Home » Customer Alert » Terapi Garam untuk Atasi Hipertensi dan Penyakit Degeneratif

Terapi Garam untuk Atasi Hipertensi dan Penyakit Degeneratif

Seringkali kita mendengar media massa dan para dokter menganjurkan kita semua untuk membatasi asupan garam. Terlebih lagi para penderita hipertensi sudah pasti akan dilarang untuk mengonsumsi garam ketika sedang sakit. Tapi kami para praktisi holistik modern justru menganjurkan garam bagi para penderita hipertensi dan penyakit degeneratif seperti kanker, stroke, sakit jantung, dan diabetes. Anda heran dan bingung? Mari saya ajak Anda menyimak “rahasia”-nya.

.

“Garam” Yang Menyehatkan

Permasalahan dengan garam bukanlah pada garam itu sendiri tapi pada kondisi garam yang kita makan! Garam meja keseharian kita tidaklah sama dengan garam laut tradisional yang tidak diproses oleh teknologi tinggi. Garam yang diperjualbelikan dipasaran saat ini hanya merupakan sodium klorida dan bukanlah garam ‘asli’. Oleh karena perkembangan industri, garam alami kita telah “dibersihkan secara kimiawi” dan elemen yang diambil hanyalah sodium dan klorida.

Perusahan-perusahan besar memanaskan garam mereka dalam tempat pengeringan dengan suhu mencapai 1200 derajat Fahrenheit, sehingga merubah struktur kimiawi garam dan dimana nantinya berpengaruh terhadap kesehatan tubuh kita. Garam meja yang kita pakai untuk memasak pada umumnya hanya memiliki 2 atau 3 elemen mineral. Air laut memiliki 84 unsur mineral. Untuk supaya tubuh kita tetap sehat, kita memerlukan semua unsur tersebut. Ketika kita mengonsumsi garam meja, kita kekurangan 81 unsur mineral yang berarti akan membuat kita makin lama makin lemah, tidak seimbang dan gampang sakit.

Sebuah penelitian selama 8 tahun di New York terhadap pemberian garam asli bagi penderita hipertensi menemukan bahwa mereka yang mendapat diet rendah garam memiliki kemungkinan 4 kali lebih besar akan serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan diet garam normal. Hal ini sangat bertentangan dengan kepercayaan yang ada tentang garam dan hipertensi. Dr. Jeffrey R. Cutler mendokumentasikan bahwa tidak ada keuntungan bagi kesehatan kita jika kita mengambil diet rendah garam (garam asli yang tidak dimurnikan oleh pabrik modern).

Garam adalah bahan vital bagi kesehatan hidup semua makhluk, terutama manusia, dan terutama orang yang mengalami asma, alergi, dan penyakit autoimun.

Garam adalah “obat” yang telah digunakan oleh para penyembuh disepanjang jaman. Pada budaya tertentu, garam bernilai setara dengan emas, dan bahkan beratnya ditukar dengan berat yang sama dari emas. Di negara-negara gurun pasir, orang tahu bahwa asupan garam adalah jaminan ketahanan hidup mereka. Bagi orang-orang ini, tambang garam sinonim dengan tambang emas.

Setelah bertahun-tahun nama garam dibuat buruk oleh profesional kesehatan yang tidak paham serta burung beo media massanya, peran penting garam sebagai pelengkap diet mulai diakui dan dikenali kembali.

Air, garam, dan kalium bersama-sama mengatur kandungan air dalam tubuh. Air mengatur kandungan air di dalam sel-sel dengan memasuki semua sel yang bisa dicapainya. Air harus tiba di sana untuk membersihkan dan menarik sampah racun dari metabolisme sel. Sekali air memasuki sel, kandungan ka­lium dari sel akan menahannya di sana—sejauh tersedia kalium di dalam sel. Bahkan dalam dunia tanaman, kalium di dalam buahlah yang memberinya kekerasan dengan menahan air di dalam buah.

