Seri Berpikir Holistik: Rahasia Menjadi Dokter Super

Sungguh suatu keanehan tapi juga kenyataan bahwa orang-orang sukses di dunia ini adalah banyak dari orang-orang yang dulunya tidak mengenyam pendidikan tinggi. Bahkan banyak dari mereka dulunya dikatakan sebagai orang bodoh. Fenomena ini pun juga terjadi di dunia kesehatan dimana para praktisi kesehatan terhebat ternyata banyak sekali dari kalangan orang-orang non-medis.

.

KESUKSESAN TIDAK DIJAMIN DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL TINGGI

Ya benar, kesuksesan memang tidak dijamin dengan tingkat pendidikan formal yang tinggi. Anda bisa memastikan dapat ijasah kelulusan dari pendidikan formal Anda, tapi kesuksesan ditentukan dari pilihan hidup Anda. Hal ini dibuktikan oleh contoh hidup tokoh-tokoh terkenal berikut:

  • Thomas Alfa Edison : pendidikan SD, tapi memiliki 2000 hak paten.
  • Li Ka Shing: berhenti sekolah di usia 14 tahun, tapi orang terkaya di Hongkong.
  • Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah tapi menjadi milyader kelas dunia.
  • The Wright Brother : orang biasa dan tidak berpendidikan tinggi, menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
  • Bill Gates, orang terkaya di dunia memulai bisnis setelah lulus SMA.
  • Lawrence Ellison : drop out universitas, tapi adalah pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua di dunia.

Jika dulunya mereka bukan orang pintar dan berpendidikan tinggi, lantas darimanakah ilmu mereka yang luar biasa itu? Mereka mendapatkannya dari “jalanan”.

Mereka menemukan rahasia hidup sukses dari jalanan, bukan dari gedung sekolah mereka.

.

MENJADI DOKTER SUPER DARI JALANAN

Apa itu dokter super? Yang dimaksud dengan dokter super adalah mereka yang memiliki kemampuan mengobati SAMPAI SEMBUH (bahkan bisa juga dengan sangat cepat) berbagai kasus penyakit TANPA obat kimia dan operasi, yang para dokter spesialis sendiri tidak bisa sembuhkan. Para professor yang MURNI medis konvensional juga tidak memiliki kemampuan seperti ini!

Untuk lebih jelasnya, saya ajak Anda untuk melihat 2 contoh kasus nyata yang SERING terjadi di masyarakat, namun banyak orang seringkali tidak menyadarinya:

.

Kasus 1: Mas Dito Si Dokter Jalanan yang Pintar Obati Masalah Pencernaan

Mas Dito bukan dokter medis yang belajar di sekolah kedokteran. Ia hanya pedagang kerajinan tangan yang dulunya sering memiliki masalah pencernaan (maag dan diare). Dia sudah berulangkali pergi ke dokter. Namun sungguh sayang, penyakitnya tak kunjung sembuh juga padahal biaya berobat ke dokter dan beli obat sudah cukup banyak ia keluarkan.

Obat-obatan kimia dokter tidak mempan untuk penyakitnya plus ia memiliki pantangan makan yang banyak. Hidup jadi tidak menyenangkan lagi baginya karena ia sering tersiksa dengan penyakit yang dideritanya. Kasihan dengan kondisinya, saya berbagi sedikit ilmu pengobatan praktis dengannya yaitu terapi tanah liat, dengan harapan ia bisa sembuh TOTAL dari penyakitnya tanpa harus mengeluarkan biaya yang sangat mahal.

Saya menganjurkan Mas Dito untuk rutin mengonsumsi tanah liat (bukan tanah permukaan) 1 sendok makan tiga kali sehari, sebelum atau sesudah makan. Tidak ada pantangan makan baginya dan dengan segera ia melakukan apa yang saya sarankan.

Sungguh ajaib tapi nyata, tanah liat yang ia makan ternyata mampu menyembuhkan dengan tuntas penyakitnya! Ia bahkan mencoba untuk bandel mengonsumsi makanan atau minuman yang dilarang dokter seperti misalnya daging babi, banyak sambal, dan kopi, padahal semua ini membahayakan penderita maag dan diare. Tapi dengan catatan ia mengonsumsi tanah liat dulu sebelum mengonsumsi semua yang dilarang. Dan lagi-lagi sungguh ajaib, ia tidak sakit perut sedikitpun, padahal biasanya perutnya sudah pasti jadi murus-murus kalau ia makan sembarangan.

Mas Dito sangat gembira dengan kesembuhannya dan malah jadi rutin mengonsumsi tanah liat sebagai “suplemen” mujarabnya. Ia pun juga membantu menyembuhkan orang lain yang memiliki penyakit serupa dengan hanya terapi tanah liat. Sungguh tingkat kesuksesan penyembuhan yang luar biasa dimana para dokter medis yang belajar bertahun-tahun di sekolah kedokteran tidak mampu menyembuhkannya bahkan dengan obat kimia yang mahal sekalipun. Namun Mas Dito bisa jadi dokter mumpuni bagi diri sendiri dan orang lain hanya dengan belajar kurang dari setengah jam dan sekedar memakai tanah liat!

