Sembuh dari Kanker Stadium Maut

Artikel ini adalah hasil dari semua materi yang telah saya pelajari tentang kanker. Dengan rendah hati, saya mengakui bahwa tidak ada sesuatupun dalam artikel ini yang dapat dipakai sebagai klaim terhadap kuasa kesembuhan. Meski demikian, saya harap informasi di dalam artikel ini membantu Anda bertanggungjawab mengontrol kesehatan Anda dengan cara paling efektif yaitu menyediakan apa yang dubutuhkan tubuh Anda untuk melenyapkan kanker. Tubuh Anda adalah kuncinya. Nutrisi adalah pencetaknya, namun Anda lah yang harus memutarnya. Kini giliran Anda untuk membukakan pintu menuju kesembuhan dan kesehatan Anda dan sesama.

Sebuah “Kekeliruan Negatif”

“Kekeliruan Negatif” adalah istilah yang dipakai dalam bidang mamografi jika hasil mamogram seorang wanita menampakkan bahwa benjolan di payudaranya bukan kanker walau pada kenyataannya itu memang kanker. Statistik menunjukkan bahwa sepuluh sampai tigapuluh dari seratus wanita yang menjalani mamografi mengalami kekeliruan negatif. Wanita-wanita yang tidak beruntung ini dengan perasaan lega pulang ke rumah bersama kabar bahwa mereka tidak perlu kuatir apa-apa. Namun kemudian, saat kanker tadi memiliki kesempatan untuk bertumbuh, akan menjadi nyata besarnya kekuatiran yang seharusnya mereka alami.

Jangan percayai hasil mamogram atau ultrasonografi. Kalau Anda memiliki benjolan, selalu mintalah dibiopsi.

Harapan saya ialah Anda akan menemukan pertimbangan-pertimbangan di dalam halaman-halaman ini untuk membantu Anda memenangkan perang kanker Anda sendiri. Kiranya Tuhan membuatnya demikian.

Kenali Musuh Anda

Kanker adalah penyakit yang sangat “misterius” sehingga kita semua akan menyilangkan jari dan berharap kita tidak pernah kena, namun di sinilah kekeliruan kita. Ketika kita pertama kali didiagnosa, kebanyakan dari kita tidak tahu banyak tentang kanker atau apa penyebabnya. Kita hanya tahu bahwa banyak orang kelihatan terkena kanker dan mati. Sebenarnya, statistik yang ada mengungkapkan bahwa satu dari tiga orang di Amerika Serikat akan menderita penyakit ini. Kanker adalah pembunuh kedua setelah penyakit jantung, sedang mengancam untuk menjadi nomor satu.

Pemberitahuan bahwa Anda mengidap kanker memang membuat shock, tapi bila diagnosa itu disertai ramalan seorang dokter tentang hari kematian Anda, teror yang dahsyat dimulai.

Pasien telah mengalami kedalaman emosi ketika diberitahu bahwa kematian sedang berkeliling di sudut ruangan. Pasien akan merasakan frustasi dan putus asa berat akibat diberitahu akan mati dan tidak banyak lagi yang dapat dilakukan seseorang terhadapnya. Jika Anda adalah pasien ini, Anda akan berduka atas kenyataan bahwa Anda mungkin tidak dapat melihat anak-anak Anda bertumbuh, bahwa ulang tahun kali ini mungkin adalah yang terakhir, bahwa suami/istri Anda akan ditinggal sendirian. Mungkin penyakit Anda adalah kanker stadium-empat yang telah menyebar luas, yang terparah.

Namun biarlah saya memastikan Anda bahwa kanker tidak perlu dipertimbangkan sebagai kalimat kematian yang otomatis — tidak perduli betapa jeleknya yang Anda rasakan, tak peduli betapa tidak menyenangkannya prognosis Anda. Keberhasilan para pasien dengan memakai pengobatan holistik jumlahnya sangat banyak. Banyak orang yang telah berjuang kembali mendapatkan kesehatannya. Banyak orang yang menaklukkan penyakit ini dengan cara ajaib. Anda dapat menangani situasi Anda dengan cara-cara yang akan membantu tubuh Anda memenangkan perang. Kanker adalah suatu penyakit degeneratif, dan penyakit-penyakit degeneratif dapat disembuhkan. Masalahnya selalu terlalu cepat menyerah!

Tentu saja tidak ada seorangpun yang dapat memberi Anda jaminan bahwa Anda akan berkemenangan. Hidup tidaklah seperti itu. Masing-masing tubuh itu unik; setiap situasi berbeda. Panjangnya artikel ini bersangkutan dengan proses pembangunan kembali berdasarkan detoksifikasi dan nutrisi yang berhasil dilalui oleh pasien-pasien lainnya. Apakah hasilnya akan sama atau tidak bagi Anda benar-benar tergantung pada kondisi sistem metabolik Anda, terutama hati Anda, dan kemampuan akhir tubuh Anda untuk mendayagunakan nutrien bagi kesembuhan–diri (tubuh telah didesain untuk itu).

Sayang sekali saat ini di sejarah medis, banyak pasien kanker tidak kembali ke terapi nutrisional sampai semua yang disebut pilihan “konvensional” telah tersingkir. Acap kali pembedahan yang merusak, radiasi, dan kemoterapi yang dilakukan waktu itu begitu merusakkan organ-organ vital mereka sehingga sistem-sistem tubuh mereka tidak mampu lagi untuk merespon stimulasi “kesembuhan–diri” yang menyenangkan. Tetapi Anda tidak akan pernah tahu. Saya berada di sini sebagai satu kesaksian dari potensi terapi nutrisional untuk membantu mengembalikan kesehatan bahkan terhadap hal yang paling buruk sekalipun.

Apa yang dapat saya berikan adalah bahan-bahan untuk kesempatan berperang. Bahan pertama adalah harapan-harapan bahwa peperangan ini bukannya mustahil. Jika itu telah terjadi pada pasien lainnya, penyakit itu telah pergi, mungkin itu juga akan terjadi pada Anda. Bahan kedua adalah informasi penting dari para ahli kanker yang mungkin tidak Anda waspadai — informasi yang memiliki potensi untuk menolong Anda membantu tubuh Anda memenangkan perangnya. Jika saja Anda menambah kemauan untuk melakukan apa saja, mungkin Anda akan mendapatkan hasil positif, seperti yang banyak pasien lain dapatkan. Layak Anda upayakan, bukan?

Di dalam peperangan, semakin baik Anda mengetahui lawan Anda, semakin besar kemungkinan Anda mengalahkannya. Hal yang sama juga berlaku dalam memerangi kanker. Semakin baik informasi Anda tentang penyakit ini, semakin besar kemungkinan memenangkannya. Dengan hal itu di kepala, mari kita lihat apa yang para pakar katakan tentang kanker — apa kanker itu, apa yang menyebabkannya, dan strategi macam apa yang paling masuk akal dilakukan untuk menyembuhkannya.

Meskipun demikian, Anda perlu tahu bahwa selama otopsi diketemukan bahwa wanita itu tidak menderita kanker apapun, melainkan suatu infeksi — kantong-kantong nanah dalam hatinya. Sepertinya dia mengalami salah diagnosa oleh dokternya. Dengan perhatian medis yang tepat mungkin keadaannya akan sudah sembuh. Kadang-kadang rintangan terbesar untuk mendapatkan kembali kesehatan Anda adalah kesalahan informasi pada masalah Anda.

Apakah Kanker Itu?

Di dunia sakit, penyakit dan masalah-masalah kesehatan dapat dibagi dalam dua daftar: “akut” dan “kronis.” Dan biasanya, ini sering disalahpahami oleh banyak ahli medis.

Sebagai contoh, seorang anak lelaki jatuh di atas genangan air hujan ketika bermain tendang-tendangan kaleng bersama kawan-kawannya. Luka di sisi tubuhnya, yang memerlukan tujuh jahitan di ruang darurat rumah sakit setempat, adalah masalah kesehatan yang akut. Itu adalah kejadian mendadak dari kedaruratan medis yang sebelumnya tidak ada. Patah tulang dalam contoh lain dari masalah kesehatan akut — begitu juga iris, goresan, gigi tanggal dan luka tembak. Anda mengerti maksudnya. Jadi, akut bukanlah berarti kondisi sakit “sangat parah”!

Pada daftar kronis ada masalah-masalah kesehatan dari berbagai macam sebab. Kondisi rekurens (berulang-ulang terjadi) seperti alergi termasuk dalam kategori kronis, begitu juga penyakit-penyakit degeneratif yang berkembang di dalam tubuh penderitanya dalam jangka waktu yang lama tanpa gejala-gejala dini yang dapat diperhatikan. Berbagai penyakit jantung dan sirkulasi termasuk dalam daftar ini, begitu juga kanker. Kanker adalah suatu kondisi degeneratif kronis di mana sel-sel normal mengalami perubahan mutasi secara kimia. Perlu satu sampai lima tahun untuk sebuah tumor kanker mencapai ukuran satu titik pena dan terdiri dari satu juta sel untuk membentuknya. Berani taruhan bahwa pada waktu ada tumor yang cukup besar untuk diraba, kanker itu sedang bermultiplikasi secara aktif dan menyebar di dalam tubuh selama bertahun-tahun. Bukan pikiran yang menyenangkan saat Anda menimbang-nimbang bagaimana mengalahkan benda ini, namun satu kenyataan yang harus Anda waspadai adalah saat Anda mempertimbangkan pilihan pengobatan Anda.

Kanker bukan hanya sebuah penyakit, melainkan banyak. Dari pohon keluarga kanker tergantung nama-nama sebanyak 250 penyakit terkait yang dapat berasal di setiap sel tubuh. Tipe-tipe lainnya menunjukkan karakteristik yang sedikit berbeda, tapi semua bentuk kanker memiliki dua hal yang umum: (1) Mereka terdiri dari sel-sel abnormal yang bereproduksi secara tak terkendali untuk sel sejenisnya, dan (2) mereka menyebar, menyerang jaringan tubuh yang sehat.

Tubuh kita dimulai dari sebuah sel tunggal pada saat pembuahan. Dari situ, melalui proses pembelahan sel, mereka mulai mengambil bentuk. Sel-sel yang tadinya sudah ada membelah jadi dua sel baru, menghasilkan “sel-sel anak” yang (atau seharusnya menjadi) duplikat persis dari sel aslinya. Setiap sel diperlengkapi penuh dengan suatu kode genetik yang akan menyuruh apa yang harus dilakukannya dan bagaimana melakukannya, dengan maksud untuk memainkan perannya dalam membawa dan mempertahankan “Anda” seperti yang telah didesainkan.

Tubuh manusia dewasa merupakan kumpulan ajaib dari bertrilyun-trilyun sel, berfungsi dalam suatu keharmonisan yang sangat baik untuk mempertahankan kehidupan. Di dalam bukunya The Body Is The Hero, Ronald Glasser, M.D., melukiskan sinergisme tubuh kita seperti “sebuah kota bergerak yang sangat besar, terbentuk dari satu triliun individu, masing-masing dengan keahliannya, namun bekerja sama. Tubuh memiliki sistem ventilasi dan pembuangannya sendiri, punya jaringan telepon dan komunikasi sendiri, sejuta mil jalan raya dan jalan kecil yang saling berhubungan, suatu sistem gang, punya supermarket dan pabriknya sendiri, alat-alat pembuangan dan unit-unit pemanas. Semua yang diperlukan adalah beberapa bahan mentah dasar untuk dibawa masuk.”

Di suatu tempat di sepanjang jalur ini, sesuatu mengakibatkan perubahan kimiawi pada sebuah sel normal yang sedang diprogram genetik, mengoyakkan harmonisasi dengan bagian tubuh sisanya. Menurut observasi Dr. Otto Warburg — pemenang Hadiah Nobel dua kali atas karyanya sehubungan dengan sel-sel kanker telah kehilangan seluruh instruksi yang terprogram secara genetik. Mereka tidak tahu lagi bagaimana berperan secara tepat sebagai bagian tubuh. Mereka hanya masih memiliki kemampuan pertumbuhan yang tidak berguna.

Bila dibiarkan tidak terdeteksi oleh sistem kekebalan tubuh, yang dirancang untuk melindunginya dari sel-sel mutan dan sel-sel penyerang asing, sebuah sel kanker tunggal akan berkembang biak secara independen dan tak terkendali. Beberapa sel yang dihasilkannya akan berkumpul guna membentuk tumor-tumor lokal. Yang lain akan terbawa melalui aliran darah dan sistem limfatik ke berbagai bagian tubuh. Mereka yang dapat bertahan hidup mulai membentuk koloni-koloni di luar atau tumor-tumor sekunder, yang menurut istilah medisnya disebut sebagai metastasis.

Dr. Warburg menemukan bahwa sel-sel kanker tidak hanya mengalami kerusakan pada rupa kimianya, tetapi juga dalam penggunaan energinya. Mereka tidak lagi memetabolisme oksigen seperti yang sel-sel normal kerjakan untuk memperoleh energi bagi proses-proses vitalnya, tetapi mereka makan dari fermentasi glukosa. Ketika tumor-tumor kanker melekatkan dirinya ke organ-organ, jaringan yang terlibat menjadi lapar oksigen — pada dasarnya terfermentasi. Tumor itu bertumbuh, fungsi-fungsi vital organ tadi terhenti, dan berlanjut dengan kematian.

Apa Penyebab Kanker?

Jika Anda bertanya-tanya, apa saja hal-hal yang berhubungan dengan penyebab kanker, Anda akan mendapati hal seperti ini:

  • Bahan-bahan kimia dari saluran gas buang kendaraan bermotor.
  • Bahan-bahan kimia dari asap rokok orang lain.
  • Bahan-bahan kimia dari polusi udara di perindustrian.
  • Bahan-bahan kimia yang ditransfer ke embrio dari diet orang tua.
  • Radiasi sinar-X.
  • Radiasi akibat sinar matahari secara berlebihan.
  • Kebocoran radiasi dari pembangkit tenaga nuklir.
  • Emisi alami gas radon dari tanah.
  • Radiasi elektromagnetik dari kawat-kawat bertegangan tinggi.
  • Bakteri parasit, menyerupai virus, yang dikenal sebagai Progenitor Cryptocides.

Mengkonsumsi …

  • Banyak lemak dan protein dari daging dan hasil-hasil susu.
  • Pestisida yang membuat jenuh rantai makanan kita.
  • Pengawet-pengawet yang dipakai untuk memperpanjang usia makanan.
  • Obat-obatan.
  • Kafein dalam jumlah besar.
  • Bahan-bahan beracun di dalam air minum.
  • Hasil-hasil tembakau.
  • Alkohol yang berlebihan.
  • Hormon estrogen.
  • Sejumlah besar makanan-makanan ‘jadi’ atau makanan olahan.

Gaya hidup yang banyak …

  • Stres kronis.
  • Konflik yang tak terselesaikan.

Meskipun tidak melelahkan, daftar ini membawa sebuah pesan yang jelas yang tidak boleh kita lewatkan. Kebenarannya diketahui, sebagian besar kanker adalah hasil — sampingan dari gaya hidup era modern kita; akibat dari pilihan-pilihan yang kita buat, secara individu ataupun bersama-sama, yang membawa akibat signifikan pada kesehatan. Dr. Ernest H. Rosenbaum, M.D., kepala bagian onkologi (penelitian dan pengobatan tumor) di Rumah Sakit dan Pusat Medis Perancis di San Francisco, menulis, “Tampak berlimpahan yang kita terima — kehidupan ‘baik’ kita — merupakan kontributor utama terhadap tingginya angka kematian akibat kanker, seperti juga dengan penyakit jantung, stroke, emfisema, dan kegemukan.”

Bukalah sebuah buku atau bacalah teks apapun mengenai kanker, maka Anda tidak akan mendapati kesimpulan lainnya. Misteri terbesar penyakit manusia modern, pembunuh nomor dua yang sedang bergerak cepat menuju nomor satu, merupakan sebagian besar mimpi buruk yang kita bawa. Kita, berpengaruh, meracuni diri kita sendiri sampai mati.

Sebenarnya, beberapa dari kita yang saat ini menderita penyakit kanker, ada risiko-risiko kanker dalam kehidupan yang sedikit atau tidak kita kendalikan. Seperti yang diteliti para ilmuwan dan peneliti dalam Prevention Magazine Health Book, “80-90% dari semua kanker diakibatkan oleh hal-hal yang kita lakukan terhadap diri kita sendiri.”

Patrick Quilin M.D., setuju, menunjuk pada diet sebagai penyebab utama:

“Perkiraan baru mengatakan bahwa angka 90 persen dari semua kanker disebabkan oleh lingkungan dan dapat dicegah. Faktor-faktor lingkungan meliputi makanan, polutan, sinar matahari, tembakau, dan lain-lain. Dari faktor-faktor lingkungan ini, yang terpenting mungkin adalah nutrisi (diet). Sebuah perkiraan konservatif menyatakan bahwa 30-60 persen dari semua kanker payudara dan kolon lebih 500 persen daripada bagian dunia lainnya, dan sebagian besar kenyataan yang meragukan ini disebabkan oleh nutrisi yang buruk.”

Kanker bukanlah, seperti yang beberapa orang pikir, “kilatan nasib, yang menyerang secara acak tanpa obat atau tanpa sebab.” Ada hubungan sebab-dan-akibat antara lingkungan yang kita ciptakan — gaya hidup dan diet yang kita pilih — dan masalah kesehatan yang kita alami sebagai suatu negara. Apabila tiba saatnya untuk mengidentifikasi penyebab utama kanker, kita menemukan si musuh itu dan musuh itu adalah kita!

Saya tidak mengatakan semua ini adalah upaya untuk membuat Anda merasa bersalah atau tertekan, bahwa sepertinya Anda telah gagal dalam hidup ini. Pasien yang datang dari keluarga dengan riwayat kanker payudara waspada terhadap risiko tinggi. Memandang hal itu, mereka menyusui bayi, menghindari kopi dan alkohol, dan mengerjakan semua yang mereka ketahui untuk dilakukan pada saat itu.

Apa yang tidak mereka ketahui, bagaimana pun juga, adalah hubungan antara kanker dan diet atau pola makan modern mereka. Sayang sekali kanker tidak menunggu korbannya untuk mendapat edukasi. Dalam ketidaktahuan, pasien telah membuka pintu bagi kanker untuk berkembang dalam tubuh. Berkubang dalam kesalahan tidak memberi kita kebaikan apa-apa, demikian juga dengan mempertahankan ketidaktahuan yang naif bahwa kita tidak memainkan peran dalam membawa kanker itu ke dalam diri kita.

Ada beberapa dokter meyakinkan pasien-pasiennya bahwa mereka tidaklain merupakan refleksi dari sesuatu yang telah mereka lakukan. Menurut mereka, degenerasi tubuh saya menjadi penyakit tidak lebih dari kemunculan sesaat tanpa ritme atau alasan — “nasib,” sebut mereka.

Namun, dalam upaya mereka untuk membuat pasien merasa lebih baik dengan mencari cara untuk menghindarkan pasien dari tanggung jawab itu, mereka melakukan kepada pasien perbuatan yang sangat merugikan. Sebab ketika pasien percaya bahwa timbulnya kanker adalah sesuatu yang tidak dapat pasien kontrol atau pertanggungjawabkan, mereka juga yakin bahwa tidak ada yang dapat mereka lakukan untuk menolong tubuh agar sembuh.

Tidak ada yang pasien lakukan selain dari mengarahkan diri untuk pembedahan, radiasi, dan kemoterapi, — “tiga besar” dari terapi medis modern melawan penyakit kanker. Andaikan pasien dibawa ke dalam filosofi kanker “bukan-kesalahan Anda,” pasien sudah tentu merangkak lagi ke atas ranjang dan menunggu kematian datang, setelah akhirnya diberitahu bahwa “tiga besar” tidak lagi dapat menolong mereka.

***

POKOK PERTIMBANGAN

“Kanker adalah penyakit dari peradaban. Ia adalah hasil akhir dari hidup yang menghancurkan kesehatan
dan kebiasaan makan, yang mengakibatkan ketidakseimbangan biokimia dan fisik serta iritasi kimia pada jaringan.”

— Paavo Airola, Ph.D.,

How to Get Well
“Tuhan telah membuat suatu alam moral dan hukum materi; jika kita melanggar hukum,
kita membuat diri kita melanggar hukum. Kita akan menuai konsekuensinya di dalam diri kita.”

–Richard O. Brenan, M.D.

Coronary? Cancer? God’s Answer: Prevent It!

Sebuah Kegagalan Sistem

Akankah mengejutkan jika Anda tahu bahwa setiap orang memiliki sejumlah sel kanker di dalam tubuhnya? Hanya masuk akal, bagi orang-orang yang secara teratur terpapar pada serangan negatif dari lingkungan fisik sekitarnya, di samping stres kehidupan era-modern dan proses-proses degeneratif oleh diet khas orang-orang modern. Untung saja, Pencipta kita telah memberi kita suatu sistem pertahanan

Sistem Kekebalan Anda

Setiap kita berperan sebagai rumah bagi pasukan sel-sel darah putih, dikenal sebagai sistem kekebalan — satu bagian dari keseluruhan sistem pertahanan kita. Ketika sel-sel menjadi rusak atau benda-benda asing memasuki tubuh kita dan mengancam untuk membunuh kita, pasukan ini segera beraksi dalam misi cari-dan-hancurkan. Meskipun demikian, apabila sistem kekebalan tubuh lemah, kanker mudah menancapkan kakinya.

Virginia Livingston-Wheeler, M.D., pengarang The Conquest of Cancer, menulis:

“Kanker adalah penyakit sistem kekebalan. Atau lebih tepatnya, kanker adalah penyakit dari sistem kekebalan yang lemah. Kekebalan Anda harus jatuh ke suatu level yang sangat rendah sebelum kanker dapat tumbuh, dan jika kekebalan Anda turun sampai ke level yang amat sangat rendah dan lemah, sel-sel kanker ini mulai menyebar. Tubuh Anda tidak memiliki pertahanan melawan mereka, atau pertahanan kecil itu tidak cukup.”

Dr. Wheeler melakukan observasi bahwa “kemampuan sistem kekebalan Anda agar sukses mencegah [atau dalam kasus kita, mereversikan] kanker secara langsung tergantung pada status nutrisi Anda.” Dengan kata lain, diet atau pola makan sangat berperan dengan kekuatan dan kesehatan sistem kekebalan kita, yang pada gilirannya mempunyai peran yang amat besar dengan bagaimana baiknya tubuh kita mampu memberantas kemunculan dan penyebaran sel-sel kanker.

Hati Anda

Bersama dengan sistem kekebalan, kita dilengkapi dengan sebuah mekanisme yang dikenal sebagai hati. Betapa luar biasanya mekanisme ini! Di samping sekitar 260 pekerjaan yang dilakukannya, hati melakukan tugas ekstra sebagai bagian dari sistem pertahanan terintegrasi. Bukan saja ia membantu menjaga sistem kekebalan kuat dalam peranan pentingnya dalam pencernaan dan asimilasi nutrien dari makanan, melainkan ia juga melayani sebagai sebuah sistem penyaring yang membuang substansi-substansi berbahaya dari sistem darah yang mempunyai kemungkinan dapat menimbulkan kerusakan besar.

