Minyak Zaitun, Si Lemak Baik Atasi Berbagi Penyakit

Seni menggunakan minyak zaitun untuk kesehatan badan dan jiwa telah dimulai sejak 6000 tahun lampau. Sejak 400 SM, Hipokrates, “Bapak ilmu Pengobatan”, telah menggunakan minyak zaitun untuk lebih dari 60 resep terapi dalam menyembuhkan pasiennya. Pada jaman Kerajaan Romawi dan Mesir Kuno, minyak zaitun dicampur dengan rempah-rempah untuk membuat urap obat. Minyak zaitun, yang dihasilkan oleh buah zaitun (asal kata “oliva” adalah bahasa Latin) lebih dari sekedar bahan makanan bagi orang-orang di kawasan Laut Tengah. Minyak ini telah digunakan sebagai bahan obat, antibiotik, bahkan dikabarkan merupakan jaminan vitalitas, kekuatan, dan macam-macam lagi. Abad demi abad, orang menemukan bahwa cairan keemasan ini menghadirkan mujizat bagi kesehatan.

Daya yang dikandung minyak zaitun telah lama dikenal orang. Catatan sejarah pertama yang mencantumkan minyak zaitun kiranya dibuat oleh Homer, penyair Yunani Kuno yang legendaries itu, yang menyebut minyak zaitun sebagai “emas cair” dalam adikaryanya Odyssey. Di jaman Yunani Kuno, para atlet mengoleskan minyak ini dari ujung rambut sampai ujung kakinya. Minyak keemasan ini tidak hanya membuat tubuh yang keras berotot menjadi mengkilap, tetapi juga digunakan untuk mengurapi jenazah orang suci dan pahlawan di tempat peristirahatan terakhir mereka.

Pengharum (seperti daun Salvia dan mawar) ditambahkan pada minyak zaitun yang akan digunakan sebagai minyak urapan atau minyak lampu. Di Yunani, Roma, dan Mesir Kuno, minyak zaitun diberi tambahan ramuan bungan dan rempah untuk menjadikannya bahan kosmetika maupun obat-obatan.

Minyak zaitun telah dipuji-puji orang sebagai salah satu minyak tersehat yang pernah dihasilkan Ibu Bumi, khususnya minyak zaitun jenis extra virgin. Dan kini, minyak zaitun – beserta minyak penyembuh lainnya – menjadi berita yang heboh di seluruh dunia dan akan lama bertahan dalam menu makanan di banyak rumah tangga, restoran bahkan depot cepat saji.

Sebagian besar minyak zaitun dibuat di negeri-negeri Laut Tengah seperti Spanyol, Italia dan Yunani. Sementara sebagian kecil diproduksi di California, Australia, sebagian Amerika Selatan dan negeri-negeri lain.

Jean Carper, seorang ahli kesehatan dan gizi menunjukkan bahwa riset-riset terbaru di Italia mengungkapkan bahwa minyak zaitun mengandung antioksidan, mirip dengan yang terdapat dalam teh dan anggur merah, yang dapat menangkal penyakit jantung, termasuk timbunan kolesterol LDL dalam pembuluh darah.

Liz Applegate, Ph.D., seorang ahli kesehatan, gizi, dan kebugaran terkenal menulis dalam bukunya 101 Miracle Foods That Heal Your Heart, “Kaya dalam sejarah, dan lebih kaya lagi dalam manfaatnya untuk kesehatan jantung, minyak zaitun adalah ‘raja’ segala minyak.”

.

Tingkat Kualitas Minyak Zaitun

Extra virgin: Dihasilkan dari zaitun berkualitas wahid. Hanya boleh memiliki keasaman alami kurang dari 1%. Rasa buahnya kuat dan sangat baik untuk meracik salad.

Virgin: Diproses secara mekanik (dengan perasan) tanpa panas, yang mengubah tingkat keasaman menjadi antara 1-5%. Disarankan dipakai dalam racikan salad dan marinade.

Pure: Campuran dari minyak zaitun sulingan, diolah dengan uap dan bahan kimia dan yang virgin dimana harganya lebih murah. Tingkat keasaman berkisar 3-4%. Paling sering digunakan untuk memasak.

