Hipotensi: Bukan “Penyakit Bagus”

hipotensi_dalamatasDibanding hipertensi (tekanan darah tinggi), hipotensi (tekanan darah rendah) masih “kalah gengsi”. Anggapan hipotensi sebagai “penyakit bagus” karena cenderung tidak punya pantangan apapun sebaiknya tidak membuat Anda memandang rendah penyakit ini.

Hipotensi adalah keadaan tekanan darah bekerja di bawah 90/60 mmHg, padahal tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg. Pada beberapa kasus, penderita akan merasa pusing dan pingsan. Ada pula kasus yang mengindikasikan kerusakan serius pada jantung, endokrin, atau saraf. Tekanan darah yang terlalu rendah bahkan menyebabkan otak dan organ penting lainnya mengalami kekurangan oksigen dan nutrisi sehingga berpotensi mengakibatkan shock .

Ada empat jenis hipotensi. Bila Anda duduk atau berbaring lama dan kemudian mendadak berdiri, tekanan darah akan turun mendadak. Ini yang dinamakan postural atau orthostatic hypotension dan umumnya diderita oleh yang berusia lanjut. Bila menyerang yang berusia muda, hipotensi ini dinamakan neurally mediated hypotension dan cenderung disebabkan oleh miskomunikasi sinyal antara jantung dan otak.

Ada pula postprandial hypotension. Ini adalah hipotensi yang terjadi setelah selesai makan dan biasanya ada pada mereka yang berusia lanjut, terutama yang memiliki hipertensi atau gangguan pada sistem saraf otonomik, misalnya penyakit Parkinson.

Jenis yang keempat adalah multiple systems atrophy with orthostatic hypotension atau dikenal juga dengan nama sindrom Shy-Drager. Sindrom ini menyebabkan kerusakan agresif pada sistem saraf yang berfungsi mengendalikan tekanan darah, detak jantung, fungsi bernafas, dan pencernaan. Kondisi ini terbukti fatal dalam tujuh sampai 10 tahun setelah terdiagnosis.

Beberapa penderita hipotensi berada dalam kondisi fisik prima, sistem cardiovascular yang bagus, dan cenderung tidak berisiko untuk mengalami stroke dan serangan jantung. Yang perlu dicurigai adalah tekanan darah rendah yang disertai gejala:

  • pusing
  • pingsan
  • kurang konsentrasi
  • pandangan kabur
  • mual
  • demam dan kulit menjadi pucat
  • bernapas pendek-pendek dan cepat
  • merasa sangat lelah
  • depresi
  • merasa haus

Note: Jika Anda ingin mendapatkan resep alami dan tanpa efek samping untuk mengatasi hipotensi, silahkan klik link:

https://sites.google.com/site/tokohomart/paket-resep-alami/hipotensi

 

Link referensi: http://www.hdindonesia.com/artikel.asp?Topik=infomedis&artikel=95

Buat Akun Baru
Reset Password