Home » Customer Alert » Sinar Matahari yang Sehat adalah Siang Bukan Pagi

Sinar Matahari yang Sehat adalah Siang Bukan Pagi

2004.07.20.sun_cancerMedia massa dan sekolah kedokteran mengajarkan kepada Anda bahwa sinar matahari di siang hari adalah tidak baik untuk kesehatan, dan berjemur yang sehat adalah di pagi atau sore hari. Tapi tahukah Anda bahwa penelitian sains holistik modern justru menyatakan hal yang beda? Sains holistik modern menyatakan bahwa sinar matahari yang baik untuk kesehatan adalah di siang hari dan justru sinar matahari di pagi dan sore harilah yang tidak baik untuk kesehatan!

Sinar matahari atau ultraviolet terbagi menjadi 3 macam, yaitu UVA (ultraviolet A), UVB (ultraviolet B), dan UVC (ultraviolet C). Tapi yang paling utama adalah UVA dan UVB. Sinar UVA dan UVC adalah jenis sinar matahari yang bisa menembus kaca dan awan tipis serta merupakan sinar penyebab mutasi sel kanker. UVB adalah jenis sinar matahari yang tidak bisa menembus kaca tapi merupakan sinar yang membantu pembentukan vitamin D dalam tubuh kita walaupun membuat kulit jadi lebih gelap.

.

Pembunuh yang Sebenarnya adalah UVA

Dr. Dianne Godar dari Food and Drug Administration (FDA) atau BPOM-nya Amerika, telah mengadakan penelitian yang mengindikasikan bahwa UVA kemungkinan bertanggung jawab sebagai penyebab epidemi melanoma (sejenis kanker kulit). Ini lain halnya dengan UVB yang memang membuat kulit kita tambah gelap tapi justru membantu proses pembentukan vitamin D dalam tubuh kita.

UVA sanggup menembus kaca jendela, yang berarti Anda tetap terkena sinar ini ketika Anda di dalam ruangan atau di mobil. Justru UVB yang Anda butuhkan di situasi tertutup seperti ini tidak bisa menembus kaca bening apapun.

UVB dalam penelitian terlihat memilki efek melindungi kita dari melanoma. Dr. Godar mengemukakan bahwa kejadian melanoma berat lebih banyak dialami oleh pekerja di dalam ruangan, bukan di luar ruangan.

Rendahnya kadar vitamin D-lah yang meningkatkan resiko terhadap melanoma sedangkan kulit makin gelap karena terkena sinar matahari (UVB) mengurangi resiko terkena melanoma. Para pasien yang memaparkan diri sendiri ke UVB hidup lebih lama dibandingkan mereka yang tidak.

Baik UVA maupun UVB, keduanya menyebabkan kulit jadi lebih gelap, tapi yang paling “menggelapkan” adalah UVB (sinar baik). UVA menembus lebih ke dalam lagi di bagian kulit kita ketimbang UVB dan inilah yang memungkinkan timbulnya penuaan, kerut, dan kanker kulit.

.
Mengapa Cukup Terpapar Sinar Matahari Dapat Mengurangi Resiko Anda Terkena Kanker

Terpapar sinar matahari yang cukup sebenarnya dapat membantu melindungi kita terhadap kanker. Dan REALITA memperlihatkan bahwa melanoma berkurang pada orang-orang yang sering terkena sinar matahari, tapi malah meningkat pada yang memakai sunscreen.

Masyarakat dan komunitas medis konvensional tidak menyadari bahwa paparan sinar matahari yang CUKUP (tidak berlebihan) membantu terbentuknya vitamin D dalam kulit dan vitamin D inilah yang mengatur modulasi genetika kulit yang melindungi kita dari abnormalitas akibat paparan sinar matahari.

Tapi tahukah Anda bahwa sinar matahari tidak hanya melindungi kita dari kanker kulit melanoma, tapi juga 16 jenis kanker lainnya, termasuk kanker pankreas, paru, payudara, rahim, prostat, dan kanker usus!

