Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun berpotensi terkena diabetes apalagi jika mereka memiliki faktor risiko seperti keturuanan atau obesitas yang lebih besar. Hal yang sering terjadi yakni orang tua sangat terkejut saat anaknya didiagnosa terkena diabetes.

Sejatinya, gejala diabetes bisa timbul dan terjadi dalam waktu beberapa minggu seperti dikutip dari Boldsky, Selasa (4/3/2014) berikut ini:

1. Selalu Haus
Salah satu gejala diabetes pada anak yakni meningkatnya rasa haus. Karena kadar gula yang tinggi, anak-anak jadi lebih suka minum banyak air. Terutama, mereka akan tertarik dengan minuman yang dingin dan manis.

2. Sering buang air kecil
Bertambahnya konsumsi air minum otomatis membuat anak sering bolak-balik ke kamar mandi. Jika si kecil sering buang air kecil, maka Anda patut curiga bisa jadi ia terkena diabetes.

3. Lapar dan penurunan berat badan yang tidak sehat
Anak tiba-tiba bisa sangat merasa lapar sehingga frekuensi makan mereka bertambah. Tanpa gula yang ditransfer oleh insulin ke jaringan tubuh, anak jadi mudah kehabisan energi dan sering lapar. Tapi, meskipun sering makan, anak yang terkena diabetes cenderung mengalami penurunan berat badan dalam waktu yang singkat.

4. Selalu lelah dan gangguan perilaku
Diabetesi tidak mempunyai cukup insulin untuk mentransfer gula ke dalam sel. Karena jaringan pada tubuh kekurangan tubuh, maka pasien diabetes sering mengeluh kelelahan. Hal ini pun terjadi pada anak yang terkena diabetes. Gula darah tinggi juga bisa memicu anak menjadi labil atau mudah jengkel.

5. Masalah penglihatan
Karena gula darah yang tinggi, maka cairan di tubuh akan dilepas sebagai kompensasinya, termasuk juga cairan pada mata. Namun, seringkali gangguan penglihatan pada anak dikaitkan dengan kebiasaannya menonton TV atau bermain komputer.

6. Infeksi jamur
Gejala ini khususnya terjadi pada anak perempuan di mana mereka mengalami gatal akibat jamur di area genitalnya. Gejalanya seperti ruam merah pada bokong bayi akibat penggunaan popok.

7. Ketoasidosis diabetik
Jika tak ditangani dengan cepat, kondisi ini akan berakibat fatal. Ketoasidosis diabetik adalah kondisi ekstrem di mana tubuh tidak punya cukup energi untuk memecah lemak hingga saat kadar lemak terlalu tinggi, tubuh bisa menghasilkan produk asam yang berbahaya.

Sumber: Radian Nyi Sukmasari – detikHealth

 

PS: Anda bisa melihat obat alami untuk mencegah dan mengobati diabetes pada anak DI SINI.

 

Lihat kesaksian mereka yang sehat dari diabetes dengan pengobatan kami:

Tips Pemakaian Minyak Kelapa untuk Obati Diabetes / Kencing Manis

Sembuh dari Diabetes, Asam Urat, dan Komplikasi Jantung

Sembuhkan Luka Akibat Diabetes

Diabetes Basah: Terima Kasih Saya Tidak Perlu Diamputasi

Diabetes: Ajaib, Otot Kaki Saya Bisa Tumbuh Lagi!

 

Tags:

©2020 Healindonesia. All Rights Reserved

Kontak via Email

Silahkan Anda menghubungi kami via Form Kontak ini.

Mengirim
WhatsApp chat

Masuk dengan data akun Anda

atau    

Lupa rincian login Anda?

Buat Akun