Max Gerson, M.D., seorang perintis di bidang metabolik (nutrisional) terhadap kanker, menunjuk sangat pentingnya peran hati terhadap upaya perang: “Untuk membuang penyebab yang mendasarinya dan menyelesaikan penyembuhan kanker berarti menegakkan kembali seluruh metabolisme, khususnya hati … hati adalah filter bagi seluruh alat pencernaan … hati adalah organ terpenting untuk proses detoksifikasi kita.”

Harold Manner, Ph.D., profesor biologi pada universitas Loyola di Chicago, menambahkan pemikiran-pemikiran tentang pentingnya hati dalam peperangan terhadap kanker:

“Sama sekali tidak ada keraguan bahwa disfungsi hati adalah fenomena penyerta pada kanker. (Dengan kata lain, di mana ada kanker, dapat dipastikan didahului dengan jeleknya fungsi liver.) Sebagai satu dari organ-organ utama tubuh untuk mengeliminasi dan mengkonservasi substansi toksik, hati pada penderita kanker telah tersumbat dengan berbagai racun yang tadinya hendak dieliminasi. Kanker dapat direversikan dan dikontrol hanya bila kita meregenerasi hati. Untung saja bagi kita, hati adalah sebuah organ di dalam tubuh yang mampu meregenerasi sendiri. Kita harus segera mengadakan program purifikasi atau pemurnian tubuh.”

Hati kita layak mendapatkan perhatian dan perawatan khusus. Sayang sekali, diet khas orang modern bersifat kontra-produktif terhadap kesehatan hati. “Makanan diet modern, khususnya daging, makanan goreng, minyak hasil saringan, dan makanan yang diberi tambahan kimia melemahkan hati,” tulis ahli nutrisi Ann Wigmore.

Usus Besar [Kolon] Anda

Satu alasan utama dari disfungsi hati adalah usus besar yang tidak dapat melewatkan produk-produk buangan dari tubuh untuk dieliminasi secara efektif. Pernahkah Anda mendengar kotoran selokan Anda naik lagi ke dalam rumah karena sistemnya tersumbat?

Demikian juga, itu yang terjadi apabila kolon — sistem pembuangan alami tubuh — tidak berfungsi sebaik yang seharusnya. Bahan-bahan beracun terjebak di dalam usus besar dan diserap kembali ke dalam aliran darah, hanya untuk kembali lagi ke hati yang sudah berlebihan muatannya. Sewaktu hati menjadi makin tidak mampu mempertahankan kerjanya dalam membersihkan darah, seluruh tubuh menjadi semakin toksik.

Tentang usus besar, Norman Walker, Ph.D., menulis, “Sedikit dari kita yang menyadari bahwa gagalnya hati untuk mengeliminasi secara efektif produk-produk sampah dari tubuh mengakibatkan begitu banyak fermentasi dan pembusukan di usus besar, atau kolon, apabila akumulasi produk demikian dapat diabaikan, dan seringkali, perlahan-lahan mengakibatkan kematian.”

Walker melanjutkan, “Persoalan sebenarnya adalah bahwa konstipasi (sembelit) merupakan bencana nomor satu yang menyertai hampir setiap penyakit; ini dapat dipersalahkan sebagai penyebab primer, mula-mula dari hampir setiap gangguan pada sistem tubuh.” Mungkin baru sekarang ini Anda pikirkan, “Sembelit? Saya belum pernah sembelit selama bertahun-tahun.”

Penelitian yang dilakukan Dr. Walker mengungkapkan bahwa sembelit pada usus besar dapat terjadi bahkan ketika pergerakan usus tampak normal. “Bila kita memakan makanan yang dimasak atau makanan olahan, beberapa pergerakan usus sehari bukan merupakan indikasi yang cukup bahwa semuanya baik.”

Kolon merupakan tempat yang sangat buruk bagi akumulasi bahan-bahan sampah yang, bila lewat waktunya, membentuk suatu lapisan menyerupai karet pada dinding kolon, membuatnya tidak mampu berfungsi penuh bagi pencernaan dan pembuangan sampah yang seharusnya dilakukan. Pada sebuah otopsi yang dilakukan mengungkap adanya timbunan 50 pon di dalam kolon seorang laki-laki. Yah! Sebagian besar dari kita mungkin tidak akan mengalami seburuk itu, tetapi setiap timbunan adalah berbahaya. Akibatnya, tubuh mulai mendegenerasi.

Strategi Pengobatan Apa Yang Masuk Akal?

Sekarang Anda lihat bahwa ada efek domino di dalam tubuh — yang satu mengarah ke yang lain — mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan sel-sel kanker. Diet makanan matang atau makanan olahan modern, rendah serat dan tinggi lemak, dapat menyebabkan bendungan pada usus besar dan/atau disfungsi hati, yang dapat menimbulkan kanker. Jelas bahwa kanker merupakan masalah “sistemik,” berakibat malfungsi di dalam beberapa sistem individu dalam sistem tubuh terintegrasi yang dirancang untuk bekerja sama guna melindungi kita dan menjaga kita tetap sehat.

Dengan mempertimbangkan hal ini, jenis pengobatan yang paling masuk akal (paling tidak bagi pikiran si penderita) pada akhirnya harus bekerja mengembalikan dan membangun kembali sistem-sistem di dalam tubuh yang mengalami malfungsi yang menyebabkan kanker yang tumbuh dan menyebar di tempat pertama. Saya tidak sendirian dengan pendapat saya ini.

Sebelumnya telah saya sebut Dr. Max Gerson, perintis di bidang terapi metabolik (nutrisional) terhadap kanker. Dr. Albert Schweiser yang terkenal di dunia pernah berkata, “Saya melihat Gerson seorang dari yang paling jenius dalam sejarah medis.” Berkenaan dengan pengobatan kanker, Dr. Gerson menulis dalam A Cancer Therapy, “Seharusnya diterapkan pengobatan yang akan memenuhi seluruh pekerjaan dalam setiap respek, merawat fungsi-fungsi seluruh tubuh di kesemua bagian yang berbeda-beda, sehingga mengembalikan keharmonisan semua sistem biologi.”

Dengan kata lain, pengobatan yang ditujukan hanya untuk membunuh sel-sel kanker atau membuang tumor-tumor yang ada mengancam gejala-gejala sistem tubuh untuk terus mengalami kerusakan (memburuk dengan pengobatan), menyebabkan lebih banyak kanker berpotensi untuk muncul di beberapa tempat di kemudian hari.

Dr. Patrick Quillin meneliti, “Banyak orang yang secara medis kankernya benar-benar sudah berhenti sering mengalami timbul kanker baru di belakangan hari.” Sebuah laporan dalam Cancer and Diet yang diterbitkan oleh East West Foundation menunjukkan bahwa dalam sebuah “Penelitian di Inggris terhadap wanita di bawah usia 30 yang fokus mikroskopik kanker payudaranya telah dihilangkan, dijumpai bahwa 25 tahun kemudian 80% meninggal karena penyakit mereka semula, beserta kenyataan lain bahwa tumor — asal mereka telah mengecil dan telah hilang semuanya!”

Adalah kenyataan bahwa banyak dari orang-orang yang selama ini telah memanggil praktisi holistik untuk diberi terapi adalah orang-orang yang kankernya telah sembuh. Dipikirnya mereka sudah menaklukkan penyakitnya melalui pembedahan, radiasi, dan/atau kemoterapi, sekarang mereka dibingungkan dan kecewa oleh kenyataan bahwa kanker itu tidak hanya kembali, melainkan berkembang ke area baru di tubuh mereka.

Pembedahan, radiasi, dan kemoterapi — meskipun dipertimbangkan sebagai prosedur standar bagi pengobatan kanker era-modern tidak berhasil mengembalikan fungsi dan organ-organ protektif tubuh itu sendiri dalam mencegah kembalinya kanker. Mereka mungkin bekerja menahan pertumbuhan kanker asal, atau bahkan membuatnya mengalami remisi, namun mereka tidak melakukan apa-apa untuk mengobati penyebab-penyebab sistemiknya. Dari ketiganya ini, tidak ada satu pun yang bekerja membersihkan usus besar dan mendetoksifikasi hati. Radiasi dan kemoterapi sebenarnya menambah masalah kelebihan racun. Radiasi dan pembedahan dikenal sangat memperlemah sistem ini; kemoterapi sangat merusakkan sistem kekebalan.

Sebagaimana yang dikatakan pengarang The Conquest of Cancer, “Obat-obat dan bahan-bahan kimia yang masuk ke dalam sistem Anda begitu toksik, begitu mematikan bagi sel-sel dan jaringan, sehingga waktu mereka sedang melakukan pekerjaan yang baik melawan sel-sel tumor, di saat yang bersamaan mereka juga sangat memperlemah sistem kekebalan Anda.” Harold Harper, M.D., meneliti bahwa “penggunaan radiasi atau racun (kemoterapi) dalam upaya menghantam sel-sel ganas sebenarnya sama dengan menyalakan obor di atas sebuah kutil.

Bila dikombinasikan, terapi-terapi ini dapat menyebabkan sistem kekebalan benar-benar lumpuh. Itu terjadi pada kebanyakan pasien. Tidak lama setelah mastektomi dan ditempatkan pada program kemoterapi, pasien mungkin diberi dua minggu dosis radiasi yang ditujukan untuk menghancurkan tiga dari tumor-tumor yang telah berkembang di beberapa organ. Akibatnya, pasien terbaring telentang di di sebuah rumah sakit lokal dengan kasus rambut rontok, mual-mual, dan pneumonia berat yang membuat pasien berjuang hidup setengah mati.

Dr. Livingston Wheeler menulis, “Seringkali sistem kekebalan pasien-pasien iradiasi (terapi radiasi) dan kemoterapi mengalami kehancuran sehingga mereka terkena penyakit infeksi, misalnya pnemonia, yang bisa mematikan mereka sebelum kanker punya kesempatan untuk membunuh mereka.”

Seperti yang Dr. Donsbach ungkapkan, “Tidak satupun dari prosedur ini (pembedahan, radiasi, kemoterapi) yang efektif dalam mengembalikan kesehatan, mereka hanya bersifat supresif dan pada waktunya akan menurunkan sistem kekebalan alami dari tubuh.”

Tampaknya jelas bahwa jika seorang pejuang kanker ingin menemukan harapan dengan menaklukkan kanker pada akhirnya dan memenangkan kembali kesehatannya, maka perlu dilakukan proses sangat agresif untuk merevisi degenerasi tubuh yang kronis akibat kanker. Semuanya bertujuan untuk mengubah struktur kimia racun tubuh melalui proses metabolik dari detoksifikasi dan diet — makin cepat makin baik.
***

POKOK PERTIMBANGAN

“Apa jadinya bila kanker adalah suatu penyakit sistemik, kronis, metabolik yang mana benjolan dan pembengkakan hanya merupakan gejala-gejala? Bukankah ini berarti jutaan dolar telah disia-siakan dan dasar pendapat bahwa penelitian dan pengobatan kanker itu beralasan adalah salah? Tentu saja hal itu
akan, dan dalam dekade mendatang generasi masa depan yang kebingungan akan melihat ke belakang dalam keheranan tentang pengobatan yang dilakukan terhadap kanker menggunakan mesin kobalt, pisau bedah, dan pemakaian racun ke dalam sistem dan bertanya-tanya bahwa kebrutalan seperti itu sungguh-sungguh terjadi.”

— Harold W. Harper, M.D., dan Michael L. Culbert,

How You Can Beat the Killer Diseases

“Seseorang hanya dapat berharap dan berdoa agar semakin banyak dokter yang akan melihat kebijaksanaan di belakang pembedahan, kemoterapi, dan radiasi sampai pada kebijaksanaan jaman-jaman dan pendekatan nutrisional untuk mereversi gangguan seluler yang telah menginvasi tubuh penderita kanker … Kanker berasal dari sel-sel yang teracuni.”

— Richard O. Brennan, M.D.,

Coronary? Cancer? God’s Answer: Prevent It!

 

Putuskan Jalur Pasokan Musuh

Lemak makanan berkaitan dengan lebih banyak macam kanker selain dari payudara dan kolon. Berdasar pada penelitian medis, Charles B. Simone, M.D., dari departemen terapi radiasi di Universitas Pennsylvania, menunjukkan bahwa mulut, kerongkongan, lambung, hati, kandung empedu, pankreas, ovarium, prostat, ginjal, rektum, faring, endometrium, tiroid, kandung kemih, dan uterus hanyalah sebagian kecil dari bagian-bagian tubuh yang cenderung terkena kanker akibat diet tinggi lemak hewani.

Tercatat dengan baik bahwa jika negara-negara lain mulai mengadopsi khas Amerika, kesehatan negara-negara itu payah. Profesor nutrisi di Universitas New York, Marion Nestle berkata, “saya pernah ke Mauritius, Kuba dan Hungaria, tiga negara yang sama sekali berbeda, menasihati pemerintah mereka akan pendidikan nutrisi. Orang-orang di seluruh tiga negara itu mulai meniru diet kita, mereka makan lebih banyak lemak hewani dan hasil-hasil susu, dan jumlah penyakit mereka sedang meroket.”

Bagaimana memakan suatu diet yang banyak daging dan hasil-hasil susu berperan pada kanker? Satu faktor berhubungan dengan bakteri pada sistem pencernaan yang membantu pencernaan makanan. Gampangnya, ada bakteri baik dan ada yang jahat. Dalam proses pencernaan lemak “makanan hewani sangat menaikkan jumlah bakteri anaerob [jenis yang jahat] yang memproduksi karsinogen,” tulis Dr. Simone.

Karsinogen adalah bahan-bahan kimia penyebab kanker. Semakin lama mereka tinggal di dalam sistem Anda, semakin besar dampak penyebab kankernya. Diet khas daging dan susu tidak hanya menaikkan agen-agen penyebab-kanker di dalam tubuh, tetapi juga sedikit membantu mempercepat mereka melalui sistem karena kandungan seratnya rendah.

John Robbins, yang mendapat ketenaran dan keberuntungan sebagai pewaris dinasti es krim Baskin-Robbins dengan menjadi penasehat kesehatan, menulis,

“Tanpa serat, kotoran menjadi terblokir dan lamanya waktu bagi makanan untuk berlalu dari usus besar Anda amat sangat memanjang. Ini terutama terjadi bila diet Anda mengandung lemak hewani, sebab lemak hewani memadat pada temperatur tubuh. Mereka menyumbat usus halus Anda seperti gemuk menyumbat pipa Semakin lamanya waktu transit akibat diet rendah-serat semakin memberi kesempatan bagi dinding usus untuk mereabsorsi racun-racun yang sedang diupayakan dibuang dari tubuh.”

Hal lain mengenai lemak di dalam daging dan hasil-hasil susu adalah bahwa mereka “sepertinya menjadi fasilitas penyimpanan polutan-polutan dari lingkungan kita.” Dale dan Kathy Martin mengungkapkan dalam bukunya Living Well, “Pada saat kita memakan ke arah atas pada rantai makanan, dari ubi-ubian sampai gandum, buah-buahan, sayuran berdaun, minyak sayuran, dan lemak, konsentrasi pestisida dan polutan-polutan kimiawi lainnya meningkat secara perlahan-lahan. Hasil-hasil susu memberi peningkatan konsentrasi polutan 250% di atas sayuran berdaun dan 1.500% peningkatan dibanding memakan ubi-ubian.” Dengan mengkonsumsi daging merah, ikan, dan ternak, persentase tadi akan berlipat dua.

Lemak adalah tempat penyimpanan dari semua bahan-bahan kimia produksi yang dimasukkan ke dalam hewan-hewan agar mereka bertumbuh lebih cepat dan lebih besar. Dengan memakan dagingnya, Anda dan saya menelan sejumlah hormon, antobiotik, dan agen-agen lain yang sungguh membahayakan sistem kita sendiri.

Garisbawahi: Lemak diet dari daging dan hasil-hasil susu adalah kabar buruk!

Pada minggu yang sama saat artikel Newsweek muncul melintasi negeri, U.S. News and World Report menerbitkan artikel mengenai diet dan nutrisi. Mereka melaporkan bahwa di samping bahaya dari lemak hewani dalam diet kita, penelitian ilmiah juga menunjukkan bukti yang berarti bahwa “protein hewani (bukan lemak saja) dari sumber apapun, bahkan protein-baik dalam makanan seperti ternak dan ikan, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker kolon, kanker payudara dan osteoporosis.” Kata T. Colin Campbell, profesor biokimia nutrisi di Universitas Cornell: “protein hewani yang berlebih-lebihan merupakan inti dari banyak penyakit kronik.”

Meski demikian, ini bukan kabar baru. Selama bertahun-tahun komunitas ilmiah nutrisional telah waspada terhadap hubungan antara diet tinggi protein dan kanker. Pada tahun 1974 Paavo Airola, Ph.D., meneliti bahwa “insiden kanker berbanding searah dengan jumlah protein hewani, terutama daging, pada makanan. Protein yang dimakan berlebih-lebihan dari yang sebenarnya diperlukan tidak dapat dicerna atau dipakai dengan tepat dan di dalam tubuh berlaku sebagai racun dan karsinogen. Tambahan lagi bahwa konsumsi protein yang berlebihan membebani pankreas dan menyebabkan defisiensi enzim pankreas, yang diperlukan bagi metabolisme protein yang tepat.”

Dengan semua informasi negatif tentang konsumsi produk-produk hewani ini, Anda mungkin ingin tahu apakah harus jadi seorang vegetarian. Tidak harus. Yang salah adalah jika Anda mengkonsumsi berlebihan dan tidak sesuai dengan tipe metabolisme Anda (misal, tidak sesuai dengan tipe golongan darah).

Susu adalah salah satu makanan terpenting di masyarakat. Anda dan saya, apakah kita suka atau tidak berada dalam bisnis produksi susu. Pajak kita mengalir ke industri susu begitu banyaknya. Kita semua tumbuh dengan asumsi bahwa barang dagangan mereka memberikan kita kenyataan yang solid, bahwa susu sapi membuat tulang kita kuat karena menyediakan kalsium yang diperlukan tubuh kita.

Tetapi, di dalam buku yang luar biasa berjudul Fit for Life (Hidup Sehat Sepanjang Masa), Harvey dan Marilyn Diamond mengungkapkan kenyataan bahwa Dewan Susu Nasional tidak ingin Anda segera tahu produk mereka. “Memang penting untuk mengerti peran kalsium di dalam tubuh manusia,” tulis mereka. “Salah satu fungsi utamanya adalah untuk menetralisir asam di dalam sistem … Semua produk susu kecuali mentega adalah membentuk asam … Ironisnya adalah bahwa orang-orang mengkonsumsi produk-produk susu demi kalsium, sedangkan kalsium yang ada di dalam sistem mereka sedang dipakai untuk menetralisir efek dari produk-produk susu yang mereka makan.” Dengan kata lain, mengkonsumsi produk-produk susu demi kalsium adalah seperti “dua langkah ke depan, tiga langkah ke belakang.”

Untuk mendapatkan kalsium Anda lebih baik memikirkan nutrisi dari kacang mentah, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran. Kenyataan bahwa Anda mungkin sedikit sulit menerima pikiran ini karena begitu luar biasanya kekuatan iklan (termasuk dokter-dokter konvensional pada umumnya).

Intinya demikian: Sebagian besar dari kita tidak benar-benar tahu tentang makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh. Kita tahu bahwa TV komersial dan grup investor yang berkaitan dengan industri makanan menginginkan agar kita berpikir apa yang mereka inginkan. Dale dan Kathy Martin meneliti,

“Kanker kolon muncul langsung di belakang kanker paru, semakin besar dan menjadi peringkat kedua, kanker di negeri ini. Tetapi sebagian besar orang-orang Amerika, tidak mampu mengenali hubungan sebab-akibat antara memakan diet khas Amerika dan menderita semua — penyakit Amerika, banyak di antaranya stadium terminal. Sebaliknya terima kasih untuk kampanye periklanan yang besar dari Asosiasi Susu Amerika, Dewan Daging Sapi Amerika, dan lain-lainnya, orang-orang Amerika diyakinkan bahwa pilihan makanan benar-benar tidak terbukti sebagai kontributor.”

Pembersihan Internal Dan Detoksifikasi

Ahli nutrisi berkata, “Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan tubuh Anda.” Ini adalah proses “buang yang lama, masukkan yang baru.”

Tujuan utama dari program pembersihan yang diterapkan sendiri adalah untuk mendorong sistem kekebalan pasien agar dapat bekerja lebih efektif memerangi kanker yang telah menguasai tubuh pasien. Sebenarnya, kanker adalah suatu penyakit akibat sistem tubuh yang lemah. Namun dalam upaya mencapai tujuan tadi, paling tidak ada dua hal yang harus terjadi.

Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, hati merupakan hubungan yang vital bagi sistem kekebalan dalam memerangi kanker. Bukan saja karena ia membantu melindungi tubuh dengan cara membuang substansi-substansi beracun dari aliran darah, jika tetap ada, mungkin dapat menyebabkan kanker, tapi juga mengaktifkan enzim-enzim yang memetabolisme nutrien dari makanan. Nutrien-nutrien ini pada gilirannya dikirim ke setiap sel dalam tubuh, termasuk sel-sel yang membentuk sistem kekebalan.

Apakah Anda melihat betapa pentingnya hati? Peran hati di dalam perang tubuh melawan kanker sangat penting sekali. Dr. Norman Walker menulis, “Hati-hatilah dengan liver Anda. Apabila hati Anda rusak dan tidak dapat diperbaiki, Anda akan tamat bersama tubuh Anda dan akan meninggalkan dunia selamanya.”

Hati menggunakan sebuah substansi yang disebut empedu untuk membilas sendiri racun-racun yang telah terakumulasi dari aliran darah. Kandung empedu adalah sebuah organ yang terletak pada hati dan berfungsi sebagai tempat penyimpanan empedu. Jika empedu yang mengalir melalui hati terhalang oleh sebab apapun, produk-produk sampah dan racun-racun yang seharusnya dibuang dari darah menjadi bertumpuk, dan fungsi vitalnya melambat. Ini yang disebut sebagai “hati malas.”

Kondisi seperti ini “kemungkinan mencerminkan kerusakan minimal pada fungsi liver. Tetapi Karena peranan penting hati dalam proses metabolik banyak, maka kerusakan fungsi liver yang sedikit saja sudah dapat menimbulkan dampak yang besar.”

Menurut para ahli di bidang terapi nutrisi, kanker kemungkinan adalah tanda bahwa hati sudah tidak kuat lagi dalam membuang racun-racun dari tubuh, kemampuannya untuk memenuhi peran vitalnya yang lain dalam membantu menjaga nutrien-nutrien mengalir ke sistem kekebalan (sistem imun) juga telah terhenti.

Jadi apa yang menyebabkan aliran empedu di dalam hati berhenti? Sederhana saja, makanan! “Lebih spesifik lagi, defisiensi-mineral, dan makanan yang telah diproses (refined) cenderung menghasilkan partikel-partikel padat dari komponen-komponen empedu (batu empedu) … Namun sebelum batu terbentuk, dapat terjadi liver yang melemah akibat dari tersumbatnya sebagian aliran empedu.” Demikian tulis Ann Wigmore, pendidi Institut Kesehatan Hippocrates yang terkenal di Boston dan pengarang buku Diet Hippocrates.