Extracted and refined: Dibuat dari sisa perasan pertama, dengan menggunakan pelarut kimia, minyak virgin ditambahkan sebagai penguat rasa.

Pomace: dibuat dengan ekstraksi kimia dari residu yang tersisa setelah perasan dan pemrosesan kedua. Mengandung keasaman 5-10%; minyak virgin ditambahkan sebagai penguat rasa.

.

Kandungan Minyak Zaitun

100 gram zaitun mengandung: 100% lemak; 1 miligram kalsium; 0,56 miligram zat besi; 1 miligram potassium; 2 miligram sodium; 0,3 miligram kolin; 0,1 miligram betaine; 14,35 miligram vitamin E; 60,2 mikrogram vitamin K; 13,808 gram asal lemak jenuh; 10,523 gram lemak tak jenuh ganda; 221 miligram fitosterol.

Sedangkan 100 gram MINYAK zaitun mengandung: 163 kalori; 70,8 persen air; 18,6 gram lemak; 1,7 gram serat; dan 79 mg kalsium; 200 IU vitamin A; 0,01 mg vitamin B1; 0,18 mg vitamin B2; 0,1 mg vitamin B3; dan 3 mg vitamin C; 2,3 IU vitamin E.

.

Kandungan Lainnya

Zat-zat aromatic – adalah zat yang member minyak ini rasa dan baunya.

Zat-zat pewarna – yang meliputi karoten dan klorofil, antioksidan yang bermanfaat sebagai penangkal penyakit.

Hidrokarbon – yang bermanfaat menjaga kadar kolesterol Anda, kandungan beta-karotennya memiliki baik manfaat vitamin A maupun sebagai antioksidan.

Fitroestrogen – merupakan salah satu bagian dari komposisi gizi minyak zaitun extra virgin. Zat ini membantu Anda mencegah keropos tulang, sekaligus meringankan nyeri haid. Jika Anda

Sterol – menghambat penyerapan kolesterol dari makanan.

Apakah Anda tahu bahwa telah bertumpuk-tumpuk bukti yang menunjukkan bahwa minyak zaitun extra virgin yang kaya polifenol dapat membantu menurunkan risiko gangguan kesehatan dan penyakit (untuk segala usia)? Mari kita lihat beberapa penelitian yang hasilnya dapat Anda manfaatkan untuk menjaga hidup Anda lebih sehat.

.

Minyak Zaitun dengan Polifenol

Minyak zaitun extra virgin mengandung polifenol, senyawa alami yang bekerja selaku anioksidan kuat (melindungi tubuh Anda dengan cara menangkap molekul-molekul radikal bebas dan menyingkirkannya sebelum menimbulkan kerusakan).

Kandungan polifenol ditentukan oleh varietas zaitun, masa pemetikan, kondisi buah dan metode pengolahannya, apakah minyak itu disuling dan panjangnya masa pengolahan minyak tersebut”, papar Dr. John Deane, seorang spesialis Penyakit Dalam di Marin County, California, seorang pakar minyak zaitun yang menulis surat kabar The Olive Oil Source.

Apa yang akan Anda lakukan jika Anda bertekad mendapatkan minyak zaitun yang kaya akan polifenol? Menurut Deane, jika Anda memilih botol yang berlabel “extra virgin” dan diberi segel California Olive Oil Council (COOC); yakinlah bahwa minyak di tangan Anda berasal dari “masa panen terkini” – dan jika tersimpan dengan baik, Anda akan menggenggam sebotol minyak zaitun yang berharga bagi kesehatan Anda, penuh dengan polifenol, sebagaimana botol anggur yang penuh antioksidan.

Minyak zaitun yang lebih tinggi kadar polifenolnya cenderung lebih keras, pahit, dan tajam rasanya.

.

Memangkas Risiko Penyakit Jantung

Sejarahnya: Selama ribuan tahun orang di seputar Laut Tengah, termasuk para penduduk Tanah Suci, memiliki tingkat serangan jantung yang rendah. Konsensus dari para ahli mengatakan bahwa benang merahnya adalah minyak zaitun.