.
Jika Anda memakai Sunscreen (Tabir Surya), Anda menghilangkan Manfaat Sinar Matahari

Jika Anda selalu “sembunyi” dari sinar matahari bahkan selalu memakai sunblock atau sunscreen ketika Anda keluar di siang hari, kulit Anda tidak akan menghasilkan vitamin D dari paparan sinar matahari dan itu berarti Anda kurang perlindungan terhadap kanker.

Disamping itu, sunscreen hanya menghalangi UVB, sinar penyebab kulit gelap, sedangkan UVA (penyebab kanker tapi tidak menggelapkan kulit) tetap menembus kulit Anda. Sampai sekarang tidak ada sunscreen yang sanggup memblokir UVA dengan kadar yang tinggi.

Sinar UVA cukup konstan menyinari bumi sepanjang hari, tapi UVB yang baik untuk kesehatan kita sangat sedikit di pagi dan sore hari. Di siang harilah UVB terpancar sangat banyak.

Jadi jika Anda memutuskan untuk memakai sunscreen, pakailah yang bisa menahan UVA dan UVB tapi tidak mengandung dioxybenzone dan oxybenzone. Sedangkan bahan yang aman untuk menahan UVA dan UVB adalah titanium dioxide dan zinc oxide, yang merupakan bahan alami dan digunakan selama lebih dari 75 tahun sebagai sunscreen yang aman.

Tapi perlu diingat bahwa Anda tetap perlu terkena sinar matahari untuk beberapa saat untuk mencukupi kebutuhan vitamin D Anda.

.

Kapankah Waktu Terbaik untuk “Berjemur”?

Waktu terbaik untuk mendapatkan manfaat UVB untuk menghasilkan vitamin D adalah SESIANG MUNGKIN. Itu berarti antara jam 10 pagi sampai dengan 2 siang. Anda tidak perlu berlama-lama berjemur atau terpapar sinar matahari di jam-jam ini. Hanya perlu kira-kira 20 menit. Beberapa orang yang sensitif terkadang hanya perlu 10 menit terpapar sinar matahari. Makin gelap kulit Anda, makin lama pula Anda perlu terpapar sinar matahari.

Tapi ingat, jangan TERLALU LAMA terkena sinar matahari di siang hari, karena paparan BERLEBIH juga akan membakar kulit Anda!

Pada saat pagi dan sore hari, UVB tidak banyak terpancar sedangkan sinar “yang menguasai” di pagi dan sore hari adalah UVA, “si pembawa kanker”.

Anda kaget dengan informasi ini? Ya memang benar ini bertolak belakang dengan semua pemberitaan media massa dan medis konvensional. Tapi inilah kebenarannya.

.

Hati-Hati dengan Sains Palsu!

Untuk membantu Anda mengetahui mana sains yang benar, Anda perlu melihat kepada sejarah dan fakta keseharian.

Coba Anda perhatikan para petani dan orang-orang desa (benar-benar desa, bukan subkota). Mereka adalah orang-orang yang SERING dan SELALU terkena sinar matahari, tapi Anda lihat bahwa mereka justru adalah orang-orang dengan fisik kuat dan sehat. Kulit mereka lebih gelap dibandingkan orang kota, tapi mereka tidak menderita kanker kulit.

Ingat, REALITANYA adalah mereka SERING dan SELALU terkena sinar matahari bahkan DI SIANG HARI, bukan hanya di pagi dan sore hari!

Hati-hati terhadap uji ilmiah yang TIDAK didukung oleh realita sejarah dan fakta keseharian!

Inilah yang sering tidak kita sadari akan PERSYARATAN sains yang asli, yaitu UJI ILMIAH HARUS DIDUKUNG OLEH SEJARAH DAN FAKTA KESEHARIAN.  Seringkali komunitas medis konvensional membanggakan diri bahwa sains mereka telah didukung oleh banyak uji ilmiah. Sains mereka memang banyak uji ilmiahnya tapi sayang, LEBIH BANYAK (tidak semua) MERUPAKAN UJI ILMIAH DI LABORATORIUM, BUKANNYA DI LAPANGAN. Disamping itu, kebenaran uji ilmiah mereka kebanyakan (tidak semua) tidak didukung oleh realita sejarah dan fakta keseharian. Ingat, uji ilmiah bisa dimanipulasi dan bisa sering terjadi kesalahan karena “human error”, sedangkan realita sejarah dan fakta keseharian tidak bisa dimanipulasi!

