Flu Babi; Nyata atau Bohongan?

shakenbakeWabah Flu Babi saat ini menjadi salah satu topik terpanas di seluruh dunia. Dengan begitu gencarnya media massa memberitakan kata-kata WABAH dan BENCANA, ketakutan telah melanda masyarakat dengan begitu luar biasa. Pemerintah Mesir telah memerintahkan untuk menghabisi 300.000 babi di negaranya, walapun belum ada laporan adanya wabah flu babi di negara mereka. Tidak kalah buruknya, kota Mexico yang terdiri dari 20 juta penduduk, telah terisolisir seolah-olah ada bencana nuklir di dalamnya. Pertanyaannya adalah apakah flu babi ini nyata atau hanya sekedar hoax (bohongan/konspirasi)?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita simak apa yang disampaikan oleh dr. Joseph Mercola, salah satu dokter holistik modern terkemuka di seluruh dunia.

.

Ini Bukanlah Kepanikan Akan Flu Babi yang Pertama

Mercola memprediksi bahwa dimasa depan, kita akan makin sering dihadapkan pada kepanikan akan wabah flu dan juga kepanikan akan wabah lainnya. Tapi kunci untuk bisa mengatasi ini semua adalah TETAP TENANG, karena ini bukanlah kepanikan atas wabah flu babi yang pertama. Pemberitaan wabah yang terakhir kali adalah di tahun 1976 dan menghasilkan kampanye pemberian vaksin flu secara massal di Amerika.

Dan tahukah Anda apa yang terjadi berikutnya? Dengan adanya pemberian vaksin besar-besaran, yang terjadi malah adanya tuntutan sebesar USD 1,3 miliar dari para korban yang mengalami KELUMPUHAN sebagai efek samping dari vaksin tersebut. Vaksin tersebut juga dituduh telah mengakibatkan 25 kematian.

Beratus-ratus orang mengalami kelumpuhan Guillain-Barré Syndrome setelah mereka mendapatkan suntikan vaksin flu babi.

Terus bagaimana dengan prediksi kematian dari akibat flu babi itu sendiri? Prediksi kematian yang menakutkan tersebut tidak pernah terjadi.

.

Lebih Banyak Orang Meninggal Karena Vaksinnya Dibandingkan Karena Flu Itu Sendiri!

Itulah yang terjadi pada kasus flu babi di Amerika tahun 1976. Untuk memplokamirkan secara nasional maupun internasional mengenai pandemi (wabah yang meluas) seharusnya dilakukan dengan hati-hati. Tindakan tergesa-gesa akan mengakibatkan kerusakan yang begitu dahsyat.

Coba kita perbandingkan dengan penyakit lainnya, yaitu malaria, penyakit ini telah membunuh 3.000 orang PER HARINYA, dan ini “layak untuk disebut sebagai wabah yang mengkhawatirkan”. Tapi yang aneh adalah tidak adanya pembuatan “vaksin-vaksinan” yang menghabiskan miliaran dolar dalam waktu yang sangat singkat untuk mengatasi penyakit ini!

Bahkan salah satu media massa Australia pernah memberikan pernyataan bahwa wabah flu babi yang ringan pun akan dapat mengakibatkan kematian 1,4 juta orang dan dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi sebanyak $ 5 triliun! Tapi inipun tidak terjadi dan SANGAT JAUH dari perkiraan.

Dr. Mercola terheran-heran dengan semua fakta ini dan teringat kembali dengan kasus flu burung sebelumnya (yang dia yakini juga merupakan hoax), dimana Presiden Bush pernah berkata bahwa 2 juta orang Amerika akan mati sebagai akibat dari flu burung.

Menurut Mercola, di tahun 2005, 2006, dan kembali lagi terjadi di tahun 2008, kepanikan massa yang terjadi adalah konspirasi pihak tertentu yang sengaja menciptakan histeria massa demi keuntungan finansial beberapa pihak.

.

Apa Itu Flu Babi?

Menurut medis konvensional, flu babi merupakan penyakit saluran pernapasan yang menular, disebabkan oleh sejenis virus influenza yang menjangkiti babi. Disebutkan bahwa jenis saat ini yaitu A(H1N1) adalah variasi baru dari virus H1N1, yang dapat menyebabkan wabah flu musiman pada manusia. Dikabarkan juga mengandung materi genetik dari flu burung dan babi biasa.

