toko obat china terdekat.

  20. fildan says:

    Mohon Infonya, saya ingin tahu, jika di bandingkan dengan SUSU SAPI, lebih “aman” mana dengan mengkonsumsi SUSU KEDELAI ?

  21. Awan says:

    @ Pak Fildan: Jika dibandingkan dg susu sapi, susu kedelai masih lebih aman.

  22. fildan says:

    Saat ini, anak saya yang berusia 8 bulan & 2,3 tahun mengkonsumsi susu (sapi) Formula. ketika saya membuka salah satu situs ttg keunggulan susu kedelai dr susu sapi/formula, saya ingin mengganti dg susu kedelai bagi kedua anak saya tsb disamping lebih ekonomis dan mudah diperoleh.namun hari ini saya membaca efek negatif dari susu kedelai secara kontinyu apalagi bagi bayi , saya jadi ragu. alternatif apa yg relatif aman dan ekonomis? mohon sarannya..

  23. Awan says:

    Utk anak yg 2,3 tahun sdh tdk perlu mengonsumsi susu jenis apapun. Tapi yg 8 tahun kenapa tdk dikasih ASI saja Pak?

  24. Awan says:

    Maaf maksud saya yg 8 BULAN… :)

  25. Reni Indrastuti Sihaloho says:

    Saya termasuk orang yg sgt pro ASI dan berpendapat bhw gizi seimbang tdk harus disempurnakan dg susu (spt clue zaman dulu: empat sehat lima sempurna). Anak saya (2th 3bln) pun gak minum susu sapi olahan sejak bayi asi n MPASI, waktu itu gak ASI exlusif, didampingi air putih aja, jk saya pas kerja, tp untung saya boleh krj 4jam aja sehari smp dia 6bln. Terkadang sekali2 dia minta produk susu kyk roti atau es krim, ya saya kasi….tp bukan kebiasaan…utk pengalaman dia saja. Akan tetapi saya pernah presentasi ttg topik kesehatan di lingkungan sosial saya, saya pilih topik a bad news of susu sapi, the benefits of susu kedelai, dan a review of asam urat….di situ saya menonjolkan susu kedelai dan keuntungannya, memang saya sarankan mengkonsumsinya tdk boleh tiap hari, dan diimbangi menu yg lain utk menghindari asam urat. nah, setelah baca tulisan Pak Awan ini saya jd merasa bersalah dunk dg menginformasikan bagusnya susu kedelai. Pdhl kedelainya hasil kebun sendiri, tanpa pestisida. Organik deh. Apakah susu kedelai sebahaya itu?mhn kalau ada jurnal2 penelitian yg bs referensikan ke saya Pak Awan (inbox aja di FB). Thanks

  26. fildan says:

    Maaf pak, tp jika tanpa asupan susu yang di klaim memiliki begitu banyak man faat bagi pertumbuhan phisik anak, apakah tdk menimbulkan efek dari kekurangan zat2 yg dibutuhkan tsb?karena selama ini susu formula sudah menjadi komsumsi wajib bagi bayi dan anak2+dewasa.
    untk anak kami yg berusia 8 bulan, ASI msh tetp diberikan, tapi karena keterbatasan waktu(sering ditinggl ibu untuk kerja) sementara ASI cadangan yg telah di frezzer sering minus, akhirnya diputuskan mengkomsumsi susu formula sebagai pendamping/alternatif jika ASI tdk tersedia/habis.atau, adakah selain susu, minuman /makanan sejenis yang bs aman dikonsumsi plus mudah didapat dan ekonomis.

  27. Awan says:

    @ Bu Reni Indrastuti Sihaloho: Susu kedelai yg organik tdklah berbahaya kalau tidak RUTIN dikonsumsi. Malah punya efek menyembuhkan juga, sama spt obat kalau dikonsumsi rutin malah tdk baik utk kesehatan.

    Link2 jurnal ilmiahnya sama spt yg tertulis di bawah artikel ini:

    http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2004/01/21/soy-part-eight.aspx?aid=CD12

    http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/01/09/truth-about-soy.aspx

    http://en.wikipedia.org/wiki/Soybean

    http://reliableanswers.com/med/soy.asp

    http://www.shirleys-wellness-cafe.com/soy.htm

    http://www.worldnetdaily.com/news/article.asp?ARTICLE_ID=53327

    Dari link2 di atas, Bu Reni bs lihat link2 lainnya yg direferensikan oleh situs2 tsb.

  28. Awan says:

    @ Pak Fildan: Sebenarnya yg dibutuhkan oleh anak kita hanya ASI. Perusahaan susu dan pihak2 tertentu telah memberikan “sains” yang salah ke kita seolah2 bayi kita butuh susu selain ASI utk bs sehat. Pandangan ini sangat tidak ilmiah dan dilihat dari sejarah pun tdk logis.

    Kalau mau pengganti susu formula yg bener2 menyehatkan dan tdk ada efek samping (apalagi utk anaknya yg masih 8 bulan), bisa diberikan suplemen Honey Bee PollenS yg memang khusus utk anak2. Detail infonya bs dilihat di link:

    http://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdhoneybeepollens

  29. taek says:

    artikel yang satu ini….bukti kurang menguatkan secara sains….jadi sebaiknya anda lebih bijaksana untuk mempublishkan ini…karna berkaitan dengan sumber hidup orang banyak yang hanya punya keahlian membuat sari kedelai…bagaimana perasaan mereka dan hati anda ketika mereka tidak lagi bisa menghidupi anak istri karna artikelanda ini yang kurang kuat pembuktiannya…..ada mata rantai yang terputus dalam teori anda….

  30. Awan says:

    @taek: terima kasih utk masukannya. Bs tlng lbh diperjelas maksud Anda dg bukti kurang menguatkan secara sains? Apa Anda sdh menelusuri link2 yg sy berikan dan jg link2 lain yg kontroversial atau hanya membaca artikel ini saja?

    Mohon dipertimbangkan jg bhw tdk semua matapencaharian itu baik utk diteruskan dan lagipula sumber rejeki itu tdk hanya 1 saja. Ada bnyk matapencaharian yg sebenarnya menjual hal2 tdk menyehatkan (bhkn lbh tdk menyehatkan dibandingkan menjual susu kedelai. Susu kedelai kalau TDAK RUTIN dikonsumsi malah bermanfaat) spt misalnya jajan gorengan, junkfood, mie ayam, bakso, mie instan, soft drink, dll. Nah skrng tergantung penjual, produsen dan konsumennya mau ambil langkah gimana. Sy hanya melakukan kewajiban sy yaitu share mana yg sehat dan mana yg tdk sehat. Selebihnya terserah masy.

    Tapi ini bukan berarti susu kedelai tdk boleh dikonsumsi lho. Mengkonsumsi susu kedelai dlm jangka pendek itu bs bermanfaat utk terapi (mirim obat), tp utk rutin dikonsumsi dlm jangka panjang akan beresiko thd gangguan hormonal.

    BTW, terima kasih utk masukan Anda. Sy berikan bbrp tambahan lagi di artikel ini supaya lebih bnyk dimengerti masy.

    Tuhan memberkati :)

  31. Cherly says:

    Pa mau tanya, saya punya bayi berusia 8 bulan, pada usia 2 bulan anak saya di vonis dokter alergi susu sapi, kemudian saya di anjurkan untuk minum susu soya,,saya pakai susu merk N******N apakah ini berbahaya juga buat bayi saya? Produksi ASI saya tidak byk pak, malahan sekarang ini sudah habis..thanks buat jawabannya..

  32. novi says:

    Pak awan, aku mau terapo hamil. Kakakku rutin minum susu kedelai berhasil. Apakah memang susu ked bisa menyeimbangkan hormon perempuan yang tidak stabil? Jadi bagaimana sebaiknya? Trims

  33. Awan says:

    @ Novi: Khusus utk wanita yg kurang hormon wanita memang bisa dibantu dg terapi susu kedelai. Asal ketika masalah hormonnya dah selesai, ia jgn keterusan konsumsi susu kedelai dlm jangka panjang.

    Untuk Anda sy sarankan rutin mengonsumsi madu dan royal jelly. Hasil perlebahan ini sngt membantu kesuburan. Tapi coba Anda dan suami periksa ke dokter dan test lab dulu halangan utk hamil ada dimana aja.

  34. Denice says:

    Saya sedans hamil.tapi saya tidal bisa mengkonsumsi susu krn membuat saya menjadi sering buang air besar.saya berencana mengganti dgn susu kedelei.tapi meliat artikel bapak saya jadi gakbisa mengkonsumsi Nya.jadi sebaiknya buat ibu hamil biar anak sehat gimana?

