Berhati-hatilah dengan Flu Bila Anda sedang Stress

Berdasarkan suatu penelitian, stres psikologis, pada umumnya tipe kronis (menahun), yang selalu dialami oleh orang berkepribadian negatif dan penderita sakit urat syaraf, merupakan faktor resiko dari flu. Para penyelidik menemukan bahwa optimisme dan kepribadian yang supel sepertinya melindungi seseorang dari flu.

Penemuan-penemuan tersebut menunjukkan bahwa tingkatan tinggi dari stres psikologis cukup berhubungan dengan flu pada umumnya. Meskipun flu biasa jarang dianggap serius, flu bisa dipersalahkan atas 30 juta hari-hari yang hilang di Amerika Serikat per tahunnya.

Untuk menginvestigasi apakah stres meningkatkan kemungkinan seseorang terkena flu, para peneliti mensurvei lebih dari 1.100 karyawan dan para murid perkuliahan di Spanyol selama lebih dari 1 tahun. Penelitian mempelajari beberapa tipe stres termasuk stres karena kejadian-kejadian dalam hidup, stres karena perasaan, dan pandangan umum yang negatif serta kepribadian neurotik dibandingkan dengan kepribadian yang positif dan ekstrovert.

Individu dengan pandangan negatifberesiko tinggi terhadap flu tanpa memperhitungkankonsumsi mereka akanvitamin C dan zat seng serta kebiasaan merokok dan minum alkohol mereka.

Kemudian mereka yang dalam level resiko berikutnya adalah individu-individu yang percaya bahwa mereka sedang stres. Orang-orang ini hampir 3 kali lipat berkemungkinan terkena flu.

Stres psikologis dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh dengan cara mengurangi konsentrasi cytokine, yaitu protein yang membantu dalam menangkis berbagai infeksi. Para individu yang sedang stres juga lebih cenderung memiliki kebiasaan yang dapat membuat rentan terhadap penyakit seperti misalnya:

  • Merokok;
  • mengkonsumsi alkohol;
  • dan makan-makanan yang tidak sehat.

Jadi, berhati-hatilah dengan perasaan, pikiran, dan pola hidup kita yang sering membawa kita kepada stress hidup. Itu semua juga mempengaruhi kita secara fisik yang pasti juga mempengaruhi waktu kita, energi kita, uang kita, dan juga hubungan kita dengan sesama.

Referensi: http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2001/05/05/colds-part-one.aspx

Register New Account
Reset Password