Para pengarang An Encyclopedia of Natural Medicine mengatakan, “Ada sebuah perkiraan konservatif bahwa 20 juta orang di Amerika Serikat mempunyai batu empedu hampir 20% dari populasi wanita dan 8% dari populasi laki-laki di atas usia 40 ditemukan mempunyai batu empedu saat dibiopsi, dan setiap tahunnya hampir 500.000 kandung empedu dibuang oleh karena batu. Prevalensi batu empedu di Amerika Serikat berhubungan dengan diet tinggi lemak/rendah serat yang dikonsumsi oleh sebagian besar orang Amerika.”

Ini menjadi jelas buat kita bahwa jika sistem kekebalan diperkuat untuk berperang secara efektif terhadap kanker, awalnya pasien perlu memberi perhatian segera untuk membersihkan dan mendetoksifikasi hati dan kandung empedu mereka.

Hal kedua yang perlu pasien lakukan adalah memberi perhatian pada kolon mereka, saluran usus sepanjang lima kaki (+ 152 cm) yang dikenal sebagai usus besar.

Dalam Colon Health: The Key to a Vibrant Life, Dr. Norman Walker menganggap serat sebagai “sapu usus” kita. Tanpa massa serat di dalam diet kita, berbagai makanan yang biasa kita makan “meninggalkan suatu lapisan lendir pada dinding dalam kolon bagaikan plester pada sebuah dinding. Dengan berjalannya waktu lapisan ini perlahan-lahan ketebalannya dapat bertambah sampai hanya ada sebuah lubang kecil di bagian tengah.” Jadi, meskipun ada gerakan usus yang teratur, kolon bisa tertutup oleh suatu substansi tebal menyerupai karet yang terbentuk setelah waktu yang lama.

Semakin lama sampah beracun ini tinggal di dalam kolon Anda semakin mungkin racun-racun itu diserap kembali secara kontinyu ke dalam aliran darah Anda. Ini dapat menyebabkan konsekuensi yang berbahaya. Ini seperti membuang sampah ke jalan, membiarkannya busuk sebentar lalu membawanya masuk lagi untuk makan malam. Bukan saja hati akan kelebihan beban akibat semua polutan ini masuk kembali ke aliran darah, tetapi darah mengirimkan bahan-bahan beracun ini ke seluruh tubuh di mana mereka berkesempatan untuk menjadi perusak yang menyebabkan penyakit pada sel-sel kita.

“Umumnya, kita dapat mengatakan bahwa darah itu sebersih usus,” tulis Dr. Bernard Jensen dalam Tissue Cleansing Through Bowel Management, “dan karena darah bersirkulasi melalui setiap organ tubuh dan mencapai setiap sel di dalam tubuh, racun-racun di dalam darah diakibatkan oleh usus kotor yang mengkontaminasi seluruh tubuh. Untuk membersihkan jaringan tubuh secara tepat kita harus memulai pembersihan menyeluruh pada usus.” Bersama dengan hati dan kandung empedu saya, proses pembersihan pada kolon juga perlu perhatian besar. Periksakan semua ini pada konsultan nutrisi pribadi Anda.

Enema

Enema adalah pembilasan usus secara lembut, dilakukan dengan memasukkan cairan lewat sebuah alat yang dimasukkan ke dalam rektum. Ini adalah upaya membuang sampah racun yang telah tertimbun bertahun-tahun di dalam usus besar dan hati kita. Enema yang diterapkan-sendiri-dengan-baik merupakan cara yang teramat penting untuk membantu memutuskan jalur pasokan musuh dalam peperangan Anda demi mendapatkan kesehatan Anda lagi dan mengalahkan kanker. Enema merupakan sebuah aset yang tak ternilai untuk proses pembersihan dan detoksifikasi.

Max. Gerson M.D., pada bab sebelumnya mengatakan, tulislah mengenai betapa pentingnya enema bagi penderita kanker: “Karena proses detoksifikasi tubuh adalah yang paling penting, khususnya di saat permulaan, maka teramat perlu untuk sering memberikan enema, siang dan malam.” Programnya menganjurkan enema setiap empat jam selama beberapa hari pertama pengobatan.

Sumber nutrisi-medis lain yang khususnya berurusan dengan kepentingan akan enema akan menerangkan detil prosedur secara bersama-sama dalam cara yang sedikit berbeda. Misalnya, orang yang satu akan menyarankan agar Anda berbaring di sisi kiri saat cairan dimasukkan, sedangkan lainnya mungkin menganjurkan posisi telentang atau sisi kanan. Frekuensi pemberian setiap hari juga bervariasi. Namun, untuk tujuan akhir dari proses, para ahli semuanya setuju: membersihkan dan mendetoksifikasi organ-organ tubuh vital, terutama kolon dan hati.

Pasien tertentu ada yang mengawali dengan dua kali delapan-gelas enema per hari. Yang pertama adalah enema pencahar air, digunakan untuk melepaskan timbunan racun yang ada di dinding usus. Kemudian segera diikuti dengan enema kopi. Itu benar; kopi! Dalam bukunya Healthy Healing, Linda Rector Page, Ph.D., menerangkan, “Enema kopi telah menjadi standar dalam penyembuhan alami jika ada kanker yang berkaitan dengan hati dan kandung empedu untuk membuang racun, membuka saluran-saluran empedu, meningkatkan aksi peristaltik, dan menghasilkan aktivitas enzim yang penting bagi pembentukan sel darah merah yang sehat dan pengambilan oksigen.”

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa diikuti dalam memberikan satu set enema harian, pastikan agar sebersih mungkin.

  1. Persiapan Cairan

– Hangatkan delapan gelas air suling hingga mencapai suhu tubuh.

– Seduh tiga gelas kopi (jangan pakai kopi instan, jangan pakai kopi yang tanpa kafein).

– Tambahkan lima gelas air suling yang dingin agar suhunya turun mencapai temperatur tubuh.

  1. Persiapan Peralatan

– Carilah tempat di mana Anda dapat berbaring dan menggantungkan botol air panas kira-kira duabelas inci di atas Anda.

– Isilah botol dengan air.

– Pasangkan selang ke botol dan bagian ujung ke selang (kencangkan).

– Biarkan air mengalir sedikit sebelum mengklem selang tadi, agar tidak ada udara di dalam saluran.

– Oleskan pelumas pada ujungnya. Pastikan tangan Anda sudah bersih.

  1. Persiapan Tubuh

– Berbaringlah pada sisi kiri dengan pinggul Anda dinaikkan. (Bisa memakai sebuah bantal yang ditutupi kantong plastik.)

– Masukkan ujung tadi secara hati-hati ke dalam rektum. (Ini perlu latihan. Lakukan dengan lemah lembut, tapi jangan menyerah.)

  1. Aliran

– Atur alirannya sehingga terasa nyaman.

– Masukkan yang banyak sebatas masih nyaman, sembari memijat perut Anda dari kiri ke kanan agar cairannya bergerak ke seluruh kolon.

– Tutuplah penjepitnya sebelum mengeluarkan ujung tadi.

– Berbaringlah terlentang, lalu pada sisi kanan Anda masing-masing selama dua sampai tiga menit, teruslah memijat perut Anda. (Cobalah menahan enema kopi selama limabelas sampai dua puluh menit.)

– Keluarkan, pijat perut dari kanan ke kiri.

  1. Pembersihan

– Cucilah meja kamar mandi, botol air panas, selang, ujung, dan tutup plastik pada bantal dengan air PANAS.

– Sterilkan permukaan kamar mandi dengan desinfektan (toilet, lantai, dan lain-lain.)

– Taruhlah bagian ujung dalam cairan pemutih, cuci dengan air PANAS sebelum memakainya lagi.

Catatan khusus: karena enema cenderung membilas bakteri-baik di dalam kolon bersama dengan semua yang lain, maka penting mengkonsumsi suatu dosis biakan bakteri hidup setiap hari, dikenal sebagai “acidophilus” guna membantu mengembalikan flora usus alamiah Anda sendiri.

Koloniks

Koloniks, atau yang acapkali disebut irigasi kolon, adalah enema yang hebat. Mereka mencakup beberapa pembilasan selama jangka waktu tertentu (lazimnya satu jam), diberikan oleh seorang teknisi terlatih menggunakan sebuah mesin yang dirancang khusus untuk tujuan ini. Aliran air (Diberi beberapa galon, satu atau dua pint setiap kalinya) dan pengeluarannya dikontrol oleh teknisi dan mesin. Tujuan kolonik adalah menggunakan repetisi (pengulangan) untuk merontokkan dan membersihkan simpanan kotoran apapun di dalam kolon yang kemungkinan menjadi lapisan keras seperti karet, dan sukar untuk dilepaskan dari dinding usus besar.

Beberapa pasien mendapati bahwa kolonik sangat menyegarkan — membersihkan. Mesin memompa air masuk ke dalam; usus Anda memompa air dan bahan kotoran kembali ke luar melalui sebuah saluran yang berbeda dalam mesin yang sama. Melalui sebuah pipa kaca pada mekanisme, kami melihat apa yang sedang dikeluarkan dari usus besar kami. Rasanya seperti sedang mencari harta terpendam!

Anda harus memutuskan sendiri apakah Anda ingin memakai koloniks sebagai bagian rencana peperangan Anda pribadi. Tampaknya masuk akal bahwa meskipun Anda menjalani koloniks, enema retensi kopi yang diterapkan-sendiri harus tetap menjadi bagian dari program Anda. Periksakan ini semua pada konsultan nutrisi Anda.

Puasa Juice

Bersamaan dengan enema, Anda perlu mengatur sebuah puasa juice empatbelas-hari. Jika Anda ingin tahu, tidak ada yang luar biasa dengan empatbelas hari itu.

Namun, jelas bahwa tubuh Anda sedang memerlukan sebuah perpanjangan periode detoksifikasi. Sesudah tiga hari pertama puasa, energi Anda akan bertambah terus. Anda akan merasa enak dan rasa lapar juga berkurang sesudah tiga hari. Tetapi Anda tetap harus sering beristirahat agar tubuh punya waktu untuk fokus dalammembersihkan sendiri.

Tujuan dari puasa adalah untuk bekerjasama sebagai partner enema untuk membersihkan hati dan usus, dan pada saat yang sama memberi sel-sel Anda vitamin-vitamin berpotensi-penuh, mineral, gula alami untuk kalori, dan asam amino untuk membangun protein dalam jumlah yang maksimal. Juice segar juga mengandung enzim-enzim pencernaan. (Hindarilah juice olahan. Bukan saja mereka lazim dibuat dari buah dan sayuran yang sudah tidak bagus lagi, tapi mereka juga diproses menggunakan pemanasan, mematikan enzim-enzim.). Enzim-enzim penting untuk proses metabolisme nutrien terkandung di dalam makanan itu sendiri, kerja hati di dalam proses pencernaan akan semakin ringan-satu kenyataan yang sangat penting bagi penderita kanker yang fungsi hatinya sudah buruk.

Karena juice segar yang baru dibuat dapat kehilangan kira-kira 60 persen kekuatan enzimnya bila terpapar pada oksigen, cahaya, dan perubahan suhu dalam setengah jam, maka setiap hari Anda harus membuat jus dan langsung meminumnya (jangan disimpan). Demi kenyamanan, Anda bisa menaruh hasil juice di dalam sebuah termos kedap udara untuk memperpanjang usia enzim.

Dua macam juice yang paling sering dikonsumsi selama puasa adalah apel dan wortel. Juice apel “kaya akan asam malat, pektin, dan enzim-enzim yang bertindak sebagai pelarut empedu dan stimulan hati.” Wortel kaya akan beta-karotin, suatu substansi yang bukan saja memiliki efek yang menguntungkan pada hati dan aliran empedu, tetapi juga telah kelihatan memiliki efek anti-tumor yang berarti. Tambahkanlah sedikit jus lemon segar bersama jus apel. Jus lemon dikenal memiliki efek antiseptik pada tubuh.

Yang terbaik adalah mencari buah-buahan atau sayur organik untuk terapi Anda. Ini adalah untuk menghindari semua bahan kimia yang kemungkinan ada yang tidak mampu dicerna oleh penderita kanker karena sistemnya telah teracuni. Hindari air kran. Anda bisa membeli alat penjernih air berkualitas tinggi. Alat yang terbaik mempunyai tiga penyaring: sebuah prapenyaring, sebuah penyaring pembalik osmosis, dan sebuah penyaring karbon.

Pada program standar ini, yang terdiri dari beberapa gelas juice apel dan wortel sepanjang hari, tambahkan beberapa komponen lainnya untuk melengkapi puasa saya yang rutin.

Pertama, setiap hari setelah bangun tidur Anda bisa meminum campuran dari dua sendok makan minyak zaitun dan empat ons juice anggur segar. Lalu berbaringlah di sisi kanan dengan lutut kanan ditekuk ke arah dada selama duapuluhmenit. Posisi ini membuka jalur jalan ke kandung empedu sedangkan kombinasi minyak zaitun dan juice membantu melarutkan dan membersihkan batu apapun yang mungkin telah terbentuk di situ. Perlu diperhatikan bahwa dalam proses ini bisa timbul rasa mual, tapi ini adalah reaksi normal tubuh dan tidak perlu dikhawatirkan. Anda harus bisa melewati hal ini untuk bisa sembuh.

Dari awal Anda harus tahu bahwa jika hendak mengalahkan kanker, Anda harus jadi agresif. Anda perlu membersihkan tubuh secepat mungkin. Tidak bisa santai-santai saja sementara kanker itu terus menggerogoti. Anda tidak punya waktu luang. Ini adalah perang!

Kedua, tambahkan cairan, bubuk atau suplemen kaya akan serat ke gelas juice Anda, empat kali sehari. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa usus halus dibersihkan, bersama dengan kolon Anda. Anda bisa menggunakan bubuk kulit psyllium generik.

Ketiga, limakali sehari minumlah setengah gelas air suling dicampur dengan satu sendok teh “bubuk minuman hijau” terbuat dari campuran jelai muda dan tangkai gandung, chlorela, beras coklat dan lumut laut. Ini adalah suplemen klorofil dan spirulina. Nutrien-nutrien dan klorofil di dalam bubuk ini membangun darah, memberi oksigen sel (kanker tidak dapat hidup di lingkungan beroksigen), dan bertindak sebagai pembersih radikal bebas.

Mungkin Anda bertanya-tanya di dalam benak Anda, apakah “radikal bebas” itu. Radikal bebas adalah substansi-substansi kimia yang sangat kaya akan muatan listrik, terbentuk di dalam tubuh kita sebagai hasil dari reaksi kimia normal yang ada. Mereka adalah molekul-molekul dengan satu elektron saja (molekul yang stabil punya dua) yang sedang memburu elektron yang seimbang dari molekul lainnya. “Dr. Roy Walford dari UCLA telah menjulukinya ‘ikan hiu putih raksasa di dalam lautan kehidupan kimia.'”

Dr. Richard O. Brennan membayangkan sebuah radikal bebas mirip dengan “sebuah delegasi konvensi yang berada jauh dari istrinya … Agen kimia yang sangat reaktif yang akan mengkombinasikan dengan segala sesuatu yang ada di sekelilingnya.” Tindakan pencurian ini disebut oksidasi (itu benar, pengkaratan) dan seringkali memutus sebuah rantai reaksi yang dapat menyebabkan akibat yang sangat negatif. “Apabila radikal-radikal dibuat di dalam tubuh, energi yang tinggi ditransfer ke jaringan-jaringan tubuh dan menyebabkan kerusakan ekstrim pada mereka. Jika tidak ditanggulangi, proses ini dapat mengarah pada perkembangan kanker di jaringan yang terkena radikal.”

Normalnya, tubuh mempunyai mekanisme pertahanan alami terhadap radikal-radikal bebas ini dan menjaganya tetap dalam keadaannya. Meskipun demikian, kanker adalah tanda bahwa radikal telah mengambil alih. Antioksidan (nama lain untuk pembersih radikal bebas) memainkan peran sebagai serdadu yang dikirim untuk membunuh dan menghancurkan.

Elemen keempat pada jadwal Anda adalah mengkonsumsi suplemen vitamin C. Vitamin C adalah antioksidan lain yang bagus, di samping menghambat penyebaran kanker dan memfasilitasi fungsi yang tepat dari sistem kekebalan tubuh.

Aspek terakhir dari proses pembersihan dan detoksifikasi (pemurnian tubuh) adalah menyeduh dan mengkonsumsi teh khusus terapi sebagai pembersih darah. Di antara hal-hal lainnya, teh ini mengurangi rasa mual yang bisa saja Anda alami ketika tubuh mulai membersihkan diri, membuang racun-racun yang tersimpan masuk ke dalam aliran darah.

Apakah Puasa Juice Akan Bekerja Bila Tanpa Enema?

Tidak sampai Anda ingin mengakhiri peracunan seluruh tubuh Anda. Dr. Paavo Airola menulis dalam How to Get Well,

“Selama puasa sejumlah besar materi penyakit, sel-sel mati dan jaringan-jaringan yang terkena penyakit dibakar; dan sampah-sampah beracun yang telah terakumulasi di dalam jaringan selama bertahun-tahun, yang menyebabkan penyakit dan penuaan dini, terlepas dan dikeluarkan dari sistem. Sampah-sampah ini dieliminasi dari sistem melalui ginjal, usus, kulit, dan paru-paru. Tetapi saluran pencernaan, usus, adalah jalan utama bagi racun-racun untuk dikeluarkan dari tubuh. Karena, selama puasa, gerakan usus alami berkurang, sampah-sampah beracun tidak punya jalan untuk meninggalkan sistem, kecuali dengan bantuan enema. Jika Anda puasa tanpa enema, racun-racun ini tetap tinggal di kolam Anda dan diserap lagi ke dalam sistem, meracuni seluruh tubuh Anda. Tubuh Anda akan mencoba mengeluarkan mereka melalui organ-organ eliminir lainnya, terutama melalui ginjal, yang akibatnya, akan sering menimbulkan muatan berlebihan dan bahkan kerusakan.”

Jenis puasa yang dimaksudkan ini adalah untuk secara agresif membersihkan timbunan racun yang bertahun-tahun, tidak dapat dilakukan tanpa memberlakukan enema. Tanpa mereka keadaannya akan seperti mengeluarkan racun dari kantong yang satu dan memasukkannya lagi di kantong lainnya. Tujuannya adalah membuang semua racun itu.
Ringkasan
Jadi, Anda mengerti detil dari proses detoksifikasi yang menolong membersihkan tubuh Anda. Ini bisa dianggap sebagai “memandikan tubuh bagian dalam Anda.” Konsultasikan dengan nutrisionis Anda sendiri (atau email untuk konsultasi ke saya) berapa lama Anda harus memperpanjang puasa juice dan detil program Anda yang lain. Untuk membantu Anda berada dalam semua kegiatan yang Anda perlu lakukan setiap hari, Anda bisa mengatur jadwal berikut ini:

08:30 pagi: Jus anggur dengan minyak zaitun (seduh teh khusus terapi … teguk setiap hari).
09:00 pagi: Jus apel dengan enema pembersih serat.
10:00 pagi: Minuman-hijau dengan suplemen vitamin C.
11:00 pagi: Jus apel + wortel dengan pembersih serat.
01:00 siang: Minuman-hijau dengan suplemen vitamin C.
02:00 siang: Jus apel dengan pembersih serat
03:00 siang: Jus wortel.
04:00 sore: Minuman-hijau.
05:00 sore: Jus apel dengan pembersih serat.
06:00 sore: Jus wortel.
07:00 malam: Minuman-hijau dengan suplemen vitamin C.
08:00 malam: Jus wortel.
09:00 malam: Minuman-hijau dengan suplemen vitamin C.
10:00 malam: Jus apel dengan pembersih serat.

Seperti yang dapat Anda lihat, ini adalah usaha yang serius. Adalah penting bahwa Anda menjadi terdidik mengenai peran nutrisi dalam penyakit, lalu bekerja keras untuk membersihkan dan mendetoksifikasi tubuh Anda dari timbunan bertahun-tahun akibat salah makan. Ini adalah sesuatu yang memerlukan disiplin dan usaha yang ulet. Ini bukanlah sesuatu yang dapat Anda dekati sebagai “tambahan” pada hari yang sudah sibuk. Meskipun Anda tidak pernah menjadi orang yang menikmati kehidupan ini dengan jadwal, meski Anda juga tidak pernah menganggap diri Anda sendiri sangat disiplin, proses ini perlu diwujudkan, karena ini adalah perang! Berjuang atau mati!

***
POKOK PERTIMBANGAN

“Kesehatan adalah persoalan pilihan, bukan suatu misteri kesempatan.”

— Robert A. Mendelssohn, M.D.

”Sebagian besar masalah kesehatan dimulai di dapur.”

— Paul White, M.D.

“Sangat sedikit orang yang tahu apakah sebenarnya kesehatan itu dikarenakan kebanyakan orang membunuh dirinya sendiri secara perlahan-lahan.”

— Albert V. Szent-Gyorgyi,

Ahli biokimia Hongaria dan Nobel Prize Laureate yang menemukan vitamin C

“Sementara jutaan dolar terus mengalir ke penelitian kanker, ada orang-orang selain kita yang percaya bahwa penelitian yang paling efektif adalah yang dilakukan oleh individu sewaktu ia memeriksa makannya sendiri dan kebiasaan hidupnya.”

— Richard O. Brennan, M.D.,

Coronary? Cancer? God’s Answer: Prevent It!

“Dokter masa depan tidak akan memberikan obat tetapi akan menarik pasien-pasiennya untuk peduli tentang tubuh manusia, diet, dan penyebab serta pencegahan penyakit … Dokter hari esok akan menjadi
nutrisionis hari ini.”

— Thomas Edison

Bangunlah Kembali Sistem Pertahanan Alamiah Anda

Sebelumnya saya mengenalkan Anda pada konsep memutus jalur pasokan dengan mendetoksifikasi tubuh Anda dengan puasa juice dan enema — langkah pertama menuju penciptaan lingkungan yang “memusuhi kanker.”

Sekarang saya bermaksud mengisi Anda dengan langkah kedua: membangun kembali dan mempertahankan sistem pertahanan alamiah Anda sendiri. Proses yang berkelanjutan ini meliputi tiga langkah: diet, olahraga, dan suplemen.
Diet “Makanan Hidup”

Dr. Max Gerson menulis di dalam A Cancer Therapy, “Kanker berkembang dalam tubuh yang, kurang lebihnya, telah kehilangan fungsi-fungsi normal metabolisme akibat dari peracunan kronis tiap-hari yang tertimbun terutama di hati.”

Tujuan pada tahap ini adalah mulai kembali membangun sel-sel yang sehat. Walaupun demikian, kunci mendapat sel-sel sehat adalah tidak adanya halangan terhadap aliran nutrien dari makanan yang kita makan. Proses metabolisme bergantung pada seberapa baik kerja hati Anda, dan sekarang yang Anda perlukan adalah istirahat. Perlu waktu untuk menyembuhkan dan meregenerasi, yang hati dapat kerjakan. Anda harus memakan makanan hidup.

