Cara Memilih Suplemen VCO yang Baik dan Aturan Pakainya

Kemasan yang baik terdiri dari kemasan primer (botol) dan kemasan sekunder (kardus). Kemasan primer berfungsi untuk menempatkan produknya (VCO). Sebaiknya kemasan primer ini terbuat dari botol gelas atau botol plastik standar makanan atau obat (food atau medical grade), serta transparan atau bening, sehingga kejernihan VCO dapat dicek dengan mudah oleh konsumen.

Kemasan sekunder berfungsi untuk melindungi kemasan primer dari paparan cahaya dan debu sehingga produk tidak mudah teroksidasi dan terjaga kebersihannya.

VCO yang baik adalah jernih, tidak ada endapan, dan tidak berwarna. VCO yang berwarna kuning menandakan proses produksinya kurang baik karena menggunakan pemanasan sehingga kualitasnya kurang baik.

Tapi jika Anda menggunakan VCO yang berwarna kekuningan untuk memasak itu sudah cukup baik dibandingkan Anda memakai minyak goreng lainnya. Harga VCO kekuningan jauh lebih murah dibandingkan yang putih bening seperti air.

Bila memungkinkan, konsumen disarankan juga untuk mengecek bau dan rasanya. VCO yang baik tidak berbau tengik serta memiliki bau dan rasa khas minyak kelapa. VCO yang berbau tengik jangan dibeli karena telah rusak, mungkin akibat proses produksinya yang tidak baik (misalnya melalui pemanasan) atau penyimpanannya kurang baik (misalnya disimpan pada ruangan yang terlalu panas atau di tempat yang kotor sehingga tercemar bau dari lingkungan sekitarnya).

.

VCO dalam BentukSoftcapsule

Beberapa produsen VCO memang sudah ada yang menjual produknya dalam bentuk softcapsule atau softgel. Secara teknis VCO memang bisa dikemas dalam bentuk softcapsule. Namun kemasan seperti memiliki beberapa kelemahan yaitu bentuk softcapsule memperlambat penyerapan VCO di dalam tubuh karena tubuh memerlukan waktu ekstra untuk menghancurkan kemasan softcapsule sebelum cairan VCO diserap ke dalam tubuh.

Kelemahan lainnya adalah harganya yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan bentuk cair karena produsen harus mengeluarkan investasi tambahan untuk pembelian bahan dan peralatan pembuatan softcapsule.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah bahwa ada bahan-bahan tambahan lain dalam pembuatan softcapsule yang kemungkinan tidak diharapkan oleh konsumen. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat cangkang kapsul, misalnya gelatin, D-sorbitol, gliserol/gliserin, surfaktan, air, asam sitrat, dan pewarna. Gelatin yang lerbuat dari bahan hewani tentu saja tidak dikehendaki oleh para vegetarian dan yang terbuat dari kulit atau daging babi tidak dikehendaki oleh konsumen muslim.

Sementara sorbitol atau disebut juga glucitol adalah gula alkohol. Sorbitol ternyata tidak baik untuk penderita diabetes karena kelebihan sorbitol pada sel-sel mata dan saraf dapat menimbulkan komplikasi retinopati dan neuropati. Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan untuk mengonsumsi VCO dalam bentuk cairan minyak saja dan lebih baik menghindari konsumsi bentuk softcapsule-nya.

Meskipun demikian, kemasan VCO dalam bentuk softcapsule juga masih memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan bentuk cairan, yaitu sebagai berikut.

  • Lebih praktis, mudah dibawa ke mana-mana terutama bagi mereka yang sangat aktif beraktivitas dan bepergian.
  • Lebih tahan lama dalam penyimpanan karena terbungkus rapat dalam kapsul sehingga terhindar dari cahaya dan oksidasi.
  • Lebih cocok bagi mereka yang tidak menyukai rasa dan bau minyak kelapa.
  • Lebih tepat dalam penggunaan dosis karena takaran per kapsul sudah jelas, misalnya 1.000 mg/kapsul. Ini berbeda dengan takaran dalam bentuk sendok makan yang volumenya sangat bervariasi antara 4—8 ml per sendok makan.
  • Tidak mudah dipalsukan.

Bila Anda lebih tertarik untuk mengonsumsi VCO dalam bentuk softcapsule, yang perlu Anda perhatikan adalah dosisnya, harus setara dengan dosis dalam bentuk cairannya. Misalnya bila Anda direkomendasikan untuk mengonsumsi VCO 1 sendok makan (sdm) maka itu setara dengan sekitar 5 softcapsule @ 1.000 mg.

.

Dosis, Efek Samping dan Efek Penyembuhan

Ditinjau dari sisi keamanan, secara umum VCO sangat aman dikonsumsi dalam jumlah berapa pun, selama tubuh secara fisiologis bisa menerimanya.

Ada fakta yang menunjukkan bahwa penduduk kepulauan tertentu mengonsumsi minyak kelapa dalam jumlah sangat banyak hingga 10 sendok makan (150 ml atau 132,5 g) per hari dan mereka memiliki kesehatan yang sangat baik. Beberapa penelitian klinis mcmbuktikan kadar MCFA 1 g per kg berat badan masih aman.

Konsumsi VCO dalam jangka panjang juga tidak menimbulkan efek samping. VCO tidak memiliki nilai LD5o (dosis mematikan), artinya sangat aman untuk dikonsumsi.

Untuk pengobatan, dosis konsumsi VCO sangat bervariasi, sangat tergantung pada jenis penyakit, tingkat keparahan penyakit, dan kondisi pasien (usia, berat badan).

Bagi yang belum pernah mengonsumsi VCO sebelumnya, sebaiknya 3 hari pertama Anda atau pasien mengonsumsi 3×1 sdm per hari seblm makan. Di hari berikutnya baru menaikkan dosis sesuai kondisi atau penyakit yang diderita.

Untuk mendapatkan efek penyembuhan, konsumsi VCO harus dilakukan secara rutin dan teratur dalam jangka waktu tertentu. Efek penyembuhan VCO sudah dapat dirasakan setelah mengonsumsi VCO dalam waktu 1-3 hari untuk penyakit ringan dan 1—2 minggu untuk penyakit menengah dan berat. Yang saya maksud dengan efek penyembuhan itu artinya adanya perbaikan atau pemulihan kesehatan, bukan berarti penyembuhan 100%.

Untuk penyakit-penyakit akibat infeksi mikroba, kemampuan VCO sebagai antibakteri tidak dapat bertahan lama, aktivitasnya dapat menurun secara drastis hingga 59% hanya dalam waktu 1 hari. Untuk mengantisipasi hal ini maka konsumsi VCO harus dilakukan secara disiplin dan teratur dengan dosis yang tepat. Seperti halnya konsumsi obat antibiotic sintetis, dosis konsumsi VCO yang tepat sangat menentukan efektivitasnya sebagai antibakteri.

.

  • Bagi Anda yang membutuhkan VCO dengan kualitas tinggi dan asli, silahkan KLIK DI SINI.
  • Untuk mendapatkan detail informasi terapi VCO yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit, silahkan download ebooknya gratis DI SINI.
.

Artikel Terkait:

VCO, Minyak Penyembuh Berbagai Penyakit

VCO; Bukti Tak Terbantahkan Itu

Minyak Perawan Gerus Diabetes

Minyak Kelapa Baik untuk Program Penurunan Berat Badan

Minyak Kelapa dan Urin Obat Alternatif untuk HIV/AIDS

Buat Akun Baru
Reset Password