Ternyata si pasien pun bisa menjadi dokter yang mumpuni.

.

Kasus 2: Ratna Wijayanti – Street Doctor Ala MLM

Keseharian Ratna Wijayanti adalah sebagai staf profesional asuransi travel dan kesehatan di suatu perusahaan asing, tentu sangat berbeda dengan kegiatan mengobati orang sakit. Ia tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi di sekolah kedokteran atau keperawatan manapun, namun ia mampu dan punya pengalaman untuk mengobati para penderita batu ginjal, gagal ginjal, dan lupus melebihi para dokter spesialis MURNI medis konvensional.

Strategi pengobatan Ratna cukup sederhana, yaitu:

  1. Temukan apa sakit pasien.
  2. Diskusikan ke teman-teman distributor MLM yang berpengalaman.
  3. Beri terapi produk MLM yang tepat ke pasien atas dasar diskusi tadi.
  4. Menambah terapi pijat dan pengaturan pola makan ke pasien.

Ratna tahu bahwa beberapa perusahaan MLM ‘tertentu’ memiliki produk-produk kesehatan yang alami, aman tanpa efek samping dan LEBIH manjur dibandingkan produk-produk kimia perusahaan farmasi. Bahkan produk-produk MLM tersebut harganya masih lebih terjangkau jika dibandingkan total biaya konsultasi dokter, biaya obat, biaya operasi, serta biaya rawat inap di rumah sakit. Dan yang penting adalah dengan tingkat kemanjuran yang lebih tinggi dan hampir tidak ada efek sampingnya.

Ia juga tahu bahwa teman-temannya di perusahaan MLM sudah memiliki BANYAK pengalaman NYATA mengobati sampai sembuh kasus-kasus penyakit tak tersembuhkan oleh dunia medis konvensional. Jadi ia berpikir, kenapa tidak rendah hati belajar dari mereka yang sudah berpengalaman saja?! Lebih simple dan aman.

Strategi pengobatan yang terlahir dari kerendahatian dan pola pikir praktisnya benar-benar membawa mujizat nyata bagi para pasien Ratna. Mereka yang menemui jalan buntu ketika ditangani para dokter medis konvensional, malah menemukan kesembuhan ketika ditangani Ratna. Pasien batu ginjal yang dijadwalkan harus operasi batu ginjal, akhirnya tidak jadi operasi karena batu ginjalnya keluar sendiri dengan hanya minum produk MLM yang ia sarankan. Penderita gagal ginjal kronis pun mulai memperlihatkan tanda-tanda kesembuhan yang nyata dan pasien lupus yang sebelumnya lumpuh (walaupun sudah habis puluhan juta rupiah untuk pengobatan medis) kini jadi tidak lumpuh lagi.

Kesuksesan dalam pengobatan ini ia capai bukan secara medis konvensional, tapi dengan cara pengobatan ‘jalanan’ dan team work sederhana di komunitas MLM.

Dokter farmasi dan ‘dokter’ MLM sebenarnya sama-sama menawarkan produk tertentu dan mendapatkan bonus dari perusahaan tertentu. Keduanya sama-sama jualan obat. Namun bedanya adalah apa yang ditawarkan para ‘dokter’ MLM merupakan produk yang alami, ramah lingkungan, lebih murah, dan hampir tidak ada efek sampingnya, bahkan dengan tingkat kemanjuran yang lebih tinggi.

Note: Hati-hati, jangan sampai Anda ditangani oleh para dokter medis atau dokter MLM yang sekedar bertindak sebagai sales obat. Carilah dokter medis atau dokter MLM yang bertindak sebagai konsultan kesehatan!

.

BEDA ILMU DI JALANAN DENGAN ILMU DI GEDUNG SEKOLAHAN FORMAL

Di sini saya tidak mengajak Anda untuk menolak pendidikan tinggi akademis di berbagai sekolah formal, termasuk di sekolah kedokteran. Bukan, bukan itu maksud saya. Saya hanya ingin mengingatkan dan berbagi rahasia bahwa:

  • ILMU ITU TIDAK HANYA ADA DI DALAM GEDUNG SEKOLAH, TAPI JUGA ADA DI JALANAN
  • ILMU DI JALANAN LEBIH LUAS DAN MENDALAM DIBANDINGKAN ILMU YANG TERKOTAK DI DALAM GEDUNG SEKOLAH
  • ILMU DI JALANAN LEBIH UP TO DATE DIBANDINGKAN ILMU DI DALAM GEDUNG SEKOLAH

Jadi jika Anda ingin menjadi dokter super, banyak-banyaklah mencari ilmu di jalanan dengan penuh semangat dan kerendahhatian.  BE A STREET DOCTOR, NOT JUST AN ACADEMIC DOCTOR! (jadilah dokter jalanan, jangan hanya dokter akademis)

Healindonesia, Dt. Awan (Andreas Hermawan)

.

Buat Akun Baru
Reset Password