Tidak diragukan Anda akan mengajukan pertanyaan: “apakah makanan hidup itu?” Mereka adalah makanan dengan enzim-enzim yang hidup.

Andaikan besok pagi Anda pergi ke mobil hanya untuk menemukan bahwa seseorang telah mengambil busi mobil Anda. Tanpa busi, mobil Anda mati, bukan? Ya, enzim-enzim melakukan terhadap tubuh Anda apa yang busi-busi itu lakukan bagi mobil Anda. Tanpa mereka, tidak ada yang dapat terjadi. Mereka adalah “katalis,” tulis nutrisionis Maureen Salaman, “adalah protein-protein, yang seluruhnya terdapatr lebih dari dua ribu macam, yang memainkan peran vital di dalam setiap fungsi fisik manusia.” Dr. Mary Swope menganggap mereka sebagai “kekuatan kehidupan … dalam mempertahankan kesehatan dan kesembuhan.”

Enzim-enzim memasok energi untuk semua reaksi biokimia yang membentuk kehidupan, meliputi pencernaan makanan. Tubuh kita memiliki enzim-enzim pencernaan, yang direaktifkan oleh hati. Dampak dari fungsi hati yang buruk terhadap keadaan seluruh tubuh adalah jelas: berkurangnya aktivitas enzim, yang mengarah ke pencernaan yang buruk, yang menyebabkan sel-sel kurang-makanan. Dalam keadaan demikian, sistem kekebalan tubuh goyah, organ-organ mulai menjadi disfungsional, dan terjadilah penyakit.

Untung saja, ada enzim-enzim pencernaan di dalam makanan yang kita makan. Nutrisionis Ann Wigmore menulis, “rencana alamiah memerlukan enzim-enzim makanan untuk membantu pencernaan tetapi bukannya memaksa enzim-enzim pencernaan tubuh itu sendiri untuk memikul semua beban.” Jadi yang perlu Anda lakukan adalah mengadopsi suatu diet yang akan meringankan beban hati Anda.

Sebenarnya, baik produk-produk makanan nabati ataupun hewani memiliki banyak enzim dalam keadaan alamiahnya. Masalah muncul ketika manusia mengeksplorasi mereka. Pemasakan dan pemrosesan makanan yang lain mematikan enzim-enzim itu dan menghancurkan banyak nutrien. Ini adalah beberapa fakta untuk dipertimbangkan:

– Kerusakan enzim akibat panas dimulai pada 1070 F (420 Celcius) dan menyeluruh pada 1220 F (500 Celcius).

– Lebih dari 90 persen enzim di dalam susu rusak oleh metode-metode pasteurisasi era-modern.

– Lebih kurang 65 persen makanan di supermarket telah diproses (refined) dan, karena itu, nyaris tanpa enzim.

Dengan kata lain sebagian besar diet khas orang modern adalah makanan mati. Sebenarnya, manusia pada umumnya adalah satu-satunya ciptaan di atas bumi yang bisa melihat persis bahwa memasak dan memproses makanan sebelum dimakan, akan mematikan enzim-enzim dan banyak nutrien. Jika makanan yang kita beli di supermarket sudah tidak lagi mempunyai kehidupan karena telah diproses, kita memastikan “kematiannya” bila kita menyiapkan makanan itu di meja.

Kita membakar, memanggang, mengetim, menyeduh, menyetup, menggoreng, memproses dengan micro-wave, menyate atau apa pun mematikan enzim-enzim hidup pada sebagian besar makanan sebelum kita menginvestasikannya ke dalam tubuh. Sebaliknya, setelah jangka waktu yang lama, investasi seperti ini akan menyebabkan tabungan kesehatan kita bangkrut. Pastinya, tubuh memiliki kemampuan yang sangat mengagumkan untuk menyokong hidup meskipun diberi diet yang paling “buruk.” Tapi menyokong hidup secara asal-asalan adalah tangisan dari upaya menghasilkan kesehatan yang prima.

Dr. Norman Walker adalah seorang ilmuwan kesehatan, pengarang, dan dokter praktek. Selama delapanpuluh tahun dia menganjurkan dan membuat model gaya hidup yang ditegakkan atas prinsip nutrisi dan hidup sehat, dan dia memakan “makanan hidup” dari kebunnya sendiri. Pada tahun 1985 dia meninggal pada usia 109. Di salah satu bukunya, dia mengamati bahwa “kalau makanan seperti ini [makanan mati] dapat, dan memang, menyokong kehidupan di dalam sistem manusia, maka makanan itu dapat juga menurunkan kesehatan, energi, dan vitalitas secara progresif.”

Sebaliknya, makanan hidup (makanan yang belum dimasak atau diolah) membantu menguatkan tubuh kita terhadap penyakit. Ann Wigmore mengamati, “Jika enzim-enzim makanan benar-benar melakukan beberapa pekerjaan pada masa prapencernaan, jumlah enzim metabolik (yang ditemukan pada tubuh Anda) dapat lebih sedikit beraktivitas terhadap enzim pencernaan, dan karenanya bisa lebih banyak memberi kepada ratusan sistem enzim yang menjalankan tubuh.”

Apabila enzim-enzim metabolik tubuh kita sendiri “dibebaskan” dari partisipasinya dalam proses mencernakan makanan, mereka mengalihkan perhatiannya untuk menyerang lapisan protein sel-sel kanker yang dijumpai dalam aliran darah kita. Ini membantu sel-sel darah putih kita dalam mengidentifikasi dan menghancurkan sel-sel itu. “Semakin sedikit permintaan kita terhadap enzim-enzim pankreas untuk mencernakan makanan yang kita makan, semakin banyak enzim yang akan berfungsi sebagai bagian pertahanan kekebalan kita.”

Catatan khusus: saat nanti Anda memasak beberapa makanan, meskipun sebagian besar diet Anda harus mentah. Gunakan hanya alat-alat memasak yang terbuat dari besi stainlis, gelas, atau keramik. Elemen-elemen seperti aluminium atau teflon yang telah populer dipakai pada alat-alat masak lama-kelamaan lapisan atau unsurnya akan terlepas ke dalam makanan dan tertimbun dalam sistem pencernaan Anda. Anda tidak tertarik pada usus berlapis teflon bukan?

Sekarang Anda tengah menggeledah rantai makanan di dalam benak Anda, mendaftar makanan-makanan apa yang dapat dimakan mentah. Mari kita lihat: daging mentah, hasil-hasil susu yang tidak dipasteurisasi, buah-buahan dan sayur segar, gandum utuh, biji-bijian dan kacang mentah-hemm. Tidak memakan daging mentah (hiii!) dan hasil-hasil susu mentah sehubungan dengan apa yang kita pelajari tentang konsekuensi kesehatan dan terlalu banyaknya lemak dan protein di dalam diet (ditambah fakta bahwa susu menghasilkan lendir kental yang dapat ditumbuhi kanker), Anda dapat melihat makanan-makanan mana yang menjadi diet “makanan hidup.” Mereka itu lebih banyak produk-produk nabati daripada produk hewani.

Menjadi Semi-Vegetarian

Artinya diet Anda tidak sepenuhnya vegetarian. Anda sangat sedikit makan daging telur. Saya menyukai hewan sebagai kawan, namun saya tidak anti memakan sapi, ayam, babi, dan ikan — tidak satu pun kecuali lemak, protein, bahan-bahan beracun, pestisida, dan hormon-hormon pertumbuhan yang tidak diinginkan di dalam daging akibat praktek-praktek produksi era-modern.

Suatu diet semi-vegetarian dalam memerangi kanker dapat sangat memuaskan, bahkan untuk orang-orang modern yang tumbuh dengan bisnis McDonald. Triknya adalah mengenali berbagai ragam makanan nabati yang Tuhan taruh ke dalam dunia kita, lalu bekerja keras menyatukan mereka bersama sedikit makanan hewani secara kreatif ke dalam masakan-masakan yang membangkitkan selera.

Harus saya akui bahwa berganti ke diet semi-vegetarian perlu beberapa yang harus dikerjakan. Saya berbohong jika saya mengatakan itu mudah. Bukan harus mengubah selera Anda, tetapi juga memerlukan pemikiran kreatif untuk membuat berbagai menu baru. Namun demikian, beberapa bagian proses itu memerlukan kreatifitas yang lebih sedikit daripada bagian lainnya. Makan pagi, misalnya, dengan diet “makanan hidup” adalah mudah.

Hanya segelas juice apel segar yang baru dibuat dengan sepotong lemon atau sepotong buah segar. Anda terus memakan buah dan semangkuk nasi bubur dan lalapan telur selama pagi hari ketika Anda lapar. Makan siang, juga, mudah. Beberapa campuran sayuran berwarna hijau yang masih mentah dan sayur-sayuran lainnya dibuat menjadi gundukan salad yang beraneka warna. Atau sepiring nasi dengan lalapan telur dan tempe penyet. Wortel atau juice sayuran lain yang baru dibuat (segar) adalah makanan ringan siang hari yang lezat!

Makan malam? Itu adalah hal lain. Demi mempertahankan kebiasaan makanan hidup untuk makan-malam, mulailah membuat set menu Anda sendiri. Dengan menjaga masukan harian secara keseluruhan yaitu dengan rasio sekitar delapan puluh dan dua puluh — 80 persen makanan mentah, 20 persen sudah dimasak (atau lebih baiknya, ditim sebentar) — berjalan dengan baik.

Bagaimana dengan Protein dan Kalsium?

Anda mungkin bertanya-tanya, “Kalau saya sangat sedikit makan daging, bagaimana saya memperoleh protein?” dan “Kalau saya tidak minum susu, bagaimana saya memperoleh kalsium?”

Seperti kebanyakan orang, saya tumbuh besar dengan pemikiran bahwa manusia perlu makan banyak daging agar menjadi sehat. Bagaimana pun protein di dalam daging mempunyai reputasi sebagai “nutrien super,” yang mampu membantu orang-orang yang tidak bisa melompati gedung tinggi dalam sekali loncatan. Semakin banyak protein hewani yang Anda makan, semakin kuatlah Anda dan Anda akan semakin sehat. Hanya ketika saya menjadi terlibat di dalam nutrisi melalui kanker, saya mempelajari betapa saya mengalami misinformasi yang berakibat mengerikan. Inilah yang saya pelajari.

Pertama, tubuh kita sendirilah yang membangun proteinnya sendiri dari makanan-makanan yang kita makan. Apakah itu produk-produk hewani atau produk-produk nabati yang dimakan, tubuh kita pertama-tama harus memecah mereka menjadi asam-asam amino, yang kemudian digunakan untuk menghasilkan protein manusia. Dengan kata lain Anda tidak secara otomatis memperoleh protein yang dapat digunakan dengan memakannya. Semuanya tergantung pada kemudahan produk makanan tadi untuk dipecah menjadi komponen-komponen asam amino.

Ada dua puluh tiga macam asam amino, lima belas di antaranya dapat dihasilkan di dalam sistem kita. Delapan lainnya — yang sering dianggap sebagai asam amino “esensial” — harus berasal dari diet kita. “Jika Anda makan buah-buahan apa pun, sayuran, kacang, biji-bijian, atau kubis pada dasar reguler, Anda menerima semua asam-asam amino yang perlu bagi tubuh Anda untuk membangun protein yang dibutuhkan.” Lengkap.

Tidak diragukan bahwa ada begitu banyak kabar yang Anda terima seperti yang saya alami. Saya selalu mengira bahwa kita perlu memakan makanan yang banyak proteinnya untuk memperoleh protein. Kunci sesungguhnya adalah jumlah asam amino yang terdapat di dalam makanan. Tebaklah makanan mana yang paling mudah dicerna tubuh Anda dan mengandung kadar asam amino yang dapat digunakan paling besar — produk-produk hewani atau nabati? Jika sekarang Anda bisa melihat saya mengarah ke mana dan Anda menebak produk-produk nabati, Anda betul.

Makanan-makanan berikut dari kerajaan tumbuh-tumbuhan yang mengandung ke delapan asam amino esensial: pisang, buncis, kubis Brussel, kol, wortel, kembang kol, jagung, mentimun, eggplant, kale, kacang-kacangan, okra, kacang polong, kentang, wijen, labu siam, biji bunga matahari, dan tomat. Memasukkan makanan ini ke dalam diet semi-vegetarian ataupun vegetarian akan membantu memastikan bahwa tubuh Anda mendapat asam-asam amino esensial untuk memproduksi semua protein yang Anda perlukan.

Kebenarannya adalah bahwa jelas tidak mungkin mengalami defisiensi protein, bahkan pada sebuah diet vegetarian yang sangat ketat (dengan catatan, kebutuhan kita akan asam amino tersebut telah terpenuhi dengan lengkap). Namun, ini kebanyakan, kalau bukan semua, berhubungan langsung dengan apa yang Anda dengar tentang protein. Seperti saya, Anda telah dijuali sebuah daftar barang-barang oleh asosiasi daging dan susu dan juga mereka orang-orang yang dipengaruhinya. “Anda lebih baik meminum susu dan makan daging sapi,” mereka menjawab, “Atau Anda akan kurus dan lemas.”

Anda butuh referensi? Edwin Moses menentang pendapat itu. Seorang pemenang medali emas Olimpic yang bertanding dalam lari-gawang 400 meter selama delapan tahun tanpa kalah satu perlombaan pun adalah seorang vegetarian. Dave Scott, juga seorang vegetarian, memenangkan triatlon Hawaii Ironman (Manusia Besi Hawai) dengan rekor empat kali. Dia dikenal sebagai atlit triatlon terbesar di dunia. Dalam Diet for a New America, pengarang John Robbins melukiskan beberapa penelitian laboratorium yang membandingkan kekuatan dan daya tahan orang-orang pemakan daging dan vegetarian. Hasilnya memperlihatkan bahwa para vegetarian dua atau tiga kali lebih kuat. Lebih kuat! Bayangkan itu!

Pada suatu diet semi-vegetarian tubuh Anda mampu memproduksi protein yang Anda butuhkan. Di saat yang sama Anda menghindari lemak dan protein berlebihan yang terdapat dalam produk-produk hewani, dan menambahkan serat pada diet, seperti mengganti asupan garam meja, dan sebagian besar yang Anda makan akan membantu menjaga sistem alkali. Biarlah saya merekomendasikan bacaan Fit for Life oleh Harvey dan Marilyn Diamond. Mereka memiliki bab yang sangat baik tentang protein! Itu benar-benar akan membukakan mata Anda.

Anda berkata, “Oke, oke, jadi saya dapat memperoleh semua protein yang saya butuhkan dari suatu diet semi-vegetarian. Tapi bagaimana dengan kalsium? Tidakkah saya perlu ‘juice susu sapi’ untuk menjaga tulang saya tetap kuat? Bukankah susu makanan yang sempurna?”

Ya, jika susu itu berasal dari ibu kita. Namun apa yang berasal dari si sapi, itu hal lain. “Tubuh manusia mempunyai daya adaptasi yang luar biasa, tapi susu sapi tidak begitu saja didesain untuk manusia,” ungkap Diamond. Fakta membuktikan, “Lebih dari 98% populasi menderita intoleransi laktosa.” Pada usia tiga atau empat tahun sebagian besar dari kita telah kehilangan enzim yang disebut laktase yang dipakai tubuh kita untuk memecah laktosa di dalam susu.

Apa yang terjadi di dalam tubuh bila kita mengkonsumsi produk-produk susu: Kita mengeluarkan simpanan-simpanan kalsium tubuh kita. Susu dan keju sangat mengasamkan sistem-sistem di tubuh kita. Untuk mengimbangi efek ini, tubuh kita mengkompensasi dengan mengalkalisasinya dengan kalsium dari tulang-tulang kita. Sumber kalsium yang jauh lebih baik adalah biji wijen mentah yang disiramkan ke atas salad kita. Sumber kalsium yang baik lainnya adalah lumut laut, dulse, semua sayuran hijau, buah ara, kurma, kembang kol, bang putih dan buah prun.

Catatan mengenai kacang (nuts): kacang mentah, bukan saja sumber kalsium yang luar biasa tetapi juga sumber protein, yang nutrien-nutriennya dalam bentuk terkonsentrasi sehingga mereka membutuhkan sejumlah besar energi metabolik untuk dicerna. Dalam tahap pembangunan kembali, sistem pencernaan Anda membutuhkan istirahat. Sehingga, lebih baik Anda tidak memasukkannya dalam diet pembangunan kembali. Ketika Anda akhirnya mencapai titik di mana kanker Anda lenyap, barulah Anda boleh memakannya.

Menemukan Alergi Makanan

Dalam proses berganti ke suatu diet “makanan hidup,” ada tiga peraturan penting yang perlu Anda ketahui. Peraturan pertama adalah ini: Hindari makanan-makanan yang Anda alergi terhadapnya. Reaksi alergi terhadap makanan akan menyebabkan tubuh memproduksi lendir kental di dalam usus untuk melindungi dirinya sendiri. Kanker makan dari lendir kental ini.

Untuk menentukan alergi-alergi makanan, Anda butuh orang lain. Anda akan membutuhkan seorang teman untuk menemani jika Anda memutuskan untuk menggabungkannya ke dalam rencana peperangan. Nama teknik ini adalah Tes Respons Otot (Muscle Response Test [MRT]), juga dikenal oleh beberapa lingkungan sebagai Kinesiologi yang Diaplikasikan (Applied Kinesiology). Konsep di belakang MRT adalah bahwa tubuh kita mengembangkan sejenis arus listrik tertentu. Para ilmuwan dan dokter telah mengenalnya bertahun-tahun. Sebuah buku berjudul Muscle Testing and Functioning oleh Kendal dan Kendall dikatakan menjadi standar ilmu ini dan dapat ditemukan pada kebanyakan sekolah kedokteran Amerika.

Caranya adalah Anda berdiri dengan lengan terkuat Anda terentang dalam sudut 90 derajat dari tubuh Anda, dan telapak tangan ke bawah. Tangan Anda yang lain memegang makanan yang sedang diujikan ke atas perut Anda. Teman Anda akan berdiri di depan Anda sedangkan Anda melihat ke atas bahunya, mulut Anda tertutup dan kedua kaki mendatar di atas lantai. Menggunakan tiga jari, dia akan menekan bagian atas pergelangan tangan Anda dengan tekanan yang mantap dan konstan. Otot yang kuat akan merasa terkunci bila sedang dites. Sejumlah kekuatan yang sangat besar dibutuhkan untuk mengalahkan otot yang kuat. Otot yang kuat memiliki rasa seperti-per. Jika otot lengan Anda kuat, itu berarti bahwa tubuh Anda tidak alergi terhadap jenis makanan yang Anda pegang. Sirkuit listrik di dalam tubuh Anda belum rusak.

Sebaliknya, otot yang lemah menyerah jika dites dan itu terjadi sangat tiba-tiba. Itu bukan masalah meletihkan kekuatan fisik seseorang. Sebaliknya, jika Anda mengaplikasikan kekuatan pada lengan, orang itu mungkin bertahan sebentar, tapi kemudian kekuatannya akan luluh. Rasanya akan seperti dia sudah menyerah. Anda dapat menggerakkan lengannya ke bawah dengan sangat mudah.

Otot yang lemah, tentu saja, berarti bahwa jenis makanan yang Anda pegang diperut telah mengganggu sirkuit listrik yang mengalir melalui tubuh Anda. Anda mengalami hubungan pendek. Ini merupakan indikasi kuat bahwa Anda alergi terhadap jenis makanan ini.

Oke, Anda masih skeptis. Well, Anda bisa memuaskan pemikiran sendiri ketika melakukan penelitian double blind dengan teman Anda. Sebelumnya Anda bisa menyimpan daftar dari semua yang diujikan kepada Anda yang tidak ditunjukkan pada teman Anda. Bawa daftar itu lagi dan uji ulang tanpa dia ingat apa yang ada pada daftar itu minggu sebelumnya. Anda ingin melihat mungkin dia secara tidak sadar telah mempengaruhi hasil-hasilnya melalui derajat tekanan yang dipakai bersama dengan jenis-jenis makanan yang berbeda. Setiap jenis yang diujikan tepat seperti jenis yang minggu sebelumnya. Kemudian setiap jenis diletakkan di dalam kantong kertas yang terpisah oleh Anda (dan bentuknya sama) yang kemudian Anda acak. Baik dia (teman Anda) ataupun Anda sendiri tidak mengetahui isi kantong-kantong itu, ketika satu per satu Anda memegangnya ke perut Anda dan diuji lagi. Lagi-lagi, hasilnya cocok dengan hasil minggu sebelumnya.

Banyak orang menemukan bahwa MRT merupakan cara yang baik untuk menguji sensitivitas makanan pada semua makanan. Dengan kata lain, tangan Anda tidak akan kepenuhan memegang salad ke perut Anda. Anda ingin memisahkan elemen-elemen dasarnya — selada, wortel, mentimun, olive hitam, tomat, dan lain-lain.

Mengkombinasi Makanan yang Benar

Peraturan kedua berkaitan dengan susunan dan kombinasi makanan-makanan yang akan dimakan. Jenis makanan yang berbeda memerlukan jenis juice dan enzim-enzim pencernaan yang berbeda. Oleh karenanya, memakan sejumlah makanan bersama-sama dalam sebuah makan tunggal menyebabkan sistem pencernaan kacau, dan membuat pencernaan yang tepat tidak bisa terjadi.

Kita semua merasakan efek dari pesta syukuran pada sistem kita. Akibatnya adalah sebongkah massa yang membusuk, makanan yang terfermentasi menumpuk di dalam lambung sehingga tubuh bekerja keras hanya untuk menyingkirkannya saja. Ekstrasi dan absorpsi nutrien dalam upaya membangun dan mempertahankan kehidupan sel yang sehat sangat terhambat.

Sebenarnya, “nutrien-nutrien yang terpengaruh dalam cara demikian tidak dapat digabungkan ke dalam struktur sel yang sehat.” Kebiasaan kita yang terus-menerus mengkombinasikan makanan secara tidak tepat — praktek yang sangat umum di masyarakat — mengarah pada malnutrisi seluler.

Tujuan keseluruhan dari mengkombinasikan makanan adalah memakanan makanan di waktu makan yang sama yang dicernakan dalam cara yang sama untuk memperoleh keuntungan nutrisional yang maksimum. Pedoman mengkombinasikan makanan yang sederhana mencakup:

  • Makan buah secara terpisah.

Buah adalah jenis makanan yang sangat penting, tetapi harus tidak diikuti sesuatu yang lain di dalam makanan. Buah adalah makanan pracerna, bergerak ke kanan melalui lambung ke dalam usus –“kecuali pisang, kurma, dan buah kering, yang tinggal sedikit lebih lama di lambung.” Apabila buah dimakan segera sesudah jenis makanan yang lain, buah itu akan terfermentasi sendiri dan semua yang lain dalam lambung. Jadi yang terbaik adalah makan buah dulu baru menu utama.

Jangan takut sakit perut jika makan buah terlebih dahulu. Sebenarnya, buah akan bersifat alkali ketika dicerna oleh tubuh kita. Bukannya bersifat asam. Saya sendiri pernah bereksperimen dengan cara makan 1 buah nanas (penuh) sebelum saya sarapan. Dan hasilnya adalah, tidak ada sakit perut, tidak ada maag. Tapi, Anda akan benar-benar sakit perut jika Anda percaya bahwa Anda PASTI akan sakit perut. Ini sama saja dengan mensugesti diri ke hal yang merusak.