Inilah PERBEDAAN BESAR antara sains medis konvensional dengan sains holistik modern. Untuk mempermudah Anda membandingkannya, perhatikanlah tabel perbedaan di bawah ini.

.

SAINS MEDIS KONVENSIONAL SAINS HOLISTIK MODERN
Ditunjang uji ilmiah, tapi kurang ditunjang realita sejarah dan fakta keseharian. Ditunjang uji ilmiah + ditunjang banyak realita sejarah dan fakta keseharian.(Inilah yang selalu tidak diperhatikan oleh masyarakat bahwa selain uji ilmiah, seharusnya ada BUKTI NYATA dari realita sejarah dan fakta keseharian karena UJI ILMIAH BISA DIMANIPULASI, SEDANGKAN REALITA TIDAK BISA DIMANIPULASI)
Uji ilmiah lebih banyak dilakukan di dalam laboratorium. Uji ilmiah dilakukan di dalam laboratorium dan di lapangan.(Perlu Anda sadari bahwa sains sejati itu menyelidiki ALAM ASLI bukan  alam buatan, apalagi untuk kesehatan manusia. Manusia tidak tinggal di dalam laboratorium, jadi diperlukan uji ilmiah di lapangan untuk menentukan validitas kebenaran suatu ilmu kesehatan manusia. Habitat asli manusia bukan di dalam lab tapi di lingkungan bebas yang “penuh warna”).

.

Jika Anda butuh bukti jurnal medis lainnya tentang uji ilmiah holistik modern yang kontroversial ini (tapi didukung oleh realita sejarah dan fakta keseharian), silahkan Anda mencari dan menyelidikinya via internet. Akan Anda temukan banyak jurnal-jurnal medis yang melaporkan informasi kontroversial ini.

Saya bantu Anda dengan memberikan beberapa contoh link:

http://www.contracostatimes.com/mld/cctimes/living/health/9224364.htm?1c%20

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18410803?ordinalpos=8&itool=EntrezSystem2.PEntrez.Pubmed.Pubmed_ResultsPanel.Pubmed_RVDocSum

http://healthlink.mcw.edu/article/964647970.html

http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/02/19/sun-skin.aspx

.

HIOS Membantu Mata Anda Melihat yang Tersamar

Kami para praktisi holistik modern menerapkan “Terapi Matahari” pada para pasien kami. Terkadang suplementasi vitamin D pada minyak ikan masih kurang, jadi kami terkadang menganjurkan terapi matahari pada mereka.

Begitu banyak sains-sains palsu di sekitar Anda, tapi masyarakat tidak bisa melihatnya karena kurangnya pengetahuan. Anda perlu “mata ketiga” untuk bisa melihat yang tersamar, yaitu informasi-informasi yang sebenarnya kebohongan atau konspirasi saja. Informasi-informasi dan sains-sains palsu tersebut diantaranya seperti susu sapi dibutuhkan untuk kesehatan, rutin minum susu kedelai baik untuk kesehatan, diabetes tidak bisa disembuhkan secara total, kita harus makan tepat waktu, HIV penyebab AIDS, HPV penyebab kanker serviks, dan lain sebagainya.

Anda pasti heran dengan contoh-contoh yang saya sebutkan di atas, tapi… ya benar… saya tidak mengada-ada. Kebanyakan apa yang Anda yakini selama ini sebenarnya adalah SALAH!

Untuk melindungi Anda dan keluarga dari sains atau informasi-informasi yang menyesatkan dan membahayakan kesehatan Anda, saya sarankan Anda proaktif untuk mempelajari sains holistik modern sendiri.