  35. Awan says:

    @ Sdri Denice: utk sehat tdk harus dg mengonsumsi susu apalagi saat hamil. Anda bisa juga mengonsumsi suplemen bee pollen untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama hamil. Apalagi jika ditambah madu gurun asli.

    Contoh produk bee pollen terbaik yg bs Anda dapatkan di kota terdekat adalah Pollenergy. Detail info bs dilihat di link:
    http://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdpollenergy520

    Sedangkan produk madu gurun asli dg kualitas tinggi adalah Clover Honey. Detail infonya bs dilihat di link:
    http://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdcloverhoney

  36. luluk nailufar says:

    anak saya alergi susu sapi. umur 3 th. trus sekarang harus mium susu apa? jadi bingung,nih…

  37. Awan says:

    @ luluk nailufar: Kalau anaknya sdh 3 tahun, sdh tdk perlu susu lagi. Tuhan tdk merancang manusia utk seumur hidup minum susu. Bs dilihat buktinya dari pertumbuhan gigi, yg berarti makin bnyk giginya, manusia dirancang utk makan-makan yg keras, bukan susu lagi. Semua makhluk jg demikian, kalau sdh makin besar tdk perlu susu lagi.

    Jangan tertipu dg iklan susu yg seolah-olah menekankan bhw semua anak diatas 2 tahun WAJIB minum susu. Sebenarnya yg dibutuhkan oleh anak kita hanya ASI. Perusahaan susu dan pihak2 tertentu telah memberikan “sains” yang salah ke kita seolah2 bayi kita butuh susu selain ASI utk bs sehat. Pandangan ini sangat tidak ilmiah dan dilihat dari sejarah pun tdk logis.

    Kalau mau pengganti susu formula yg benar2 menyehatkan dan tdk ada efek samping (apalagi utk anaknya yg sdh 3 tahun), bisa diberikan suplemen Honey Bee PollenS yg memang khusus utk anak2. Detail infonya bs dilihat di link:

    http://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdhoneybeepollens

    Atau Anda cukup memberinya makan keras yg sehat dan yg mencukupi, misal sayur2an, buah2an, kacang2an, dan sedikit ikan. Tambahkan jg suplemen multimineral dan multivitamin.

  38. gaby says:

    saya mengkomsumsi susu kedelai buatan sendiri selama 1 tahun sekitar 1.5 liter perhari.pada september saya didiagnosa terkena tumor GIST di dalam perut.syukur sudah diangkat sekitar 1.5 kg.apakah ini ada hubungan dengan kom sumsi susu kedelai?kalau saya minum lagi apakah GIST bakal tumbuh lagi? terima kasih

  39. lea says:

    pak, anak pertama saya laki2 sejak MPASI terus menerus diare, sampai pernah di rawat tanpa dikatahui sebabnya, waktu anak ke 2 lahir, DSAnya kasih saran pindah susu ke nutrilon soya, sejak itu sudah tidak ada masalah, tp teman memberikan link artikel anda, saya jadi takut efeknya ke anak saya, baru konsumsi 4 kotak dan sudah di stop, sementara saya kasih yogurt dan scott original, apa itu sudah cukup untuk asupan kalsiumnya? terimakasih

  40. Awan says:

    @ Sdr Gaby: Bs jadi karena susu kedelai yg diminum secara RUTIN, tapi bs juga bukan karena itu, tapi karena zat aditif berlebih atau lainnya. Kalau memang penyebabnya adl susu kedelai, GISTnya akan bs tumbuh lagi kalau Anda tetap RUTIN mengonsumsinya. Jika masih ada pertanyaan, silahkan hub sy langsung di xl 08174745269 / flexi 0361 7969834. Thx

  41. Awan says:

    @ Bu Lea: Apakah anak yg kedua ketika dikasih ASI jadi punya masalah pencernaan? Berapa usianya skrng? Sy sarankan Ibu silahkan hub sy langsung di xl 08174745269 / flexi 0361 7969834. Thx

  42. erlina says:

    Dari bayi sampai usia 3 thn anak saya, say berikan susu formula bayi… karena usia 3 thn susah makan susnya saya ganti dengan susu pediasure… sampai usia… 7 tahun… efek sampingnya anak saya sembeli t dan susah baung air besar….tapi pertubuhan anak saya melebihi anan-anak seusia dia… dari usia 7 tahun sampai sekarang susu pediasure saya ganti denga soya bean… karena anak saya sudah semakin besar… dan bingung mau ganti dengan susu apa..
    yang menjadi pertanyyan… apa efek sampingya. nanti… memang diusia 10 thn anak saya memiliki badan melebihi anak-anak seusianya. dan payudara sudah mulai menumbuh… apakah itu…. normal… atau efek dari soya bean saya dikonsumsi selama 2 tahun ini…. terus.. susu apa yang baiksaya berikan kepada anak saya menjelang remaja….. karena…. tanpa susu….. nanti anak kita pertumbuhannya lamapat…. dan banyak juga… anak-anak yang sejak kecil tidak pernah mengkonsumsi susu menjadi kerdil…

  43. Awan says:

    @ Bu Erlina: kalau anak sudah 2 tahun, tdk perlu susu lagi Bu. Tuhan merancang tubuh manusia dan hewan utk tdk terus menerus mengandalkan susu utk sehat. Oleh karena itulah semua mahkluk hidup punya gigi jika makin dewasa krn itu artinya harus beralih ke makanan yg lebih keras. Susu kedelai jika RUTIN dikonsumsi pada saat kecil memang bs memicu pertumbuhan terlalu dini dan mengganggu tiroid, jadi sy sarankan pemberian susu sapi dan kedelainya distop saja dan diganti dg makanan biasa yg bergizi.

    Anak2 yg kerdil adl anak yg tdk mendapat nutrisi ASI dan makanan keras (utk diatas 2 tahun) yg cukup. Jadi bukan karena mereka kurang susu sapi atau kedelai.

    Kalau mau terpenuhi kebutuhan nutrisinya, Bu Erlina bs berikan anaknya bee pollen, krn bee pollen adl makanan terlengkap kedua sesdh ASI. Info ttg bee pollen ini bs Anda lihat di link:

    http://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdhoneybeepollens

  44. Jabon says:

    Kalu seumuran saya, 28-30 sebaiknya konsumsi kedelai engga ya?

  45. Awan says:

    @ Sdr Jabon: kalau nggak rutin minumnya nggak masalah. Nikmati sj hidup ini. But be wise, jgn rutin aja konsumsinya.

  46. aerim says:

    terima kasih kerana maklumat berkenaan susu kacang soya ini dan sangat bermanafaat untuk saya.btul apa yg telah diterangkn oleh saudara awan berkenaan efek susu kacang soya tu jika diambil berterusan.dulu saya xtau langsung psl kesihatan jd wktu anak saya yg kedua berumur dari sebulan saya dah beri susu kacang soya hingga dia berumur lbh kurang 3 tahun dan efeknye semenjak dari itu dia slalu saje sakit spt lelah,resdung,sakit bhgian saluran kencing,kulit allergi dan slalu saje demam n selsema.dan skrg umurnye dah 19tahun masih lg ada kesan sakit tu jd apa perlu saya beri tuk anak saya tu selain ubatan homeopati saya.terima kasih…

  47. Awan says:

    @ Bu Aerim. Kalau utk mau menormalkan dan meningkatkan sistem daya tahan tubuh anaknya, bs dipakai terapi produk2 lebah. Detail info ttg terapi ini, contoh testimoni, dan cara mendapatkannya bs dilihat dilink:

    http://sites.google.com/site/tokohomart/paket-resep-alami/anakseringsakit

    http://sites.google.com/site/tokohomart/paket-resep-alami/alergiasma

    Semoga bs membantu :)

  48. Alhamdulillah, kebenaran ilmiahnya bisa dipertanggungjawabkan. Akan segera saya sebarkan berita ini ke pasien-pasien saya. Tolong berikan info-info terbaru tentang makanan yang baik dan tidak untuk dikonsumsi ke email saya. Terimakasih pak.

  49. email saya dionsefalon@yahoo.co.id
    Terimakasih pak awan.