  • Makan sayuran dan protein bersama-sama.
  • Makan sayuran dan pati bersama-sama.

Menjaga Keseimbangan Alkali

Jika makanan dicerna atau “dibakar” oleh tubuh, ia meninggalkan apa yang disebut sebagai “abu.” Beberapa makanan terbakar menjadi abu alkali dan yang lain menjadi abu asam. Dalam Health Through Nutrition, Dr. Joel Robbins mengungkapkan perlunya memakan makanan yang membantu menjaga keseimbangan alkali di dalam tubuh kita.

“Sel-sel yang sehat adalah bersifat alkali … Semakin asam sel-sel itu, kita merasa semakin sakit … Tubuh kita memproduksi asam sebagai hasil sampingan dari metabolisme normal. Karena tubuh kita tidak memproduksi alkali, kita harus mensuplai alkali dari sumber di luar tubuh untuk menjaga kita agar tidak menjadi asam dan mati. Makanan berarti mengisikan alkali ke tubuh … Kita dapat tetap sehat bila mengkonsumsi suatu diet yang 80% alkali dan 20% asam.”

Peraturan nomor tiga adalah memastikan bahwa diet makanan hidup Anda diseleksi terutama dari makanan abu alkali. Ini sebenarnya sangat mudah. Keluarga makanan-makanan alkali mencakup sebagian besar buah-buahan dan sayuran — apakah itu mentah, dijuice, dikeringkan, dibekukan, atau ditim sebentar. Yang cukup menarik, ini meliputi “bahkan buah-buahan asam seperti jeruk, nanas dan buah anggur. Ini hanya diklasifikasikan secara botani sebagai buah-buahan asam.” Sekali mereka masuk ke lambung mereka menjadi alkali, itu adalah jika mereka dimakan sendiri (sebelum menu utama) seperti yang telah kita lihat sebagaimana harusnya pada semua buah.

“Semua juice sayuran dan buah-buahan kaya akan alkali,” Dr. Airola mengamati “Yang paling membentuk — alkali adalah: juice buah ara, juice hijau dari semua pucuk dan sayuran hijau, juice wortel, beet, seledri, nanas dan jeruk.”

Sebuah daftar dari beberapa anggota individu keluarga abu alkali mencakup, dari yang paling alkali sampai yang paling kurang: buah ara, kacang kedelai, almond, wortel, kurma, seledri, mentimun, semangka, selada, nasturtium, kentang, nanas, kubis, melon, millet, kacang brazil, kelapa, soba. Kecuali millet dan soba, sebagian besar padi-padian adalah pembentuk asam. Biji-biji kecambah dan padi-padian menjadi lebih alkali.

Ini adalah sebuah daftar dari beberapa anggota individu keluarga abu asam yang berisiko, dari yang paling asam sampai yang paling kurang: tembakau, obat-obatan/medikasi, alkohol, garam, kopi/teh, daging goreng, herbal/rempah-rempah/bumbu, daging merah, kue-kue goreng, buah-buahan/sayuran, hasil susu/telur, buah-buahan/sayuran yang kelewat matang, padi-padian utuh, beberapa buah dan sayuran mentah (cranberries, blueberries, plum, prune, squash), biji-biji mentah (wijen, labu, squash, bunga matahari), kacang-kacangan mentah (kecuali almond).

Kolesterol

Perhatikan bahwa saya tidak mengatakan sebuah diet tanpa lemak. Lemak adalah bagian penting dari nutrisi manusia. Terlalu banyak lemak menyebabkan kanker. Pengurangan produk-produk hewani membantu menurunkan asupan lemak Anda sampai ke level yang dapat diterima. Anda harus mempelajari bedanya lemak yang baik dan lemak yang jahat (karsinogenik). Lemak menjadi tengik (busuk) segera setelah dipisahkan dari sumbernya.

Lemak-lemak yang telah “dihidrogenasi” telah menjalani proses pemanasan. Minyak seharusnya tidak diproses dan ditekan suhu dingin. Minyak zaitun yang sangat murni adalah contoh jenis lemak yang baik. Minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil) sangat baik dipakai untuk terapi. Alpukat juga mengandung lemak yang baik.

Ide bahwa mengkonsumsi banyak lemak hewan dan kolesterol tinggi akan berbahaya bagi jantung dan darah Anda, ternyata hanyalah mitos. Kolesterol bukanlah suatu bahan yang beracun, tapi merupakan substansi vital bagi semua makhluk mamalia. Para peneliti di University San Diego School of Medicine UCSD mengemukakan bahwa kolesterol tinggi pada orang-orang yang berusia diatas 75 tahun sangat memprotektif (melindungi) bukannya membahayakan, dan justru kolesterol rendah ternyata merupakan faktor resiko akan serangan jantung.

Majalah European Heart Journal mempublikasikan hasil 3 tahun penelitian yang melibatkan 11.500 pasien. Peneliti Behar dan rekan-rekannya menemukan bahwa dalam grup kolesterol rendah (total kolesterol dibawah 160 mg/hari), resiko relatif kematian adalah 2,27 kali lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang dalam grup kolesterol tinggi.

Kolesterol merupakan salah satu komponen penting dalam tubuh. Kolesterol ditemukan di tiap sel tubuh, umumnya dalam otak dan sel syaraf. Sel-sel tubuh secara kontinu mati dan yang baru tercipta kembali. Kolesterol adalah blok pembangun utama dimana dinding sel dibuat. Kolesterol juga digunakan untuk membuat beberapa materi penting lainnya, seperti misalnya: hormon (termasuk hormon sex), bile acids, dan bekerjasama dengan penyinaran matahari pada kulit, yaitu pembentukan vitamin D.

Untuk memproduksi hormon-hormon sehat dalam tubuh, kita perlu kolesterol. Dengan menghindari makanan yang berkolesterol setiap harinya akan bisa mengakibatkan penuaan dini, depresi, kegemukan, kecemasan, kanker, serangan jantung, dan lain sebagainya. Tubuh kita memproduksi kolesterol 3-4 kali daripada yang kita makan. Produksi kolesterol akan meningkat pada saat kita mengkonsumsi sedikit kolesterol dan berkurang pada saat kita mengkonsumsi banyak kolesterol. Ini menjelaskan mengapa diet ketat tidak bisa menurunkan kadar kolesterol lebih dari beberapa persen sedikit saja.

Lemak/minyak yang baik adalah lemak yang dibuat secara alami atau tradisional dimana tidak rusak karena panas terlalu tinggi, pemurnian, pemrosesan atau hal-hal lainnya yang merusak komponen alami dari lemak tersebut. Banyak penelitian telah mendemonstrasikan hubungan antara konsumsi lemak tak jenuh (lemak tidak alami lagi) dengan penyakit kanker.

Tidak seperti minyak kelapa asli dan minyak tradisional lainnya, minyak yang terhidrogenasi (minyak tak jenuh) mengandung trans fats dalam kadar tinggi. Trans fat merupakan asam lemak yang telah diproses dengan pemanasan sangat tinggi sehingga menjadikannya tidak alami dan ‘seimbang’ lagi. Komponen dasar yang seharusnya ada secara alami untuk menunjang keseimbangan metabolisme telah rusak oleh karena pemrosesan ini.

Pemrosesan ini memang membuat minyak tersebut menjadi sangat jernih-bersih, lebih lezat, dan sangat awet, tapi trans fat juga bersifat merusak sama seperti halnya dengan arsenik atau sianida. Trans fat mengganggu proses metabolisme kita dengan cara mengambil alih substansi alami yang menjalankan fungsi kritis dalam tubuh kita.

Tubuh kita tidak memiliki perlindungan yang baik melawan trans fat, karena trans fat tidak pernah ada dalam kurun waktu 2 milyar tahun yang lalu dalam evolusi. Jadi kita tidak punya kesempatan untuk berevolusi melindungi diri dari trans fat. Minyak terhidroginasi, dalam jangka panjang akan bisa membunuh kita melalui timbulnya penyakit seperti multiple sklerosis dan alergi yang menyebabkan arttritis, tapi juga dalam jangka pendek bisa membuat kita jadi kegemukan.

Minyak terhidroginasi dan trans fat merupakan pembunuh terselubung. Banyak penelitian memperlihatkan bahwa mereka dapat menyebabkan diabetes tipe II atau hiperinsulinemia. Ini adalah penyakit yang bisa ‘membakar’ pankreas dan mengakibatkan dependensi terhadap insulin. Minyak yang secara molekular berubah, secara dramatis akan meningkatkan resiko penyakit jantung koroner, kanker payudara, dan kanker lainnya, serta penyakit auto-immune.

Jadi, demi kesembuhan yang Anda perjuangkan, gantilah minyak goreng Anda dengan minyak kelapa atau minyak zaitun. Jangan gunakan minyak kelapa sawit, canola, minyak kedelai dan minyak lainnya.

***

POKOK PERTIMBANGAN
“Biarlah makanan menjadi obat Anda, dan obat menjadi makanan Anda. “

— Hippocrates,

dokter abad-kelima secara tradisional telah dianggap sebagai “bapak kedoteran”

“Sesungguhnya kerajaan sayur-mayur mengandung obat-obatan terbaik bagi kita.”

— Henry G. Bieler, M.D.,

Food Is Your Best Medicine
“Semua kebutuhan nutrisi yang dipunyai tubuh manusia — semua vitamin, mineral, karbohidrat, dan asam-asam lemak yang ada, yang diperlukan tubuh manusia untuk bertahan hidup — akan ditemukan
dalam buah-buahan dan sayur-sayuran.”

— Harvey and Marilyn Diamond,

Fit for Life
“Jika seseorang makan apa yang berguna bagi kesehatannya dan menghindari hal-hal lain yang bisa memperpendek usianya, maka ia adalah orang yang bijaksana dan dapat menguasai diri.”

— Paracelsus (1490-1541),

dokter dan ahli kimia yang menegakan peran kimia di dalam kedokteran

“Saya percaya bahwa jutaan orang hari ini dapat memperlihatkan efektifitas memakan makanan yang mentah, alami, belum diolah, makanan yang ditumbuhkan secara organic di dalam gedung, memperbaiki dan mempertahankan sel-sel yang sehat dan bebas penyakit di dalam tubuh kita.”
— Mary Ruth Swope, Ph.D.,

Green Leaves of Barley
“Tahun-tahun mendatang akan membuatnya semakin dan semakin penting bahwa buah-buahan dan sayur-sayuran yang ditumbuhkan secara organik akan, dan harus, digunakan sebagai pencegahan terhadap penyakit-penyakit degeneratif, pencegahan kanker, dan lebih lagi dalam pengobatan kanker.”
— Max Gerson, M.D.,

A Cancer Theraphy
“Pandangan saya adalah bahwa hal-hal kehidupan vegetarian, melalui efek fisiknya yang sangat murni pada temperamen manusia, akan memberi pengaruh yang sangat menguntungkan nasib manusia.”
— Albert Einstein

Olah Raga

Pergilah berolah raga bersama orang sehat lainnya. Jika Anda mengikutinya dengan teratur Anda akan menemukan dua efek menguntungkan dari proses olahraga dalam keseluruhan rencana peperangan kanker.

Yang pertama adalah psikologis. Berada di sana dengan orang-orang yang sehat melakukan hal-hal yang sehat adalah memperkaya emosi. Saat Anda menyadari Anda dapat mempertahankan sebuah gaya hidup yang sehat maka rasa takut Anda menjadi lebih berkurang. Anda memiliki harapan lebih besar dan antusiasme yang lebih besar.

Anda akan mulai memandang diri sendiri sebagai orang yang normal lagi. Akhirnya, Anda tetap mengikuti kelas aerobik bersama-sama dengan teman-teman yang bahkan tidak menderita kanker. Itu terasa baik, sepertinya Anda adalah manusia lagi. Anda merasa dapat semakin mengendalikan tubuh Anda. Anda benar-benar sedang melakukan sesuatu untuk meningkatkan kesehatan Anda. Melihat kemajuan yang ada secara emosi itu membangkitkan semangat. Paling sedikit ada satu respek, Anda dapat melihat tubuh Anda membuat kemajuan.

Olah raga juga cenderung menghilangkan ketakutan keluarga yang begitu banyak. Respon segera dari keluarga-keluarga berbagai penderita kanker adalah mencoba merawat mereka, melakukan berbagai hal bagi mereka. Itu sukar dilakukan bila orang itu sedang berlatih di ruangan olahraga.

Dalam Getting Well Again, Dr. Carl Simonton dan istrinya, Stephanie, menulis tentang peraturan olahraga menurut pengalaman mereka dalam menolong pasien-pasien kanker mengalahkan penyakit:

“Kami mulai lebih memberikan perhatian pada olahraga ketika kami mengamati bahwa banyak dari pasien kami yang mengalami perbaikan sangat dramatis dari kanker adalah orang-orang yang secara fisik sangat aktif. Karena aktivitas fisik tampaknya menjadi jalan untuk melepaskan stres dan ketegangan, maka ia juga merupakan jalan yang efektif untuk mengubah kondisi pikiran seseorang. Akibatnya, kami telah mengembangkan sebuah program latihan fisik yang kami minta untuk dicoba semua pasien kami. Kami percaya bahwa olahraga yang teratur membuat jalan bagi para penderita untuk berpartisipasi menjadi sehat … Ketika kualitas kehidupan meningkat, komitmen orang-orang untuk hidup dan kepercayaan mereka dapat sembuh juga meningkat.”

Keuntungan kedua yang Anda akan alami adalah, tentu saja, fisik. Anda menjadi lebih kuat dan tubuh Anda menyembuh. Hati dan paru-paru Anda juga menjadi lebih kuat.

Di samping menjadi lebih kuat, Anda akan mendapati diri sendiri lebih bertenaga sepanjang hari, tidur lebih baik di malam hari, lebih teratur mengeliminasi kotoran dari tubuh, dan mengalami sirkulasi darah yang lebih baik. Karena sel-sel kanker tidak dapat bertahan hidup dalam suatu lingkungan yang beroksigen dan sel-sel yang sehat tumbuh pada lingkungan ini, meningkatnya kadar oksigen yang dikirim lewat aliran darah, Anda melakukan bagiannya dalam keseluruhan perang melawan kanker. Selanjutnya, juga, olahraga cenderung menstimulasi sistem kekebalan.

Apakah setiap pasien kanker memulai beberapa macam program olahraga? Inilah yang dikatakan Dr. Simonton:

“Sementara beberapa spesialis mungkin mempertimbangkan ini (olahraga) tidak dapat dianjurkan pada pasien-pasien kanker yang telah menyebar ke tulang, bagi mereka yang jumlah trombositnya rendah [mekanisme yang berperan dalam pembekuan darah], atau bagi mereka yang dengan keterbatasan kondisi lainnya, kami percaya bahwa sebagian besar pasien, bahkan mereka yang dengan kondisi-kondisi khusus ini, dapat mempertahankan sebuah program olahraga. Perhatian kita yang terutama adalah bahwa mereka harus melakukannya pada kecepatan yang lebih lambat, menyadari bahwa itu mungkin mencederai mereka sendiri, dan dengan hati-hati mengobservasi setiap signal peringatan rasa nyeri atau kekakuan.”

Ini akan menjadi hari yang hebat untuk jalan-jalan, bukan?!

 

Ringkasan

Diet makanan hidup adalah penting untuk membangun kembali kehidupan sel yang sehat. Seseorang dapat memperoleh cukup protein dan kalsium pada suatu diet semi-vegetarian. Adalah penting pada diet ‘makanan hidup’ bahwa Anda mengidentifikasi dan menghentikan memakan makanan yang terhadapnya Anda alergi. Hati-hatilah juga untuk mengkombinasikan makanan-makanan yang Anda makan dengan benar, memakan makanan bersama-sama yang memerlukan cairan pencernaan yang sama. Dengan melakukan ini akan memastikan bahwa tubuh Anda mendapatkan kegunaan nutrien-nutrien yang sepenuhnya. Satu kelebihan diet ‘makanan hidup’ adalah bahwa ini membantu menjaga sistem alkali Anda.

Untuk olah raga, lakukanlah! Jika Anda belum punya program olahraga, mulailah. Mulailah secara perlahan-lahan, tapi benar-benar mulai! Tuliskan ide Anda di bawah ini.

Inilah yang saya rencanakan untuk dikerjakan dalam upaya meneruskan program olahraga:

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

Ikutsertakan Balabantuan
Beberapa orang di bidang nutrisi akan berkata bahwa rata-rata orang akan mampu mendapatkan semua nutrien yang diperlukan dari diet semacam ini dan tidak akan butuh suplemen. Masalahnya adalah bahwa orang-orang yang memerangi kanker secara nutrisional memulainya “di dalam lubang.” Mereka bukanlah “rata-rata” orang yang sistem metaboliknya berfungsi sepenuhnya. Tubuh mereka mengalami malfungsi — terbukti dengan timbulnya kanker — dan tidak diragukan bahwa itu sudah berlangsung beberapa lama.

Acap kali kombinasi hati-kandung empedu mereka tidak menampakkan fungsi-fungsi metaboliknya secara tepat. Beberapa macam nutrien penting tertentu tidak dapat dipakai tubuh dengan tepat kecuali dipecah dulu oleh asam-asam empedu yang dibuat oleh hati dan disimpan dalam kandung empedu. “Tanpa asam-asam empedu ini, semua vitamin yang larut-lemak tidak secara tepat bisa diserap tubuh ke dalam darah mengakibatkan defisiensi vitamin.”

Beberapa macam suplemen makanan perlu ditambahkan ke dalam rencana peperangan dalam upaya memasok tubuh dengan nutrien-nutrien yang sangat dibutuhkan namun tidak mampu diperoleh karena metabolisme yang buruk.

Obyek dari suplementasi vitamin dan mineral dalam peperangan melawan kanker adalah membangun kembali sel-sel yang sehat, mengubah kimiawi tubuh, dan memperkuat sistem pertahanan tubuh itu sendiri. Vitamin dan mineral tidak menyembuhkan kanker; mereka membantu memulihkan dan memperkuat kemampuan tubuh itu sendiri dalam memerangi penyakit. Ini merupakan fakta yang penting diingat.

Bersama dengan keterangan ini, Dr. Joel Robbins mengamati bahwa “itu adalah aksi tubuh atau pendayagunaan nutrien-nutrien itu untuk kesembuhan, bukan aksi nutrien pada tubuh,” yang berperan. Dengan kata lain, apabila tubuh telah sebegitu parah diserang penyakit sehingga ia tidak dapat mendayagunakan apa-apa yang dimasukkan ke dalamnya, vitamin dan mineral akan sedikit gunanya.

Penting untuk disadari bahwa terapi dan suplementasi vitamin/mineral tidak membuahkan hasil dalam semalam. Vitamin (dan mineral) berada di level terdalam pada proses-proses tubuh, dan perubahan regeneratif dalam kimiawi tubuh biasanya membutuhkan waktu yang sama banyaknya untuk membangun kembali sebagaimana mereka telah runtuh.

Dalam budaya modern yang berirama-cepat, orang-orang umumnya mencari “perbaikan cepat” bagi masalah-masalah kesehatan mereka, sesuatu untuk diminum — seringkali obat-obatan — untuk membuat semuanya segera membaik. Walaupun demikian mereversi penyakit degeneratif bukanlah suatu pernyataan perbaikan-cepat.
Dr. Max Gerson menulis,

“Umumnya, orang-orang pergi ke rumah sakit untuk operasi atau penyakit yang serius; keluarganya menganggap mereka sembuh saat mereka kembali. Ini berbeda dengan kanker. Kanker adalah suatu penyakit degeneratif, bukan penyakit akut dan pengobatannya bisa menjadi efektif hanya jika dilaksanakan secara ketat bersamaan dengan berbagai peraturan selama satu setengah hingga dua tahun … Ini bukan sebuah gejala yang diobati, juga bukan penyakit yang spesifik, tetapi reaksi dan fungsi dari seluruh tubuh yang harus ditransformasikan dan diperbaiki.”

Vitamin

Vitamin adalah mikronutrien organik yang bekerja dalam tubuh bersama-sama dengan enzim untuk mengatur proses-proses metabolik dan mengubah protein dan karbohidrat menjadi jaringan dan energi. Mereka menjaga tubuh tetap prima dan berfungsi pada performa puncaknya.

Pertumbuhan yang sehat, vitalitas, dan usia bebas-penyakit tidak mungkin dicapai tanpa mereka. Meskipun tubuh membutuhkan mereka dalam jumlah yang sangat kecil, vitamin harus disuplai dari makanan. Sebagian besar tidak diproduksi di dalam tubuh. Beberapa vitamin bersifat larut lemak dan dapat disimpan dalam tubuh (A, D, E, K), lainnya bersifat larut air dan harus diisi lagi secara kontinyu (B kompleks, C).

Defisiensi vitamin, walaupun sangat kecil, bisa mempunyai efek yang berarti pada kesehatan dan keadaan seluruh tubuh. Sayang sekali, defisiensi tidak mudah diidentifikasi. Kehidupan sel yang pasokannya tidak cukup dapat terus berfungsi selama beberapa waktu – kendati pada level efektivitas yang semakin rendah- dan rendah – sampai nutrien-nutrien balabantuan datang di tempat itu atau sel tadi mati.

Vitamin A (Teremulsi)

Vitamin A terkenal sebagai antioksidan yang hebat, mampu pergi berperang melawan radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang menyebabkan kanker. Vitamin A adalah vitamin yang larut-lemak, berarti bahwa ia membutuhkan aksi asam-asam empedu yang dibuat di hati agar ia dapat dengan tepat diserap ke dalam darah.

Vitamin-vitamin yang larut lemak juga disimpan oleh tubuh dan oleh karenanya dapat mencapai kadar yang toksik. Namun demikian, Vitamin A dalam bentuk teremulsi bersifat larut air. Ia tidak membutuhkan aksi hati agar dapat diserap ke dalam aliran darah, ia juga tidak disimpan ke dalam tubuh. Ini penting bagi penderita kanker yang hatinya tidak berfungsi dengan tepat. Penelitian menunjukkan bahwa Vitamin A teremulsi dapat dengan aman diminum dalam dosis besar tanpa kelebihan racun.

Vitamin A adalah komponen utama dari sistem kekebalan yang kuat, menstimulasi limfosit-limfosit tertentu (sel T) untuk memerangi kanker. Ia juga bekerja melindungi sel-sel yang membentuk kulit dan yang melapisi banyak organ dan jalur lintas di dalam tubuh (Saluran pernapasan, saluran pencernaan, saluran kencing, saluran reproduksi). Statistik memperlihatkan bahwa lebih dari setengah dari semua kanker pada manusia bermula di dalam jaringan-jaringan ini yang dikenal sebagai “jaringan epitel“.

Vitamin A juga sebagai kunci pada deferensiasi sel, ujar Michael B. Sporn, M.D., “deferensiasi adalah proses yang membuat sel itu sebagaimana adanya sekarang, yang memungkinkannya melakukan fungsi-fungsi normal dari sebuah sel. Jika sebuah sel mengalami dediferensiasi, fungsi-fungsi itu hilang, dan sel tadi memasuki status primitif. Tingkah lakunya menjadi sama dengan perilaku sebuah sel kanker.“ Vitamin membantu memastikan bahwa sel-sel bertumbuh dan melakukan apa yang harus dilakukan.