Sains holistik modern itu sendiri mudah untuk dipelajari dan untuk membantu Anda belajar sains holistik ini, saya membuka HIOS (Healindonesia Online School), dimana Anda bisa belajar sains holistik modern secara online. Di HIOS-lah Anda akan memiliki mata ketiga untuk bisa melihat “yang tersamar”. Tapi bukan hanya itu saja, Anda juga akan diperlengkapi sains yang membuat Anda bisa menyembuhkan berbagai penyakit SERIUS SERTA MEMATIKAN tanpa obat-obatan dan operasi. Untuk detail info dan pendaftaran ke sekolah online ini, silahkan klik: http://hios.co.nr

Dt. Awan – Healindonesia

.
Link referensi:

http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/03/31/The-Real-Killer-in-Sunlight–UVA.aspx

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19155143

.

Artikel Terkait:

Sains Holistik Modern Jauh Lebih Unggul Dibandingkan Medis Konvensional

Kenapa Anda Tidak Bisa Mempercayai Kebanyakan Penelitian Ilmiah Kesehatan?

Berat badan turun, maag sembuh, kolesterol membaik, kadar gula normal, dan asam urat hilang dengan ngemil camilan coklat!

“Berat badan saya turun 10 kg dalam 2 bulan, kolesterol membaik, dan asam urat sembuh berkat ngemil Coklat Dach – Slimcho secara rutin. Saya konsumsi Slimcho 6 butir sehari (pagi, siang dan malam 30 menit sebelum makan). Maag akut saya sembuh, kadar gula juga turun (normal) karena ada turunan diabet dari keluarga. Dulu saya susah mengendalikan nafsu makan, sehari bisa 5 kali, sekarang bisa sehari 2 kali.”

>> Klik utk detail info <<


20 Comments

  1. setia hati putri sihombing says:

    baru tau….
    knp mereka bisa saLah…??
    kan mereka juga harusnya punya bukti yG kuat bahwa pagi hari itu sinarnya bagus untuk kulit…
    dan itu telah mendunia..
    nah,kL ternyata ada penelitian lain yG mengatakan itu salah, berarti harus ada penjelasannya dong. maksudQ penelitian ini juga harus diakui oleh dunia…

  2. Awan says:

    Bisa salah karena mereka juga manusia. Penjelasannya sdh sy kasih link2 lainnya spt:

    http://www.contracostatimes.com/mld/cctimes/living/health/9224364.htm?1c%20

    http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18410803?ordinalpos=8&itool=EntrezSystem2.PEntrez.Pubmed.Pubmed_ResultsPanel.Pubmed_RVDocSum

    http://healthlink.mcw.edu/article/964647970.html

    http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/02/19/sun-skin.aspx

    Masih bnyk lagi penelitian dan jurnal2 ilmiah lain yg membuktikan pandangan umum itu salah. Search saja di internet. Cuman, bahasa Inggris Anda harus bagus :) Apa yang benar SERINGKALI tidak gampang diakui oleh dunia. Kita bs belajar akan “kecerbohan massal” ini dari sejarah, misal: teori bumi itu bulat, matahari itu pusat tata surya, dan lain-lain dulu sangat ditentang oleh masyarakat bahkan ilmuwan. Dulu para dokter di Amerika malah mengatakan bahwa merokok itu aman! Hal2 spt ini sudah biasa di sejarah manusia kok :)

  3. Eko says:

    .baru tau !
    .thank atas infrmasi.a !!
    .nnti akan q tanyakan dgn guru ipa q, biar bsa jdi topik yg mnarik untuk d’bincangkan. !!?

  4. Aulia says:

    terima kasih atas infonya, sangat bermanfaat :-)

  5. gigitblog says:

    sep dech thx infonya,,,

  6. akhirnya mitos lama terkuak juga ya! nice post! thx …

  7. reya says:

    trus gimana dengan fakta berjemur sinar matahari pagi yang mmbantu penyerapan vit D? Penjelasan yg bikin bingung…?!?!

