Ahli Gizi: Puasa adalah Detoksifikasi yang Paling Baik

Detoksifikasi atau proses mengeluarkan racun secara alami dari dalam tubuh yang paling baik adalah dengan melakukan puasa. Hal tersebut diungkapkan Andang W Gunawan, ND, konsultan gizi alami, sekaligus penulis buku Diet Detoks: Cara Ampuh Menguras Racun Tubuh yang baru diluncurkan hari ini, Selasa (11/11).

Soal lama berpuasa, dikatakan Andang adalah estimasi umum. Artinya, tidak selalu sama pada setiap orang.

Dan melakukan detoks, menurutnya, sebaiknya saat tidak disibukkan dengan berbagai kegiatan yang menyita tenaga dan pikiran agar hasilnya maksimal.

Selama berpuasa, banyak makan sayuran dan buah-buahan sebagai asupan utama, sehingga detoksifikasi akan terjadi secara alami.

“Tidak akan maksimal kalau kita berbuka puasa dengan melahap makanan apa saja. Itu salah. Dalam diet detoks minimal 60 persen asupan makanan kita adalah sayuran dan buah-buahan. Kalau mau, 90 persen atau bahkan 100 persen makan sayur dan buah,” ujar Andang dala peluncuran buku Diet Detoks: Cara Ampuh Menguras Racun Tubuh di Jakarta, Selasa (11/11).

Selain mengurangi atau bahkan menghindari daging atau apapun yang berasal dari hewan, makanan yang mengandung bahan pengawet dan karbohidrat yang diproses, seperti roti juga harus dihindari saat detoks.

“Konsentrasilah kepada sayuran dan buah-buahan, karena hanya dua makanan itu yang mengandung unsur-unsur yang diperlukan proses detoks,” pungkasnya.

Buah dan sayurannya pun, kata Andang harus yang mengandung banyak air, seperti, nanas, pepaya, semangka, mangga, apel dan sebagainya.

Proses detoks baru akan terasa setelah menjalaninya selama tiga hari. Tubuh akan menimbulkan reaksi seperti gejala penyakit, yakni pusing, mual, menggigil, hingga flu. Selain tubuh, mental juga akan mengalami perubahan, seperti mudah marah dan sedih.

“Biasanya pada hari ketiga itu, orang banyak yang salah paham dan berhenti. Kalau berhenti di hari ketiga, ya harus diulang lagi dari awal. Untuk bisa menjalani proses detoks yang baik, paling tidak tujuh hari. Dalam tujuh hari, saya bisa menurunkan berat badan sebanyak 3 sampai 4 kilogram. Kalau mencapai 40 hari, efeknya bisa mencapai ke spiritual,” imbuhnya.

Waktu untuk menjalani proses detoks juga tidak ada ketentuannya, asal dilakukan secara periodik, seperti dua bulan atau tiga bulan sekali.

Sumber: BeritaSatu.com – Kharina Triananda, Selasa, 11 November 2014

.

 

Buat Akun Baru
Reset Password