Makanan harian kita mengandung banyak kalium dari sumber alami buah dan sayuran, tetapi tidak mengandung garam dari sumber alaminya. Inilah sebabnya kita perlu menambahkan garam ke diet harian kita. Catatan: Jangan menggunakan terlalu banyak kalium sebagai suplemen diet. Kalium bisa menimbulkan masalah.

.

Bagaimana Garam Mempengaruhi Cairan Tubuh Kita

Garam memaksa sejumlah air menemaninya di luar sel-sel (retensi osmosis air oleh garam). Garam menyeimbangkan jumlah air yang ditahan di luar sel-sel.

Pada dasarnya, ada dua “lautan” air di dalam tubuh: Yang pertama ditahan di dalam sel tubuh, dan yang lainnya di tahan di luar sel tubuh. Kesehatan yang baik akan tergantung pada keseimbangan yang halus antara volume kedua lautan ini. Keseimbangan ini dicapai melalui asupan air yang teratur, buah dan sayur yang kaya akan kalium serta juga mengandung vitamin-vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, dan garam.

Lebih dipilih garam laut yang kasar, yang mengandung beberapa mineral lain yang dibutuhkan tubuh. Ketika tidak tersedia air untuk memasuki sel-sel dengan bebas, air disaring dari “lautan” asin di luar sel dan disuntikkan ke dalam sel-sel yang telah bekerja terlalu keras meskipun kekurangan air. Cara sekunder dan darurat untuk memasok air ke sel-sel yang penting tadi (yang otomatis dilakukan oleh tubuh) adalah alasan mengapa pada dehidrasi yang parah kita menahan air dan mengalami edema (Edema adalah pembengkakan dibagian tubuh tertentu oleh karen berakumlasinya cairan di ruang jaringan sel). —agar lebih banyak air yang tersedia untuk ditarik, disaring, dan di­suntikkan ke dalam sel-sel.

Rancangan tubuh kita adalah sedemikian rupa, sehingga dalam keadaan darurat luasnya lautan air di luar sel diperluas agar lebih banyak air yang dicadangkan untuk disaring dan disuntikkan ke dalam sel-sel vital. Untuk mencapai ini, otak memerintahkan peningkatan penahanan garam dan air oleh ginjal. Perintah otak inilah yang membuat kita mendapatkan edema ketika kita tidak cukup minum air.

Ketika kekurangan air dalam tubuh mencapai tingkat yang lebih kritis, dan pengiriman air melalu suntikan ke dalam sel-sel menjadi rute utama pasokan ke semakin banyak sel, diper-lukan peningkatan tekanan suntikan. Peningkatan tekanan yang dibutuhkan untuk menyuntikkan air ke dalam sel-sel tersebut diberi nama “hipertensi”, atau tekan­an darah tinggi.

Pada awalnya, proses penyaringan dan penyuntikan air ke dalam sel-sel lebih efisien di malam hari ketika tubuh berada dalam posisi horizontal (posisi tidur). Pada posisi ini, kumpulan air, yang selama siang hari terutama bertahan di tungkai kaki, tidak harus melawan daya gravitasi untuk memasuki peredaran darah.

Jika pengandalan pada proses hidrasi darurat ini berlangsung cukup lama, paru-paru mulai terendam air di malam hari, dan pernapasan menjadi sulit. Orang itu membutuhkan lebih banyak bantal untuk tidur dalam posisi duduk. Kondisi ini dikenal sebagai asma kardiak, dan ini adalah konsekuensi dari dehidrasi. Tetapi, dalam kondisi ini Anda tidak boleh membebani sistem dengan minum terlalu banyak air pada saat awal. Peningkatan asupan air harus dilakukan perlahan-lahan dan tersebar—sampai produksi kemih mulai meningkat dengan kecepatan yang sama dengan Anda meminum air.