  50. rozi679 says:

    salam..
    saat ini saya menjual CD cara bertani kedelai yang benar, hanya dengan harga 60 ribu (sudah ongkos kirim).
    CD bukan berisi ebook PDF atau paparan data melainkan video interaktif/audio visual bagaimana prakteknyalangsung di lapangan.
    dan tersedia juga buku panduannya (berwarna dan bergambar) harga 60 ribu.
    jika berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail.com.
    terima kasih

  51. danny says:

    pak saya mau bertanya umur saya sekarang 17 tahun,dan saya setiap hari mengkonsumsi susu sapi skim merk D****w,apakah akan ada efek sampingnya pada jangka waktu yang lama? tapi saya tidak alergi terhadap susu sapi apakah aman aman saja?

  52. Dt Awan says:

    @ Sdr Danny: Sy sarankan jgn RUTIN setiap hr konsumsi susu sapi krn susu sapi jm skrng kalau rutin dikonsumsi bs menyebabkan peradangan, alergi, dan osteoporosis. Sapi jaman skrng sdh bnyk disuntik antibiotik, hormon, dan jg pangannya tercemar dg pestisida serta GM food. Jadi ketika kita mengonsumsi susunya, kt jg terpapar polutan antibiotik, hormon, gm food serta pestisida. Detail info:

    http://healindonesia.wordpress.com/2009/05/15/susu-olahan-menyebabkan-asma-peradangan-dan-osteoporosis/

  53. decy says:

    Pak Awan,

    Saya tidak bisa minum susu sapi, lactose intolerant. Bagaimana saya bisa memenuhi kalsium, padahal saya sudah senang dengan meminum susu kedelai. Dan saya jg sedang mencoba utk hamil.

    Mohon jawabannya.

    Trims.

  54. Dt Awan says:

    @ Sdr decy: Kalau mau kalsium tdk harus di susu. Coklat hitam jg kaya akan kalsium. Anda bs rutin ngemil cokal hitam (jgn milk chocolate) utk mendapatkan susu. Infonya bs dilihat di link http://www.coklatdach.co.nr

    Produk suplemen yg baik utk supaya hamil bs dilihat di link:
    http://coklatdach.wordpress.com/2010/07/01/black-pearl-terapi-coklat-untuk-memperbesar-payudara/

  55. nelkasaba says:

    kedelai transgenik bahaya lho

  56. Apa benarrrrrrrr ???????????
    Tetapi saudara saya sering sekali minum susu kedelai !
    Lalu apa akibatnya bila anak-anak mengosumsi susu kedelai di bawah 5 thn ????

  57. Dt Awan says:

    @ ardhy ahmad syarif: kl sekali-kali tdk akan bahaya, tapi kalau RUTIN baru bahaya. Resiko bahayanya utk anak2 dibawah 5 th sdh tertulis di artikel ini.

  58. desy says:

    Maaf pak mau tanya neh… sy 28 th tiap hari rencananya sy mo bikin susu kedelai sendiri dari resep2 yg ada d buku. Terus klo membaca artikel bapak ini sebaiknya sy lanjutkan rencana saya ato bgmn pak?? Sebab sy baca d artikel lainnya manfaat susu kedelai katanya untuk memperbaiki sistem reproduksi, membuat kulit lebih bagus dan awet muda. Sy jadi bingung neh pak…?? makasih atas sarannya……

  59. Dt Awan says:

    @ Sdri Desy; Kl cuman sekalikali aja konsumsi susu kedelai non-fermentasinya sih tdk apa2 dan memang baik utk keshtn jk sekali-sekali. Tapi kalau mau rutin sy tdk menganjurkan.

  60. rere says:

    siang pak awan,
    boleh saya tanya ? 1 tahun ini kebetulan saya suka sekali dengan tahu setiap 2 hari sekali saya membeli tahu 10 pcs (+/- 20 gr/pcs) saya bisa makan 5 pcs/hr, saya biasa komsumsi tahu di goreng. 4 bulan terakhir saya ada alergi keluar bentol-bentol merah (kaligata) kalo pagi hari dan malam hari atau pada saat cuaca dingin, terus di telapak kaki kanan saya (bukan dekat jari kaki tapi tumit) suka sakit kalo bangun tidur atau di tekan. apa ini akibat terlalu banyak makan tahu yah….??? Waktu usia saya 17 tahun pernah di operasi di payudara karena ada benjolan tp hasilnya bukan kanker hanya tumor. saya jadi takut makan tahu lagi karena beresiko kanker payudara……..

  61. ryo says:

    halo p awan,
    masih tentang kedelai- bagaimana dengan minyak kedelai berupa salad oil yg byk beredar di pasaran saat ini apakah aman u/ kesehatan? saya sejak 2 bln ini rutin menggunakan minyak kedelai untuk dressing salad & rutin konsumsi salad sebagai pelengkap makan. Terima kasih sblmnya

  62. Dt Awan says:

    @ Mbak rere: Iya bs jd krn terlalu bnyk dan rutin konsumsi tahu yg pemrosesannya bkn fermentasi. Pengobatannya bs dg memakai terapi teripang. Detail infonya bs dilihat di http://www.terapiteripang.co.nr

  63. Dt Awan says:

    @ Sdr/i ryo: minyak kedelai tdklah bagus utk keshtn. Lbh baik memakai minyak zaitun atau minyak kelapa murni.

  64. Christian says:

    Tulisan yang bagus sekali, ini bisa membuka mata para pembaca, selain itu saya juga pernah baca artikel di suatu tabloid yg mengatakan bahwa konsumsi kedelai dapat menurunkan kualitas sperma, apa benar? Jadi ngeri juga ya.

  65. Christian says:

    Btw, aku ada 1 hal yg lupa, bagi pembaca yg kurang suka dengan tulisan ini abaikan aja, yg merasa mendapat pengetahuan baru terapkan aja, nggak perlu berdebat, gitu aja kok repot.

  66. Denk says:

    Pak Awan,
    Apa yg anda maksud dengan “mengkonsumsi secara rutin”, apakah maksudnya setiap hari?
    lalu apa yg dimaksud dengan jangka panjang, apakah bertahun-tahun?

  67. Dt Awan says:

    @ Sdr Christian: “konsumsi kedelai dapat menurunkan kualitas sperma, apa benar?”
    Iya benar tapi itu kalau RUTIN konsumsinya, bukan cuma sekali atau jarang :)

    @ Denk: Yg dimaksud rutin adl setiap hari atau hampir setiap hari, atau bs juga seminggu 3 kali. Jangka panjang dimulai dari 1 tahun ke atas.

  68. Chazzy13 says:

    Tulisan yang sangat bagus pak, banyak menjawab pertanyaan saya selama ini mengenai efek isoflavon. Dan sangat membuka wawasan saya mengenai perbedaan konsumsi kedelai fermentasi & non-fermentasi. Thanks…

  69. son afri says:

    pak awan setelah membaca tulisan bapak,wawasan saya tentang kedele bertambah, sekarang saya ingin bertanya, bagaimana caranya membuat bubuk atau susu kedele yang di fermentasi. sallam …

  70. sandra says:

    yth pak awan, terima kasih untuk tulisannya ternyata susu yang sangat dipuja-puja hanya sedikit manfaatnya dibandingkan bahayanya. slogan 4 sehat 5 sempurna jadi tidak sempurna lagi. Tentu saja saya langsung berhenti minum susu kedele. ditunggu informasi selanjutnya mengenai susu kedele fermentasi. Mengenai susu sapi menyebabkan osteoporosis SETUJU BANGEUT. TERIMA KASIH

  71. Daryo says:

    Hampir setahun ini saya dan isteri mengkonsumsi susu kedelai bubuk produk MLM dari malaysia, yang menurut infonya dibuat dari kedelai yang ditanam secara organik di pertanian di daerah Cina. Apakah produk tersebut termasuk produk susu kedelai terfermentasi? Thank infonya.

  72. Agustaman says:

    Untuk melengkapi informasi bahwa kedelai khususnya susu kedelai tidak baik bagi kesehatan manusia berikut 2 (dua) buah buku yang mengungkapkan SISI BURUK DARI KEDELAI:
    1. ‘The Whole Soy Story’ by Kaayla T. Daniel, PhD, CCN
    2. ‘The Hidden Dangers of Soy ‘ by Dianne Gregg

    1. http://www.tropicaltraditions.com/whole_soy_story.htm
    2. http://www.amazon.com/Hidden-Dangers-Soy-Dianne-Gregg/dp/1432717022#_

  73. soelie says:

    Saya pria usia,46 thn. Saya paling suka dan sering makan tahu.
    Sekitar 1,thn lalu ada benjolan yg tumbuh di leher saya sblh kanan.
    ukuran nya kira-kira 3×4 cm. krn tdk sakit jd saya diam kan saja.
    4 hari yg lalu tiba-tiba benjolan membesar jadi 7X8 cm. Saya ke rmah sakit ke lab P.A. bagian Patologi Anatomi. Cairan di benjolan diambil dgn jarum suntik untuk diperiksa. Hasilnya: Sitologi dari tumor colli anterior terdiri atas sel-sel lymphosit yang tersebar luas, serta beberapa sel makrophage dan sel-sel RBC. Sel ganas tidak dijumpai. Kesan / Kesimpulan: Simple cyst pada thyroid. Mohon petunjuknya langkah apa yg harus diambil untuk menyembuhkan benjolan tersebut. Adakah obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini tanpa harus melalui operasi. Terimakasih atas petunjuknya. Salam.