Beta-Karoten

Beta karoten adalah agen yang sangat efektif dalam menstimulasi sistem kekebalan untuk melindungi tubuh. Ia juga merupakan antioksian yang kuat dan pemakan radikal bebas. Sebenarnya, beta karoten adalah penetralisir yang sangat efisien terhadap oksigen berselubung, radikal bebas yang sangat destruktif dan berenergi tinggi. Seperti Vitamin A, ia juga larut lemak dan disimpan di dalam tubuh. Hati mengubahnya menjadi Vitamin A hanya jika diperlukan.

Dalam How to Fight Cancer and Win, William L. Fischer mencatat karakteristik manfaat beta karoten sebagai berikut:

“Baik sebagai pencegahan dan pengobatan kanker yang aktif, beta karoten telah menunjukkan efektifitasnya dalam menghancurkan lapisan lendir pelindung sel kanker, membuatnya terbuka bagi mekanisme pertahanan alamiah tubuh. Pendukung beta karoten meramalkan adanya penurunan jumlah pada bentuk-bentuk kanker tertentu bagi mereka yang secara teratur memakan wortel di dalam dietnya (sampai 80% kanker paru-paru dan bronkus, dan sampai 55% pada kanker kolon).”

Bersoraklah tiga kali untuk wortel yang sederhana! Ini adalah sumber beta karoten alamiah di atas bumi yang hijau milik Tuhan. “Anggota biasa“ dalam kebun kubis ini telah mencapai kedudukan raja dalam komunitas pemerang kanker.

Vitamin B Kompleks

Vitamin B kompleks yang larut air berfungsi seperti sebuah tim. Ia mencakup: tiamin (B1), riboflavin (B2), niasin (B3, atau asam nikotinat), piridoksin (B6), biotin, inositol, asam para-aminobenzoat (PABA), sianokobalamin (B12), asam pantotenat dan asam folat.

Saya menambahkan vitamin B kompleks ke gudang senjata kekuatan kita dengan tiga alasan: (1) Jika Anda terlanjur dikemoterapi, jantung Anda mungkin telah sangat dirusak oleh semua kemoterapi dan tim B membantu menyembuhkan jantung, (2) berbagai anggota B kompleks bekerja meningkatkan dan menstimulasi sistem kekebalan, dan (3) beberapa vitamin B membantu menghambat perkembangan sel-sel kanker dan tumor.

Vitamin C

Fakta menunjukkan bahwa keberadaan vitamin C di dalam tubuh menghambat kanker, dan ketiadaan vitamin C meningkatkan risiko kanker. Juga diketahui sebuah fakta bahwa vitamin C adalah salah satu dari antioksidan-antioksidan yang paling berpengaruh dalam ilmu pengetahuan. Patrick Quillin menarik kesimpulan,

“Vitamin C menstimulasi sistem kekebalan untuk menyerang sel-sel abnormal yang baru saja bertunas. Ia adalah pemakan radikal bebas, melahap radikal bebas untuk mencegah kerusakan DNA. Vitamin C menstimulasi produksi interferon, sebuah agen antikanker yang poten di dalam tubuh. Ia memblok pembentukan nitromin-nitromin karsinogenik di lambung.”

Ciri khas vitamin C lainnya yang teramati adalah kemampuannya menghambat kanker agar tidak menyebar di dalam tubuh melalui netralisasi satu enzim tertentu yang diproduksi sel-sel kanker yang bila tidak dihambat bisa membantu kanker bermetastase.

Linus Pauling, Ph.D., dua kali memenangkan Nobel yang telah meluangkan waktu bertahun-tahun meneliti efek vitamin C, menerangkan bahwa “asupan vitamin C yang tinggi menguntungkan bagi semua penderita kanker … Dengan penggunaan vitamin C secara tepat pada kanker, kita dapat memotong angka kematian sebanyak 75%. Ini akan menjadi 75% dari 650.000 orang yang setiap tahunnya mati akibat kanker. Mereka ini adalah orang-orang yang hidupnya dapat diperpanjang dengan penggunaan vitamin C.”

Saat ini semua orang telah mendengar tentang nilai luar biasa yang dimiliki vitamin C terhadap tubuh manusia. Dr. Pauling meminum 10.000 miligram sehari (sepuluh gram). Berapa banyak vitamin C yang harus diminum penderita kanker? Pada umumnya, sepuluh hingga limabelas gram vitamin C sehari dianjurkan bagi para penderita kanker. Periksalah pada nutrisionis Anda berapa jumlah yang tepat bagi Anda. Adalah penting untuk meningkatkan kadar vitamin C yang tinggi ini secara bertahap. Toleransi Anda akan meningkat.

Jonathan V. Wright, seorang dokter berpikiran-nutrisi yang terkenal, menulis, “Mempertimbangkan bahwa kita terpapar pada polusi udara, air, dan makanan dan bahwa vitamin C akan mendetoksifikasi, tidak meminum ekstra vitamin C setiap hari sungguh membahayakan kesehatan.”

Vitamin E (Teremulsi)

Vitamin E, seperti vitamin A, adalah larut lemak. Oleh karena itu, alangkah baik jika Anda meminumnya dalam bentuk terelmusi. Seperti vitamin A dan C, ia adalah antioksidan yang memburu radikal-radikal bebas dan menghancurkannya. Vitamin E juga sebuah stimulan penting bagi sistem kekebalan. Apabila vitamin E digabungkan dengan selerium, kemampuan antikanker keduanya meningkat. Seperti vitamin C, E diduga menghambat produksi nitrosamin penyebab-kanker (senyawa yang kuat) di lambung dan usus.

Mineral

Tanpa mineral, vitamin-vitamin hanya akan sedikit berfungsi. Mineral adalah blok pembangun kehidupan. Mereka adalah nutrien-nutrien paling dasar, komponen dari lapisan kerak bumi. Mineral membuat tubuh kita mencernakan makanan, menyerap nutrien, dan menjaga keseimbangan pH lebih alkali, daripada asam.

Anda bisa mendapatkan banyak mineral dari sayur mayor dan buah-buahan, serta garam laut asli (bukan garam meja). Beberapa mineral penting yang juga dibutuhkan ditemukan pada suplemen-suplemen lain.

Demi kesehatan Anda, konsumsilah cukup banyak garam laut bukan garam meja yang dijual di took atau supermarket kebanyakan. Jika Anda sering mendengar “kabar tidak sedap” tentang garam, yaitu banyak garam bisa menyebabkan hipertensi, itu bisa 50% benar, 50% juga salah.

Permasalahan dengan garam bukanlah pada garam itu sendiri tapi pada kondisi garam yang kita makan! Garam meja keseharian kita tidaklah sama dengan garam laut tradisional yang tidak diproses oleh teknologi tinggi. Garam yang diperjualbelikan dipasaran saat ini hanya merupakan sodium klorida dan bukanlah garam ‘asli’. Oleh karena perkembangan industri, garam alami kita telah “dibersihkan secara kimiawi” dan elemen yang diambil hanyalah sodium dan klorida.

Perusahan-perusahan besar memanaskan garam mereka dalam tempat pengeringan dengan suhu mencapai 1200 derajat Fahrenheit, sehingga merubah struktur kimiawi garam dan dimana nantinya berpengaruh terhadap kesehatan tubuh kita. Garam meja yang kita pakai untuk memasak pada umumnya hanya memiliki 2 atau 3 elemen mineral. Air laut memiliki 84 elemen mineral. Untuk supaya tubuh kita tetap sehat, kita memerlukan semua elemen tersebut. Ketika kita mengkonsumsi garam meja, kita kekurangan 81 elemen yang berarti akan membuat kita makin lama makin lemah, tidak seimbang dan gampang sakit.

Garam memiliki banyak fungsi lainnya daripada sekedar mengatur kadar air di dalam tubuh. Berikut ini merupakan beberapa fungsi garam yang lebih vital di dalam tubuh:

  1. Garam paling efektif dalam menstabilisasi detak jantung yang tidak teratur dan bertentangan dengan kesalahpahaman bahwa garam menyebabkan tekanan darah tinggi, garam sebenarnya penting untuk mengatur tekanan darah bersamaan dengan air. Alaminya, proporsinyalah yang penting.
  2. Garam adalah vital untuk ekstraksi keasaman yang berlebihan dari sel-sel dalam tubuh, terutama sekali sel-sel otak.
  3. Garam adalah vital untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah, jadi suatu elemen yang diperlukan dalam diabetes.
  4. Garam adalah vital untuk membangkitkan energi hidroelektrik dalam sel-sel tubuh. Garam dipergunakan sebagai pembangkit tenaga lokal untuk energi yang dibutuhkan oleh sel.
  5. Garam adalah vital untuk komunikasi dan informasi sel-sel saraf, memproses semuanya sepanjang waktu untuk kinerja sel otak, dari masa belum lahir sampai mati.
  6. Garam adalah vital untuk penyerapan partikel makanan melalui jalur usus.
  7. Garam adalah vital untuk membersihkan paru-paru dari sumbatan lendir dan lendir yang lengket, terutama sekali bagi penderita asma dan cystic fibrosis.
  8. Garam adalah vital untuk menghilangkan radang selaput lendir di hidung dan tenggorokan serta penimbunan pada sinus.
  9. Garam merupakan antihistamin alami yang kuat.
  10. Garam penting untuk pencegahan dari kram otot.
  11. Garam adalah vital untuk mencegah produksi air liur berlebihan ketika kita tidur sehingga tidak mengalir keluar (bahasa Jawa: “ngiler”). Secara konstan selalu mengusap air liur berlebih, menunjukkan tanda akan kekurangan garam.
  12. Garam sangat vital untuk menguatkan struktur tulang. Osteoporosis, pada umumnya, merupakan hasil dari kurangnya air dan garam dalam tubuh.
  13. Garam adalah vital untuk supaya bisa tidur teratur. Ini merupakan suatu media penghipnotis alami.
  14. Garam jika ditaruh di atas lidah akan menghentikan batuk kering yang membandel.
  15. Garam adalah vital untuk mencegah encok dan encok artritis.
  16. Garam adalah vital untuk mempertahankan seksualitas dan libido.
  17. Garam adalah vital untuk mencegah varises dan ‘spider veins’ pada kaki dan paha.
  18. Garam adalah vital untuk mengurangi belahan pada dagu. Ketika tubuh kekurangan garam, ini berarti tubuh benar-benar kekurangan air. Kelenjar air liur akan merasakan kekurangan garam ini dan akan memproduksi lebih banyak air liur sebagai pelumas ketika mengunyah dan menelan serta juga untuk mensuplai perut dengan air yang diperlukan untuk mencerna makanan. Sirkulasi kelenjar air liur meningkat dan pembuluh darah menjadi “bocor” untuk supaya bisa mensuplai kelenjar dengan air agar dapat menghasilkan air liur. “Kebocoran” akan meluap melebihi area kelenjar tersebut dimana akan menyebabkan timbunan yang meningkat di bawah kulit dagu, pipi, dan sampai ke leher.
  19. Garam laut mengandung 84 elemen mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Beberapa dari elemen ini dibutuhkan dalam jumlah kecil. Garam laut yang belum dimurnikan adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan garam jenis lain yang dipasarkan ditoko-toko dan supermarket. Garam meja yang ada di pasaran telah kehilangan elemen-elemen pelengkap dan mengandung elemen-elemen tambahan seperti misalnya aluminium silikat untuk supaya tetap berbentuk bubuk. Aluminium adalah elemen yang sangat beracun bagi sistem saraf tubuh kita. Ini bersangkutan sebagai salah satu penyebab utama penyakit Alzheimer.
  20. Dua puluh tujuh persen garam tubuh berada di dalam tulang. Osteoporosis akan timbul ketika tubuh memerlukan garam lebih lagi dan mengambilnya dari tubuh. Tulang terdiri dari 22% air. Bukankah jelas bagi kita apa yang terjadi terhadap tulang ketika kita kekurangan garam, atau air, atau bahkan keduanya?

Garam meja memang tidak baik untuk kesehatan. Ini hanya baik untuk rasa dalam masakan. Itulah sebabnya ikan laut dalam akuarium akan mati jika kita beri garam meja dalam air akuarium, namun tidak jika kita beri garam laut tradisional asli yang proses pengerjaannya hanya lewat proses penjemuran. Kebutuhan tubuh kita akan garam sama juga dengan ikan-ikan laut tersebut.

Berhati-hatilah dengan label “Garam laut asli” untuk garam meja yang Anda beli dari supermarket atau toko-toko karena memang garam meja berasal dari garam laut, namun telah diproses sedemikian rupa menjadi garam yang “kehilangan komponen pelengkap” sehingga tidak baik untuk kesehatan jika kita mengkonsumsinya banyak-banyak.

EPA-DHA (Minyak Ikan)

Lemak dalam tubuh kita cenderung menimbulkan pembentukan kanker. Meskipun demikian, beberapa lemak memberikan keuntungan. Dua yang lebih terkenal dari asam lemak omega 3 merupakan bahan-bahan aktif dalam minyak ikan: asam eikosapentanoat (EPA) dan asam dekosaheksanoat (DHA). Mereka telah dinyatakan oleh beberapa ahli biokimia sebagai lemak “keajaiban” bahwa mereka benar-benar melindungi terhadap kanker.

EPA dan DHA dikenal menstimulasi produksi prostasiklin yang bekerja ke arah pembersihan perkembangan kanker di dalam tubuh. Mereka juga menghambat hasil-hasil sampingan asam arakidonat, yang dapat menyebabkan kanker. Dalam penelitian hewan, mereka menghasilkan reduksi yang berarti pada ukuran dan berat dari tumor payudara. Menambahi pada semuanya ini, EPA diketahui menstimulasi sistem kekebalan tubuh manusia.
Glutation

Minumlah asam amino ini sebagai suplemen. Fungsi glutation di dalam tubuh sebagai anti oksidan, tidak hanya mengejar radikal-radikal bebas tetapi memerangi toksisitas radiasi. Ia juga bekerja membersihkan darah dari efek kemoterapi dan malfungsi liver.

Pembersih Serat

Kebutuhan akan serat dalam memerangi kanker kelihatan jelas. Serat membantu membuat jalur yang bersih bagi pembuangan toksin-toksin dari tubuh melalui kolon. Ia juga memiliki kemampuan lain di dalam tubuh, yaitu:

  • Penyerapan dan pembuangan substansi penyebab masalah, termasuk lemak, kolesterol, logam berat dan akumulasi obat.
  • Mencegah bakteri dari mendegradasi kolesterol menjadi asam deoksikolat (sebuah karsinogen yang diketahui) di dalam usus.
  • Meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang bersahabat.
  • Membantu menahan vitamin B kompleks yang penting

Klorofil & Spirulina – Minuman Hijau

Ada berbagai macam merek dalam bentuk bubuk dan cairan di pasaran. Mereka mengandung berbagai bahan mencakup rumput gandum, daun barley muda, lumut laut, ganggang hijau-biru, beras coklat, klorela, serta spirulina. Paket nutrien ramuan semacam ini memberi tubuh: asam amino, asam nukleat, klorofil, mineral, enzim, vitamin A, beta-karoten, kalsium, besi, dan kalium yang luar biasa. Semuanya bersama-sama bekerja sebagai pembangun darah yang kuat, oksigenator, pemakan radikal bebas, pembangun sel melawan penyakit, dan dasar bagi pembangunan protein.

Dalam bukunya How I Conquered Cancer Naturaly, Eydie Mae Hunsberger menceritakan bagaimana ia membuat minuman-hijau dari rumput gandum yang ditanam di rumah-hijaunya sendiri. Jika Anda membuatnya sendiri dari bahan-bahan yang baru dipanen dapat dipastikan Anda memperoleh keuntungan besar. Bila Anda ingin detilnya, bacalah bukunya atau buku lain yang ditulis oleh penasihatnya Ann Wigmore, pendiri Hippocrates Health Institute of Boston, Massachusets.

Ringkasan

Dr. Harold W. Harper menulis, “penyakit-penyakit degeneratif bukan disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit, melainkan oleh respon metabolik tubuh yang tidak tampil prima terhadap suatu kondisi di mana sel-sel tubuh teracuni secara perlahan oleh hal-hal salah yang terlalu banyak atau tidak cukupnya hal-hal baik di saat yang tepat.”

Memasukkan kekuatan makanan adalah suatu upaya untuk membantu mensuplai tubuh dengan “hal-hal yang benar” yang kurang tersedia dalam upaya mencapai kesehatan yang optimal. Konsultasikan dengan nutrisionis Anda untuk melihat dengan tepat vitamin-vitamin, nutrien lain, dan mineral mana yang kurang dalam tubuh Anda (atau email saya). Untuk mempergunakan nutrien-nutrien ini dan membangun sel-sel yang sehat itu terserah kepada tubuh. Tidak ada jaminan bahwa ini akan berhasil. Meski demikian, suplementasi mempersiapkan tubuh agar punya kesempatan. Dalam kasus pasien-pasien saya, hal ini sangat menolong.

Pertahankan Semangat

Dalam bukunya yang berjudul Anatomy of an Illness, Norman Cousins menceritakan kisah bagaimana ia dengan sukses mengalahkan penyakit parah yang mengancam untuk segera membawanya ke liang kubur:

“Orang-orang menanyai saya apa yang saya pikirkan ketika diberitahu oleh spesialis bahwa penyakit saya itu progresif dan tak tersembuhkan. Jawabannya sederhana. Karena saya tidak menerima keputusan itu, saya tidak terjebak dalam lingkaran ketakutan, depresi, dan panik yang sering mengikuti suatu penyakit yang diduga tak dapat disembuhkan. Walau begitu, saya tidak harus membuatnya kelihatan bahwa saya tidak serius memikirkan masalah itu atau bahkan saya sedang melaluinya dalam suasana pesta. Menjadi tidak mampu menggerakkan tubuh saya adalah semua bukti yang saya perlukan bahwa para spesialis itu sedang berhadapan dengan masalah yang sebenarnya. Tapi jauh di dalam lubuk hati, saya tahu saya memiliki satu kesempatan baik dan menyukai ide untuk melawan tantangan.”

Contoh Cousins adalah satu dari banyak orang yang mana telah sukses menghadapi penyakit-penyakit yang mengancam-kehidupan dan diagnosis-diagnosis yang suram, yaitu pertama-tama memutuskan dalam benak mereka bahwa mereka akan melakukan perang. Dokumen-dokumen dan rak buku saya dipenuhi dengan kisah-kisah demikian.

Ada contoh kasus seorang wanita yang berhadapan langsung dengan sebuah kasus kanker payudara yang buruk. Tampaknya ia telah meminta para ahli bedahnya agar membiarkannya menonton tayangan-ulang mastektomi gandanya. “Ketika melihat ukuran tumor, saya tahu apa yang saya perangi,” katanya. “Itu bukanlah sel yang menyebar. Itu adalah musuh yang dapat dibasmi yang saya tahu akan membunuh saya.”

Selama periode penyembuhannya di rumah sakit ia mempelajari semua penelitian kanker yang tersedia baginya di perpustakaan rumah sakit. Dalam proses itu, ia mendapati dua hal yang sangat menarik. Pertama, di Jepang, Cina, Thailand, dan Filipina rendahnya angka kanker payudara berkaitan dengan pola makan rendah lemak dan tinggi serat. Kedua, beberapa penelitian telah mendapati hubungan antara pertumbuhan sel-sel kanker dengan berkurangnya transfer oksigen di dalam sistem darah.

Dipersenjatai dengan informasi dan harapan, dia mengeraskan keputusannya untuk berperang. Vegetarian menjadi pola makannya (tanpa daging, ikan, atau produk-produk susu); olahraga menjadi kegemarannya. “Saya mulai merasa enak dan mendapatkan kembali kontrol terhadap kehidupan saya,” katanya. Itu adalah delapan tahun yang lalu. Tidak ada jejak kanker pada hari ini. Dia memenangkan perang karena dia memutuskan untuk berperang.

Kesehatan dan kesembuhan, memerangi penyakit dan menang — ini bukan hanya masalah mekanik tubuh dan teknologi kedoteran. Bukan pula masalah nasib baik atau buruk. Semangat orang itu juga harus ada — pikiran, emosi, keinginan untuk hidup.

Pada tahun-tahun terakhir Bernie Siegel, M.D., telah jadi terkenal di antara para pejuang kanker akan bukunya Love, Medicine and Miracles. Tesisnya yang utama adalah bahwa penderita kanker memiliki kesempatan yang jauh lebih banyak untuk mengalahkan penyakitnya jika dia memasukkan cincin emosi siap untuk berperang langsung dengan musuh. Dia menulis bahwa sekelompok ilmuwan peneliti di London “baru saja melaporkan jangka waktu hidup sepuluh-tahun sebesar 75% di antara penderita kanker yang bereaksi terhadap diagnosis dengan suatu ‘semangat perang,’ dibandingkan jangka hidup 22% di antara mereka yang menanggapinya dengan ‘perasaan tenang’ atau perasaan tidak tertolong atau tiada harapan.”

Jadi, ada hubungan yang kuat antara pikiran dan tubuh; ikatan yang nyata antara roh/semangat manusia dengan kesehatannya. Hippocrates mengenalinya ribuan tahun yang lalu. Dia dikenal menghargai pentingnya menolong pasien melalui pikiran pasien itu seperti yang dia lakukan terhadap tubuhnya. Raja Israel kuno Salomo, yang dianggap banyak orang sebagai manusia paling bijaksana yang pernah hidup, mengungkapkan pemahaman serupa tentang hubungan pikiran-tubuh dalam tulisan-tulisannya. Dia mengamati, “Semangat manusia dapat menahan dia dari penyakitnya, tetapi semangat yang hancur siapa yang dapat bertahan?”

Pikiran dan emosi kita bukan saja memainkan peranan penting dalam memerangi kanker sesudah kita mengidapnya, tapi ada juga bukti bahwa cara pikir kita dapat memainkan peran dalam menempatkan kanker di tempat utama.

Penelitian ilmiah yang mahal mengungkapkan bahwa stres kronik dan emosi negatif (kekuatiran, ketakutan, kecemasan, kepahitan, kemarahan, dan lain-lain.) dapat menyebabkan ketidak-seimbangan hormonal dan kimiawi dalam tubuh yang mengakibatkan suatu metabolisme yang subur bagi perkembangan kanker. The British Medical Association menyatakan bahwa tidak ada satu sel pun di dalam tubuh yang secara total terhindari dari pengaruh pikiran dan emosi.

Hari ini ahli-ahli seperti Dr. Bernie Siegel, Norman Cousins, dan banyak lainnya sedang membantu mengembalikan dunia kedoteran modern berteknologi-tinggi pada pemahaman yang panjang bahwa, di dalam setiap kita, hubungan “pikiran-tubuh” yang kuat mempunyai pengaruh yang berarti bagi kesehatan kita.

Dalam perjuangan melawan kanker, sikap-sikap berikut ini akan menolong Anda untuk menjaga semangat/roh Anda terdetoksifikasi dan dikenyangkan dengan tepat:

  • Mengambil alih.
  • Menolak berperan sebagai korban.
  • Berkata tidak pada perbudakan.
  • Memanjatkan rasa syukur.
  • Mencari humor.
  • Menetapkan tujuan-tujuan.