Ketika kita minum cukup air untuk menghasilkan kemih yang tidak jernih, kita juga mengeluarkan banyak garam yang tadinya ditahan. Beginilah kita menyingkirkan cairan edema dari tubuh. Bukan dengan diuretika (Diuretik adalah obat yang dapat menambah kecepatan pembentukan urin), tetapi dengan lebih ba­nyak air! Air adalah diuretika alami terbaik yang pernah ada.

Pada orang yang mengalami edema yang meluas dan kadang-kadang jantungnya berdetak tidak berirama atau cepat oleh sedikit aktivitas, peningkatan asupan air harus bertahap dan tersebar, tetapi air tidak boleh dipuasakan dari tubuh.

Asupan garam harus dibatasi selama dua atau tiga hari karena tubuh masih berada dalam modus menahan garam. Sekali edema telah lenyap, garam harus kembali ditambahkan ke diet. Jika terdapat denyut jantung yang tidak teratur, atau denyut nadinya cepat dan keras tetapi tidak terdapat edema, peningkatan air, garam, dan mineral lain, seperti magnesium, kalsium, dan beberapa kalium akan meredakan masalah.

.

Garam: Beberapa Keajaiban yang Tersembunyi

Garam (garam laut asli, bukan garam meja) memiliki banyak fungsi penting daripada sekadar mengatur kandungan air dalam tubuh. Batmanghelidj, MD mengungkapkan beberapa fungsi garam yang lebih vital di dalam tubuh:

  • Garam adalah antihistamin alami yang kuat. Garam dapat digunakan untuk meredakan asma. Letakkan di atas lidah setelah minum satu atau dua gelas air. Garam efektif sebagai obat hirup tanpa efek racun. Anda harus minum satu atau dua gelas air sebelum menempatkan garam pada lidah. Jenis penggunaan garam seperti ini hanya untuk ke-
    adaan darurat. Normalnya, Anda harus menambahkannya pada makanan atau air sebelum diminum.
  • Garam adalah unsur antistres yang kuat bagi tubuh.
  • Garam sangat penting untuk menarik kelebihan keasaman di dalam sel-sel, terutama pada sel-sel otak. Jika Anda tidak mau menderita penyakit Alzheimer, jangan melakukan diet bebas garam dan jangan biarkan mereka memberi obat diuretika untuk waktu yang lama!
  • Garam sangat penting bagi ginjal untuk membersihkan kelebihan keasaman dan mengeluarkan keasaman ke dalam kemih. Tanpa cukupnya garam dalam tubuh, tubuh
    akan menjadi semakin asam.
  • Garam penting dalam perawatan gangguan emosional dan afektif. Litium adalah pengganti garam yang digunakan dalam perawatan depresi.
  • Garam penting bagi pemeliharaan kadar serotonin dan melatonin di otak. Ketika air dan garam melakukan kewajiban antioksidan alaminya dan membersihkan sampah racun
    dari tubuh, asam-asam amino esensial, seperti triptofan dan tirosin, tidak akan dikorbankan sebagai antioksidan kimia. Dalam tubuh yang terhidrasi dengan baik, triptofan
    dicadangkan dan dapat memasuki jaringan otak, lalu digunakan untuk memproduksi serotonin, melatonis, dan triptamin—transmiter-transmiter saraf antidepresan yang esensial.
  • Menurut Batmanghelidj, garam vital bagi pencegahan dan perawatan kanker. Sel-sel kanker dimatikan oleh oksigen; sel kanker adalah organisme anaerobik. Sel ini harus tinggal di lingkungan yang rendah oksigen. Ketika tubuh terhidrasi de­ngan baik dan garam memperbesar volume darah yang beredar ke semua bagian tubuh, oksigen dan sel-sel imun yang aktif dan termotivasi di dalam darah akan mencapai jaringan kanker dan menghancurkannya. Dehidrasi (kekurangan air dan garam) menurunkan sistem imun dan aktivitas sel-sel pelawan penyakit dalam tubuh.
  • Garam vital untuk mempertahankan kebugaran dan kekuatan otot. Kurangnya kendali kemih dan kebocoran kemih juga dapat merupakan konsekuensi dari asupan ga­ram yang rendah. Surat berikut dari Dottlee Reid, usia enam puluhan, akan memperjelas soal ini. Surat ini mengungkapkan bagaimana asupan garam membantunya mengatasi masalah lutut serta kebocoran kemih yang terus-menerus. Batmanghelidj memilih untuk menerbitkan surat ini untuk membagikan kabar gembira kepada jutaan orang lanjut usia—yang mungkin menggunakan diuretika—bahwa asup­an garam yang memadai mungkin dapat menyelamatkan mereka dari keadaan yang memalukan karena harus selalu mengenakan pembalut.