  74. Dt Awan says:

    @ Pak son afri: Maaf Pak, sy blm punya pengetahuan ttg bagaimana cara membuat susu kedelai yg terfermentasi.

  75. Dt Awan says:

    @ Pak soelie: utk penyembuhannya bs dg memakai gabungan terapi Coklat Dach dan cuka apel. Info ttg coklatnya bs dibaca di http://www.dachjasmine.co.nr

    Harga 1 paket utk terapi ini Rp 248rb utk kebutuhan 1 bulan (blm termasuk ongkir). Utk pemesanan bs sms sy di 08174745269. Thx

  76. peni says:

    sama seperti yang dosen saya jelaskan…..klop banget…..

  77. Husein says:

    Pak Awan,
    Istri saya sedang mengandung usia 3 bulan
    Banyak yg bilang efeknya minum susu kacang kedelai bisa membantu membuat kulit bayi lebih halus, tp setelah membaca artikel ini saya menjadi ragu.
    Apakah lebih baik tdk mengkonsumsi susu kacang kedelai dulu ?
    Namun istri selalu minum susu sapi fresh yg dipanaskan sampai mendidih setiap paginya (5x seminggu), apakah ini berbahaya ?

    Harap penjelasannya
    Thanks

  78. Dt Awan says:

    @ Pak Husein: Lbh baik jgn konsumsi susu kedelai selama dan ketika menyusui. Kl sdh lewat dari itu silahkan konsumsi susu kedelai tapi jangan RUTIN. Susu sapi segar yg kemudian dipanaskan jg KURANG sehat. Lbh baik rutin mengonsumsi vco (minyak kelapa murni), madu, sayuran dan buah berwarna gelap selama hamil utk mencukupi kebutuhan nutrisinya.

  79. merjaju says:

    anak saya 6 bulan…saat sy bawa ke dokter…divonis alergi susu sapi. stelah di vonis sy lgs hntikan minum susu sapi. saya beri susu merek NAN yg ada hypoallergenic nya. 3 kaleng abis sy lanjut dgn Nutrilon Soya…..skrg sudah komsumsi itu. tapi pertama minum soya….anak sya sering buang air…BAB nya agak encer…tapi tetap saya minumkan sja karena mau minum apa lagi. tapi stelah mmbaca artikel ini…sy jd bingung….baiknya bagaimana? khawatir dengan efeknya nanti….ataukah ada solusi lainnya….?

  80. Dt Awan says:

    @ Bu Merjaju: Paling ideal kl Ibu berikan ASI exclusive. Kl sibuk, Ibu bs pompa ASI dan simpan dikulkas. Kl ASI Ibu tdk lancar keluarnya, Ibu bs pakai produk Coklat Dach – Black Pearl yg akan membantu memperlancar keluarnya ASI. Detail info produk, harga dan pemesanan bs dilihat di link

    http://coklatdach.wordpress.com/2010/07/01/black-pearl-terapi-coklat-untuk-memperbesar-payudara/

  81. puput wijanarko says:

    pak anak saya umur 8 th pertubuhanya sangat pesat, sekarang aja berat badanya 42 kgm, memang setiap hari ia minum sari kedelai. Apakah pengaruh mengkomsumsi itu dan bagaimana cara mengatasinya? sebelumnya terima kasih

  82. Arif says:

    Pak Awan, kedua anak saya (semuanya laki-laki) telah mengkonsumsi susu soya/kedelai. Anak ke-I sejak usia 18 bln dan anak ke-II usia 6 bln. Dokter anak kami menyarankan demikian untuk mengurangi resiko alergi yg dimiliki. Sekarang keduanya berusia 3 thn dan 2 thn & msh mengkonsumsi susu soya.
    Saya melihat perkembangan (maaf) penis dari kedua anak sy ternyata berbeda. Anak I lebih ‘sensitif’, misalnya kalau pagi atau pada saat tertentu mengalami ereksi. Sedangkan anak ke-II ukuran penisnya lebih kecil dan jarang sekali terlihat ereksi.
    Yang kami ingin tanyakan apakah yg dialami kedua anak ini akibat dari susu soya tsb?
    Apa yg dapat kami lakukan untuk mengatasinya atau menetralkan efek samping dari susu soya?
    Bila kami perlu berkonsultasi dengan seorang ahli/dokter, spesialis dibidang apakah yang harus kami temui?
    Mohon tanggapan ya bapak Awan, kami adalah pasangan muda yang membutuhkan banyak info & masukan dalam hal kesehatan terutama bagi kedua buah hati kami.
    Sebelum & sesudahnya kami haturkan banyak terimakasih.

  83. Dt Awan says:

    @ Bu puput wijanarko: Iya bisa jadi krn itu Bu tp bs jg krn faktor lain spt misalnya terlalu sering dan bnyk konsumsi junk food, manis2, dan soft drink. Jadi saran saya adl hindari susu kedelai, junk food, dan soft drink sampai bb nya normal. Sdgkn utk manis2 perlu dikurangi bnyk. Anak Ibu harus bnyk konsumsi sayur dan buah yg berwarna gelap dan minum bnyk air putih minimal 6-8 gelas sehr.

    Semoga bs membantu :)

  84. Dt Awan says:

    @ Pak Arif: Bs jadi yg terjadi pada anak ke2 adl akibat dari konsumsi rutin soya krn yg kedua lbh dini pemberian soya nya. Untuk mencukupi kebuthn gizi sekaligus menormalkan hormonnya, bs dengan memakai produk2 di link:
    http://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdhoneybeepollens

    dan juga
    http://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdroyaljellyliquid

    Kalau mau konsultasi bisa ke spesialis anak yang jga belajar dan menerapkan terapi alternatif.

    Semoga bs membantu :)

  85. Raymond Zuvrick says:

    Referensi tidak termasuk artikel oleh Mary Enig “Soy Ploy” (Google aja). Semua ini benar.

    Saya ragu-ragu komentar bahwa tahu dibuat dengan fermentasi. Tahu adalah endapai dikarenakan reaksi kimia dengan gipsum (kalsium sulfat). Tempe jauh lebih baik karena zat antinutrisi berkurang.

  86. Nicky says:

    Pak, saya sedang menyusui, menkonsumsi susu uht (katanya lebih bagus dr pd susu bubuk) apa benar? Klo ga minum susu ASI saya sedikit. Ini saya coba/uji berkali2

  87. M0uryn says:

    Mau tanya nih.. kalo sy menggunakan obat herbal yg mengandung 200mg ekstrak soybean dengan pemakaian 2 tablet perhari.. bisa memicu kanker tidak ya? dalam jangka waktu berapa bulan batas amannya? trims..

  88. Dt Awan says:

    @ Bu Nicky: Susu UHT sebenarnya jg KURANG sehat krn tetap berasal dari susu sapi, dimana sapi jaman sekrang sdh pada disuntik hormon dan antibiotik. Nah, hormon dan antibiotik sintetis itu ternyata ada jg dlm susu sapinya. Jadi lbh baik jgn mengonsumsi susu sapi termasuk yg UHT. Kl ingin memperlancar produksi ASI, bs dengan konsumsi Coklat Dach – Black Pearl. Hasilnya biasanya terlihat dlm hitungan hari, selain itu jg bs membantu mempertahankan supaya payudr tetap kencang walaupun menyusui. Detail info ttg Black Pearl bs dilihat di link http://www.dachblackpearl.co.nr

    @ Sdri Mouryn: Kalau rutin dikonsumsi MEMANG BISA BERESIKO memicu kanker, tapi itu dalam jangka panjang, yaitu lebh dari 1 tahun. Dan itu juga tergantung orangnya krn tiap org punya metabolisme yg berbeda-beda.

