Laki-laki Hermafrodit, Ketahuan Punya 2 Kelamin Setelah Punya 2 Anak

Histerektomi radikal atau operasi pengangkatan rahim biasanya hanya dilakukan pada perempuan. Namun di India, operasi ini dilakukan pada laki-laki yang baru ketahuan kalau hermafrodit atau berjenis kelamin ganda setelah memiliki 2 anak.

Ryalu, seorang petani dari wilayah Madhya Pradesh di India mengalami kondisi langka yang tidak disadarinya selama bertahun-tahun. Meski fisik dan perilakunya mencirikan sebagai laki-laki tulen, ia memiliki organ reproduksi perempuan yang nyaris komplet.

Saat dioperasi di sebuah rumah sakit di distrik Chhindwara, dokter menemukan sistem reproduksi perempuan di rongga tubuh laki-laki yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut. Mulai dari indung telur, saluran telur, rahim hingga jaringan vagina yang tidak tumbuh sempurna.

Organ-organ reproduksi perempuan tersebut akhirnya diangkat melalui histerektomi, yakni operasi pengangkatan rahim yang biasanya dilakukan pada perempuan dengan kanker rahim yang sangat parah. Selain karena tidak terpakai, organ-organ itu membuat perut Ryalu terasa sakit.

Penemuan sistem reproduksi perempuan di tubuh laki-laki dengan 2 orang anak ini memang bermula dari sakit perut yang tidak wajar. Dari gejala yang tampak di permukaan tubuh, dokter sempat mengiranya sebagai gejala hernia atau dalam bahasa awam disebut turun berok.

Namun saat dioperasi, bukan berok atau usus yang turun dari rongga perut melainkan rahim dan berbagai organ yang menyertainya termasuk saluran dan indung telur. Akhirnya tim dokter menyimpulkan, Ryalu mengalami kondisi hermafrodit atau berkelamin ganda.

Selama bertahun-tahun, tak seorangpun menyadari kondisi Ryalu karena secara fisik laki-laki ini tidak menunjukkan kelainan. Dr Pramod Kumar Shrivastava yang menanganinya mengatakan, Ryalu tetap kelihatan sebagai laki-laki karena secara hormonal memang lebih dominan laki-laki.

“Organ luar Ryalu cenderung maskulin dan secara umum dia tak punya masalah dengan seksualitasnya. Alat kelamin laki-lakinya berfungsi dengan baik, sementara payudaranya juga tidak tumbuh,” ungkap Dr Shrivastava seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (2/8/2011).

Dr Shrivastava menduga, kelainan ini dialami Ryalu akibat terjadinya kondisi yang tidak normal selama dalam kandungan. Akibatnya pembentukan organ reproduksi pada janin mengalami gangguan, lalu Ryalu dilahirkan dengan 2 jenis kelamin meski yang tampak di permukaan hanya satu.

Sumber: DetikHealth

.

Register New Account
Reset Password

KONSULTASI GRATIS

Konsultasikan permasalahan kesehatan Anda dengan cara klik DI SINI.

Konsultasi!