Dokter Batmanghelidj yang baik:

Pada tanggal 25 juni 1999 saya terpaksa pulang dari tempat kerja saya karena nyeri lutut saya menjadi tidak tertahankan. (Ini adalah sebuah luka lama, ditimbulkan oleh seorang kiropraktor bertahun-tahun yang lalu dan akhir-akhir ini terluka. kembali.) Saya banyak berbaring di tempat tidur karena terlalu sakit untuk berjalan.

Saya mempunyai buku dan kaset Anda (Your Body’s Many Cries for Water). Pada tanggal 3 Juli 1999, saya memutuskan untuk mencoba berjalan mengitari blok perumahan. Saya berhasil, dan pada tanggal 4 Juli saya berjalan enam blok ke gereja. Pada 5 Juli, saya mengemudikan mobil selama tujuh jam, dan hanya berhenti dua kali untuk pergi ke toilet. Kandung kemih saya sangat lemah dan saya membawa pakaian cadangan karena saya yakin bahwa saya akan membutuhkannya. Saya tiba di tempat tujuan tanpa membasahi pakaian, dan untuk pertama kalinya dalam hidup, saya tidak lelah dan bahkan bisa berjalan kaki sebelum tidur.

Saya sangat kurus dan makanan yang bisa saya makan sangat lah terbatas. Tiba-tiba saja saya menemukan bahwa saya makan makanan yang selama bertahun-tahun tidak bisa saya makanbuah peach, semangka, tamat, nanas, dan bahkan makanan ma-nisdan saya menikmatinya tanpa efek samping.

Selama bertahun-tahun saya tidak minum apa pun kecuali air, tetapi saya telah menghentikan garam. Kesalahan besar! Otot-otot saya benar-benar menjerit, begitu pula banyak bagian tubuh lain. Saya masih mengalami masalah dengan olahraga, tetapi sudah belajar mendengarkan tubuh saya sendiri dan berharap suatu hari nanti saya tidak lagi mengalami masalah gas, kembung, peredaran darah, dan alergi. Saya dapat mengatakan dengan jujur bahwa di sebagian besar hari, saya merasa lebih baik dibandingkan keadaan saya selama bertahun-tahun, dan saya tidak pernah bisa cukup berterima kasih untuk bantuan Anda.