  89. andhi says:

    anak saya minum susu soya tapi babnya berlendir apakah itu normal /

  90. andhi says:

    anak saya usianya 2 tahun 3 bulan minum susu soya tapi babnya berlendir apakah itu normal ?

  91. Dt Awan says:

    @ Pak Andhi: Apakah setiap hari seperti itu Pak? Kl ya berarti tdk normal. Kl sdh usia segitu sebenarnya TIDAK DIWAJIBKAN untuk rutin minum susu dalam bentuk apapun. Ketika manusia dan semua makhluk mamalia lainnya mulai tumbuh gigi, itu artinya secara kodrat alaminya menunjukkn bhw ia harus beralih dari susu ke makanan yg lbh keras supaya sehat dan bertumbuh. Nah, itulah yg sdh dikodratkan oleh Tuhan utk semua mamalia termasuk manusia Pak. jadi jgn termakan iklan pabrik susu yg seolah2 mem-brain wash kita bahwa anak2 usia 2 th ke atas WAJIB minum susu supaya bs tumbuh sehat :)

    Utk mengatasi masalah pencernaan dan melengkapi nutrisi anak, bs memakai produk yg ada di link:
    https://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdcloverhoney

  92. Udin says:

    Saudara awan,, jika bisa tolong tampilkan link ke jurnal2 atau hasil penelitian ilmiah yang anda kutip, sehingga tidak terkesan tulisan ini hanya opini anda semata. dan tampilankan juga hasil analisa para ahli dibidang ini..

    saya jd curiga anda memiliki motif lain karena sering merekomendasikan produk2 tertentu.. karena setelah membaca artikel anda saya berdikusi dengan beberapa ahli kesehatan dan mereka sepertinya kurang setuju dengan tulisan anda..

  93. Dt Awan says:

    @ Sdr Udin: Tolong dibaca lg artikel sy di atas dengan LEBIH TELITI ya. Artikelnya sdh sy kasih link2 yg Anda maksudkan. Dan bukan cuma 2 atau 3 aja lho :)

    Kalau Anda curiga sy punya motif2 tertt ya tidak apa2, itu hak Anda utk punya penilaian atau prasangka, apalagi jika di artikelnya sy kasih juga ada rekomendasi produk2 trtt. Tapi coba direnungkan jg pertanyaan saya:
    1. Ketika Anda datang ke dokter utk konsultasi, apa dokter tsb hanya mendiagnosa atau jg meresepkan (lain kt: merekomendasikan) produk2 obat trtt?
    2. Mana lbh baik bagi pembaca: cuma tahu masalah tapi tdk tahu solusinya (misal: produk pemberi solusi) atau tahu masalah dan tahu juga solusinya?
    3. Apa suatu hal yg DOSA atau MENJIJIKKAN jika terkadang harus “berjualan” utk membiayai operasional lsm kemanusiaan lewat artikel? Itu berarti tindakan menjual lainnya spt misalnya bazaar utk korban bencana, konser amal utk yg sakit, dll bentuk penggalangan dana adalah DOSA dan MENJIJIKKAN karena juga ada tindakan menjualnya? (termasuk rumah sakit yg menjual obat, jasa operasi, dan jasa inap kamar juga dosa atau haram dong?)

    Sudah pasti bnyk ahli kesehatan tdk setuju dg saya, tapi bnyk juga yg setuju (terutama para ahli yg sy ambil link-nya). Sudah biasa kok di dunia ini ada pro dan kontranya. Yg penting Anda renungkan juga adl: KEBENARAN YA KEBENARAN, TIDAK AKAN BERUBAH JADI SALAH, TIDAK PEDULI BERAPA BANYAK ORANG YANG PERCAYA ATAU TIDAK.

    It’s Ok Anda percaya atau tidak kok. Semoga bs memberikan pencerahan. GBU :)

  94. Anwar says:

    Pada artikel di atas, disebutkan kacang lima juga menghambat enzim trypsin. Apakah kacang lima itu sama dengan kacang hijau yg sering diolah menjadi sajian bubur kacang ijo di Indonesia?

  95. Dt Awan says:

    @ Pak Anwar: Kacang lima beda dg kacang hijau Pak. Bentuk kacang lima lbh besar drpd kacang hijau.

  96. ranita says:

    pak… kalau sering sering konsumsi telur, daging ayam dan daging sapi selama hamil aman gak pak..
    sebelumnya saya sering konsumsi ikan laut sebelum tragedi jepang.. saya mau makan ikan laut takut.. karena saya tinggal di dekat pasific ocean.. nelayan ambil ikan disana.. padahal 3hari yang lalu sy baca berita diluar negeri air radioctive nuklir di buang ke pasific ocean.. arusnya kesini..
    krn lagi hamil jadi hati2 sekali saya.. kalopun terpaksa makan ikan saya makan porsi sedikit sekali..

  97. Dt Awan says:

    @ Sdri Ranita: kl mau aman selama hamil, lbh baik hindari telur ayam, daging ayam ras dan daging sapi krn ketiganya ketika diternakkan sering disuntikkan antibiotik dan hormon pertumbuhan. Pengganti ayam ras adl ayam kampung atau ayam organik. Telurnya jg cari yg organik.

    Sdgkn utk ikan lebih aman yg ikan air tawar. Jangan lupa utk menghindari susu sapi juga :)

  98. yulianti says:

    pak awan saya jadi bingung , anak saya 7 tahun tidak suka makan daging dan ikan , jadi saya ganti dengan sering memberikan susu UHT dan tahu. Apabila seduanya juga tidak boleh, saya takut pertumbuhan fisik anak saya jadi pendek.kira2 apa yang bisa menggantikan peran daging dan ikan ya pak untuk anak saya? sekian

  99. ida nuryati says:

    pak,saya mo tanya anak dan suami saya suka sekali makan tahu. apa yg bs saya lakukan untuk menetralisir efek negatif dari tahu yg sdh bertahun tahun masuk ke tbuh kluarga saya. mhon bantuannya dan terimakasih

  100. Dt Awan says:

    @ Bu Yuliantini: Ibu bs ganti susu sapi dan susu kedelai dg konsumsi susu kambing etawa. Dimana Ibu bs mendapatkannya yaitu dg Search di Google dg kata kunci JUAL SUSU KAMBING ETAWA.

  101. Dt Awan says:

    @ ida nuryati : Netralisirnya bs dg rutin konsumsi spirulina, krn kandungan klorofil di spirulina sngt tinggi utk detoks darah. Spirulina jg bagus utk yg punya gangguan hormonal. Detail info produk, harga dan pemesanan spirulina bs dilihat di :
    http://healindonesia.wordpress.com/ruang-belanja/spirulina-pasifica/

  102. Robertus C Lie says:

    Pak Andreas yang memprihatinkan, saya setuju dengan tulisan Pak Udin tgl. 17/03/11. Apakah Bapak melakukan penilitian sendiri dengan laboratorium milik sendiri dan teknik statistik yang bisa dijelaskan dengan sampel lebih dari 1000 orang untuk susu kedelai dan tahu ini ? Ingat… bukan dengan me-refer ke link-link tertentu. Sudahkah hasil penelitian Bapak itu di-posting di Journal Kesehatan Internasional ? Bila ingin mempromosikan bee polen dan susu kambing etawa , silahkan saja… namun tidak perlu menjelekkan susu kedelai dan tahu. Susu kedelai sudah diminum lebih dari 1 Milyar orang di dunia Pak… Itu sudah menjadi minuman biasa bagi orang Tionghoa di seluruh dunia, pepatah : di mana ada Matahari di situ ada orang Cina… ( mungkin kalau sukunya nenek moyang dan marga Pak Andreas belum sampai ada di seluruh dunia khan keberadaannya ? ). Dan lihat sekarang , di Cina sendiri sudah memiliki pertumbuhan ekonomi lebih dari 10% per annual. Dan perusahaan-perusahaan milik siapa sich yang jadi Blue Chip yang listing di Bursa Efek Indonesia ? Yang saya mau tunjukkan adalah bahwa mereka yang memandang biasa susu kedelai dan tahu, bisa menikmati hidup. Ingat : Cina memiliki angka harapan hidup yang masuk 10 tertinggi di Asia. Kalau mau ahli kesehatan Holistik seperti Bapak, mungkin di sana sudah ribuan tahun ilmu itu didalami. Bandingkan dengan umur anda yang mungkin belum sampai 150 tahun khan…?