Bagaimana minyak zaitun bekerja? Riset menunjukkan bahwa asupan minyak zaitun harian menurunkan resiko segala macam penyakit jantung, termasuk serangan jantung. Minyak zaitun terbukti memperlancar aliran darah, menurunkan tekanan darah dan mengatur kolesterol dengan menekan jenis yang jahat (LDL) sembari mempertahankan yang baik (HDL). Menu dan cara hidup sehat adalah senjata kunci dalam pertempuran mencegah penyakit jantung— pembunuh nomor satu di Amerika, baik untuk lelaki maupun perem-puan, demikian menurut American Heart Association (AHA).

Kabar baiknya adalah bahwa minyak zaitun dapat menjadi penolong Anda, scbagaimana yang telah dilakukannya berabad-abad di kawasan Laut Tengah. Minyak zaitun virgin mungkin jauh lebih sehat bagi jantung dibanding lemak nabati yang lain, menurut salah satu riset mutakhir. Para ahli di Eropa telah menemukan minyak zaitun virgin mungkin dapat membantu menurunkan tingkat risiko serangan jantung karena kandungan senyawa antioksidan nabatinya yang tinggi, menurut sebuah riset yang pernah diterbitkan di Annals of Internal Medicine.

Dalam sebuah studi atas 200 pria sehat, baik yang muda maupun setengah baya, mereka menggunakan tiga jenis minyak zaitun selama tiga minggu. Satu di antaranya merupakan minyak virgin yang kaya polifenol. Yang dua lainnya diproses, dengan kandungan polifenol rendah. Temuannnya: para peneliti mendapati bahwa minyak zaitun virgin yang kaya polifenol menunjukkan manfaat sehat bagi jantung yang lebih kuat daripada jenis non-virgin yang telah diproses. Minyak zaitun virgin tidak saja merupakan lemak tak jenuh tunggal yang baik bagi jantung. Polifenol, menurut para penulis, mungkin merupakan kunci bagi beberapa manfaat sehat minyak penyembuh ini. Tetapi para juri belum mengambil keputusan dan masih banyak riset harus dilakukan sebelum kita dapat menyatakan bahwa minyak zaitun virgin sebaiknya menggantikan minyak nabati lainnya.

.

Melawan Kanker

Sejarahnya: Penyakit jantung telah ada pada zaman para nabi, barangkali kanker juga demikian. “Karena kandungannya yang aromatik, minyak zaitun merupakan antioksidan efektif yang terbukti mcngurangi tingkat kanker dan meningkatkan usia,” papar penulis The Healing Oil of the Bible, Dr. Smith.

Bagaimana minyak zaitun bekerja? Para peneliti di Copenhagen University Hospital di Denmark menemukan bahwa minyak zaitun dapat mereproduksi kerusakan sel, hal yang dapat memicu pertumbuhan kanker. Selama tiga minggu, 182 pria sehat antara usia 20 dan 60 dari lima negeri Eropa mengonsumsi sekitar seperlima cangkir minyak zaitun tiap hari. Temuannya: terdapat pengurangan sebesar 13 persen dalam tingkat kerusakan sel. Fenol adalah zat yang diperkirakan bertugas sebagai antioksidan kuat pencegah penyakit. Di samping itu, hasilnya (yang diterbitkan dalam The Federation of American Societies for Experimental Biology Journal) mungkin merupakan petunjuk mengapa tingkat kanker di Eropa Utara lebih tinggi daripada di Eropa Selatan karena minyak zaitun merupakan bagian dari menu makanan sehari-hari di kawasan Laut Tengah.

Asam oleat, asam lemak tak jenuh tunggal utama dalam minyak zaitun, mungkin merupakan pendamping fenol untuk menjadi dua unsur utama penurun resiko berkembangnya kanker kulit, payudara, dan usus.