  • Garam (garam laut asli, bukan garam meja) dapat sangat efektif untuk menstabilkan denyut jantung yang tidak teratur, dan berlawanan dengan pemahaman yang keliru bahwa garam menyebabkan tekanan darah tinggi karena sebenarnya esensial bagi pengaturan tekanan darah—bersamaan dengan air dan mineral, seperti telah disebutkankan sebelumnya. Tentu saja proporsi sangat penting. Pada beberapa orang, diet yang rendah garam dengan asupan air yang tinggi sebenarnya dapat menaikkan tekanan darah. Logikanya sederhana, jika Anda minum air dan ti­dak makan garam, air tidak akan tinggal secara memadai di peredaraan darah untuk tetap mengisi semua pembuluh darah. Pada beberapa orang, ini akan menyebabkan pingsan. Pada orang lainnya, ini akan menyebabkan penciutan arteri sampai ke titik peningkatan tekanan darah yang bisa terukur. Satu atau dua gelas air dan beberapa garam—sejumput garam laut asli di lidah—akan segera dan efisien menenangkan jantung berdebar, dan dalam jangka panjang, akan mengurangi tekanan darah.
  • Garam vital bagi pengaturan tidur. Garam adalah hahan penghipnotis alami. Jika Anda minum segelas air, kemudian menempatkan beberapa butir garam di lidah dan membiarkannya di sana, Anda akan jatuh ke dalam tidur alami yang dalam. Jangan menaruh garam di lidah, kecuali Anda juga minum air. Penggunaan garam secara terpisah dan berulang dapat menimbulkan mimisan. Asupan air yang rutin dan penambahan sejumlah garam dalam diet akan mengatur pola tidur.
  • Garam adalah unsur vital bagi penderita diabetes. Garam membantu menyeimbangkan kadar gula dalam darah dan mengurangi kebutuhan insulin pada mereka yang harus menyuntikkannya untuk mengatur kadar gula darah me­reka. Air dan garam dapat mengurangi keluasan kerusakan sekunder pada mata dan pembuluh darah yang terkait dengan diabetes.
  • Garam vital bagi pembangunan energi hidroelektrik dalam semua sel tubuh. Garam digunakan oleh sel-sel untuk membangun energi lokal pada tempat-tempat yang membutuhkan energi.
  • Garam vital bagi komunikasi dan pemrosesan informasi oleh sel-sel saraf selama sel-sel otak bekerja, sejak pembuahan sampai kematian.
  • Garam vital bagi penyerapan partikel makanan melalui saluran usus.
  • Garam vital bagi pembersihan sumbat lendir dan lendir yang lengket pada paru-paru, terutama pada penderita asma, emfisema, dan kista fibrosis.
  • Garam di lidah dapat membantu batuk kering yang membandel.
  • Garam vital untuk penjernihan kerak dan sumbatan si­nus.
  • Garam dapat membantu pencegahan gout (asam urat) dan gout-artritis.
  • Garam esensial bagi pencegahan kram otot.
  • Garam vital dalam mencegah produksi ludah yang berlebihan sampai mengalir ke luar dari mulut selama tidur. Kebutuhan untuk terus-menerus membersihkan kelebihan ludah menandakan kekurangan garam. Osteoporosis bisa diakibatkan oleh kekurangan garam dan air di tubuh.
  • Garam mutlak perlu untuk mengeraskan struktur tulang.
  • Garam dapat membantu memelihara kepercayaan diri dan citra diri yang positif—hasil kepribadian yang dikendalikan oleh serotonin dan melatonin.
  • Garam dapat membantu memelihara libido.
  • Garam dapat membantu mengurangi dagu berlipat. Ketika tubuh kekurangan garam, ini berarti tubuh sangat kekurangan air. Kelenjar ludah merasakan kekurangan air dan merasa wajib untuk memproduksi lebih banyak ludah untuk melumas tindakan mengunyah dan menelan serta memasok air ke lambung yang dibutuhkan untuk memecah makanan. Peredaran darah ke kelenjar ludah akan bertambah, dan pembuluh-pembuluh darah menjadi “bocor” memasok air ke kelenjar untuk pembuatan ludah. Kebocoran ini tumpah ke area-area di luar kelenjar sendiri, dan menyebabkan ketebalan di bawah dagu dan pipi serta ke dalam pipi sendiri.
  • Garam dapat membantu mencegah varises vena dan “vena laba-laba” di tungkai dan paha.
  • Garam   laut  mengandung  sekitar  delapan  puluh empat   unsur mineral yang dibutuhkan tubuh. Beberapa dari unsur ini dibutuhkan dalam jumlah yang sangat kecil. Garam laut yang belum dihaluskan adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan jenis garam lainnya yang tersedia di pasaran. Garam meja biasa yang dibeli di pasar swalayan telah kehilangan unsur-unsur yang menemaninya dan bisa me­ngandung unsur tambahan seperti aluminium silikat agar tidak menggumpal dan tetap berpori. Aluminium adalah bahan yang sangat beracun bagi sistem saraf. Aluminium telah diduga sebagai salah satu penyebab utama dari pe-
    nyakit Alzheimer.