    Jangan menggunakan kata-kata “Tuhan memberkati” atau “GBU” { dan juga jangan berdoa Bapa Kami } kalau anda belum bisa mengasihi sesama manusia ( dalam hal ini sesama manusia pedagang susu kedelai dan tahu ) seperti anda mengasihi diri anda sendiri. Contoh : saya tahu merokok tidak baik buat kesehatan saya, namun saya tidak perlu memaparkan keburukan merokok. Ya… itu keputusan saya sendiri toh….

    Hal lain : anda menyediakan 2 line telepon yakni Flexi dan XL, namun jam 10.00 AM tidak bisa dihubungi. Yah lebih baik jangan di-publish no. telp-nya.

    Saya yakin roda karma tidak akan berhenti. Karena Bapak membuat pedagang susu kedelai dan tahu resah, apakah sekarang atau kelahiran berikutnya Bapak bisa jadi pedagang susu kedelai dan tahu atau bisa jadi anak dari pedagang susu kedelai dan tahu. Ingat… hukum karma sudah berjalan ribuan tahun dan itu sudah 100% terbukti…

  103. Dt Awan says:

    @ Pak Robertus C Lie: Terima kasih utk komentar Bapak. Semoga komentar ini benar2 merupakan kritikan membangun dari Bapak, bukan sekedar celaan atau ekpresi ketidaksukaan saja. Nah untuk mencegah adanya KESALAHPAHAMAN, saya tanggapi komentar dari Bapak. (maklumlah, semua org tdk suka disalahpahami).

    Quote: saya setuju dengan tulisan Pak Udin tgl. 17/03/11. Apakah Bapak melakukan penilitian sendiri dengan laboratorium milik sendiri dan teknik statistik yang bisa dijelaskan dengan sampel lebih dari 1000 orang untuk susu kedelai dan tahu ini ? Ingat… bukan dengan me-refer ke link-link tertentu.

    Jawab: Sdr Udin meminta sy utk menunjukkan link2 yg hasil jurnal ilmiahnya sy kutip Pak, bukan meminta saya apakah sy sdh melakukan penelitian sendiri. Ini MASUKAN dari saya sama spt masukan sy utk sdr Udin: baca dg teliti dulu ya Pak, plus kalau membaca jangan dg luapan emosi krn emosi bs mengaburkan logika.
    Selain itu org yg cerdik adl: memanfaatkan hasil penelitian banyak org yg lbh ahli dan lbh mampu darinya. Saya punya bnyk keterbatasan utk melakukan penelitian sendiri Pak. Jadi utk bs mengetahui kebenaran, saya mengambil tindakan cerdik dg cara memanfaatkan penelitian BEBERAPA AHLI. Disamping itu, utk bersikap bijak, sy membandingkan 2 sisi. Kl hanya :mendengarkan 1 sisi” khan namanya berat sebelah Pak :) Tapi yg pasti sy berusaha obyektif dan tdk dikuasai emosi ketika mendengar pandangan ttg sisi negatif kedelai ini :)

    Quote: Bila ingin mempromosikan bee polen dan susu kambing etawa , silahkan saja… namun tidak perlu menjelekkan susu kedelai dan tahu.

    Jawab: Sy mempromosikan bee pollen dan susu kambing etawa SETELAH saya tahu ttg pandangan ini Pak, bukannya terbalik krn ingin mempromosikan bee pollen dan susu kambing, terus saya bikin artikel utk menjatuhkan susu kedelai dan tahu. Sy lbh senang membuat artikel yg membeberkan realita YANG PERLU DIWASPADAI, trus menyediakan solusinya (silahkan baca tanggapan sy kepada sdr Udin mengenai hal ini).

    Quote: Jangan menggunakan kata-kata “Tuhan memberkati” atau “GBU” { dan juga jangan berdoa Bapa Kami } kalau anda belum bisa mengasihi sesama manusia ( dalam hal ini sesama manusia pedagang susu kedelai dan tahu ) seperti anda mengasihi diri anda sendiri.

    Jawab: Semua org TIDAK SALAH jika berjualan dan mengonsumsi susu kedelai serta tahu. Silahkan berjualan susu kedelai dan tahu yg non fermentasi. Silahkan juga mengonsumsinya DENGAN BIJAKSANA. Yg salah adl jika MENGKLAIM susu kedelai dan tahu (yg nonfermentasi) TIDAK MEMILIKI EFEK NEGATIF jika dikonsumsi RUTIN oleh semua orang. Silahkan dibaca lagi artikel diatas dg lebih teliti, dg pikiran terbuka, tenang dan kerendahan hati supaya Bapak tidak salah mengerti dg tulisan2 sy.

    Quote: saya tahu merokok tidak baik buat kesehatan saya, namun saya tidak perlu memaparkan keburukan merokok. Ya… itu keputusan saya sendiri toh….

    Jawab: Berarti para pemuka agama yg memaparkan keburukan dosa,sdh salah dong? Di dunia supaya tetap aman dan tdk kacau, perlu dibeberkan kedua sisi: baik dan buruk, dosa dan pahala, benar dan salah. Tinggal terserah manusianya mau ngambil sisi yg mana. Justru kl tdk dibeberkan apa yg salah, semua org bs celaka. Jadi tindakan membeberkan realita sisi lain itu juga perlu, supaya org bisa tahu dan WASPADA.

    Quote: anda menyediakan 2 line telepon yakni Flexi dan XL, namun jam 10.00 AM tidak bisa dihubungi. Yah lebih baik jangan di-publish no. telp-nya.

    Jawab: Mohon maaf krn tdk bs mengangkat telp Bapak wkt itu krn sy sedang meeting. Perlu Bpk ketahui jg bhw aktivitas sy sgt padat. Org yg menelpon saya itu bnyk Pak. Belum lg jika sy sdg meeting, sdg tidur, sedang mandi, sedang ibadah, sedang kedatangan tamu atau sedang meditasi. Sdh pasti sy TIDAK BISA menjawab telp. Masukkan saya lagi: jangan terlalu cepat emosian ya Pak. Sabar dan tenang, biar bisa berpikir lbh jernih. Bapak kl dlm posisi sy yg sibuk apalagi sedang meeting pasti tdk bs angkat telp, apalagi siangnya sdh capek dan langsung tidur :)
    Lain kali, tolong sms sy dl utk tanya bisa ditelp tdk. Nanti sy akn sms balik kl sdh bs ditelp. Smsnya ke no xl sj ya Pak :)

  104. Robertus C Lie says:

    Kalau anda tidak pernah melakukan penelitian, dan tidak pernah mencantumkan hasil penelitian anda di Journal Kesehatan International , tidak perlulah anda men-declare keburukan susu kedelai dan tahu di website. Coba katakan pada publik dengan huruf bold : Ini saya Andreas sudah mencontek hasil penelitian orang lain tanpa pernah membuktikannya sendiri. Telanjangi diri sendiri dulu deh… sebelum menelanjangi periuk banyak orang lain. Saya tidak pernah menelanjangi keburukan seorang “ahli” holistik, tetapi heran ujuk-ujuk seorang Andreas yang merasa dirinya paling hebat bicara seperti ini ? Coba deh ceritakan juga kelemahan saya ini seorang “ahli” namun saya punya kelemahan yaitu sebagai berikut….. Jangan memojokkan penjual susu kedelai dan tahu…. mereka juga ciptaan Tuhan dan saya sangat percaya memiliki niat baik di dalam hidupnya untuk sesama manusia.

    Contoh : mengenai rokok. Saya ulangi lagi bahwa saya tidak merokok namun saya tidak menjelekkan rokok karena saya tahu ada ribuan keluarga yang menggantungkan hidupnya di rokok ( dari petani tembakau, pekerja pabrik, ekspedisi sampai penjual rokok dan warung-warung rokok ) , ada anak-anak suci yang menunggu Bapak Ibunya pulang dari pabrik rokok dengan wajah ceria. Artinya pemelintiran anda : kalau para pemuka agama bicara mengenai dosa ya saya yakin mereka tidak sedang “mengganggu” periuk banyak orang di mana manusia secara natural niatan baik. Karena saya percaya tidak ada satu orang pun yang waras di dunia ini { kecuali para psikopat } yang menjadikan kejahatan sebagai pekerjaan rutin. Telanjangi diri sendiri sebelum menelanjangi diri orang lain. Atau pepatah Jawa : jangan mencubit kalau tidak mau dicubit. Di luar sana banyak penjual tahu dan susu kedelai yang memiliki hati nurani dan tidak semua memiliki akses ke Internet. Saya sedih membaca tulisan anda. Saya sangat mencintai siapa pun yang lemah dan tidak tahu apa-apa namun diganggu dan dipinggirkan oleh orang yang “ahli” dan “padat acaranya”. Saya berdoa semoga para penjual tahu dan susu kedelai diberikan kekuatan dan ketabahan untuk ( sedikitpun ) tidak membalas hal-hal seperti ini.