Apa yang dapat Anda lakukan: The American Cancer Society (ACS) menganjurkan agar Anda mengonsumsi lima sampai sembilan porsi buah-buahan dan sayuran tiap hari untuk membantu menurunkan resiko kanker. Minyak zaitun yang kaya polifenol dapat membantu menambah sedapnya rasa buah dan sayur segar, tetapi ACS tidak menganjurkan penggunaan minyak zaitun secara eksklusif (terpisah) sebagai langkah pencegahan untuk menangkal resiko berkembangnya kanker. Tetapi perhatikan, ACS telah mencatat juga bahwa lycopene yang ditemukan dalam tomat dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat.

.

Mengusir Artritis

Sejarahnya: Di samping tingkat penyakit kanker yang lebih rendah di cekungan Laut Tengah daripada di negeri lain, riset terdahulu di Yunani juga menunjukkan bahwa semakin banyak orang mengonsumsi sayuran segar dan minyak zaitun, semakin kurang risikonya mereka mengidap rematik artritis. Mungkin ikan yang kaya omega-3, seperti yang lazim terdapat dalam menu makan Yunani, memainkan peran juga dalam mencegah keropos dan nyeri sendi tulang.

Minyak zaitun, yang dikombinasi dengan minyak esensial lain untuk meredakan nyeri otot, mungkin memiliki dampak yang baik untuk nyeri artritis, yang merupakan penyakit yang sering kali terkait usia dan sering kali diperparah oleh hawa dingin.

Bagaimana minyak zaitun bekerja? Minyak zaitun yang digunakan sehari-hari barangkali memiliki efek anti nyeri dengan melumasi sendi dan mencegah pembengkakan. Para ahli pengobatan tradisional percaya bahwa konsumsi sayuran yang berantioksidan tinggi dengan minyak zaitun yang mengandung asam lemak tak jenuh baik tunggal maupun ganda bermanfaat bagi tubuh Anda dengan mendorong dihasilkannya prostaglandin, suatu zat pencegah pembengkakan dan nyeri.

Apa yang dapat Anda lakukan: Masukkan minyak zaitun pada menu makanan harian Anda. Beberapa orang menggunakan minyak zaitun untuk salad mereka, sayuran matang, dan mengonsumsi ikan untuk mencegah arthritis. Yang lain menggunakan minyak zaitun yang dipasangkan dengan minyak esensial untuk meredakan nyeri otot dan sendi kaku.

.

Mencegah Munculnya Diabetes

Sejarahnya: Diabetes (tipe 1 dan tipc 2), sebagaimana artritis, telah menjadi masalah sejak berabad-abad lalu. Yang lebih buruk, jumlah penderita diabetes tipe 2, baik pada generasi baby boomers maupun para manula, kini meningkat pesat. Kita dapat menyalahkan menu kaya lemak, kegemukan, dan cara hidup individualis untuk peningkatan gula darah ini.

Bagaimana minyak zaitun bekerja? Diperkirakan bahwa minyak zaitun dapat memangkas jumlah kolestorol “jahat”, disamping trigliserida yang merupakan penyusun lemak tubuh. Pada gilirannya, hal ini dapat membantu menurunkan risiko berkembangnya penyakit diabetes tipe 2 yang dapat dikendalikan dengan melakukan perubahan menu makan dan cara hidup. Minyak zaitun juga dapat menurunkan tingkat gula darah Anda. Mengapa? Efek baiknya muncul mungkin dari fakta bahwa minyak zaitun sebagian besar terdiri dari lemak tak jenuh tunggal.

Apa yang dapat Anda lakukan: Konsumsilah menu masakan golongan lemak baik dan sehat bagi jantung. Misal: Minyak zaitun dan minyak kelapa.

.

Menghentikan Rasa Nyeri

Sejarahnya: Pada awalnya, diabetes sering kali tidak disertai rasa sakit, khususnya sebelum mencapai tingkat tak terkendali. Namun, rasa sakit yang muncul sesudahnya dapat sangat mengganggu. “Minyak zaitun juga digunakan sebagai urapan penyembuh selama berabad-abad oleh orang-orang Yunani, Romavvi, Mesir, Nasrani, dan Yahudi. Biasanya minyak zaitun dikombinasi dengan minyak esensial untuk dioleskan pada luka sobek, lecet, luka berdarah, memar, dan luka-luka dalam berbagai bentuk, ditambah anggur sebagai antiseptik,” catat Dr. Smith.