Mengambil Alih

Kelihatannya aneh, bahkan saat menghadapi maut, perasaan takut gagal menyebabkan beberapa orang tidak berani mengambil alih peperangannya sendiri terhadap kanker.

Dr. Siegel mengamati bahwa, “60-70% [penderita kanker] seperti aktor-aktor yang sedang audisi untuk suatu bagian/peran. Mereka bertindak seperti yang mereka kira dokter ingin mereka lakukan, berharap bahwa dokter itu kemudian akan melakukan semua pekerjaan dan obat-obatan tidak akan terasa tidak enak. Mereka akan meminum tablet-tabletnya dengan setia dan datang pada pemeriksaan-pemeriksaan yang dijadwalkan. Mereka akan melakukan apa yang dikatakan-kecuali dokter itu menyarankan perubahan yang radikal dalam gaya hidup mereka, tapi pada diri mereka tidak pernah timbul pertanyaan tentang keputusan dokter atau membuat rencana pribadi untuk melakukan hal-hal bagi diri mereka sendiri yang ‘terasa benar’. Ini adalah orang-orang yang, bila diberi pilihan, lebih dioperasikan daripada secara aktif bekerja untuk memperoleh kesembuhan.”

Tubuh Anda seperti sebuah taman yang Tuhan perintahkan untuk dipelihara, Sekarang, taman itu penuh dengan alang-alang. Pekerjaan Anda sampai Dia mengklaim kembali taman itu, adalah melakukan bagian Anda yang terbaik dalam menyingkirkan alang-alang dan menumbuhkan tanaman yang baik. Kegagalan bukan berarti mengembalikan taman itu dalam keadaan mati (sekarat) – yang sudah pasti akan terjadi pada kita semua cepat atau lambat – tetapi jika Anda kurang berupaya daripada melakukan yang terbaik sewaktu taman itu masih menjadi milik Anda.

Ilustrasi di atas menjelaskan tentang peran Anda dalam perang yang sedang berlangsung untuk tubuh Anda. Perasaan takut akan kegagalan Anda harus tergantikan dengan perasaan tanggung jawab, perasaan pemeliharaan. Selama Anda memiliki tubuh ini, Anda bertanggungjawab untuk bekerja bagi kesehatannya.

***

POKOK PERTIMBANGAN

“Kesehatan yang baik tidak datang dengan begitu saja; Anda harus mengusahakannya.”

— Charles B. Simone, M.D.,

Cancer and Nutrition

“Pertanyaan utama yang harus kita jawab adalah apakah kita benar-benar ingin menolong diri kita sendiri. Ketika praktek di Plymouth, saya sangat terbiasa mengatakan kepada pasien, “Lihat-kalau Anda tidak menjaga kebiasaan makan atau gaya hidup, Anda akan selalu sakit dengan masalah utama ini dan akan harus minum obat untuk membuat tetap nyaman sepanjang sisa hidup Anda.” Biasanya, setelah terdiam sebentar untuk berpikir, jawaban mereka adalah, “Berikan saya tablet-tablet itu.””

— Alec Forbes, M.D.,

The Famous Bristol Detox Diet for Cancer Patients

Menolak Berperan Sebagai Korban

Jika akan punya kesempatan apapun untuk mengalahkan kanker, Anda harus memasuki peperangan dengan sikap hati bahwa Anda akan melakukan segala yang memungkinkan untuk menang — bahwa Anda akan menjadi pemenangnya, bukan korbannya. Sikap seorang penderita kanker yang memainkan peran sebagai korban adalah sangat destruktif. Mereka yang melakukannya cenderung menerima dengan pasif apa yang dikatakan kepada mereka bahwa nasib sudah tidak terelakkan.

Mereka cenderung menerima apa yang dikatakan pada mereka, sekarat tepat seperti yang dijadwalkan, searah dengan prognosis mereka. Istilah korban menyatakan bahwa orang lain harus merasa kasihan terhadap mereka, merawat dan membuat keputusan-keputusan bagi mereka.

Sebaliknya, ada individu-individu yang, tidak perduli apa kemungkinan prognosis mereka, menolak dicap sebagai korban. Dr. Siegel menganggap orang-orang ini sebagai “pasien-pasien yang berbeda,” dan mengamati bahwa 15 sampai 20 persen penderita kanker cocok dengan gambaran ini. “Mereka mendidik dirinya sendiri dan menjadi spesialis di bidang perawatan mereka masing-masing. Mereka menanyai dokter karena mereka ingin memahami pengobatan mereka dan berpartisipasi di dalamnya. Mereka menginginkan ketekunan, pendekatan pribadi, dan pengendalian, tidak perduli apa tingkat keparahan penyakit.”

Jika akan mengalahkan penyakit ini secara efektif, Anda harus tidak memainkan peran korban yang pasif. Kalau Anda melakukannya, kanker akan mengalahkan Anda. Dia akan mengambil apa yang Anda berikan, dan tetap mengambil, sampai akhirnya tidak ada lagi yang dapat diambilnya dari Anda.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang menjalani program olahraga secara teratur (terutama, kombinasi antara jalan-kaki dan lari) cenderung menjadi lebih fleksibel dalam pemikiran dan keyakinannya, perasaan keberdayaan-diri mereka cenderung meningkat, konsep-diri dikuatkan, penerimaan-diri membaik, cenderung tidak menyalahkan orang lain, dan berkurangnya depresi.

Gambaran keseluruhannya adalah bahwa pada umumnya orang-orang yang mengikuti program olahraga secara teratur cenderung memperlihatkan profil psikologis yang lebih sehat. Orang itu seringkali memiliki prognosis yang baik dalam perjalanan penyakit keganasannya.

Berkata Tidak Pada Perbudakan

Ada sebuah film yang menceritakan tentang bahaya merokok. Pemeran utama dalam film itu telah menjalani pembedahan untuk mengangkat tumor kanker dari mulut dan kerongkongannya. Dia juga dipasangi sebuah selang yang dimasukkan tepat di atas tulang dadanya, dan dia bernapas melaluinya. Itu bukan pemandangan yang indah! Namun satu momen yang ada di film itu bisa mengasankan Anda: laki-laki itu menyumpalkan sebatang rokok ke dalam pipa di dadanya untuk mengisapnya. Dia tahu itu akan membunuhnya, tetapi dia terus melakukan itu. Merokok telah menghancurkan kesehatannya, tapi dia terus membiarkan mengontrol dan memperbudak kehidupannya.

Pemerintah dan instansi-instansi kesehatan telah memperingatkan bahwa merokok dapat dan benar-benar menyebabkan kanker. Di Amerika Serikat, kurang lebih 460.000 orang meninggal setiap tahunnya akibat kanker, perkiraan kasarnya 30 persen berhubungan dengan penyakit akibat rokok. Tahun ini dan tahun depan, dan tak diragukan lagi dalam tahun-tahun mendatang, hampir 140.000 orang akan menyerahkan nyawanya hanya karena mereka menolak berhenti menaruh rokok di bibirnya (atau di pipa dadanya, seperti kasus dalam film tadi).

Setelah merokok, di Amerika Serikat diet/pola makan salah ternyata menyebabkan lebih banyak kanker daripada lainnya. “Diet adalah pembunuh ke 2 orang-orang Amerika,” Dr. Michael McGinnis mengamati, direktur pada kantor pencegahan penyakit dan promosi kesehatan di A.S. Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat. Ini juga, dapat memperbudak. Ada seorang pasien setelah menemui nutrionisnya berkata, “Saya menemukan bahwa diet memberi makan kanker saya. Tapi saya tidak tahu apakah hidup ini layak dihidupi kalau saya tidak makan steik.”

Saya telah memperhatikan bahwa kita cenderung secara emosional diperbudak makanan yang kita makan, banyak penderita kanker yang lebih suka terus melakukan hal-hal yang buruk pada diri mereka daripada membuat keputusan mengubah kebiasan makannya. Kita lebih siap memposisikan tubuh kita pada pemotongan, pembakaran, dan peracunan (pembedahan, radiasi, kemoterapi) daripada melakukan sesuatu yang benar-benar “radikal” dan merubah gaya hidup dan diet kita.

Dulu ketika baru pertama kali mengenal pengobatan holistik modern, dengan penyakit psikosomatis akut dan kronis, saya terpaksa menjalani terapi nutrional sebagai harapan terakhir yang masih mungkin, saya menemukan bahwa kehidupan masih tetap baik, walaupun saya tidak dapat memakan makanan yang biasa saya makan.

Saya juga membuat penemuan yang luar biasa bahwa citarasa dapat dan benar-benar berubah. Sekarang setiap harinya, jika saya dengan konsisten melakukan apa yang saya ketahui baik dan benar bagi kesehatan fisik melalui diet saya, kondisi emosi saya meningkat. Sebuah lingkaran semangat terbentuk. Melakukan yang benar untuk tubuh membantu moral saya. Moral yang baik menolong tubuh saya untuk berperang lebih efektif terhadap kemungkinan segala penyakit saya.
Mengucapkan Rasa Syukur

Ucapan syukur bukanlah suatu sikap yang mudah berkembang, terutama jika terkunci di dalam peperangan yang mematikan kehidupan Anda. Bahkan lebih sulit jika ada keterlibatan amarah terhadap orang-orang yang kelihatannya memainkan peran dalam kesulitan Anda.

Mungkin Anda sangat kecewa terhadap dokter keluarga yang salah mendiagnosa kanker Anda selama ini. Mungkin Anda marah kepada dokter ruang gawat darurat yang tampaknya mengira rasa sakit itu hanya ada di kepala Anda saja. Anda marah kepada dokter manografi yang, kembali ke awal, meyakinkan Anda dengan pernyataan pasti bahwa benjolan-benjolan Anda bukan kanker.

Anda mungkin marah kepada banyak orang. Membiarkan kemarahan Anda tak terkontrol akan menyebabkannya membusuk dan terfermentasi, menghancurkan kemampuan Anda untuk memfokuskan secara efektif dalam mendapatkan kembali kesehatan Anda.

Kemarahan itu seperti kanker di dalam pikiran, melahap energi emosi seseorang. Persis seperti tubuh, pikiran dan semangat Anda membutuhkan detoksifikasi. Semua racun emosi di kepala Anda perlu dikeluarkan sebelum tubuh Anda dapat bekerja secara efektif ke arah kesembuhan.

Untuk menghadapi kemarahan ini, Anda bisa mengeluarkan semua kemarahan itu di atas kertas. Buatlah jurnal. Pertama-tama Anda tulislah surat ke semua dokter yang telah begitu buruk mengobati Anda. Benar-benar kirim surat-surat kemarahan ini kepada dokter Anda agar dia tahu betapa dia telah mengecewakan saya. Hal ini juga akan membantu mereka untuk menyadari kesalahan mereka supaya tidak melakukannya kembali ke orang lain. Biar kesalahan FATAL itu cukup terjadi pada Anda. Jangan sampai terulang kembali pada pasien-pasien mereka yang malang. Kemudian tulislah surat untuk Tuhan, melepaskan kemarahan dan kekecewaan Anda kepadaNya, karena mungkin Anda berpikir bahwa Dia telah tidak adil pada Anda sehingga membiarkan semua hal yang mengerikan ini terjadi pada Anda. Dalam surat itu, mintalah pengampunan dan mohonlah untuk diberi kekuatan dan kesabaran untuk bisa menang dalam peperangan fisik dan rohani ini.

Kemarahan itu bisa jadi semacam terapi untuk melalui proses terhadap alasan-alasan yang tak teruraikan. Anda bisa melihat ada persoalan spesifik yang mendasari emosi Anda yang kuat dan mengatasinya dengan cara yang spesifik. Misalnya, Anda menyadari bahwa Tuhan tidak menyebabkan kanker Anda atau mengharap itu terjadi pada Anda, tetapi hukum alam yang membiarkan hal itu terjadi.

Sama pastinya dengan “apa yang naik harus turun” dan “sapi tidak terbang,” diet juga berdampak pada kesehatan. Prinsip Alkitab yang mengatakan bahwa “manusia menuai apa yang dia tabur” sesuai dengan kesehatan dan diet sama seperti yang dilakukannya pada hal-hal lain dalam kehidupan. Ungkapan “Anda adalah apa yang Anda makan” itu benar. Tuhan sangat berkuasa dan dapat melindungi Anda dari berkembangnya penyakit degeneratif yang terkait-dengan-diet, tetapi Dia jarang melanggar hukum alamiah yang telah diletakkan pada tempatnya untuk memerintah ciptaanNya.

Mungkin Anda mengira dapat terus marah kepada Tuhan karena Anda tidak dikecualikan terhadap peraturan-peraturanNya, namun Anda harus melihat tanggungjawab pribadi dalam seluruh kekacauan ini. Memang, mungkin beberapa dokter yang terpaksa Anda kunjungi telah mengobati secara tidak cukup. Tetapi bukankah dokter-dokter itu tidak sempurna. Anda harus bisa mengampuni, supaya Anda juga bisa diampuni.

Sementara Anda berusaha menyingkirkan racun-racun kemarahan dari roh Anda, ada hal lain yang bisa menghalangi jalan Anda dalam mengucap syukur, yaitu berkenaan dengan sikap yang terlalu mengasihani diri sendiri. Anda mungkin merasa bahwa sepertinya apa yang telah Anda miliki dalam kehidupan ini telah ditipu atau dirampok. Anda kehilangan organ berharga Anda dan sejumlah harga diri Anda sebagai manusia seutuhnya. Rambut Anda rontok akibat kemoterapi, dan Anda terpaksa mengalami kehinaan Itu benar-benar tidak adil.

Tapi perhatikanlah, bahwa apa yang Anda alami sekarang, yang sudah cukup parah, ternyata ada yang lebih parah lagi dibandingkan Anda. Masih banyak orang-orang di dunia ini keadaanya lebih buruk dibandingkan Anda. Bahkan, banyak di antara mereka tidak punya harapan lagi, alias mati. Mungkin itu bukan motivasi yang baik, tapi itu setidaknya membuka mata Anda untuk tidak terlalu mengasihi diri sendiri.

Buatlah daftar secara rutin di dalam jurnal tentang hal-hal yang harus Anda syukuri kepada Tuhan. Sangat luar biasa apa yang bisa dilakukan rasa syukur itu kepada roh/semangat Anda — begitu juga terhadap tubuh Anda.

Jurnal tersebut akan mengingatkan bahwa Anda punya rasa syukur kepada banyak hal. Sangat banyak di kehidupan ini yang bisa Anda syukuri. Ya, Anda akan mengalami keburukan dan kejelekan di jalan hidup Anda — tapi ada orang lain yang mengalami lebih buruk dari yang Anda alami. Anda punya banyak hal untuk disyukuri. Intinya adalah, Anda memilih apa yang terpancar dari Anda, yaitu pengucapan syukur yang murni. Setiap hari Anda menghitung berkat-berkat untuk menegaskan diri Anda akan apa yang telah diberikan, bukan apa yang telah diambil.

***
POKOK PERTIMBANGAN
“Mengabaikan Tuhan sekejap saja dalam kehidupan seseorang adalah suatu kebodohan yang sukar saya pahami; mengabaikaNya di saat menghadapi penyakit dan penderitaan adalah lebih dari kebodohan.”

— Dr. Richard O. Brennan,

Coronary? Cancer? God’s Answer: Prevent It!

Menemukan Humor

Para ahli medis mengatakan pada kita bahwa tertawa itu sehat. Sebenarnya, menahan tawa itu tidak baik. Itu akan mengalir dari punggung ke bawah dan meregangkan pinggul Anda. Bayangkan betapa nyerinya jika itu terjadi di dalam usus besar Anda.

Sebuah substansi menyerupai morfin yang dihasilkan oleh otak manusia, namanya endorfin, bertindak sebagai zat anestesi dan relaksan alamiah. Ketika endorfin masuk ke aliran darah, seseorang mengalami peningkatan perasaan sehat. Kemungkinan tertawa menstimulasi pelepasan endorfin. Humor memiliki cara untuk mengusir racun emosional dari fikiran, meninggikan semangat, dan membuat prespektif baru terhadap masalah kehidupan. Raja Salomo juga menulis, “Hati yang gembira bekerja seperti obat, tetapi semangat yang patah membuat seseorang sakit.”

Dalam upaya menambahkan tawa ke dalam gudang senjata perang-kanker, carilah humor di mana saja Anda dapat temui. Anda bisa menonton film-film lucu, membaca komik di koran, menonton pertunjukan-pertunjukan lucu di televisi, dan bersenda gurau dengan teman-teman atau keluarga Anda. Dengan pertolongan teman dan keluarga, ciptakanlah lingkungan humoris dan keriangan hati yang akan membalikkan efek dan emosi negatif dari kanker. Tidak ada hal lain yang menyamai tawa terpingkal-pingkal dalam mengurangi stres dan mulai mengubah kimiawi tubuh.

Norman Cousins menulis,

“Beberapa orang, yang tertawanya tidak terkontrol, mengatakan tulang iganya nyeri. Ekspresinya mungkin tepat, tetapi itu adalah “nyeri yang enak yang membuat seseorang rileks. Itu juga semacam “nyeri” yang biasa dialami kebanyakan orang setiap hari dalam kehidupannya. Itu adalah sesuatu yang spesifik dan nyata seperti bentuk latihan fisik lainnya. Meskipun manifestasi biokimiawinya belum secara eksplisit didata dan dipahami sebagai efek ketakutan atau frustrasi atau kemarahan, tapi mereka itu cukup nyata.”

Menetapkan Tujuan (Terapi Impian)

Ketika Anda pertama kali diberitahu bahwa waktu Anda mungkin singkat, kahidupan Anda seakan-akan berhenti. Kehidupan terhenti sewaktu Anda mencoba membayangkan bagaimana orang-orang mengatur untuk melanjutkan keberadaannya sehari-hari dengan ancaman pasti kiamat di atas kepala Anda. Semua hal dalam kehidupan Anda menjadi begitu berat, begitu membingungkan — dan pada saat yang sama keteguhan Anda untuk melanjutkan hidup menjadi begitu lumpuh.

Tapi, titik balik itu akan datang jika Anda memutuskan untuk menetapkan tujuan yang dicapai dengan segala waktu yang masih tersisa untuk Anda. Ini disebut “terapi impian.” Kenalilah hal-hal yang selalu ingin Anda lakukan atau selesaikan, namun tertunda sampai “suatu hari.” Tiba-tiba, “suatu hari” itu datang. Kutuk kanker telah memberi Anda kesempatan untuk mengesampingkan hal-hal lain yang kurang penting dan bergerak lebih langsung ke tujuan yang hati Anda inginkan.

Dengan terapi impian, Anda sudah punya kesibukan yang tepat untuk menjaga semangat Anda terus-menerus disuplai dengan nutrien-nutrien pelawan kanker, tanpa membebani kekuatan fisik Anda secara berlebihan. Anda membawakan keindahan ke dalam dunia Anda, yang pada gilirannya membantu membawa kesehatan ke dalam tubuh Anda.

Betapa menakjubkan bagaimana kanker memberi “kalimat kematian” tapi sebenarnya malah mempercepat kehidupan yang nyata bagi Anda. Hal-hal yang selalu ingin Anda lakukan menjadi kenyataan karena Anda membuatnya jadi prioritas. Anda selalu ingin melakukan lebih banyak lagi aktivitas-aktivitas yang membangun kenangan bersama orang-orang terdekat Anda, yang belum pernah sempat dilakukan sampai kanker memaksa Anda menyediakan waktu untuk melakukannya.

Apa impian-impian Anda, tujuan-tujuan Anda, hal-hal yang selalu Anda ingin lakukan atau genapi yang selama ini Anda tunda bagi “suatu hari”? Harapan yang tertunda membuat hati sakit, tapi jika impian-impian akhirnya menjadi nyata, ada kehidupan dan sukacita.

Tuliskan Impian-Impian Anda

Saya selalu ingin

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

__________________________________________________________

Persis seperti tubuh kita memerlukan olahraga setiap hari, demikian juga sikap hati kita. Lembar kerja berikut ini dirancang untuk membantu mengembangkan kesehatan emosi dan kekuatan dalam melanjutkan peperangan melawan kanker. Anda mungkin ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan ini setiap hari di dalam jurnal Anda sendiri.

Latihan Sikap Hati Sehari-hari

  • Apa yang hari ini dapat saya lakukan untuk mengambil alih peperangan saya demi kesehatan?

__________________________________________________________

__________________________________________________________

  • Apakah hari ini saya bermain sebagai korban kanker atau pemenang?

__________________________________________________________

__________________________________________________________

  • Adakah perubahan yang perlu saya lakukan hari ini untuk membantu tubuh saya berperang?

__________________________________________________________

__________________________________________________________

  • Hal-hal apa yang dapat saya panjatkan syukur kepada Tuhan hari ini?

__________________________________________________________

__________________________________________________________

  • Bagaimana saya dapat membawa humor masuk dalam kehidupan saya hari ini?

__________________________________________________________

__________________________________________________________

  • Bagaimana saya dapat bergerak ke arah impian-impian dan tujuan-tujuan saya hari ini?

__________________________________________________________

__________________________________________________________

Pilihlah Pertolongan Profesional Anda Secara Seksama

Dalam peperangan melawan kanker, Anda adalah jendralnya. Itu adalah tubuh Anda, kesehatan Anda, uang Anda. Semua yang lain adalah pertolongan yang Anda sewa. Peran mereka adalah menemani Anda mencapai tujuan Anda akan kesehatan dan kesembuhan dengan meminjamkan nasihat-nasihat khusus mereka pada proyek Anda. Persis seperti wanita yang berbicara di telpon dengan saya, memang sangat mungkin bahwa di dalam peperangan Anda sendiri untuk mencapai kesehatan, perasaan Anda akan dilecehkan oleh orang-orang yang Anda cari untuk memberikan pertolongan-para profesional kesehatan, beberapa di antaranya adalah orang-orang yang tidak sensitif dan arogan. Jangan menyerah. Jangan biarkan pertolongan-sewaan tadi mengambil komando sedangkan Anda berperan sebagai penunggu yang pasif. Kehidupan Anda mungkin tergantung pada hal ini!

Berikut adalah beberapa pihak/individu yang bisa jadi pertimbangan untuk masuk dalam tim Anda:

Nutrisionis

Nutrisionis terlatih untuk mendengarkan kisah Anda dan menggambarkan apa yang sedang terjadi di dalam tubuh Anda. Hati dan pola pikir nutrisionis berbeda dengan dokter konvensional. Mereka akan berjuang untuk menyembuhkan Anda, bukan hanya merawat Anda. Mereka akan dengan senang hati untuk melewatkan waktu berjam-jam merencanakan suatu rencana terapi nutrisional yang akan memenuhi kebutuhan yang spesifik untuk kesembuhan Anda. Rencana itu bukan suatu program pradesain yang diambil langsung dari sebuah buku, melainkan suatu sistem pembersihan dan pembangunan kembali yang dirajut sendiri.