  8. reezali says:

    bagaimana agar kulit tetap putih tapi juga sehat seperti itu???
    apakah memakai sunscreen yang aman tanpa 2 kandungan yang disebutkan tadi di atas bisa tetap sehat dan putih???
    terimaksih ya…
    saya jadi tertarik mengikuti HIOS……..

  9. Dt Awan says:

    @ Reya: matahari pagi jg bs membantu membentuk vit D tp kdrnya lbh sedikit dibandingkn yg siang. Malahan yg lbh bnyk adl kadar ultraviolet penyebab kanker.

  10. Dt Awan says:

    @ Sdr reezali: Bs jg dg cara menghindari sinar matahari yg panas, tp juga RUTIN minum suplemen minyak ikan yg kaya akan vitamin D.

  11. ian says:

    Sy blm menemukan jawaban dari artikel ini.

    Bagi orang awan seperti saya:
    Bila di siang jg terdapat uv-a lantas buat apa anda meyarankan untuk berjemur. toh kalau begitu lebih baik kita tidak usah keluar rumah pagi, siang dan sore karena akan beresiko dengan kanker kulit. pagi dan sore lebih nyaman untuk kondisi tubuh manusia. toh saudara2 kita yang didesa juga berangkat pagi pulang sore untuk bertani, begitu siang matahari menyengat mereka lebih banyak beristiahat dan beraktivitas dengan menggunakan pelindung tubuh. topi capil, lengan panjang, sarung tangan,dll.

    Satu lagi, minuman/makanan suplemen tidak akan terserap oleh tubuh, karena akan menjadi feses, terbuang sia-sia.

  12. Dt Awan says:

    @ Sdr Ian: Artikel ini ditujukan utk mengoreksi mitos di dunia kesehatn yg menyebutkan bhw sinar matahri yg sehat (atau LEBIH SEHAT) adl yg pagi dan sore. Dan ini ditujukan dari segi TERAPI KESEHATAN bukan kenyamanan kulit atau estetika kecantikan biar kulit lbh putih.

    Kalau ditanya mana yg lbh NYAMAN, saat pagi, siang atau sore? Jawaban yg benar adl yg pagi dan sore, krn ini dilihat dari segi kenyamanan dan estetika kecantikan. Nah, kalau ditanya mana yg lbh sehat utk terapi kesehatan? Jawaban yg benar adl yg siang krn LEBIH BANYAK yg UVB nya, daripada UVA dan UVC.

    Kl Anda benar2 teliti membaca artikel sy, sy menulis : Kapankah Waktu Terbaik untuk “Berjemur”?
    Nah jawaban sy adl siang… krn itu dilihat dari segi terapi kesehatan. Jadi saran berjemur adl utk terapi kesehatan. Kl mau punya kulit lebh gelap bs jg dg berjemjur di siang hari. nah, selain itu, sy jg menulis ada BATAS WAKTU JEMUR krn matahari siang itu jg panas. SEGALA SESUATU YG BERLEBIHAN ADL TDK BAIK.

    Jadi artikel ini jg tdk bs disamakan utk kondisi kebiasaan pulang-baliknya petani krn lain kasus. Anda kalau tdk mau berjemur/terkena sinar matahari jg ngga masalah krn toh jaman sekrang sdh bnyk suplemen vit D. Nah, utk pernyataan Anda yg mengatakan bhw adl pernyataan yg salah. Kl gitu kt tdk perlu minum suplemen krn tdk tercerna dan suplemen tdk punya khasiat penyembuhan dong?!

    Pernyataan sy adl suplemen, obat2an kimia dan mknan sehari2 akn dicerna dan terserap oleh tubuh kita tp tdk 100%. Dan yg bs dicerna dan terserap itu punya efek tersendiri ke tubuh. Kl tdk percaya, silahkn Anda datang ke perusahaan MLM dimana bnyk org yg disembuhkan dg suplemen. Dan sy adl salah satu pemakai suplemen yg jg terbantu sembuh dikala sakit parah misal DB (saya pakai madu dan propolis).
    Pasien2 sy juga sy resepkan suplemen, bukannya obat2an kimia dn operasi.