Gejala flu babi meliputi:

  • Demam tinggi.
  • Batuk.
  • Pilek dan atau radang tenggorokan.
  • Sakit persendian.
  • Sakit kepala berat.
  • Muntah-muntah dan atau diare.
  • Lesu.
  • Tidak nafsu makan.

Yang menarik adalah, versi seperti ini sebelumnya tidak pernah terlihat pada manusia atau juga hewan.

.

Penyebaran Flu Babi Akhir-Akhir Ini

Pada tanggal 5 Mei 2009, 21 negara telah dilaporkan memiliki kasus infeksi A(H1N1) sebanyak 1.124 dan hanya terjadi 26 kematian di SELURUH dunia akibat penyakit ini (tidak seberapa jika dibandingkan dengan kasus malaria serta tidak sesuai dengan prediksi). Dan sampai tanggal 29 April 2009, SEMUA kematian terjadi pada orang-orang yang terlahir di Mexico.

Kenapa Mexico?  Karena kota ini terlalu padat, miskin nutrisi dan tingkat kesehatan yang rendah, semua faktor ini membuat Mexico rentan terhadap semua infeksi dan mengakibatkan kematian.

Yang aneh adalah tidak adanya laporan lengkap akan status atau keadaan orang-orang yang meninggal ini. Apakah mereka orang-orang sudah tua? Apakah mereka memang sedang mengalami penyakit kronis? Apa usia mereka di bawah 5 tahun? Atau mungkin mereka meninggal karena demam pada umumnya atau tergelincir dan jatuh? Semua ini adalah pertanyaan penting yang tidak pernah terjawab!

Angka kefatalan flu babi, yang baru dugaan dan terkonfirmasi di seluruh dunia terus berubah tergantung sumbernya. Anda bisa memantaunya dengan Google Maps’ Swine Flu Tracker.

Tapi secara FORMAL, hasil pantauan WHO mengenai wabah flu babi di seluruh dunia adalah sebagai berikut:

Negara Kasus Kematian
Mexico 590 25
United States 286 1*
Canada 140 0
Spain 54 0
United Kingdom 18 0
Germany 8 0
New Zealand 6 0
France 4 0
Israel 4 0
El Salvador 2 0
Italy 2 0
Austria 1 0
China 1 0
Costa Rica 1 0
Colombia 1 0
Denmark 1 0
Ireland 1 0
Korea 1 0
Netherlands 1 0
Portugal 1 0
Switzerland 1 0

* Amerika Serikat telah mengkonfirmasikan 286 kasus, dengan adanya SATU kematian. Tapi kematian tersebut BUKAN berasal dari warga Amerika! Tanggal  29 April, CNN melaporkan adanya flu babi pertama yang fatal di USA, namun yang meninggal tersebut ternyata balita yang keluarganya sedang menyeberang dari Mexico ke Texas.

.

Flu Babi adalah Virus yang Lemah

Dr. Mercola menyatakan bahwa flu babi adalah virus yang lemah. Adalah penting untuk diperhatikan yaitu hampir semua kasus-kasus baru dilaporkan hanya memiliki gejala-gejala ringan. Bukti ilmiah juga telah menyatakan bahwa virus ini TIDAKLAH sehebat yang ditakuti semua orang.

Wired Magazine edisi 4 Mei 2009 melaporkan bahwa para ilmuwan Lawrence Livermore National Laboratory tidak menemukan persamaan antara flu babi dan wabah-wabah lainnya yang pernah terjadi secara luas dan mengakibatkan malapetaka.

Tapi perlu dipertanyakan juga darimanakah asalnya virus jenis baru ini, apalagi ia tidak bisa menular lewat mengonsumsi produk-produk babi dan tidak pernah terlihat sebelumnya pada babi, tapi malah juga mengandung materi genetik flu burung? Bahkan dikatakan bahwa virus ini hanya berespon atau hanya bisa dibasmi dengan vaksin Tamiflu? Apakah ini semua adalah kebenaran?