Lain halnya dengan staff profesional di rumah sakit, pada umumnya saya mendapatkan mereka memberikan diet yang tidak tepat pada para pasien. Lebih parah lagi, mereka kurang paham akan nutrisi sehingga tidak jarang makanan yang diberikan di rumah sakit adalh makanan yang menghambat proses penyembuhan.

Richard Brennan, M.D., membuat pernyataan yang menarik: “Dunia ini akan menjadi baik bila para suster itu diberi informasi yang lebih baik mengenai cara nutrional untuk memerangi penyakit.” Kita bisa berharap bahwa, saat orang-orang menyadari pikiran sehat yang ada dibalik nutrisi, suatu hari hal seperti itu akan terjadi. Sementara itu, filosofi dari banyak staf rumah sakit sekarang ini hanya mengandung sedikit pemahaman mengenai terapi nutrisional melawan kanker.

Nutrisionis, perduli dengan penjelasan makanan-makanan khusus yang perlu kita makan untuk menegakkan kembali dan mempertahankan kesehatan serta vitalitas sistem metabolik. Mereka juga perduli dengan proses detoksifikasi tubuh dari penimbunan racun sehingga nutrien-nutrien di dalam makanan dapat digunakan sepenuhnya. Diskusi-diskusi tentang puasa juice dan pembersihan usus (enema) adalah tanda bahwa Anda berhadapan dengan nutrisionis sejati.

Banyak nutrisionis yang menjual suplemen-suplemen makanan (vitamin, mineral, dan sebagainya). Ini semua berguna bagi dunia. Bagaimanapun juga mereka adalah ahli-ahli di bidangnya. Mereka tahu produk apa yang ada di pasaran dan produk-produk mana yang kerjanya paling baik. Kenapa mereka tidak menjualnya langsung? Tipe nutrisionis yang ingin Anda cari, bagaimanapun juga, adalah orang yang lebih perduli pada konseling Anda daripada menjual produk-produk kepada Anda. Anda dapat menceritakan bedanya.

Waspadalah terhadap para penjual yang memasarkan sendiri di buku halaman-kuning sebagai konsultan-konsultan nutrisional. Ini bukan berarti bahwa produk-produk mereka jelek, atau bahwa mereka mungkin lebih pintar dalam menjual daripada menolong Anda dengan kebutuhan-kebutuhan nutrisional Anda yang unik.

Dokter Ahli Metabolik

Dokter ahli metabolik adalah seorang dokter medis yang mengkhususkan dalam menolong tubuh memperbaharui atau mempertahankan kesehatan melalui biokimiawi nutrisional. Tipe dokter demikian pada mulanya dilatih dalam pengobatan konvensional tapi ia telah memilih untuk mengikuti latihan tambahan dalam praktek kedokteran pencegahan dan penyembuhan alamiah yang lebih tradisional. Dia menjembatani antara dokter konvensional dan nutrisionis, mampu menganjurkan jenis-jenis terapi tertentu yang bisa dianjurkan seorang nutrisionis tapi tidak dapat dilakukan secara legal terapi-terapi yang seorang dokter konvensional dapat berikan secara legal namun tidak biasa dilakukan sebagai bagian prakteknya.

Salah satu contoh adalah terapi dosis-mega vitamin C yang diberikan secara intravena. Literatur kedokteran menggambarkan kasus yang kuat untuk terapi semacam ini dalam melawan kanker. Nutrisionis merekomendasikan, tapi tidak dapat memberikannya. Dokter konvensional dapat secara legal memberikan, tetapi dia tidak mempraktekkannya. Dokter ahli metabolik memiliki keduanya, baik kemauan maupun sarana yang diperlukan.
Sinergisme dan Jaringan Kerja

Sinergi menggambarkan kombinasi upaya dari bagian-bagian yang membentuk keseluruhan dari sesuatu, misalnya, otot-otot di dalam tubuh bekerja secara sinergis untuk melakukan fungsi-fungsi kehidupan. Masing-masing pemain pada sebuah tim sepak-bola bekerja secara sinergis untuk mencetak gol. Potensi dari keseluruhan jauh lebih besar daripada potensi bagian-bagian secara tersendiri.

Sinergisme di dalam peran melawan kanker adalah proses menggambarkan kontribusi setiap bidang dan spesialis yang Anda anggap penting untuk membentuk suatu rencana perang yang efektif. Untuk melakukan ini Anda harus mengenali bahwa setiap bidang memiliki keterbatasannya, Setiap spesialis punya batas-batas. Sebagai jendral yang ada di tengah kampanye, Anda harus tahu sumber-sumber yang membantu Anda dan dapat dipanggil untuk beraksi saat diperlukan.

Salah satu cara terbaik untuk menemukan para profesional kesehatan bagi tim Anda adalah melalui jaringan kerja bersama pejuang-pejuang kanker lainnya. Seseorang pernah mengatakan, “Jika Anda ingin mengetahui nilai pekerjaan seorang dokter yang sebenarnya, jangan bertanya pada dokter itu; tanyailah pasien-pasiennya.”

Ini berlaku untuk semua profesional kesehatan. Mendengarkan pengalaman-pengalaman dan menghubungi orang lain yang sedang memerangi kanker mereka sendiri adalah sebuah cara yang dahsyat untuk membawa sinergisme ke garis depan pertempuran.

***

POKOK PERTIMBANGAN

“Jangan percaya pada seorang ahli. Lebih baik periksalah semua yang dikatakan ahli itu. Ujilah segala sesuatunya. Biarlah kebenaran yang menjadi ahli Anda, bukan ahli yang di atas kebenaran Anda.”

— Joel Robbins, D.C.,

Health Through Nutrition

“Seharusnya tidak ada dokter yang bertindak sebagai satu-satunya panduan dan ahli di bidang perawatan kesehatan. Setiap dokter dapat memberikan manfaat kepada Anda dari apa yang telah dipelajarinya, namun itu terserah kepada Anda — menggunakan akal sehat Anda, insting, pengalaman yang terdahulu, kebutuhan saat ini, dan tujuan di masa depan — untuk memutuskan dan membantu
Anda. Andalah yang memimpin.”

— Harvey dan Marilyn Diamond,

Fit for Life II: Living Health
“Alam melakukan penyembuhan, pekerjaan dokter adalah membantu alam.”

— Hippocrates, “bapa kedokteran”
“Carilah seorang dokter yang lebih percaya kepada Tuhan daripada asosiasi kedokteran, maka Anda telah menemukan mutiara”

— Jason Winters,

Killing Cancer

Menjadi Rekan Seperjuangan

Mungkin Anda membaca artikel ini bukan karena Anda menderita kanker tetapi karena Anda mengenal seseorang yang mengalaminya. Mungkin Anda tiba-tiba menemukan diri Anda tertarik mendekati perang ini lewat seorang sahabat atau teman yang terjebak di dalamnya. Atau mungkin kanker secara tak terduga telah mengetuk pintu rumah Anda sendiri. Mungkin penyakit ini telah menyeret orang yang Anda kasihi ke dalam kancah peperangan, dan Anda sedang mencari jalan untuk menolongnya.

Tulisan berikut dipersembahkan bagi Anda, salah seorang dari “kavaleri lain” di dalam perang melawan kanker. Izinkanlah saya menghargai Anda karena telah menyediakan waktu untuk membaca buku ini. Izinkan juga saya mengatakan betapa pentingnya peran Anda dalam keseluruhan rencana perang kanker. Sikap hati dan tanggung jawab terhadap kawan atau anggota keluarga Anda memiliki potensi yang berdampak secara signifikan dalam menghadapi perang mereka.

Dari pengalaman, saya telah membuat beberapa observasi tentang bagaimana teman-teman dan anggota keluarga dapat menjadi sangat menolong dan memberi semangat. Saya menawarkan pemikiran-pemikiran berikut, dengan harapan bahwa Anda akan menemukan lebih banyak lagi jalan dan arti untuk menemani secara efektif.
Keluarga: Ciptakan Suatu Lingkungan Kerjasama Kelompok

Dalam satu keluarga, perlihatkanlah semangat kerjasama dan “kesehatian” yang sama untuk ikut berperang dengan pasien. Salah satu hal paling membantu yang mereka lakukan adalah mengubah pola makan mereka agar sama dengan diet yang pasien makan — diet rendah lemak, tinggi serat, makanan mentah. Dengan kata lain, satu keluarga bekerjasama, mengubah kebiasaan makan keluarga pasien dari diet semaunya menjadi diet untuk kanker. Mereka makan salad, jus, buah-buahan, dan sejenisnya, yang pasien makan dan tidak banyak makan daging, produk-rpoduk susu, telur, dan banyak makanan lain yang biasa mereka makan.

Itu tidak mudah. Namun sekali semua keluarga berada di “gerbong kereta” yang sama, itu menjadi tantangan yang menyenangkan dan sumber kesatuan keluarga. Akan menjadi jauh lebih sulit untuk mempertahankan disiplin yang pasien perlukan untuk mengubah dietnya jika keluarga tidak mau melakukan perubahan yang sama bersama-sama pasien.

Pencerminan dari komitmen total tiap anggota keluarga untuk kerjasama kelompok, menyuapi pasien, pergi ke setiap perjanjian ahli kesehatan bersam-sama, membaca beberapa buku mengenai kanker, memasak untuk pasien, berdoa bersama-sama dan lain-lain, akan memiliki efek menyembuhkan yang besar.

Prioritas keluarga bergeser, kekuatan-kekuatan difokuskan kembali, dan gaya hidup berubah semua demi pasien. Keluarga membuat pasien merasa sepertinya ini adalah benar-benar perang kami, bukan hanya perang saya. Inilah kasih yang mempersatukan dan menyembuhkan.

Teman-teman: Tetap Terlibat

Mungkin hal yang terpenting untuk perang kanker adalah mempunyai jaringan kerja dengan teman-teman yang akan memperlakukannya sebagai orang yang hidup dan bernapaskan harapan di masa depan. Pejuang kanker butuh makanan rohani berupa harapan yang konstan. Menjadi terkucil dari hubungan yang dekat dengan teman-teman atau anggota keluarga itu mengirimkan pesan yang jelas bahwa Anda tidak punya harapan — bahwa Anda seorang yang “akan pergi” sehingga yang lain memulai hidup tanpa Anda.

Keterlibatan teman-teman secara terus-menerus adalah hal yang sangat membangkitkan semangat bagi upaya dari pejuang kanker. Di bawah ini terdapat beberapa jalan untuk tetap berdiri tegak dalam peperangan.

  • Tanyakan Bagaimana Kabarnya Kepada Pasien Kanker

Ketika seseorang sedang menghadapi situasi yang serius dalam kehidupan, biasanya dia butuh orang untuk diajak bicara. Pasien ingin dan butuh orang-orang untuk bertanya kepadanya bagaimana kabarnya dan apa yang dia rasakan. Dia perlu kelonggaran. Dia butuh orang-orang yang mendengarkan. Jangan sampai ketika seorang teman berkunjung ke rumahnya, satu kali pun teman tersebut tidak menanyakan kabarnya. Pasien tahu ia perduli, tapi dia tak pernah bertanya. Sepertinya dia mengira bahwa subyek itu tabu, terlalu menyakitkan buat pasien untuk berdiskusi secara terbuka. Atau mungkin ia sedang melindungi dirinya sendiri dari perasaan canggung karena tidak tahu apa yang harus dikatakan kepada pasien atau bagaimana ia dapat memberi pasien harapan.

Tips praktis: Bertanya itu menyatakan kepedulian. Tidak bertanya menyatakan ketidakpedulian, walaupun Anda tidak bermaksud demikian. Janganlah takut bertanya. Anda tidak perlu punya respon yang benar. Hanya kemauan, memperlihatkan bahwa Anda perduli. Jika kebetulan teman Anda lebih tidak ingin menceritakan peperangannya saat ini, Anda akan mengetahuinya.

  • Panjatkan Doa

Sesudah bertanya mengenai keadaan teman, Anda lebih baik menanyakan apa yang ingin didoakan baginya. Jika bukan pendoa, Anda mungkin ingin mulai memberikan manfaat doa kepada teman Anda. Terus terang, saat-saat terbaik pasien di mana dia semangat dibangkitkan, datang ketika orang-orang menanyakan apa kabar lalu mengambil waktu untuk berdoa baginya saat itu juga. Setiap kali dia mendengar orang lain melakukan perundingan dengan Tuhan mengenai nasibnya, itu memberi dia perasaan puas yang luar biasa karena diperhatikan, dan dikasihi.

Tips praktis: Mintalah! Tuhan itu mendengar.

  • Mengambil Sebagian Beban

Ketika seseorang menemukan bahwa dia menderita kanker, hal-hal detil pada kehidupan sehari-harinya cenderung menumpuk. Dalam menghadapi penyakit yang mengancam nyawa, motivasi untuk terus menyikat kamar mandi dan memotong rerumputan cenderung berkurang. Secara emosi dan fisik, dia tidak mampu mempertahankan rutinitas “pekerjaan rumah” sehari-hari. Dia tidak dapat bercerita kepada Anda betapa dia sangat menghargai orang-orang yang menolong yang secara periodik muncul di pintu rumahnya untuk melakukan hal-hal yang tidak dapat dia kerjakan.

Hal yang sangat membantu adalah ketika teman-teman menghubungi sebelum waktunya, menyampaikan kapan mereka ingin datang, dan menanyakan beberapa dari daftar hal-hal yang seharusnya perlu pasien lakukan.

Membawakan makanan merupakan suatu cara yang spesial untuk mencukupi kebutuhan selama minggu-minggu awal setelah pasien menjalani operasi dan perawatan di rumah sakit. Ide yang bagus juga ialah menanyakan perihal makanan sebelum waktunya.

Tips praktis: Tawarkanlah pertolongan Anda; jangan menunggu untuk diminta. Memang cukup sulit untuk membantu yang diperlukan; menanyakan hal-hal manakah yang dapat mengurangi penderitaannya.

  • Kirimkan sebuah Kartu

Dalam menjaga ide untuk tetap terlibat di dalam peperangan, mengirimkan kartu adalah ide yang baik. Ini menceritakan kepada teman Anda bahwa dia diingat.

Tips praktis: Tulislah suatu catatan pribadi yang memgatakan bahwa Anda perduli. Jangan biarkan puisi langsung jadi, yang melakukan hal itu bagi Anda. Sebuah kartu tanpa catatan pribadi dari Anda adalah seperti mencium adik Anda — pada semua bagian pipinya, namun dengan dingin dan tanpa emosi.

  • Kirimkan sebuah Buku

Ketika pasien pertama didiagnosa mengidap kanker, dia lapar akan harapan. Dia harus memilikinya! Buku-buku tentang kesaksian sembuh dari kanker bisa menjadi teman yang membangkitkan semangat.

 

  • Kirimkan Uang

Kalau Anda tidak memiliki kebiasaan memberi uang kepada orang lain yang memerlukan, ini akan menjadi saat yang tepat untuk mengembangkan kebiasaan itu. Beban finansial untuk memerangi penyakit degeneratif seperti kanker dapat besar sekali. Bahkan dengan perlindungan asuransi yang baik, Hancurnya perasaan akibat tekanan finansial bersifat kontra-produktif pada proses peperangan kanker. Salah satu hal termanis yang dapat Anda lakukan bagi seorang teman yang menderita kanker adalah mengirimkan selembar cek untuk membantu melenyapkan beberapa beban finansial itu.
Tips praktis: Kirimkan seperti jumlah yang ingin Anda terima, jika menjumpai diri Anda di posisi yang sama, menurut kemampuan Anda.

  • Beri Pesan Non-verbal

Tentu saja, pasien tidak akan melupakan yang satu ini. Dari sentuhan halus, genggaman di tangan yang erat dan hangat, rangkulan, sampai pelukan. Semua ini seperti mengirimkan pesan morse yang dapat dimengerti, “Bertahanlah, kami ada di pihakmu.” Getaran kehangatan yang ditimbulkan meningkatkan semangat, salah satu unsur terpenting, untuk tetap mengarahkan mata pada bendera kemenangan yang menunggu sekalipun itu berada di balik puncak bukit penderitaan.

***

POKOK PERTIMBANGAN
“Kondisi mental penderita dan kerjasama psikologis dari keluarga serta lingkungan memainkan peran penting dalam restorasi tubuh. Setiap pasien membutuhkan kesetiaan, kasih, harapan dan semangat.”

— Max Gerson, M.D.,

A Cancer Theraphy

Mendukung Orang-orang Yang Menolong

Sampai sejauh ini fokus sebelumnya adalah bagaimana Anda dapat menemani pejuang kanker untuk memberi pertolongan dan semangat di dalam peperangan. Biarlah saya mengalihkan perhatian pada kebutuhan-kebutuhan suami/istri ketika kanker menyerang pasangan yang sudah menikah.

Sebagai pasangan hidup seorang pejuang kanker, pasangan pasienlah yang pertama kali belajar stres dan frustrasi karena terpaksa berperan sebagai pengambil alih. Itu adalah peran yang sukar dimainkan. Anda berlakon sebagai “silent partner,” orang di belakang layar yang ditugasi mengatur kebersamaan semua pihak dan agar berjalan mulus.

Coba bayangkan jika Anda diposisi pasangan sang pasien: sementara pasangan Anda mendapatkan perhatian terbanyak dari orang-orang yang perduli (dan sebaiknya demikian), Anda sering menjadi lelah karena mencoba mempertahankan tanggungjawab yang semakin meningkat, tekanan permintaan, dan rangkaian tagihan yang tidak habis-habisnya. Tekanan untuk mempertahankan “one man show,” yang tadinya merupakan upaya sebuah tim, dapat menenggelamkan. Semua ini terbentuk, tentu saja, oleh ketakutan akan kehilangan pasangan Anda.

Jadi bagaimana Anda secara efektif menolong dan memberi semangat seorang teman atau anggota keluarga yang merawat pasangannya yang menderita kanker?

  • Biarkan Penolong itu Tahu bahwa Anda Perduli

Ada dua orang yang terluka saat salah seorang pasangan menderita sakit yang serius. Kadang-kadang pasangannya yang sehat itu menjadi terabaikan, tersingkirkan. Membiarkan orang itu tahu bahwa Anda perduli dan secara khusus berdoa untuknya akan membangkitkan semangat dan meringankan beban.

Ketika pertama kali belajar bahwa sang pasangan menderita kanker yang “tak ada harapan,” dia merasa sangat kesepian. Dia pulang ke rumah dari rumah sakit pada malam hari dengan tenggorokan yang terasa penuh, bertanya-tanya apa jadinya hidup ini tanpa pasangannya di sisinya. Dia melihat-lihat ke sekeliling rumah, membayangkan kekosongan nantinya tanpa kehadiran teman terbaiknya. Hatinya sakit melihat anak-anaknya, begitu muda untuk menghadapi kepergian ibu/bapaknya, dan kesepian yang mengerikan yang harus mereka rasakan.

Panggilan telpon dari berbagai anggota keluarga dan teman-teman membantu sang pasangan merasakan sepertinya orang-orang lain itu tahu penderitaannya. Mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana kabar suami/istrinya. Mereka menanyakan bagaimana perasaan dia dan bagaimana mereka dapat menolongnya. Dia tidak selalu tahu apa yang harus dia katakan pada mereka, namun telpon-telpon dari mereka membuat dia tahu bahwa mereka ada bersama-sama dengan dia selama dan melalui krisis itu.

Dia akan sangat menghargai ketika mendengar bahwa orang-orang berdoa untuk mereka. Mendengarkan teman-teman ini berdoa membuat dia sadar, bahwa dia tidak sendirian di dalam peperangan.

  • Ketahuilah Apa yang Akan Paling Banyak Membantu

Ketika suami/istri pasangan pulang ke rumah dari rumah sakit, tugas menjadi perawat dan pemelihara rumah jatuh ke pasangan pasien, bersama dengan semua hal lain yang menjadi tanggung jawabnya dalam kehidupan. Akan mudah bagi orang lain untuk menyalahartikan pertolongan macam apa yang paling dia butuhkan.

Misalnya, bila dia seorang laki-laki, orang lain dapat dengan mudah mengasumsikan bahwa dia akan senang bila ada orang lain yang membersihkan rumah. Yang sebenarnya adalah, dia suka membersihkan rumah, mencuci peralatan makan, dan mencuci pakaian. Melakukan pekerjaan-pekerjaan itu membuat dia merasa seperti dapat mengendalikan keadaan.

Melibatkan hal-hal itu dalam rutinitas pemeliharaan sehari-hari memberi dia suatu rasa keseimbangan emosi dalam menghadapi situasi yang tak tentu. Dia lebih suka kalau seseorang mengajak anak-anaknya ke luar untuk berenang atau menonton film lucu atau jalan-jalan ke taman bermain.

Setiap orang yang berperan sebagai penolong adalah unik. Setiap penolong merasakan kebutuhan-kebutuhan itu berbeda. Pertolongan yang Anda tawarkan mungkin tidak cocok dengan keinginan dan kemauan orang itu yang sebenarnya.

Anda bisa meminta orang itu untuk membuat sebuah daftar, satu daftar keinginan, terhadap bermacam-macam hal yang paling disyukurinya bila dikerjakan. Suruhlah dia memperbaruinya setiap minggu. Dengan kata lain, beri batasan waktu terhadap daftar itu. Setiap minggu yang baru adalah sebuah kesempatan untuk membuat sebuah daftar baru berdasarkan pada perubahan emosi dan keadaan rumah.

Jika pertolongan yang dibutuhkan teman Anda bukan sesuatu yang mampu Anda sediakan, mungkin Anda bisa menjadi mediator untuk menemukan orang lain yang dapat melakukannya. Dengan melakukan hal demikian, Anda bisa menemukan diri Anda sendiri melakukan pertolongan dalam suatu cara tidak terbatas yang tidak pernah Anda bayangkan.

  • Biarkan Orang itu Bebas Menjadi Dirinya Sendiri

Beberapa orang mengatakan bahwa setiap orang punya kebutuhan universal untuk berbicara mengenai masalah pribadi dengan orang lain. Mungkin itu benar. Jika demikian, itu pasti benar. Pasangan pasien membutuhkan lebih banyak waktu sendirian untuk merefleksikan dan menuliskan pikiran-pikirannya di dalam sebuah jurnal atau dalam saat teduhnya bersama Tuhan.

Tanyakan padanya apakah waktunya menyendiri sudah cukup untuk mengisi kembali “baterai” saya. Sensitivitas Anda terhadap kebutuhan dan keunikan pribadinya akan memuaskan kebutuhannya. Itu membuatnya merasa sepertinya kebutuhan dia akan waktu menyendiri adalah sah — bukan saja sah, tetapi perlu.

Akhirnya, ada satu prinsip yang seyogyanya menjadi pedoman untuk semua upaya yang berguna bagi seseorang yang merawat pasangannya yang menderita sakit serius: perhatian dan keterlibatan pribadi.

Pasien dan suami/istrinya perlu tahu bahwa orang lain mau mengambil inisiatif untuk menjadi sadar akan apa yang mereka berdua rasakan dan jalani. Mereka berdua perlu tahu bahwa orang lain akan mulai menemani untuk menolong dalam setiap cara yang benar-benar diinginkan.


Register New Account
Reset Password

KONSULTASI GRATIS

Konsultasikan permasalahan kesehatan Anda dengan cara klik DI SINI.

Konsultasi!