  13. Kaka Asrif says:

    Artikelnya bagus , pertimbangan saya lebih baik jalan pagi minimal setengah jam mulai jam 8 sd 8.30 pagi supaya badan / urat2 tidak tegang , namun jangan takut beraktifitas dilapangan pada siang hari , tentunya artikel ini sanagt bermafaat bagi salesman , petani, nelayan, buruh bangunan dan lain lain yang harus terpaksa terpapar matahari di waktu siang.

  14. Udin says:

    “Pada saat pagi dan sore hari, UVB tidak banyak terpancar sedangkan sinar “yang menguasai” di pagi dan sore hari adalah UVA, “si pembawa kanker””

    darimana anda dapat kalimat ini?? anda akan ditertawakan oleh para ahli bidang ilmu yg lain,, karena perbedaan pagi, siang dan malam itu hanya masalah jumlah paparan radiasi yg diterima, saat tengah hari matahari berada di posisi tegak lurus dengan kepala kita,, saat itu jumlah paparan radiasi paling besar.

  15. Dt Awan says:

    @ Sdr Udin: Tolong sekali lagi “DIBIASAKAN BACA ARTIKEL DG TELITI” ya. Anda seblmnya sdh kasih komen yg kurang profesional krn TIDAK TELITI membaca artikel orang. Jadi sekali lagi sy berikan masukan membangun utk Anda. Silahkan diselidiki link2 yg saya kasih di artikel ini biar Anda tahu bahwa artikel ini bukan hanya pendapat saya saja. Nanti Anda yg ditertawakan oleh pengunjung lainnya lho.
    Semoga MASUKAN saya ini bs merubah Anda. Thx :)

  16. shantyka says:

    maaf , saya agak bingung…didalam tulisan ini titanium dioxide dan zinc oxide adalah zat beracun…tapi setelah saya lihat di link mercola…kok disana ditulis kalo kedua bahan ini non-toxic ??disana tertulis juga kalo kedua zat ini adalah bahan mineral alami…jadi mana yang benar?? atau mungkin saya yang salah menterjemahkan ?? bhs inggris saya memang gak bagus…jadi mohon pencerahannya. terimakasih

  17. Dt Awan says:

    @ Sdri shantyka: Maaf br sempat bs jawab dan terima kasih sekali krn sdh mengkoreksi artikel di atas. Iya Anda benar, setelah saya cek ulang, ternyata ada kesalahan terjemahan. Mohon maaf, ini adl kesalahan SAYA PRIBADI. Berkat Anda, sy bs edit artikelnya dg terjemahan yg lbh benar. Thx n GBU :)

  18. Yuni Ginting says:

    Thanks buat infox.. Alasanx kuat. Jd skrg gk prlu takut utk keluar siang hari..

  19. ESTINA NURANITA says:

    jadi inget nenek2 tetangga saya.. suka panasan siang2.. badannya hitam. usianya sekitar 70-80thnan. tapi keliatan sehat.. hehhe… saya jadi mau berjemur nih siang ini.. :D
    btw, saya juga suka dengan article yang di tulis dr.mercola.
    sinar matahari siang bikin kanker kulit merupakan sebuah propaganda aja.. fakta menunjukkan yang sering panasan siang dibawah matahari malah sehat2 tuh..

  20. masuk akal banget koq,…
    buktinya papaku sendiri :)
    tiap hari mesti melewati jalan yg cukup panjang bersama sepeda motornya, karena dia adalah seorang penyuluh. belum lg klo dia mesti ngajarin para petani langsung di lokasi,..
    panas terik atau hujan sudah jadi temannya sehari2
    tapi justru di situlah letak kekuatan dan semangatnya,..
    tanpa disadari,.. emang alam dan segala isinya adalah teman terbaik yg akan mendukung kita jika kita mau bersahabat dengan nya :)

Comments are closed.

Tips Menghindari Malpraktek

Arsip Artikel