Jarang Kena Sinar Matahari Berhubungan dengan Kemandulan

116fertility1Dalam suatu peneltian mengenai kemandulan pada orang-orang Australia, telah didapati tingkat kekurangan vitamin D yang mengkhawatirkan di antara para pria yang tidak bisa membuat pasangan mereka hamil.

Temuan tersebut mengejutkan para ilmuwan Sydney yang meneliti proses terjadinya pemecahan DNA sperma, yaitu faktor penting penyebab kemandulan pria.

Sinar matahari adalah sumber utama vitamin D, yang membantu mengatur tingkat kalsium dan fospor dalam meregenerasi tulang yang sehat.

Spesialis kesuburan Dr Anne Clark meneliti darah hampir 800 pria dengan permasalahan kemandulan dan ia menemukan hampir sepertiga dari mereka memiliki tingkat vitamin D di bawah normal.

“Banyak dari mereka juga terdapat adanya kenaikan tingkat homocysteine, yaitu suatu asam amino dalam darah yang berhubungan dengan keracunan sel dan kekurangan folat yang penting untuk pembentukan sel baru yang sehat, “ kata Dr Clark, direktur medis dari pusat perawatan kesehatan  Fertility First.

“Para pria di kelompok ini yang setuju untuk merubah pola hidup mereka dan mengkonsumsi suplemen harian telah menunjukkan hasil kesuburan yang baik.” komentar Dr Clark mendapati hasil temuan yang tak terduga.

“Vitamin D dan kekurangan folat telah dikenal berhubungan dengan kemandulan pada wanita, tapi hasil temuan di antara kaum pria dalam penelitian kami benar-benar mengejutkan.”

Dr Clark mengatakan bahwa kekhawatiran akan kanker kulit dapat menjadi faktor yang menyebabkan kekurangan vitamin D di antara kaum pria, ditambah dengan pekerjaan dan pilihan gaya hidup yang menghindari paparan langsung sinar matahari.

“Jika memang itu permasalahannya, seseorang mungkin bertanya-tanya apakah hasil temuan akan hubungan kekurangan vitamin D dan kemandulan ini juga berlaku di masyarakat luas,” ujar Dr Clark.

Dari 794 pria yang diteliti, 59 persen telah menunjukkan tingkat pemecahan DNA yang tinggi, berdasarkan hasil temuan yang dipresentasikan di konferensi kesuburan Brisbane.

Sekitar 100 dari mereka setuju untuk berhenti merokok, mengurangi atau menghentikan konsumsi mereka akan kafein dan alkohol, mengurangi berat badan dan mengkonsumsi suplemen vitamin dan antioksidan selama 3 bulan sebelum memulai perawatan kesuburan. Hasilnya, kebanyakan dari mereka berhasil meningkatkan kualitas sperma mereka dan 40 persen berhasil menimbulkan kehamilan klinis, dengan 11 diantaranya terjadi secara natural.

“Hasil temuan ini jelas menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup dan suplemen harian dapat membantu kesuburan,” kata Dr Clark.

Link referensi: http://www.news.com.au/story/0,23599,24519427-36398,00.html?from=public_rss

Buat Akun Baru
Reset Password