.

Ketakutan Anda akan Membuat Beberapa Pihak Menjadi Luar Biasa Kaya

Tamiflu (oseltamivir phosphate) pada awalnya dipakai untuk merawat influensa A dan B pada anak-anak usia 1 tahun atau lebih.  Ia juga pernah dipakai sebagai tindakan pencegahan influenza pada orang-orang dengan usia 13 tahun ke atas. Tamiflu adalah bagian dari golongan obat-obatan anti-influenza yang disebut sebagai penghambat neuraminidase, yang bekerja dengan cara memblokir enzim virus yang membantu virus bisa menginfasi sel-sel sehat dalam saluran pernapasan Anda.

Berdasarkan media Associated Press , setidaknya diperkirakan adanya kenaikan penjualan Tamiflu sampai $388 juta dalam waktu dekat. Dan ini adalah perkiraan tanpa perlu ada wabah mematikan.

Lebih dari setengah lusin perusahaan obat, termasuk Gilead Sciences Inc., Roche, GlaxoSmithKline dan perusahan-perusahaan lainnya yang bergerak di bidang mendeteksi dan merawat flu, telah mengalami kenaikan saham tinggi hanya dalam hitungan hari dan akan terus meroket jika flu babi tetap berlanjut.

Yang perlu diwaspadai adalah kepanikan massa ini juga mengakibatkan pemerintah bisa mengambil langkah yang mengijinkan pihak-pihak lembaga kesehatan tertentu untuk membuat uji coba tanpa jajak pendapat kepada anak-anak. Hal ini bisa membahayakan nyawa mereka. Apalagi ditambah kerugian ekonomi di kalangan para peternak babi serta produsen makanan dari babi.

.

Tamiflu Penuh dengan Efek Samping, Termasuk Kematian dan Hanya Mengurangi Gejala Maksimum 36 Jam

Dr. Mercola mengajak semua orang untuk menyadari bahwa Tamiflu BUKANLAH obat yang aman. Beberapa efek samping serius termasuk kejang-kejang, delusi, serta kematian atas 14 anak-anak di Jepang, sehingga negara ini melarang Tamiflu bagi anak-anak di tahun 2007.

Efek samping tambahan dari Tamiflu:

  • Mual.
  • Muntah-muntah.
  • Diare.
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Letih lesu.
  • Batuk.

Disamping itu, Tamiflu telah dilaporkan tidak efektif dalam melawan wabah flu musiman, terlebih lagi untuk melawan suatu epidemi.

Mercola juga mengatakan bahwa beberapa pasien dengan influenza berada dalam RESIKO LEBIH TINGGI terhadap infeksi bakteri sekunder setelah menerima Tamiflu. Infeksi sekunder inilah yang telah menjadi penyebab kematian besar-besaran di pandemi 1918.

Tambahan ketidakefektifan dari Tamiflu adalah ketika ia dipakai sesuai anjuran (2 kali dalam 5 hari), ia hanya mampu mengurangi gejala influenza Anda selama 1 – 1,5 hari saja.

Jadi untuk apa seseorang mau mempertaruhkan kesehatannya dengan memakai pengobatan yang beresiko membunuh Anda, dilarang di Jepang, penuh dengan efek samping yang serupa dengan flu itu sendiri, mahal harganya ($100), dan ternyata hanya mampu mengurangi GEJALA (bukan penyakitnya) dalam waktu 36 saja? Hal ini tidaklah masuk diakal.

.

Tapi Bagaimana dengan Fakta Orang-Orang yang Meninggal Karena Flu Babi?

Flu babi dan flu burung yang menjadi epidemi, sebenarnya hanyalah flu biasa yang tidak SEGAWAT flu biasa lainnya. Korban-korban meninggal yang dikabarkan postitif akibat flu babi dan flu burung, sebenarnya adalah karena AKIBAT OBAT ITU SENDIRI! Coba Anda bayangkan apa jadinya jika Anda sebenarnya hanya sakit biasa, tapi diberi obat kimia yang mengandung merkuri dan unsur KERAS lainnya? Kondisi Anda dalam waktu singkat akan makin parah, dipenuhi dengan berbagai gejala negatif yang meresahkan, dan pada akhirnya… ketika tubuh Anda tidak kuat lagi menahan racun obat kimia ini, Anda pun meninggal!

