Labelisasi Obat Belum Dipatuhi

TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan Farmasi banyak yang melanggar ketentuan labelisasi obat. Pelanggaran ini ditemukan sendiri oleh Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Selasa (9/1). “Perusahaan farmasi belum mentaati ketentuan,” katanya.


Siti menyayangkan sikap perusahaan farmasi yang terkesan enggan melakukan labelisasi. Padahal, pemerintah sudah memberikan waktu cukup panjang, lebih dari satu tahun, supaya ketentuan tersebut dipenuhi. Ketentuan labelisasi diatur berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan No 069/Menkes/SK/II/2006. Berdasarkan ketentuan tersebut, perusahaan farmasi wajib mencantumkan harga eceran tertinggi obat dan jenis generik dari obat tersebut.


Pemerintah, kata Siti, akan menindak tegas perusahaan farmasi yang belum melakukan labelisasi. “Sekarang akan beri peringatan dulu,” katanya. Sedangkan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan, Husniah Thamrin, mengatakan akan mengirimkan surat teguran kepada perusahaan farmasi yang masih membandel. Rencananya, surat itu akan dikirimkan Rabu (10/1).


Menurut Husniah, tak tertutup kemungkinan perusahaan yang tak mematuhi ketentuan akan dicabut ijinnya. “Pokoknya, kalau masih membandel, kami akan tindak tegas,” katanya.


Pramono, Selasa, 09 Januari 2007

Referensi: http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2007/01/09/brk,20070109-90925,id.html

Buat Akun Baru
Reset Password