Atasi Bronkhitis Secara Alami

imagesApa Itu Bronkhitis?

Bronkhitis adalah peradangan yang terjadi pada saluran bronkhus. Bronkhitis merupakan penyakit pernapasan yang lebih serius dibandingkan batuk-pilek. Karena kalau dibiarkan akan timbul pneumonia atau radang paru. Penyakit ini lebih sering terjadi pada udara lembab.

Ada Berapa Jenis Bronkhitis?

Bronkhitis dapat terjadi secara akut dan kronis. Bronkhitis akut biasanya merupakan penyakit ringan dan jangka waktunya pendek, pada umumnya sembuh sendiri dengan sempurna. Namun, apabila serangan bronkhitis akut terjadi secara berulang-ulang dapat beralih menjadi bentuk kronis yang lebih serius.

Gejala yang timbul pada bronkhitis akut antara lain yaitu : terasa sakit pada sendi-sendi, lemas seperti saat flu, demam ringan atau demam tinggi, dada terasa tidak nyeri terutama di belakang tulang dada, sesak nafas, sering diiringi batuk keras dan kering yang hampir terus menerus, dan terdapat lendir kental/ludah dalam tenggorokan. Apabila ludah yang dikeluarkan berwarna kuning ketika batuk, maka hal tersebut menandakan adanya infeksi.

Penderita bronkhitis akut harus lebih banyak istirahat dan menghindari kelelahan, serta mengkonsumsi makanan yang bergizi, hindarkan debu, dan zat-zat kimia yang merangsang, hentikan menghisap rokok, dan gunakan antibiotik alami seperti misalnya bawang putih, virgin coconut oil, atau bee propolis untuk memberantas infeksi bakteria.

Bronkhitis kronis atau menahun ditandai dengan tersumbatnya saluran pernafasan secara kronik, terjadi secara lamban dan lama-lama menjadi parah, bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan penyakit paru-paru yang lebih serius. Penyakit ini menyebabkan paru-paru mengalami perubahan-perubahan sehingga menjadi tidak normal lagi, misalnya ada pembentukan jaringan-jaringan ikat atau komplikasi serius lainnya.

Perubahan tersebut menyebabkan gangguan gerak paru-paru normal sehingga udara tidak dapat masuk ke dalam dan keluar seperti biasanya. Bronkhitis kronis biasa terdapat pada orang yang suka merokok dan pada usia menengah sampai lanjut. Penyakit ini sering berhubungan atau berjalan bersamaan dengan penyakit paru-paru lainnya seperti empisema dan bronkhiektasis.

Penyebab utama bronkhitis kronis adalah kebiasaan merokok, kandungan tar pada rokok bersifat merangang secara kimiawi sehingga dapat menimbulkan kerusakan selaput lendir saluran-saluran pernafasan. Bronkhitis kronik juga dapat disebabkan karena infeksi saluran pernafasan yang terjadi secara berulang-ulang, polusi udara, dan alergi khusus. Faktor keluarga dan genetis/keturunan juga berperan membuat seseorang terkena bronkhitis kronik.

Bronkhitis kronis tidak selalu memperlihatkan gejala, dan baru terasa setelah usia setengah baya, yaitu adanya penurunan stamina, dan sering batuk-batuk. Keadaan tersebut akan semakin parah sejalan dengan bertambahnya usia dan perkembangan penyakit, sehingga menyebabkan kesukaran bernafas, kurangnya oksigen dalam darah dan kelainan fungsi paru-paru.

Jika semakin parah dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan jantung, kelumpuhan, kegagalan pernafasan yang parah, serta kematian. Oleh karena itu untuk mengurangi berlanjutnya penyakit agar tidak menjadi parah dan sebelum kerusakan paru-paru semakin meluas, perlu menghentikan merokok dan hal-hal yang mengganggu pernafasan, menghindari cuaca yang terkena polusi, menjaga agar ruangan tetap hangat dan tidak pengap/lembab, mengkonsumsi makanan yang bergizi dengan diet yang seimbang, istirahat yang cukup, gunakan suplemen dan antibiotik alami untuk mengobati infeksi bakteri dan virus.

Apa Penyebab Bronkhitis?

Penyebabnya yakni virus, bakteri dan alergi. Seperti radang tenggorokan, bronkhitis bisa terjadi karena virus atau bakteri yang langsung bersarang di sana ataupun merupakan rentetan dari penyakit saluran napas bagian atas.

Selain itu saluran napas yang menerima rangsangan terus-menerus dari asap rokok, asap/debu industri atau keadaan polusi udara yang menyebabkan keradangan kronis dan produksi lendir yang berlebihan sehingga mudah menimbulkan infeksi berulang.

Apa Tanda-tanda atau Gejala Penderita Bronkhitis?

  • “Batuk perokok”, keluhan terutama pada saat bangun tidur dan ini merupakan gejala awal bronkhitis.
  • Batuk berlendir yang kronis (menahun).
  • Suara agak parau.
  • Proses yang lebih lanjut akan menunjukkan nafas terengah-engah atau sesak nafas.
  • Semakin parah, penderita akan merasakan lemah badan, seolah-olah tidak bertenaga.
  • Terkadang bisa disertai dengan demam tinggi.

Bagaimana Mengatasi Bronkhitis?

Penanganan bronkhitis bisa dilakukan dengan berobat jalan atau di rumah sakit. Bila pengobatan dilakukan dengan baik, bronkhitis sebetulnya bisa diatasi dengan segera.

Perlu menghentikan merokok (bagi perokok) dan hal-hal yang mengganggu pernafasan, menghindari cuaca yang terkena polusi, menjaga agar ruangan tetap hangat dan tidak pengap/lembab, mengkonsumsi makanan yang bergizi dengan diet yang seimbang, istirahat yang cukup, gunakan suplemen dan antibiotik alami untuk mengobati infeksi bakteri dan virus.

Selama sakit hindari mengkonsumsi karbohidrat tinggi, manis-manis (kecuali dari madu, stevia dan gula jawa) , kentang, susu, junk food, donat, soft drink, alkohol dan gorengan.

Untuk pengobatan secara alami dan tanpa efek samping, gunakan suplemen yang mengandung antiradang (anti-inflamasi), anti-infeksi, antibiotik, antibakterial, meredakan batuk (anti-tussif), seperti misalnya minyak ikan, bawang putih, virgin coconut oil, bee propolis, madu murni yang mengandung bee pollen, dan sebagainya.

Jika Anda ingin mendapakan resep yang alami, praktis (tanpa perlu direbus atau diramu), dan tanpa efek samping untuk mengatasi bronkhitis, silahkan klik di sini.

Buat Akun Baru
Reset Password