  105. Dt Awan says:

    @ Pak Robertus C Lie : Wah Pak…Pak. berarti Bapak belum mengerti juga ya dari tulisan artikel dan penjelasan2 sy utk komentar Bapak.
    Sy berterima kasih utk masukan dari Bapak tp menurut sy kurang nyambung Pak. Kl Bapak sedih dg artikel sy, wel… sy jg sedih dengan komentar Bapak yg menunjukkan kesalahpahaman dari apa yg sy tulis. Saya maksudkan A, Bapak mengiranya B. Misal: sy sdh bilang tdk menjelek2kan atau memojokkan susu kedelai dan sdh memberikan penjelasannya, tp Bapak masih belum mengerti jg.
    Tapi saya percaya niat Bapak menulis komentar di atas adl dg niat baik. Cuman, menurut sy pola pikir Bapak masih kurang tepat. Maaf ya Pak dg kata2 saya ini, tapi sy hanya ingin bersikap terbuka dg pikiran dan perasaan saya :)
    Sebenarnya, bbrp pandangan2 Bapak yg baik itu juga sama dengan saya, tapi krn pola pikir Bapak yg berbeda, Bapak menanggapi tulisan saya dengan salah sehingga mengganggap pandangan2 saya beda dg Bapak.
    Ok, kalau dalam tulisan Bapak tdk mengerti maksud2 sy, baiklah kita diskusi lewat telp supaya tdk ada lagi kesalahpahaman diantara kita. Bisa tolong kasih tahu no flexi, xl, indosat atau telkomsel Bapak supaya sy bisa telp Bapak?
    Thx

  106. memel says:

    ada 2 benjolan di kepala saya, awal nya hanya satu, kemudian krn tdk di perksa bertambah lagi benjolan ke dua, saat ini ada benjolan serupa di pergelangan tangan atas,menurut dokter sy menderita pembengkakan kelenjar getah bening, setiap kelelahan atau stress sy merasa sakit dan ngilu di sekitar benjolan , terutama di benjolan baru yang di area tangan, emosi juga tidak stabil dan kadang mau marah tanpa sebab, berbagai alternatif obat sudah di coba termasuk susu kedelai, tapi tidak ada perubahan berarti, baru 6 bulan yg lalu sy pernah mendapat artikel untuk tidak memakan yg berbahan dasar kedelai dan sy sdh melaksanakan nya, yang saya rasakan emosi2 yang berlbihan sdh tidak ada lagi, dan rasa ngilu dan senut2 juga sdh tdk ada lagi, hanya benjoalan2 tsbt msh ada dan belum juga hilang, jadi sy sangat berterimakasih atas penjelasan dan jurnal2nya, sehingga menambah keyakinan untuk tidak mengkonsumsi kedelai, mohon pencerahan produk apa ( buah/ sayur/ apapun) yang kiranya bisa saya konsumsi untuk mengurangi rasa sakit dan kalau bisa untuk menyembuhkan penyakit ini. terima kasih GBU

  107. Lulu says:

    Lalu bagaimana dengan penjelasan yg saya baca dr link ini :

    http://cintaherbal.wordpress.com/2009/09/13/10-khasiat-susu-kedelai-yang-harus-anda-ketahui/#comment-1122

    Bertentangan banget ya… jadi bingung..

  108. fajar sulistio says:

    saya tidak setuju dgn ulasan bapak

    diyakini bahwa konsumsi rutin produk berbasis kedelai (misalnya 1-2 gelas susu kedelai per hari) bersama dengan pola hidup sehat tidak akan memiliki efek berbahaya. Hal ini sesuai dengan Rekomendasi Dewan Kanker didalam pedoman diet makan makanan yang kaya akan serat (sayur-sayuran)

    http://www.cancercouncil.com.au/editorial.asp?pageid=256&fromsearch=yes

    lalu di artikeil ini ada beberapa dari tulisan bapak: Dt Awan mengatakan:
    26/02/2011 pukul 12:57 am

    Bs dilihat buktinya dari pertumbuhan gigi, yg berarti makin bnyk giginya, manusia dirancang utk makan-makan yg keras, bukan susu lagi. Semua makhluk jg demikian, kalau sdh makin besar tdk perlu susu lagi.

    jawab:
    saya tidak setuju mengapa ? berbeda dengan binatang manusia mempunyai akal yang dapat membedakan baik dan buruk artinya manusia diciptakan Oleh Tuhan sebagai makhluk alternatif yang bisa memilih mana yang baik dan tidak.. berbeda dengan hewan yg bersifat insting..

    kalo manusia mengadakan riset dan menunjukan susu soya bermanfaat kenapa disalahkan jika kt meminumnya ?
    dan kalo memang seperti bapak seperti itu… gigi pada manusia ada geraham dan taring.. dan komposisinya lebih banyak geraham dari pada taring intinya.. manusia diciptakan untuk mengkonsumsi lebih kepada yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.. dan sedikit daging… dan jgn lupa ada mulut dan lidah yang mengartikan kita dapat mengkonsumsi makanan berbentur cair. lagi pula susu kedelai mrupakan susu dari tumbuh-2 an.. dan tidak benar kalo sudah dewasa manusia tidak boleh minum susu.. baca saja di kitab suci.. Alquran ataupun Alkitab.. Tuhan paling tahu malah kita yg sok tahu.
    .

    Dulu susu sapi dikatakan buruk lalu sekarang susu kedelai.. menurut saya semua itu baik tidak ada yg buruk, yang buruk kalau kita mengkonsumsi secara berlebih…

    kalo kasus susu kedelai
    Pedoman Asupan Komponen didalam Kedelai (Guidelines For Healthy Soy Intake) menegaskan bahwa asupan isoflavon maksimal didalam tubuh adalah 60 mg untuk balita dan 100 mg untuk dewasa. Susu Kedelai alami tanpa bahan tambahan kim…ia memiliki, kandungan isoflavon : 3500 µg
    Isoflavon : 3500 µg = 3.5 mg/100 ml,
    Jadi batas yang bisa diterima oleh tubuh:
    BALITA; 60mg ÷ 3.5 mg = 17 x minum (100ml) per hari.
    DEWASA : 100 mg : 3.5 mg = 28 x minum (100 ml) per hari.(atau 14 x minum ukuran gelas standart 200 ml.

    jadi tidak maslah kalo kt minum susu kedelai setiap harinya asal sesuai aturan..
    semoga artikel ini bukan untuk kepentingan industri..
    industri = uang
    ilmu dikesampingkan demi uang..

    kalo sudah begini … kami dibawa kedalam jurang antara hidup dan mati..

  109. Dt Awan says:

    @ Sdr memel: Terima kasih utk apresiasinya dan mohon maaf br sempat bs jawab skrg. Utk bs mengurangi rasa sakit benjolannya, sy sarankan utk rutin konsumsi sayur dan buah berwarna hijau, misal: alpukat, sawi hijau, brokoli hijau, dll. Rutin minum klorofil bs jg membantu. Minum air putih harus bnyk minimal 8 gelas sehr. Utk penyembuhannya secara total diperlukan propolis tablet dikonsumsi 3×2 tablet seblm mkn. Detail info ttg propolis tabletnya bs dilihat di link: https://sites.google.com/site/tokohomart/produk/hdbeepropolis

    Ada juga bbrp pantangan supaya tdk mengganggu proses penyembuhan. Hindari dl junk food, soft drink, jajan gorengan di jalan, susu sapi dan susu kedelai, bakso, segala jenis mie, yg dingin2 dan yg panas2, serta kopi.

    Semoga cepat sembuh dan GBU 2 :)

  110. Dt Awan says:

    @ Sdri lulu: kuncinya adl:
    1. Jangan dikonsumsi BERLEBIHAN, krn segala sesuatu yg sehat jk dikonsumsi berlebih akn membahayakan kesehatan.
    2. Konsumsi yg organik, krn yg hibrida / GMO adl kedelai mutasi yg merusak kesehatan.
    3. Konsumsi yg tnp bahan pengawet dan perasa tambahan yg berlebih.
    4. Kenali batas tolerir konsumsi Anda krn TIAP MANUSIA PUNYA METABOLISME yg berbeda.
    5. Jangan dikonsumsi RUTIN krn kt TIDAK TAHU susu kedelai yg dikonsumsi tersbt organik atau tdk, dan mengandung zat aditif atau tdk, KECUALI ada jaminan klaim dari produsen kl produk yg diproduksi adl organik, tnp bhn pengawet, ada anjuran konsumsi aman yg jelas. Tapi ingat jg dg poin 3.
    6. Artikel ditulis bukan utk menjelek2an tp utk supaya kt bijak dlm mengonsumsi sesuatu (jgn hanya tahu baiknya sj, tp jg tahu sisi negatifnya juga jika kt salah mengonsumsi).