Sebaik garam bagi penderita asma, seburuk itu pula kele­bihan kalium. Terlalu banyak jus jeruk, terlalu banyak kalium dapat memicu serangan asma, terutama jika terlalu banyak minuman atau terlalu banyak pisang digunakan sebelum olahraga. Kalium dapat menimbulkan serangan asma yang diinduksi oleh olahraga. Untuk mencegah serangan seperti ini, asupan beberapa garam sebelum olahraga dapat meningkatkan kapasitas paru-paru untuk pertukaran udara. Garam juga mengurangi keringat yang berlebihan.

Adalah bijaksana untuk menambah garam ke jus jeruk un­tuk menyeimbangkan tindakan natrium dan kalium dalam memelihara volume air yang dibutuhkan di dalam dan di luar sel. Pada beberapa budaya, garam ditambahkan ke melon dan buah lain untuk menekankan rasa manisnya. Buah-buah ini terutama mengandung kalium. Dengan menambahkan garam se­belum dimakan, dicapai keseimbangan antara asupan natrium dan kalium. Hal yang sama perlu dilakukan pada jus lain.

Sebagai aturan yang baik, Anda membutuhkan sekitar 3 sampai 4 gram garam per hari untuk setiap sepuluh gelas air yang Anda minum. Tiga gram adalah sekitar setengah sendok teh. Penghitungan yang lebih mudah adalah seperempat sen­dok teh garam untuk setiap liter air. Contoh gambar dari bentuk garam laut asli yang sehat bagi kesehatan Anda adalah seperti di bawah ini:

garam laut asli

garam laut asli3

Disarankan Anda memakai terapi garam ini di sepanjang hari. Jika Anda berolahraga dan bekeringat, Anda membutuhkan lebih banyak garam. Pada cuaca panas, ketika Anda kehilangan air dari permukaan kulit tanpa Anda sadari, Anda membutuhkan lebih banyak garam. Pada cuaca seperti ini, garam dapat membuat perbedaan besar antara ketahanan hidup serta kesehatan yang baik dan keletihan karena panas serta kematian.

Peringatan! Pada saat yang sama, Anda tidak boleh meng­gunakan garam secara berlebihan. Anda harus mengamati perbandingan kebutuhan garam dan air pada tubuh. Selalu pastikan bahwa Anda minum cukup air untuk mencuci kelebihan garam ke luar dari tubuh.

Jika berat tubuh Anda menaik mendadak dalam satu hari, padahal Anda tidak terlalu banyak makan, artinya Anda telah terlalu banyak menggunakan garam. Hentikan asupan garam selama satu hari dan minumlah banyak air untuk meningkatkan keluarnya kemih dan melenyapkan pembengkakan.

Garam meja memang tidak baik untuk kesehatan. Ini hanya baik untuk rasa dalam masakan. Itulah sebabnya ikan laut dalam akuarium akan mati jika kita beri garam meja dalam air akuarium, namun tidak jika kita beri garam laut tradisional asli yang proses pengerjaannya hanya lewat proses penjemuran. Kebutuhan tubuh kita akan garam sama juga dengan ikan-ikan laut tersebut. Berhati-hatilah dengan label “Garam laut asli” untuk garam meja yang Anda beli dari supermarket atau toko-toko karena memang garam meja berasal dari garam laut, namun telah diproses sedemikian rupa menjadi garam yang “kehilangan komponen pelengkap” sehingga tidak baik untuk kesehatan jika kita mengonsumsinya banyak-banyak.

Anda bisa mendapatkan garam laut tradisional asli ini di pasar-pasar tradisional di desa atau kota Anda. Supermarket, mall, dan toko-toko lainnya hanya menjual garam meja yang tidak sehat bagi Anda dan keluarga Anda. Dari awal Tuhan menciptakan garam tidak untuk mengalami proses pabrikasi berlebihan seperti ini. Tuhan ingin kita bisa menikmatinya seperti apa adanya dan sains modern telah membuktikan kebenarannya.