.

Terus Bagaimana Caranya Mengatasi Epidemi Ini?

Dari penjelasan dr. Mercola di atas, kami para praktisi holistik modern meyakini bahwa epidemi flu burung dan flu babi sebenarnya hanya hoax atau konspirasi saja. Inilah yang dinamakan BISNIS MENJUAL DAN MERAWAT PENYAKIT.

Kami yakin bahwa yang terjadi sebenarnya hanya flu biasa dan adanya kasus malnutrisi termasuk juga kasus malpraktek. Kamipun tidak takut jika harus berhadapan langsung dengan para pasien positif flu babi dan flu burung tanpa harus memakai masker.

Nah, solusi mencegah dan mengatasi infeksi segala epidemi flu ini adalah sederhana, dan yang pasti Tamiflu serta obat-obatan kimia lainnya bukanlah jawabannya. Yang perlu Anda perhatikan adalah:

– Optimalkan kebutuhan vitamin D dan enzim Anda. Vitamin D bisa Anda dapat dari terik matahari dan  suplemen minyak ikan. Enzim lainnya bisa Anda dapat dari Bee Pollen (makanan sempurna kedua setelah ASI), madu murni, sayur mayur organik, Visgin Cocounut Oil, bawang putih mentah, dan makanan sehat lainnya.

– Miliki tidur dan istrirahat yang cukup. Banyak hormon-hormon penting dihasilkan pada saat kita tidur malam. Proses detoksifikasi (pengeluaran racun) beberapa organ juga berlangsung disaat kita tidur. Jadi mudah dibayangkan apa jadinya jika kita kurang tidur malam? Ya, kita jadi tidak sehat. Istirahat juga membantu tubuh kita untuk memulihkan sistem imun yang telah menurun karena kerasnya aktifitas harian kita.

– Minum air secukupnya. Jangan sampai tubuh Anda mengalami dehidrasi karena tubuh Anda sangat memerlukan air untuk proses regenerasi, transportasi makanan antar sel, detoksifikasi, dan lain sebagainya.

– Hindari stress. Anda tentu tahu bahwa banyak dari penyakit yang ada sebenarnya dipicu dari pikiran kita. Stress juga mampu menurunkan sistem imun sehingga kita rentan terhadap infeksi bakteri atau virus.

– Bijaksanalah mengonsumsi yang manis-manis. Tahukah Anda bahwa gula memiliki 76 efek negatif dalam tubuh kita. Mengurangi atau menghindari konsumsi manis-manis adalah tindakan bijaksana dalam mengatasi banyak penyakit. Hati-hati dengan gula pasir yang terlihat sangat putih bersih, karena gula seperti ini mengalami pemutihan dan dan pemurnian secara kimia sehingga struktur kimiawinya tidak baik untuk tubuh kita. Pemanis yang relatif aman dan sehat adalah dari daun stevia, madu, dan gula merah.

– Hindari pemanis buatan, kafein, soft drink, dan junk food. Pemanis buatan seperti aspartame memiliki dampak tidak baik bagi syaraf dan metabolisme Anda. Begitu juga dengan kafein, soft drink, dan junk food.

– Olah raga.  Olahraga adalah salah satu cara yang baik untuk detoksifikasi dan meningkatkan sistem imun kita.

– Jangan panik. Ya benar. Jika Anda panik, Anda tidak akan bisa berpikir rasional dan akhirnya tergesa-gesa untuk mengambil langkah yang tidak bijaksana.

.

Dari beberapa penjelasan di atas, apakah sudah cukup Anda pahami dan menilai apakah flu babi ini nyata atau sekedar bohongan? Penilaian ini terserah Anda, tapi saya pribadi sebagai praktisi holistik modern, menilainya sebagai hoax atau bohongan belaka.

 

Link referensi:

http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/05/05/Swine-Flu-Update.aspx

http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2009/04/29/Swine-Flu.aspx

.

Healindonesia, Dt Awan (Andreas Hermawan)

Tags:

Buat Akun Baru
Reset Password