    @ Pak Fajar Sulistio: Kl Bapak tdk setuju ya ngga pa2 Pak. Itu hak asasi Bapak dan sy jg tidak memaksakan pendapat saya dan para ahli lain yg punya pendapat ini. Kami menginformasikan, tdk memaksakan. Tapi mbok jangan terlalu dibakar oleh semangat tidak setujunya dong Pak, biar tdk terkesan mau ngajak DEBAT KUSIR. Hi3x… Peace Pak :)

    Ini terlihat dimana komentar Bapak tdk ada kata2 “maaf, tolong, mohon, saya kurang paham, dsb…” yg menunjukkan kesopanan dan kerendahhatian walaupun tidak setuju. Akan terlihat baik kalau Bapak sering menambahkan kata2nya demikian:
    ” MAAFsaya kurang setuju dengan Anda….”
    “Saya mendapatkn informasi dari …. yg menunjukkan manfaat susu kedelai bagi kesehatan. Bisa TOLONG dijelaskan pandangan Anda mengenai hal ini?”

    jadi dari komentarnya terlihat kalau Bapak dikuasai oleh emosi sehingga mengaburkan penilaian. Mohon maaf jika saya salah.

    Masukan saya buat Bapak adl bacalah dengan RENDAH HATI DAN PIKIRAN TERBUKA TANPA EMOSI supaya Bapak tdk dikuasai emosi dan bisa melihat dengan jelas. Jika emosi negatif menguasai, logika Bapak yg brilian akan dikaburkan sehingga tulisan yg baik akn terlihat ngga baik. Ada bbrp poin yg Bapak tdk setuju spt misalnya ttg batas konsumsi, gigi yg tumbuh, dan sbgnya, disis tertentu sy jg punya pendapat yg sama dg Bapak, tp Bapak tdk “melihatnya”krn pikiran dan perasaan negatif Bapak.

    Kunci utk artkel sy di atas:
    1. Jangan dikonsumsi BERLEBIHAN, krn segala sesuatu yg sehat jk dikonsumsi berlebih akn membahayakan kesehatan.
    2. Konsumsi yg organik, krn yg hibrida / GMO adl kedelai mutasi yg merusak kesehatan.
    3. Konsumsi yg tnp bahan pengawet dan perasa tambahan yg berlebih.
    4. Kenali batas tolerir konsumsi Anda krn TIAP MANUSIA PUNYA METABOLISME yg berbeda.
    5. Jangan dikonsumsi RUTIN krn kt TIDAK TAHU susu kedelai yg dikonsumsi tersbt organik atau tdk, dan mengandung zat aditif atau tdk, KECUALI ada jaminan klaim dari produsen kl produk yg diproduksi adl organik, tnp bhn pengawet, ada anjuran konsumsi aman yg jelas. Tapi ingat jg dg poin 3.
    6. Artikel ditulis bukan utk menjelek2an tp utk supaya kt bijak dlm mengonsumsi sesuatu (jgn hanya tahu baiknya sj, tp jg tahu sisi negatifnya juga jika kt salah mengonsumsi).

    Artikel2 yg menulis ttg manfaat susu kedelai bagi kesehatan juga ada benarnya, tapi kurang akan informasi sisi negatifnya (jika salah konsumsi krn kurang pengetahuan). Nah, saya menulis artikel ini dari para ahli lainnya ttg sisi negatif kedelai, supaya kita semua bisa lbh bijak lagi dalam mengonsumsinya.

    Mengenai batas 1-2 gelas susu kedelai per hari, itu juga tergantung 6 poin di atas.

    Mengenai manusia dan hewan yg tumbuh gigi, sy menjelaskan tentang tumbuh gigi dan beralihnya kita ke makanan keras dalam artian BUKAN SUATU KEWAJIBAN UNTUK MINUM SUSU SUPAYA SEHAT KETIKA KITA SUDAH BESAR. Tapi penjelasan Bapak di satu sisi tentang jenis2 gigi itu memang benar, hanya saja “kurang” nyambung dg maksud saya dalam artikel tentang susu. Cb deh renungkan tanpa dikuasai emosi, pasti Bapak akan mengerti maksud analogi saya :)

    Terus mengenai susu sapi yg direkomendasikan Kitab Suci, itu memang benar TAPI perlu dipertimbangkan juga: dijaman itu susu sapinya organik atau tidak, terpolusi atau tdk, dipasteurisasi atau tdk, difermentasi atau tdk? Kalau Bapak mempelajari sejarah, Bapak akn menemukan jawabannya. Dan kalau mempelajari sain kesehatan holistik, Bapak akn menemukan jawaban susu sapi yg bagaimana yg sehat buat kita, seperti yg tertulis dalam semua Kitab Suci :)

    Nah utk batasan konsumsi susu kedelai yg dianjurkan oleh pemerintah, yayasan resmi atau perusahaan tertentu, saya sarankan utk melihat lagi 6 poin saya di atas sebagai kuncinya :)

    Mohon maaf ya Pak. Bukan maksud sy mau “balas menyerang”, bukan… sy hanya mau meluruskan permasalahan dan memberikan MASUKAN yg membangun utk Bapak kok. GBU :)

  111. Fajar sulistio says:

    @pak dt awan

    silahkan bapak berpandangan seperti itu mengenai sy (emosi), toh sy tidak merasa seperti yg bpk sangkakan.. tp terlepas dr itu sy berterima kasih kpd bapak sudah mengingatkan mengenai bahwa sudah sulit mencari susu yg baik dikarenkan proses pemeliharaan-perawatan hewan penghasil susu yg tidak sehat sehingga tidak sejalur dengan yg dimaksud Kitab Suci. dan sisanya its ok, saya dapat mengerti penjalasan dan nasihat bapak.. terima kasih.

  112. memel says:

    ada lagi selain itu ? bagaimana dgn terapi coklat. terima kasih

  113. memel says:

    ada lagi selain itu ?maksudnya tidak boleh makan / minum yg dingin2 dan yg panas2/ bagaimana dgn terapi coklat. terima kasih

  114. zurni gusra says:

    Saya sudah lebih 4 th mengkonsumsi susu kedelai organik produk melilea. Sehari saya minum 2 – 3 gelas.
    Yang ingin saya tanyakan apakah susu kedelai yg sdh bapak paparkan tsb diproduksi dg kulit atau tanpa kulit. ,kalau produk melilea di produksi tanpa kulit. Setahu saya di bagian kulit tersebut mengandung purin dan zat berbahaya lainnya. Dan apakah zat2 berbahaya tersebut juga terdapat pada bagian isinya? Terimakasih.

  115. Dt Awan says:

    @ Pak Fajar Sulistio: Oh, mohon maaf Pak atas kesalahpaham saya. Terima kasih jg utk apresiasinya.

    @ Sdr memel: yg dimaksud dg yg dingin adl teh panas, kopi panas, air panas, gorengan panas, nasi panas, dll walaupun ditiup dulu seblm dikonsumsi, hal ini kurang sehat. Lbh baik didiamkn dl supaya hangat atau suam2 kuku. Yg dingin contohnya ice cream, es teh, air es, dll.

    Utk kondisi spt Anda, sptnya lbh cocok dg propolis tablet daripada Coklat Dach saya.

  116. Dt Awan says:

    @ Pak zurni gusra: Sy tdk pernah mendapat laporan jelek ttg produk melilea Pak. Selain itu klaim mereka ttg prosesnya yg unik dan semuanya yg serba organik, menurut sy produknya aman utk dikonsumsi. Silahkan ikuti saran konsumsi yg tertera dikemasan, sambil mengamati reaksi pada tubuh Bapak sendiri. Kalau memang cocok dan selama 4 tahun ini tdk ada masalah, silahkan diteruskan Pak.
    Zat2 berbahaya akn masih ada di kulit dan di isinya kalau diproses kurang tepat, apalagi kalau kedelai tsb non-organik atau GMO.

Comments are closed.

Tips Menghindari Malpraktek

Arsip Artikel