Banyak masyarakat tidak memahami sains kesehatan yang benar sehingga menjadi korban iklan dan doktrinasi “bisnis merawat dan menjual penyakit” dari medis konvensional. Untuk memerangi hal ini, saya membuka HIOS (Healindonesia Online School), dimana masyarakat awam bisa belajar sains holistik modern secara online. Temukan rahasia sains kesehatan yang benar serta solusi dari semua permasalahan kesehatan Anda dengan mempelajari sains holistik modern di http://hios.co.nr .

Artikel ini merupakan bagian dari materi pelajaran di HIOS. Anda akan menemukan RAHASIA dari sains-sains holistik modern lainnya yang mencengangkan dan yang sebelumnya tidak Anda sangka ketika belajar di HIOS. Sains atau pengetahuan seperti ini tidak akan bisa Anda dapatkan di sekolah kedokteran medis konvensional walaupun Anda rela membayar mahal untuknya.

Para dokter dan ahli gizi medis konvensional tidak mengetahui sains dan REALITA ini. Jadi mudah dibayangkan apa jadinya jika Anda MENGUASAI sains holistik modern dari HIOS… itu artinya pengetahuan Anda melebihi mereka. HIOS tidak hanya membeberkan rahasia teorinya, tapi juga rahasia REALITA-nya.

Pengetahuan lengkap akan sains kesehatan yang sejati tidak hanya akan membuat Anda “sekedar tahu” saja, tapi juga akan menyelamatkan diri Anda dan keluarga dari perangkap malpraktek serta konspirasi bisnis perusahaan farmasi dan medis konvensional. Menguasai sains holistik modern juga akan membantu Anda untuk bisa awet muda, susah sakit, dan panjang umur. Di HIOS Anda akan berubah, dari yang awalnya adalah pasien, kemudian menjadi “dokter sejati”.

Sekali lagi saya tekankan, temukan rahasia sains kesehatan yang benar serta solusi dari semua permasalahan kesehatan Anda dengan mempelajari sains holistik modern di HIOS (Healindonesia Online School) !

.

Referensi:

356 Total Views 2 Views Today

6 Comments

  1. vilda says:

    dimana tempat untuk mendapatkan garam yang alami???atau mungkin mas awan bs menyediakan??

  2. Awan says:

    Belinya di pasar2 tradisional. Bilang saja cari garam tradisional yg kasaran. Maaf sy tdk menyediakannya.

  3. fitrah says:

    apakah garam asli tidak mengandung yodium??

  4. Dt Awan says:

    @ fitrah: Ada tapi tdk banyk.

  5. Thoriq says:

    Garam alami tidak banyak mengandung yodium. Menggunakan garam alami dalam jangka panjang apakah tidak menyebabkan kekurangan yodium yg penting bagi tubuh kita? Mohon penjelasannya. Terima kasih. Salam.

  6. Dt Awan says:

    @ Sdr Thoriq: Yodium sebenarnya tdk hanya ada di garam laut saja, tp jg ada di sayuran, buah, juga rumput laut. Sedangkan penyebab sakit gondok itu sebenarnya bukan krn kekurangan yodium, tp krn kelainan tiroid yg tdk bisa menyerap yodium dg baik, shg si penderita perlu yodium dosis tinggi. Kalau memang sakit gondok adl karena kekurangan yodium, sejarah akan memperlihatkan lbh dari 50% penduduk dataran tinggi dan yg tinggal di padang gurun akn menderita sakit gondok (karena mereka jauh dari laut dan tdk bnyk mengonsumsi garam). Tapi kenyataan sejarah tdklah demikian, jd apa yg diajarkan di sekolah kedokteran konvensional selama ini adalah salah :)

    Semoga memberikan pencerahan :)

Comments are closed.

Tips Menghindari Malpraktek

Arsip Artikel