Bagaimana minyak zaitun bekcrja? Riset menunjukkan bahwa minyak zaitun mengandung satu bahan kimia, oleokantal, yang dapat mencegah radang, mirip dengan penghilang rasa sakit scperti ibuprofen dan obat-obatan antiradang lainnya.

Apa yang dapat Anda lakukan: gunakan minyak zaitun sebagai obat luar untuk membantu menyembuhkan luka sobek, luka lecet, dan gangguan lain yang berisiko radang, merah bengkak, dan nyeri. Tidak ada salahnya juga jika Anda menyertakan minyak zaitun dalam menu makan harian Anda karena akan memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan. Di samping itu, kita tahu bahwa omega-3 dapat membantu mengurangi radang penyebab rasa nyeri.

.

Mencegah Pikun

Sejarahnya: Tidak ada di antara kita yang ingin menderita secara fisik, tetapi sakit mental dapat menjadi mimpi buruk juga. Alzheimer adalah salah satu penyakit otak yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir. Gejalanya meliputi kehilangan kemandirian dan kemampuan berhubungan dengan orang lain, sebagaimana yang kita lihat dalam film-film penguras air mata seperti On Golden Pond dan The Notebook yang para tokohnya terkungkung dalam badan sementara jiwa dan ingatannya terkikis pelan-pelan.

Bagaimana minyak zaitun bekerja? Sebuah studi pada Columbia University Medical Center di New York meneliti sekitar 2.000 orang dewasa (pada pertengahan usia 70-an) termasuk 194 orang yang menderita Alzheimer. Para periset mempelajari apa yang dikonsumsi orang-orang itu pada sepanjang tahun-tahun kehidupan mereka. Mereka mcnemukan bahwa semakin mirip kebiasaan makan mereka dengan pola konsumsi Mediterania, peluang mereka mengidap Alzheimer juga semakin kecil. Menu itu membantu mencegah radang otak dan oksidasi dalam tubuh. Asam lemak tak jenuh tunggal diperkirakan menjaga struktur sel dan membran dalam otak.

Apa yang dapat Anda lakukan: Masukkan minyak zaitun, salah satu sumber lemak tak jenuh tunggal dalam menu makan ala Laut Tengah.

.

Mencegah Keropos Tulang

Sejarahnya: Keropos ingatan dapat mengganggu Anda, tapi keropos tulang juga dapat melumpuhkan. Hubungan antara kepadatan tulang dan kerapuhannya telah diteliti pada akhir abad ke-19 oleh Ashley Cooper, orang yang menciptakan islilah “osteoporosis”, gangguan yang dahulu diperkirakan hanya diidap oleh perempuan usia lanjut.

Bagaimana minyak zaitun bekerja? Polifenol utama dalam minyak zaitun (oleuropein) dapat mencegah keropos tulang yang disertai radang. Minyak zaitun juga diperkirakan membantu penyerapan kalsium dan mencegah keropos tulang, bahkan dapat memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan oleh osteoporosis. Jika menu Anda kekurangan kalsium, tubuh akan mengambilnya dari tulang Anda. Ini akan memperlemah kerangka tulang Anda dan dapat menimbulkan kerapuhan tulang. Lemak seperti yang terdapat dalam minyak zaitun diperlukan untuk kelancaran metabolisme kalsium dan merupakan unsur esensial dalam tulang rawan dan tulang keras, demikian kata para pakar gizi.

Apa yang dapat Anda lakukan: Kalsium dibutuhkan untuk melawan osteoporosis, sementara minyak zaitun (yang mengandung mineral ini dalam jumlah kecil) dapat membantu mencegah penyakit itu dengan mensinergikan minyak keemasan ini dengan bahan makanan yang kaya dengan kalsium pembentuk tulang.

.

Sumber: Cal Orey, The Traditional Healthy Mediterranean Pyramid. Kensington Publising Corp, New York, 2000

Buat Akun Baru
Reset Password